<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nasional &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/berita-nasional-indopos-terkini-koranindopos-com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Aug 2026 04:29:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Nasional &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>50 Bus PO Sinar Jaya Terbakar di Kawasan Industri MM2100 Bekasi, Pemadaman Berlangsung 5 Jam</title>
		<link>https://koranindopos.com/50-bus-po-sinar-jaya-terbakar-di-kawasan-industri-mm2100-bekasi-pemadaman-berlangsung-5-jam/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/50-bus-po-sinar-jaya-terbakar-di-kawasan-industri-mm2100-bekasi-pemadaman-berlangsung-5-jam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 04:29:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[po sinar jaya]]></category>
		<category><![CDATA[terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125605</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Sebanyak 50 unit bus milik Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya terbakar di kawasan Jarakosta, kawasan industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/8/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan puluhan bus yang diketahui sudah tidak lagi beroperasi karena kondisinya tidak layak digunakan. Komandan Regu (Danru) Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-34" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-34" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-34" data-testid="conversation-turn-70" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="94cf5429-df41-4996-9c70-cacddae63eef" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="96" data-end="301"><strong><a href="http://Koranaindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>JAKARTA</strong> – Sebanyak 50 unit bus milik Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya terbakar di kawasan Jarakosta, kawasan industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/8/2026).</p>
<p data-start="303" data-end="431">Kebakaran tersebut menghanguskan puluhan bus yang diketahui sudah tidak lagi beroperasi karena kondisinya tidak layak digunakan.</p>
<p data-start="433" data-end="591">Komandan Regu (Danru) Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Bohir, mengatakan sekitar 50 bus terdampak kebakaran.</p>
<p data-start="593" data-end="748">&#8220;Kurang lebih 50 unit yang terbakar. Itu mobil-mobil sudah enggak layak pakai, intinya sudah enggak beroperasi lagi,&#8221; ujar Bohir saat dikonfirmasi, Selasa.</p>
<p data-start="780" data-end="997">Bohir menjelaskan, puluhan bus tersebut berada dalam kondisi terparkir sangat berdekatan. Jarak antarbus bahkan hanya sekitar setengah meter sehingga api dengan cepat merambat dari satu kendaraan ke kendaraan lainnya.</p>
<p data-start="999" data-end="1071">&#8220;Ada yang setengah meter, bahkan enggak sampai setengah meter,&#8221; katanya.</p>
<p data-start="1073" data-end="1250">Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan informasi awal, api pertama kali diketahui oleh sekuriti yang tengah melakukan patroli di sekitar lokasi.</p>
<p data-start="1252" data-end="1387">Saat ditemukan, kobaran api disebut sudah membesar. Petugas juga mendapat informasi mengenai adanya suara ledakan dari lokasi kejadian.</p>
<p data-start="1389" data-end="1548">&#8220;Kalau kronologinya, informasi dari sekuriti yang sedang patroli, apinya tiba-tiba sudah besar. Terdengar juga bunyi ledakan, infonya seperti itu,&#8221; ujar Bohir.</p>
<p data-start="1594" data-end="1701">Petugas Disdamkarmat Kabupaten Bekasi kemudian melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke area lain.</p>
<p data-start="1703" data-end="1797">Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 40 personel dikerahkan ke lokasi.</p>
<p data-start="1799" data-end="1933">Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih empat hingga lima jam. Petugas baru menyelesaikan penanganan sekitar pukul 07.15 WIB.</p>
<p data-start="1935" data-end="2041">Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, salah satunya keterbatasan akses terhadap sumber air.</p>
<p data-start="2077" data-end="2195">Bohir mengatakan, petugas harus mengambil pasokan air dari Kali Malang yang lokasinya cukup jauh dari titik kebakaran.</p>
<p data-start="2197" data-end="2289">&#8220;Kendalanya sumber air jauh. Itu mengambil dari Kali Malang, lumayan jaraknya,&#8221; tutur Bohir.</p>
<p data-start="2291" data-end="2411">Kondisi tersebut membuat petugas perlu mengatur pasokan air selama proses pemadaman agar kobaran api dapat dikendalikan.</p>
<p data-start="2413" data-end="2602" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Hingga penanganan selesai, sekitar 50 bus yang sudah tidak beroperasi tersebut dilaporkan terbakar. Adapun penyebab pasti kebakaran masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.(dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/50-bus-po-sinar-jaya-terbakar-di-kawasan-industri-mm2100-bekasi-pemadaman-berlangsung-5-jam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Untuk Saudara di NTT, Menggali Asa dari Reruntuhan</title>
		<link>https://koranindopos.com/untuk-saudara-di-ntt-menggali-asa-dari-reruntuhan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/untuk-saudara-di-ntt-menggali-asa-dari-reruntuhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 04:14:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125597</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA &#8211; Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengingatkan kita bahwa bencana bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka mendalam bagi mereka yang mengalaminya. Bagi sebagian orang, duka akibat gempa mungkin sulit dibayangkan. Namun, bagi mereka yang pernah kehilangan rumah dan rasa aman dalam hitungan detik, pengalaman tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) pb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:28px] grow flex">
