Senin, 9 Februari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

6 Desa Wisata Peninggalan Megalitikum

Admin oleh Admin
23 September 2021
in uncategorized
0
6 Desa Wisata Peninggalan Megalitikum
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS – Desa wisata menjadi salah satu destinasi yang memegang peranan penting dalam kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia pasca pandemi. Pasalnya, kehadiran desa wisata turut membuka peluang usaha baru bagi para pelaku industri kreatif lokal.

Selain unsur alam, desa wisata di Indonesia juga menonjolkan unsur budaya khas wilayah tersebut. Bahkan, tidak sedikit desa wisata yang memiliki situs peninggalan kuno yang menjadi salah satu daya tarik wisata. 

Salah satu peninggalan kuno yang banyak ditemui di desa wisata adalah peninggalan zaman megalitikum, yakni berupa batu-batu besar.  Hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia, berikut ini adalah 6 desa wisata dengan situs peninggalan megalitikum yang harus Sobat Parekraf kunjungi:

Kampung Adat Bena Bajawa (Flores)

Artikel Terkait

BBKSDA Riau Gercep Tindaklanjuti Laporan Adanya Dugaan Perburuan Gajah Sumatera

JPE Tampil Perkasa di Kandang, Tekuk Electric PLN Mobile 3-0

Mantan Pangeran Inggris Terus Disorot Publik Karena Terlibat Kasus Epstein

Desa wisata peninggalan megalitikum yang memiliki suasana asri dan eksotis. Mempertahankan konsep tata wilayah khas megalitikum, rumah-rumah di Kampung Adat Bena Bajawa dibangun mengikuti kontur tanah. Sehingga ketika dilihat dari kejauhan desa wisata ini tampak berundak.

Masyarakat setempat percaya jika Kampung Adat Bena telah ada sejak 1.200 tahun silam. Salah satu buktinya terdapat pada peninggalan megalitikum, berupa batu besar berbentuk lonjong yang dinamakan Watu Lewa. Selain itu ada juga batu berbentuk meja yang diberi nama Nabe. Kedua batu ini digunakan dalam ritual adat masyarakat Bajawa.

Desa Kamal (Jember)

Berada di Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur desa wisata ini terdapat beragam jenis batu peninggalan megalitikum yang tersebar di berbagai tempat. Mulai dari persawahan, rumah warga, hingga halaman kantor desa.Peninggalan megalitikum di Desa Kamal berupa batu kenong, tugu batu, hingga menhir.

Batu kenong merupakan jenis peninggalan yang paling unik dari Desa Kamal. Sebutan batu kenong muncul karena tonjolan di bagian atas batu, yang sekilas menyerupai kenong (alat musik gamelan). Hingga saat ini telah ditemukan 59 batu kenong di Desa Kamal. 

Masing-masing batuan memiliki satu hingga dua tonjolan. Jumlah tonjolan pada batu kenong punya makna tersendiri pada zaman megalitikum. Batu dengan satu tonjolan melambangkan lokasi penguburan, sedangkan batu dengan dua tonjolan digunakan sebagai alas bangunan rumah.

Kampung Praiyawang (Sumba)

Di Sumba terdapat satu desa wisata megalitikum yang sangat menarik untuk dikunjungi, yakni Kampung Praiyawang yang berada di Desa Rindi, Kecamatan Rindi, Sumba Timur. Letaknya sekitar 69 km ke sebelah timur Kota Waingapu.

Jika berkunjung ke desa wisata ini, wisatawan tidak hanya bisa melihat peninggalan megalitikum, Namun juga menemukan suasana desa yang kental dengan adat istiadat perkampungan Sumba.

Kesan kuno nan magis di Kampung Praiyawang terlihat dari arsitektur rumahnya dan barisan kuburan tua megalitikum untuk kalangan bangsawan. Pada kuburan batu tersebut terdapat pahatan-pahatan yang menjadi simbol filosofi dari si pemilik makam.

Kampung Siallagan (Samosir)

Dalam bahasa Batak, wilayah ini disebut dengan Huta Siallagan, yang berarti Kampung Siallagan. Terletak di salah satu lokasi Destinasi Super Prioritas, Huta Siallagan konon telah ada sejak ratusan tahun silam. Kampung Siallagan memiliki luas sekitar 2.400 meter persegi, dan dikelilingi tembok batu yang membentuk pagar setinggi 1,5-2 meter.

Berdasarkan cerita turun-temurun, fungsi batu-batu tersebut adalah perlindungan desa dari binatang liar dan serangan suku lainnya.Selain pagar batu, peninggalan megalitikum yang ada di Huta Siallagan berupa batu berbentuk kursi dan meja, yang dulunya digunakan sebagai tempat menghukum para pelanggar adat.

