koranindopos.com – Jakarta. Kasus penganiayaan terhadap bayi kembali terjadi. Kali ini, seorang bayi berusia 11 bulan di Palembang diduga mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh Asisten Rumah Tangga (ART). Sang ayah pun segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk mendapatkan keadilan bagi buah hatinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di rumah keluarga korban di Palembang. Orang tua bayi mulai curiga setelah melihat adanya luka dan memar di tubuh anak mereka. Setelah ditelusuri, dugaan mengarah pada ART yang sehari-hari bertugas mengasuh bayi tersebut.
Sang ayah yang tidak terima atas kejadian ini segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung bergerak untuk mendalami kasus ini. ART yang diduga melakukan penganiayaan telah diamankan guna dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga sedang mengumpulkan bukti-bukti, termasuk hasil visum dari rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatan korban Respons Keluarga dan Masyarakat
Kasus ini memicu kemarahan masyarakat, terutama para orang tua yang turut merasakan kekhawatiran atas keselamatan anak-anak mereka saat diasuh oleh pihak lain. Banyak yang menyerukan agar kasus ini ditindaklanjuti dengan serius agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal.
Sementara itu, keluarga korban berharap keadilan dapat ditegakkan dan kejadian serupa tidak terulang kembali. Mereka juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih pengasuh anak untuk menghindari kasus kekerasan terhadap bayi atau anak di bawah umur.
Pihak kepolisian terus mengembangkan kasus ini dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi kekerasan terhadap anak.(dhil)
