<div class="flex min-h-0 grow flex-col text-sm">
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-32" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-32" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-32" data-testid="conversation-turn-66" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="000e1841-37f7-4b47-b998-8f6e69099ff0" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="54" data-end="470"><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>JAKARTA</strong> &#8211; Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengingatkan kita bahwa bencana bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka mendalam bagi mereka yang mengalaminya. Bagi sebagian orang, duka akibat gempa mungkin sulit dibayangkan. Namun, bagi mereka yang pernah kehilangan rumah dan rasa aman dalam hitungan detik, pengalaman tersebut meninggalkan ingatan yang tidak mudah hilang.</p>
<p data-start="472" data-end="722">Pengalaman serupa pernah dirasakan seorang penyintas gempa Yogyakarta pada 27 Mei 2006. Saat itu, guncangan hebat selama hampir satu menit membuat rumah dan berbagai fasilitas yang selama bertahun-tahun dibangun bersama keluarga runtuh dalam sekejap.</p>
<p data-start="724" data-end="966">Rumah yang sebelumnya menjadi tempat berteduh dan ruang untuk menjalani kehidupan bersama keluarga berubah menjadi puing. Bahkan, ruang yang digunakan untuk mempersiapkan bahan kuliah ilmu hukum bagi mahasiswa pun tidak luput dari kehancuran.</p>
<p data-start="968" data-end="1199">Setelah gempa berhenti, suasana berubah menjadi sunyi dan penuh kebingungan. Warga berhamburan keluar rumah dengan wajah pucat. Sebagian mencari anggota keluarga, sementara yang lain hanya terpaku melihat bangunan yang telah roboh.</p>
<p data-start="1201" data-end="1395">Peristiwa tersebut menyadarkan bahwa kehidupan manusia begitu rapuh. Sesuatu yang dibangun selama bertahun-tahun dengan tenaga, biaya, kesabaran, dan doa dapat hilang hanya dalam hitungan detik.</p>
<p data-start="1437" data-end="1610">Reruntuhan akibat gempa bukan sekadar tumpukan batu bata, kayu, dan material bangunan. Di baliknya terdapat rasa aman, kepastian, kenangan, serta harapan yang ikut terkubur.</p>
<p data-start="1612" data-end="1834">Rumah memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar tempat tinggal. Di dalamnya terdapat berbagai kenangan keluarga, masa tumbuh anak-anak, percakapan sederhana di meja makan, hingga berbagai rencana mengenai masa depan.</p>
<p data-start="1836" data-end="1939">Karena itu, kehilangan rumah juga dapat berarti kehilangan sebagian dari dunia yang selama ini dikenal.</p>
<p data-start="1941" data-end="2121">Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kehilangan tidak selalu dapat dijelaskan dengan kata-kata. Ada duka yang hanya benar-benar dapat dipahami oleh orang yang pernah mengalaminya.</p>
<p data-start="2123" data-end="2280">Namun, dari situ pula muncul pelajaran penting bahwa manusia kerap menemukan kekuatannya setelah menghadapi keadaan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.</p>
<p data-start="2282" data-end="2600">Ketika tidak lagi memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat, kehidupan harus tetap dijalani dengan segala keterbatasan. Ketika meja kerja dan ruang kehidupan telah berubah, pekerjaan tetap harus dilakukan. Bahkan ketika hati belum sepenuhnya pulih, kehidupan tetap menuntut seseorang untuk perlahan bergerak maju.</p>
<p data-start="2635" data-end="2895">Kini, luka serupa dirasakan masyarakat NTT setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut. Reruntuhan rumah, kehilangan tempat tinggal, serta terganggunya aktivitas masyarakat menjadi pemandangan yang mengingatkan kembali pada pengalaman bencana di masa lalu.</p>
<p data-start="2897" data-end="3027">Bagi mereka yang pernah mengalami kehilangan serupa, melihat kondisi masyarakat NTT tentu menghadirkan kesedihan yang lebih dalam.</p>
<p data-start="3029" data-end="3151">Ada rasa seolah kembali berada di tengah reruntuhan, menyaksikan dunia yang sebelumnya terasa kokoh berubah dalam sekejap.</p>
<p data-start="3153" data-end="3355">Karena itu, masyarakat yang terdampak bencana tidak selalu membutuhkan nasihat panjang untuk segera kuat dan bangkit. Pada masa awal setelah bencana, yang jauh lebih penting adalah kehadiran dan empati.</p>
<p data-start="3357" data-end="3486">Mereka membutuhkan uluran tangan, bantuan nyata, serta keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi penderitaan tersebut seorang diri.</p>
<p data-start="3528" data-end="3664">Pengalaman menghadapi gempa Yogyakarta juga memberikan pelajaran bahwa proses pemulihan setelah bencana bukan perjalanan yang sederhana.</p>
<p data-start="3666" data-end="3866">Bangkit dari kehilangan membutuhkan waktu. Ada hari ketika seseorang merasa mulai mampu menjalani kehidupan kembali, tetapi ada pula saat ketika kenangan dan rasa kehilangan datang dengan begitu kuat.</p>
<p data-start="3868" data-end="4140">Karena itu, proses pemulihan masyarakat NTT perlu dilakukan dengan kesabaran dan pendampingan yang berkelanjutan. Pemenuhan kebutuhan dasar, tempat tinggal, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pemulihan ekonomi masyarakat menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.</p>