PARIWISATA DESA WISATA shutterstock 1560370379 Misbachul Munir 24045a860b - 6 Desa Wisata Peninggalan Megalitikum

Desa Bawomataluo (Nias)

Desa wisata yang juga menyandang status sebagai desa budaya warisan dunia UNESCO ini memiliki peninggalan megalitikum yang ikonik. Peninggalan megalitikum di Desa Bawomataluo disatukan dalam Situs Tetegewo. Situs ini menyimpan berbagai batu peninggalan megalitikum mulai dari berbentuk meja persegi, tugu, hingga meja bundar. Umumnya batu-batu di Situs Tetegewo digunakan sebagai tempat pesta. Peninggalan megalitikum di Desa Bawomataluo diperkirakan telah ada sejak 5.000 tahun silam. 

Desa Patemon (Situbondo)

Situbondo juga memiliki desa wisata megalitikum bernama Desa Patemon. Di desa ini diidentifikasi sedikitnya terdapat 26 peti jenazah dari batu atau sarkofagus. Serta ditemukan juga sisa perburuan liar pada zaman megalitikum yang terletak di dekat sarkofagus. Lebih unik lagi, tim peneliti juga menemukan berbagai bekal kubur berupa manik-manik, fragmen gerabah, serta fragmen alat pertukangan dari zaman megalitikum di Desa Patemon, Situbondo.

Itulah 6 desa wisata yang memiliki peninggalan megalitikum di Indonesia. Selain berlibur, tentunya berkunjung ke desa wisata di atas juga dapat menambah wawasan akan sejarah Indonesia di masa lampau.

Foto Cover: Ilustrasi Desa Wisata di Kampung Adat Bena Bajawa, Flores, Indonesia. (Shutterstock/Barbara Bednarz)

Sebelumnya

Borobudur Trail of Civilization: Pengalaman Baru Liburan di Candi Borobudur

Selanjutnya

Relaksasi Diri di Perkebunan Teh Malino Highlands Makassar

TerkaitBerita

BBKSDA Riau Gercep Tindaklanjuti Laporan Adanya Dugaan Perburuan Gajah Sumatera
Peristiwa

BBKSDA Riau Gercep Tindaklanjuti Laporan Adanya Dugaan Perburuan Gajah Sumatera

oleh Editor : Anggoro
7 Februari 2026
JPE Tampil Perkasa di Kandang, Tekuk Electric PLN Mobile 3-0
uncategorized

JPE Tampil Perkasa di Kandang, Tekuk Electric PLN Mobile 3-0

oleh Editor : Affandy
6 Februari 2026
SKANDAL EPSTEIN: Mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor resmi keluar dari kediaman kastil Windsor ke estate kerajaan di Inggris timur. Andrew semakin disorot publik karena kasus predator seksual dan pedofilia Jeffrey Epstein. (Foto: Dok/radionewshub.com)
Internasional

Mantan Pangeran Inggris Terus Disorot Publik Karena Terlibat Kasus Epstein

oleh Editor : Memoarto
4 Februari 2026
SENTIMEN POSITIF: Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (26/11/2025). (Foto Ilustrasi: Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
uncategorized

IHSG Diperkirakan Cenderung Menguat Sepekan Ke Depan

oleh Editor : Memoarto
3 Februari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Toyota Tetap Jual Kijang Innova Reborn, Minat Konsumen Masih Kuat

Toyota Tetap Jual Kijang Innova Reborn, Minat Konsumen Masih Kuat

9 Februari 2026
Bayern Munchen Bangkit dengan Mental Juara, Hancurkan Hoffenheim 5-1

Bayern Munchen Bangkit dengan Mental Juara, Hancurkan Hoffenheim 5-1

9 Februari 2026
Seminar HPN 2026 Bahas Daya Ungkit KEK ETKI BSD sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru

Seminar HPN 2026 Bahas Daya Ungkit KEK ETKI BSD sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru

9 Februari 2026
Jelang Liverpool vs Manchester City, Status Starter Erling Haaland Jadi Tanda Tanya

Jelang Liverpool vs Manchester City, Status Starter Erling Haaland Jadi Tanda Tanya

8 Februari 2026

Terpopuler

  • Honda X-Tracker 2026

    Honda X-Tracker 2026 Resmi Masuk Indonesia, Motor Bebek Trail Dibanderol Mulai Rp16 Jutaan

    529 shares
    Share 212 Tweet 132
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2422 shares
    Share 969 Tweet 606
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    396 shares
    Share 158 Tweet 99
  • SCANITY dan LCI Kalimantan Selatan Gelar Deklarasi Kolaborasi di Pantai Batakan Baru

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Daihatsu Luncurkan Espass 2026, Siap Tantang Dominasi Avanza di Segmen Low MPV

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya