Koranindopos.com – Jakarta. Film Sewu Dino digadang-gadang akan menyaingi kesuksesan film horor MD Entertainment sebelumnya, yaitu KKN di Desa Penari. Seperti diketahui, KKN di Desa Penari berhasil mencetak rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan meraih lebih dari 10 juta penonton dan mengalahkan film keluaran Marvel Studio Dr Strange: in The Multiverse of Madness yang tayang bersamaan.
Sewu Dino sendiri telah tayang diseluruh bioskop Tanah Air mulai Rabu (19/4). Di hari pertama tayang, Film produksi MD Picture yang diadaptasi dari cerita viral karya @Simpleman ini langsung mencuri perhatian.
Buktinya, bioskop di beberapa daerah seperti Kediri, Malang dan Madiun hampir semua studio dipenuhi penonton.Hal tersebut membuat Manoj Punjabi selaku CEO MD Pictures dan produser Sewu Dino makin menaruh harapan besar bahwa film Indonesia bisa dianggap sebagai kasta tertinggi di negaranya sendiri.
“Setelah KKN Di Desa Penari, kami semakin semangat untuk memberikan yang terbaik. KKN membuat tanggung jawab saya lebih besar lagi. Jadi lebaran dari MD harus yang terbaik dari yang terbaik,” ungkap Manoj Punjabi saat dihubungi wartawan lewat telepon, Kamis (20/4).
Sewu Dino berkisah tentang gadis bernama Sri yang ingin keluar dari desanya untuk mencari pekerjaan. Film Sewu Dino garapan sutradara Kimo Stamboel ini dibintangi Mikha Tambayong, Rio Dewanto, Marthino Lio, dan Karina Suwandi
Menurut Manoj Punjabi, pihaknya membuat film tidak hanya sekedar mengejar keuntungan, ‘yang penting balik modal’. Namun, ia juga memiliki misi terselubung yakni mengembalikan kepercayaan penonton dan membangkitkan antusias masyarakat ke bioskop.
“Jadi tidak mungkin saya membuat film hanya sekedar, ‘ohh udah saya dapat film 700 ribu, nggak apa apa’. Bukan seperti itu, targetnya harus bisa membawa penonton berbondong-bondong ke bioskop,” tegas Manoj Punjabi.
“Jadi, di masa lebaran tuh film asing yang harus takut dengan film Indonesia. Bukan film Indonesia yang takut bersaing dengan film luar,” sambungnga. (AL)
