<p data-start="4142" data-end="4294">Di tengah puing-puing, harapan mungkin terlihat kecil. Namun, sejarah menunjukkan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk membangun kembali kehidupannya.</p>
<p data-start="4296" data-end="4482">Dari reruntuhan rumah, perlahan dapat berdiri tempat tinggal baru. Dari kehilangan, kehidupan dapat kembali ditata. Dan dari kesedihan, tumbuh solidaritas yang menguatkan satu sama lain.</p>
<p data-start="4484" data-end="4721">Untuk saudara-saudaraku di NTT, duka yang kalian rasakan tidak harus dilalui sendirian. Kehilangan memang tidak dapat dihapus begitu saja, tetapi dengan kehadiran, kepedulian, dan gotong royong, jalan menuju pemulihan dapat mulai dibuka.</p>
<p data-start="4723" data-end="4915" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Sebab, pada akhirnya, yang dibutuhkan setelah sebuah bencana bukan sekadar membangun kembali bangunan yang runtuh, melainkan <strong data-start="4848" data-end="4915" data-is-last-node="">menggali kembali asa yang sempat terkubur di antara reruntuhan.(dhil/kmps)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/untuk-saudara-di-ntt-menggali-asa-dari-reruntuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Perut Bumi ke Jantung Industri: Ketika Mineral Menjadi Senjata Kedaulatan Negeri</title>
		<link>https://koranindopos.com/dari-perut-bumi-ke-jantung-industri-ketika-mineral-menjadi-senjata-kedaulatan-negeri/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dari-perut-bumi-ke-jantung-industri-ketika-mineral-menjadi-senjata-kedaulatan-negeri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Doe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 02:05:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125589</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Indonesia tidak kekurangan kekayaan alam. Tantangannya adalah memastikan kekayaan itu tidak berhenti menjadi komoditas, melainkan berubah menjadi industri, teknologi, lapangan kerja, dan kekuatan ekonomi nasional. Di titik inilah pertambangan menemukan makna strategisnya bagi kedaulatan Indonesia. Ada sesuatu yang menarik dari cara sebuah negara memandang kekayaan alamnya.Bagi sebagian orang, tambang adalah lubang besar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, JAKARTA</strong> &#8211; Indonesia tidak kekurangan kekayaan alam. Tantangannya adalah memastikan kekayaan itu tidak berhenti menjadi komoditas, melainkan berubah menjadi industri, teknologi, lapangan kerja, dan kekuatan ekonomi nasional. Di titik inilah pertambangan menemukan makna strategisnya bagi kedaulatan Indonesia.</p>
<p>Ada sesuatu yang menarik dari cara sebuah negara memandang kekayaan alamnya.Bagi sebagian orang, tambang adalah lubang besar di permukaan bumi. Bagi negara, tambang seharusnya jauh lebih besar dari itu.</p>
<p>Di dalam bijih yang digali dari perut bumi terdapat rantai panjang yang menentukan masa depan sebuah bangsa: investasi, industri, teknologi, energi, lapangan kerja, penerimaan negara, pembangunan daerah hingga kemampuan sebuah negara memenuhi kebutuhan industrinya sendiri.</p>
<p>Karena itu, membicarakan pertambangan Indonesia sesungguhnya bukan semata-mata membicarakan aktivitas mengambil mineral dari bumi.</p>
<p>Pertanyaannya jauh lebih besar: untuk apa mineral itu ditambang dan seberapa besar manfaatnya kembali kepada negeri?</p>
<p>Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan ketika Indonesia memasuki era industrialisasi yang membutuhkan mineral dalam jumlah besar. Transisi energi, kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur, teknologi digital hingga industri manufaktur membutuhkan bahan baku mineral yang tidak sedikit.</p>
<p>Di sinilah pertambangan memiliki posisi strategis. Ketika Mineral Tidak Lagi Sekadar Komoditas</p>
<p>Selama bertahun-tahun, kekayaan mineral kerap dilihat dari berapa banyak yang dapat diekspor. Namun paradigma itu perlahan bergeser.</p>
<p>Mineral tidak semestinya berhenti sebagai bahan mentah. Nilai terbesar justru muncul ketika mineral memasuki proses pengolahan dan menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.</p>
<p>Inilah inti dari hilirisasi. Bijih yang keluar dari bumi tidak lagi hanya dipandang sebagai barang dagangan, tetapi sebagai bahan baku yang dapat menghidupkan smelter, industri pengolahan, manufaktur, industri komponen, hingga produk akhir.</p>
<p>Rantai tersebut menciptakan efek berantai. Satu kegiatan pertambangan membutuhkan transportasi. Industri pengolahan membutuhkan energi. Pabrik membutuhkan tenaga kerja. Ekosistem industri membutuhkan jasa, teknologi, logistik, perbankan dan berbagai usaha pendukung.</p>
<p>Dengan kata lain, tambang bukan hanya tentang apa yang dikeluarkan dari bumi, tetapi tentang apa yang dibangun setelah mineral itu keluar dari bumi.</p>
<p>Di sinilah hilirisasi menemukan makna strategisnya.</p>
<p>Jika mineral Indonesia mampu diolah di dalam negeri, nilai tambah yang tercipta tidak seluruhnya meninggalkan Indonesia. Ia dapat berputar menjadi investasi, industri, pekerjaan, penerimaan negara dan pengembangan teknologi.</p>
<p>Kedaulatan ekonomi pun mendapatkan fondasi yang lebih kuat. Dari Kekayaan Alam Menjadi Ketahanan Industri</p>
<p>Kedaulatan sebuah negara tidak hanya diukur dari kemampuan mempertahankan wilayah.</p>
<p>Di era modern, kedaulatan juga berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan strategisnya sendiri.</p>
<p>Ketika sebuah negara bergantung sepenuhnya kepada negara lain untuk mendapatkan bahan baku penting bagi industrinya, ruang geraknya menjadi terbatas.</p>
<p>Sebaliknya, negara yang memiliki sumber daya mineral strategis sekaligus mampu mengolahnya memiliki posisi tawar yang lebih kuat.</p>
<p>Indonesia berada pada persimpangan penting tersebut. Kekayaan mineral yang dimiliki bukan sekadar aset ekonomi, tetapi dapat menjadi bagian dari strategi membangun ketahanan industri nasional.</p>
<p>Namun kekayaan mineral saja tidak cukup. Indonesia membutuhkan investasi, teknologi, sumber daya manusia, infrastruktur, energi dan kebijakan industri yang mampu mengubah kekayaan geologi menjadi kapasitas produksi nasional.</p>
<p>Karena itu, investasi di sektor pertambangan seharusnya tidak berhenti pada investasi untuk menggali.</p>
<p>Yang lebih penting adalah bagaimana investasi tersebut membangun ekosistem industri.</p>
<p>Ada satu dimensi yang sering luput ketika pertambangan hanya dibicarakan dari angka investasi dan produksi: masyarakat.</p>
<p>Tambang hadir di wilayah yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat. Karena itu, keberhasilan industri pertambangan tidak seharusnya hanya diukur dari produksi mineral atau besarnya investasi.</p>
<p>Pertanyaan lainnya adalah: apa yang berubah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi?</p>
<p>Apakah terbuka kesempatan kerja?</p>
<p>Apakah usaha lokal tumbuh?</p>
<p>Apakah pendidikan dan keterampilan masyarakat meningkat?</p>
<p>Apakah infrastruktur yang dibangun memberikan manfaat jangka panjang?</p>
<p>Apakah masyarakat memiliki kemampuan untuk tetap berkembang ketika suatu saat kegiatan tambang berakhir?</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting karena pembangunan yang berkelanjutan tidak cukup hanya meninggalkan infrastruktur.</p>
<p>Yang harus ditinggalkan adalah kapasitas masyarakat untuk tumbuh.</p>
<p>Karena itu, program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat seharusnya diarahkan untuk menciptakan masyarakat yang semakin mandiri, bukan semakin bergantung.</p>
<p>Dari sinilah pertambangan dapat memainkan peran sosial yang lebih besar.</p>
<p>Green Mining: Menambang dengan Tanggung Jawab</p>
<p>Ada anggapan bahwa pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan selalu berada di dua sisi yang berlawanan.</p>
<p>Padahal tantangan industri pertambangan modern justru adalah menemukan titik keseimbangan di antara keduanya.</p>
<p>Pertambangan tidak mungkin mengabaikan lingkungan.</p>
<p>Reklamasi, pengelolaan air, efisiensi energi, pengendalian emisi, pengelolaan limbah, perlindungan keanekaragaman hayati serta pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dari wajah pertambangan masa depan.</p>
<p>Di sinilah prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) menjadi semakin relevan. ESG bukan sekadar istilah yang menghiasi laporan perusahaan. Ia harus diterjemahkan menjadi praktik nyata di lapangan.</p>
<p>Pertambangan yang baik bukan pertambangan yang hanya mampu menghasilkan mineral dalam jumlah besar, tetapi pertambangan yang mampu mempertanggungjawabkan bagaimana mineral itu diperoleh.</p>
<p>Sebab bumi yang menjadi sumber mineral hari ini juga merupakan ruang hidup bagi generasi berikutnya.</p>
<p>Perubahan berikutnya datang dari teknologi. Digitalisasi, otomatisasi, artificial intelligence, Internet of Things, pemantauan berbasis data hingga teknologi pengolahan mineral membuka peluang baru bagi industri pertambangan Indonesia.</p>
<p>Teknologi dapat membuat kegiatan pertambangan menjadi lebih efisien sekaligus meningkatkan keselamatan kerja dan pengawasan lingkungan.</p>
<p>Tetapi transformasi teknologi membawa tantangan baru: kebutuhan sumber daya manusia yang mampu menguasainya.</p>
<p>Karena itu, hilirisasi seharusnya tidak hanya menghasilkan pabrik. Ia juga harus menghasilkan manusia Indonesia yang menguasai teknologi.</p>
<p>Inilah bagian penting dari transformasi pertambangan. Indonesia tidak cukup hanya menjadi tempat mineral ditambang dan diolah. Indonesia harus bergerak menjadi negara yang memiliki kemampuan merancang teknologi, mengembangkan proses produksi, menghasilkan tenaga ahli dan menciptakan inovasi sendiri.</p>
<p>Jika itu terjadi, rantai nilai mineral akan semakin panjang dan semakin banyak berada di dalam negeri.</p>
<p>Pada akhirnya, pertanyaan terbesar mengenai masa depan pertambangan Indonesia bukanlah berapa banyak mineral yang masih tersimpan di bawah tanah.</p>
<p>Pertanyaan yang lebih penting adalah: berapa besar nilai yang mampu diciptakan Indonesia dari kekayaan tersebut?</p>
<p>Sebab cadangan mineral pada suatu saat akan berkurang. Tetapi industri yang dibangun dari mineral dapat bertahan jauh lebih lama.</p>
<p>Teknologi yang dikembangkan dapat terus digunakan. Tenaga kerja yang terampil dapat melahirkan generasi baru. Perusahaan nasional dapat tumbuh. Masyarakat dapat menjadi lebih mandiri. Industri dalam negeri dapat semakin kuat.</p>
<p>Itulah mengapa pertambangan harus dilihat dalam perspektif yang lebih luas. Dari bumi, kita mendapatkan mineral. Dari mineral, kita membangun industri. Dari industri, kita menciptakan pekerjaan dan nilai tambah. Dari teknologi, kita membangun kemampuan.</p>
<p>Dari pembangunan masyarakat, kita menciptakan pemerataan. Dan dari seluruh rantai tersebut, kita membangun sesuatu yang jauh lebih penting: kemandirian.</p>
<p>Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri Indonesia memiliki pilihan. Kekayaan mineral dapat terus diperlakukan hanya sebagai komoditas yang nilainya ditentukan oleh pasar global.</p>
<p>Atau Indonesia dapat menjadikannya fondasi untuk membangun kekuatan industri nasional.</p>
<p>Pilihan kedua tentu lebih berat. Ia membutuhkan investasi besar, teknologi, konsistensi kebijakan, kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, perlindungan lingkungan dan keberanian untuk melakukan inovasi.</p>
<p>Tetapi di sanalah masa depan kedaulatan ekonomi Indonesia dipertaruhkan. Karena pada akhirnya, kedaulatan bukan tentang seberapa banyak kekayaan yang kita miliki, melainkan seberapa mampu kita mengelolanya untuk kepentingan bangsa.</p>
<p>Tambang mungkin berada di dalam bumi.Tetapi nilai strategisnya harus terasa hingga ke pabrik, sekolah, desa, kota, pusat teknologi dan kehidupan masyarakat.</p>
<p>Jika mineral dari perut bumi mampu berubah menjadi industri yang kuat, teknologi yang dikuasai sendiri, masyarakat yang sejahtera dan ekonomi yang semakin mandiri, maka pertambangan tidak lagi sekadar aktivitas ekstraksi.</p>
<p>Ia menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kedaulatan. Dari bumi untuk industri. Dari mineral untuk kemajuan. Dari kekayaan alam untuk kemandirian. Dan pada akhirnya, dari bumi untuk kedaulatan negeri. (doe)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dari-perut-bumi-ke-jantung-industri-ketika-mineral-menjadi-senjata-kedaulatan-negeri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suami Istri Tewas Ditabrak Truk Wing Box di Bekasi, Anak yang Dibonceng Selamat</title>
		<link>https://koranindopos.com/suami-istri-tewas-ditabrak-truk-wing-box-di-bekasi-anak-yang-dibonceng-selamat/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/suami-istri-tewas-ditabrak-truk-wing-box-di-bekasi-anak-yang-dibonceng-selamat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 02:37:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[suami istiri]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125544</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan pasangan suami istri, Taufik Hidayat dan Triyanti, meninggal dunia. Keduanya menjadi korban kecelakaan setelah sepeda motor bernomor polisi B 5202 TQZ yang mereka kendarai bersama anaknya bertabrakan dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) pb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:28px] grow flex">
<div class="flex min-h-0 grow flex-col text-sm">
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-26" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-26" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-26" data-testid="conversation-turn-54" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="415ab213-b2ad-4aff-9a64-0afbe4c4c2b1" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="83" data-end="340"><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>JAKARTA</strong> – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan pasangan suami istri, Taufik Hidayat dan Triyanti, meninggal dunia.</p>
<p data-start="342" data-end="529">Keduanya menjadi korban kecelakaan setelah sepeda motor bernomor polisi <strong data-start="414" data-end="428">B 5202 TQZ</strong> yang mereka kendarai bersama anaknya bertabrakan dengan truk wing box bernomor polisi <strong data-start="515" data-end="528">L 9668 UJ</strong>.</p>
<p data-start="531" data-end="630">Meski kedua orangtuanya meninggal dunia, anak pasangan tersebut dilaporkan selamat dari kecelakaan.</p>
<p data-start="658" data-end="880">Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, Taufik mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya dari arah Kota Bekasi menuju Jakarta.</p>
<p data-start="882" data-end="977">Pada waktu yang sama, truk wing box yang dikemudikan Jejen Zaenudin melaju dari arah yang sama.</p>
<p data-start="979" data-end="1130">Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga tidak melihat sepeda motor yang berada di depannya. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan tabrakan.</p>
<p data-start="1132" data-end="1307"><em data-start="1132" data-end="1251">&#8220;Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga tidak melihat sepeda motor di depannya hingga terjadi tabrakan,&#8221;</em> ujar Rojali dalam keterangan resmi, Minggu (16/8/2026).</p>
<p data-start="1309" data-end="1453">Akibat kecelakaan tersebut, Taufik dan Triyanti meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anak mereka yang turut dibonceng berhasil selamat.</p>
<p data-start="1455" data-end="1554">Petugas kemudian membawa para korban ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p data-start="1589" data-end="1775">Polisi telah mengamankan sepeda motor yang digunakan korban sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan. Kendaraan tersebut dibawa ke Kantor Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota.</p>
<p data-start="1777" data-end="1935"><em data-start="1777" data-end="1922">&#8220;Sepeda motor korban kami amankan dan bawa ke Kantor Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,&#8221;</em> kata Rojali.</p>
<p data-start="1937" data-end="2153">Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut.</p>
<p data-start="2155" data-end="2350" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan seluruh pengguna jalan, terutama ketika berkendara di tengah lalu lintas yang padat dan berada di sekitar kendaraan berukuran besar.(dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/suami-istri-tewas-ditabrak-truk-wing-box-di-bekasi-anak-yang-dibonceng-selamat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanggap Darurat Gempa NTT Ditargetkan Rampung dalam 2-3 Pekan</title>
		<link>https://koranindopos.com/tanggap-darurat-gempa-ntt-ditargetkan-rampung-dalam-2-3-pekan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tanggap-darurat-gempa-ntt-ditargetkan-rampung-dalam-2-3-pekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 02:17:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125538</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Pemerintah menargetkan fase tanggap darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan. Target tersebut disampaikan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari setelah pemerintah melakukan rapat koordinasi terkait penanganan bencana di wilayah terdampak. &#8220;Tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-24" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-24" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-24" data-testid="conversation-turn-50" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="5c1954f4-7a22-4a0d-bd11-7b99b24647dc" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="65" data-end="270"><strong data-start="65" data-end="76"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Pemerintah menargetkan fase tanggap darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan.</p>
<p data-start="272" data-end="477">Target tersebut disampaikan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari setelah pemerintah melakukan rapat koordinasi terkait penanganan bencana di wilayah terdampak.</p>
<p data-start="479" data-end="691">&#8220;Tim gabungan dari pemerintah pusat lintas kementerian/lembaga menargetkan fase tanggap darurat bisa kita selesaikan dalam dua, tiga minggu ke depan,&#8221; kata Abdul dalam keterangan pers virtual, Minggu (16/8/2026).</p>
<p data-start="693" data-end="918">Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa target tersebut masih bersifat dinamis. Durasi tanggap darurat dapat diperpanjang apabila hasil pemantauan di lapangan menunjukkan masih terdapat kebutuhan penanganan yang mendesak.</p>
<p data-start="972" data-end="1164">Abdul mengatakan, pemerintah sejak awal berupaya agar fase tanggap darurat tidak berlangsung terlalu lama. Setelah kondisi memungkinkan, penanganan akan diarahkan menuju fase transisi darurat.</p>
<p data-start="1166" data-end="1311">&#8220;Di awal kita setting target supaya tanggap darurat ini tidak terlalu lama dan kita bisa nanti langsung masuk ke fase transisi darurat,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1313" data-end="1493">Namun, kondisi tersebut tetap bergantung pada perkembangan di wilayah terdampak. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah masih melakukan pemantauan dan evaluasi secara langsung.</p>
<p data-start="1495" data-end="1719">&#8220;Tentu saja ini bisa berubah sekiranya ada hal-hal atensi menonjol yang kita temukan dari hasil pemantauan langsung Bapak Menko dan para menteri yang saat ini sedang turun masuk di kabupaten/kota yang terdampak,&#8221; kata Abdul.</p>
<p data-start="1721" data-end="1884">Dengan demikian, keselamatan masyarakat serta pemenuhan kebutuhan dasar korban tetap menjadi pertimbangan utama sebelum pemerintah mengakhiri fase tanggap darurat.</p>
<p data-start="1922" data-end="2074">Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026). Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah.</p>
<p data-start="2076" data-end="2314">Berdasarkan pembaruan data BNPB pada Minggu sore, sebanyak <strong data-start="2135" data-end="2174">53 orang dilaporkan meninggal dunia</strong> akibat gempa tersebut. Sementara itu, <strong data-start="2213" data-end="2246">135 orang mengalami luka-luka</strong> dan mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setempat.</p>
<p data-start="2316" data-end="2468">Kerusakan juga tercatat pada ratusan rumah warga. BNPB melaporkan <strong data-start="2382" data-end="2467">154 rumah mengalami rusak berat, 49 rumah rusak sedang, dan 38 rumah rusak ringan</strong>.</p>
<p data-start="2470" data-end="2548">Selain bangunan tempat tinggal, sejumlah fasilitas umum turut terdampak gempa.</p>
<p data-start="2550" data-end="2762">Kondisi tersebut membuat pemerintah harus melakukan penanganan secara bertahap, mulai dari pencarian dan pertolongan, evakuasi warga, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan logistik, hingga pendataan kerusakan.</p>
<p data-start="2794" data-end="2943">Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait masih mengerahkan tim gabungan ke sejumlah kabupaten dan kota yang terdampak.</p>
<p data-start="2945" data-end="3081">Pemantauan lapangan menjadi penting untuk menentukan apakah target dua hingga tiga pekan tersebut dapat tercapai atau perlu disesuaikan.</p>
<p data-start="3083" data-end="3320">Setelah fase tanggap darurat dinyatakan selesai, pemerintah diharapkan dapat segera memasuki fase transisi darurat menuju pemulihan. Tahapan tersebut mencakup perbaikan fasilitas yang rusak serta pemulihan aktivitas masyarakat terdampak.</p>
<p data-start="3322" data-end="3524" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Pemerintah juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang dan melaporkan kerusakan maupun kebutuhan mendesak agar dapat segera ditindaklanjuti.(dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tanggap-darurat-gempa-ntt-ditargetkan-rampung-dalam-2-3-pekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaringan WNA India Diduga Olah 30 Kg Emas Ilegal per Hari, Nilainya Hampir Rp 3 Triliun per Bulan</title>
		<link>https://koranindopos.com/jaringan-wna-india-diduga-olah-30-kg-emas-ilegal-per-hari-nilainya-hampir-rp-3-triliun-per-bulan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/jaringan-wna-india-diduga-olah-30-kg-emas-ilegal-per-hari-nilainya-hampir-rp-3-triliun-per-bulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2026 02:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[emas ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[wna india]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125535</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Polisi membongkar dugaan jaringan perdagangan dan penyelundupan emas hasil tambang ilegal yang melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal India. Jaringan tersebut diduga mampu mengolah hingga 30 kilogram emas per hari sebelum hasilnya diselundupkan ke luar negeri. Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengatakan, kapasitas pengolahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-23" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-23" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-23" data-testid="conversation-turn-48" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="323d4242-a3ee-469b-8813-f206d2441234" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="101" data-end="385"><strong data-start="101" data-end="112"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Polisi membongkar dugaan jaringan perdagangan dan penyelundupan emas hasil tambang ilegal yang melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal India. Jaringan tersebut diduga mampu mengolah hingga <strong data-start="309" data-end="338">30 kilogram emas per hari</strong> sebelum hasilnya diselundupkan ke luar negeri.</p>
<p data-start="387" data-end="607">Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengatakan, kapasitas pengolahan tersebut menunjukkan besarnya nilai ekonomi dari aktivitas ilegal yang tengah didalami penyidik.</p>
<p data-start="609" data-end="858">“Bisa dibayangkan 30 kg itu kali 30 hari, kurang lebih satu ton. Kalau 1 gram itu harganya Rp 2,6 juta, hampir Rp 3 triliun yang diselundupkan ke luar negeri tanpa kita ketahui,” kata Irhamni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (16/8/2026).</p>
<p data-start="895" data-end="1062">Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menduga emas hasil tambang ilegal dibawa dan diolah terlebih dahulu di Jakarta sebelum kemudian diselundupkan ke luar negeri.</p>
<p data-start="1064" data-end="1278">Salah satu tujuan yang diduga menjadi jalur penyelundupan adalah Dubai. Penyidik kini masih menelusuri asal-usul emas, pihak yang memasoknya, hingga jaringan yang berperan dalam proses pengiriman ke luar Indonesia.</p>
<p data-start="1280" data-end="1463">Penindakan dilakukan di dua apartemen yang berada di kawasan Jakarta Utara. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan dua WNA asal India yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.</p>
<p data-start="1465" data-end="1574">Di apartemen pertama, penyidik menemukan sekitar <strong data-start="1514" data-end="1535">2,5 kilogram emas</strong> yang disimpan di dalam sebuah brankas.</p>
<p data-start="1576" data-end="1734">Barang bukti tersebut terdiri atas dua batang emas dengan berat masing-masing sekitar 1 kilogram serta emas dalam bentuk cincin dengan berat sekitar 500 gram.</p>
<p data-start="1736" data-end="1814">“Barang bukti tersebut ditemukan dan disimpan di dalam brankas,” ujar Irhamni.</p>
<p data-start="1852" data-end="2001">Sementara itu, di apartemen kedua, polisi menemukan lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat pengolahan emas sebelum diselundupkan ke luar negeri.</p>
<p data-start="2003" data-end="2168">Penyidik juga menemukan <strong data-start="2027" data-end="2052">18 keping logam putih</strong> yang diduga merupakan residu dari proses pengolahan emas. Total berat residu tersebut mencapai sekitar 18 kilogram.</p>
<p data-start="2170" data-end="2321">Menurut Irhamni, keberadaan residu itu menjadi salah satu petunjuk mengenai besarnya aktivitas pengolahan emas yang diduga dilakukan jaringan tersebut.</p>
<p data-start="2323" data-end="2471">“Berarti emas murninya yang sudah diselundupkan mungkin berapa puluh kali lipat, mungkin sepuluh kali lipat yang ada. Ini hanya residunya,” katanya.</p>
<p data-start="2473" data-end="2696">Selain emas dan residu pengolahan, polisi turut mengamankan uang tunai dalam mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. Sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mengolah emas juga disita untuk kepentingan penyidikan.</p>
<p data-start="2738" data-end="2857">Irhamni mengungkapkan, dua WNA asal India yang diamankan tersebut diketahui baru sekitar dua bulan berada di Indonesia.</p>
<p data-start="2859" data-end="3110">Keduanya masuk ke Indonesia menggunakan paspor untuk kepentingan investor maupun aktivitas perdagangan. Meski demikian, polisi masih mendalami aktivitas keduanya selama berada di Indonesia serta hubungan mereka dengan jaringan perdagangan emas ilegal.</p>
<p data-start="3112" data-end="3297">Penyidik juga masih melakukan penelusuran terhadap sumber emas yang ditemukan dan bagaimana emas tersebut dapat masuk ke dalam jaringan pengolahan sebelum diduga dikirim ke luar negeri.</p>
<p data-start="3342" data-end="3508">Polisi menduga jaringan yang terungkap tersebut memiliki jalur penyelundupan menuju Dubai. Namun, kelompok itu disebut bukan satu-satunya jaringan yang sedang diburu.</p>
<p data-start="3510" data-end="3651">“Ini salah satu kelompok, ini masih kelompok Dubai, belum lagi ada kelompok-kelompok lain yang sedang kami lakukan pengejaran,” ujar Irhamni.</p>
<p data-start="3653" data-end="3837">Penyidik Bareskrim Polri saat ini telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah kelompok dan individu yang diduga terlibat dalam perdagangan serta penyelundupan emas hasil tambang ilegal.</p>
<p data-start="3839" data-end="4108">Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas tambang ilegal tidak hanya berkaitan dengan kegiatan penambangan di daerah. Hasil tambang tersebut diduga dapat masuk ke jaringan pengolahan di perkotaan dan kemudian bergerak ke jaringan perdagangan internasional.</p>
<p data-start="4110" data-end="4310" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Polisi masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap <strong data-start="4166" data-end="4256">asal emas, pihak pemasok, jaringan pengolah, hingga jalur penyelundupan ke luar negeri</strong>, termasuk dugaan keterkaitannya dengan jaringan lain.(dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/jaringan-wna-india-diduga-olah-30-kg-emas-ilegal-per-hari-nilainya-hampir-rp-3-triliun-per-bulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Sebut 995 Kali Gempa Susulan Terjadi di NTT</title>
		<link>https://koranindopos.com/bmkg-sebut-995-kali-gempa-susulan-terjadi-di-ntt/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bmkg-sebut-995-kali-gempa-susulan-terjadi-di-ntt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 23:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125526</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Sebanyak 995 kali gempa bumi susulan tercatat terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) usai diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) lalu. &#8220;Dari BMKG itu untuk gempa susulan hingga tanggal 16 Agustus pukul 15.00 WIB, total gempa susulan berjumlah 995 kali,&#8221; kata Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; Sebanyak 995 kali gempa bumi susulan tercatat terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) usai diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) lalu. &#8220;Dari BMKG itu untuk gempa susulan hingga tanggal 16 Agustus pukul 15.00 WIB, total gempa susulan berjumlah 995 kali,&#8221; kata Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers pada Minggu (16/8/2026).</p>
<p>Dari jumlah itu, Muhari mengatakan, gempa yang dirasakan oleh masyarakat hanya 46 kali. Ia menyebut angka itu tidak lebih dari 10 persen dari total gempa susulan. &#8220;Yang perlu kita pahami, gempa susulan ini diperlukan oleh struktur patahan gempa yang terjadi untuk kembali menjadi stabil. Jadi ini adalah fenomena alam yang memang harus kita lalui dan kita harapkan energi yang lepas bisa segera meluruh sehingga gempa susulan tidak lagi signifikan dan tidak lagi dirasakan oleh masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Hingga Minggu sore, total korban meninggal dunia akibat gempa berjumlah 53 jiwa. Rinciannya di Kabupaten Manggarai Barat 1 jiwa, Manggarai Timur sebanyak 20 jiwa, Kabupaten Manggarai sebanyak 25 jiwa, Nagekeo sebanyak 1 jiwa, Sikka sebanyak 4 jiwa, dan Ende 2 jiwa.</p>
<p>&#8220;Untuk korban luka yang saat ini sedang dirawat di faskes terdekat, total berjumlah 135 jiwa, terdiri di Sikka 12 jiwa, Manggarai 17 jiwa luka berat, 20 jiwa luka ringan, Manggarai Timur 21 jiwa luka berat, 59 jiwa luka ringan, Manggarai Barat 6 jiwa luka berat,&#8221; kata dia. <strong>(cnni/mmr)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bmkg-sebut-995-kali-gempa-susulan-terjadi-di-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Soroti Perlindungan PRT dan Kenaikan Bagi Hasil Pengemudi Ojol</title>
		<link>https://koranindopos.com/prabowo-soroti-perlindungan-prt-dan-kenaikan-bagi-hasil-pengemudi-ojol/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/prabowo-soroti-perlindungan-prt-dan-kenaikan-bagi-hasil-pengemudi-ojol/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 22:53:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pidato kenegaraan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125531</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pengesahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA</strong> – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).</p>
<p>Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pengesahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) serta kebijakan pembagian hasil yang lebih besar bagi pengemudi ojek online.</p>
<p>Prabowo mengatakan, pemerintah bersama DPR RI telah menyelesaikan dan mengundangkan 13 rancangan undang-undang hingga Juli 2026. Salah satunya adalah UU Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga.</p>
<p>Menurut Prabowo, pengesahan aturan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara terhadap nilai dan martabat setiap pekerjaan sekaligus memastikan pekerja memperoleh hak atas perlindungan dalam menjalankan pekerjaannya.</p>
<p>“Pengakuan bahwa setiap pekerjaan memiliki nilai martabat, dan setiap pekerja berhak untuk memperoleh pelindungan,” ujar Prabowo.</p>
<p>Selain perlindungan bagi pekerja rumah tangga, Presiden juga menyampaikan kebijakan pemerintah terkait pembagian hasil antara pengemudi ojek online dan perusahaan aplikasi.</p>
<p>Berdasarkan rekomendasi pemerintah, porsi pendapatan yang diterima pengemudi meningkat dari sebelumnya 80 persen menjadi 92 persen. Sementara itu, bagian yang diterima perusahaan aplikasi atau aplikator ditetapkan sebesar 8 persen.</p>
<p>Kebijakan tersebut, menurut Prabowo, telah memberikan dampak terhadap pendapatan sebagian pengemudi ojek online.</p>
<p>“Banyak pengemudi melaporkan penghasilan mereka naik signifikan. Ada yang naik dua kali lipat, bahkan ada yang mengatakan naik tiga kali lipat,” kata Prabowo.</p>
<p>Kebijakan pembagian hasil ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja di sektor ekonomi berbasis platform digital.</p>
<p>Penyampaian kebijakan ketenagakerjaan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja yang berada di sektor formal maupun informal.</p>
<p>Pengesahan UU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga memberikan landasan hukum bagi perlindungan pekerja rumah tangga, sementara perubahan pembagian hasil bagi pengemudi ojek online diarahkan untuk meningkatkan porsi pendapatan yang diterima pekerja.</p>
<p>Kedua kebijakan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat perlindungan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari pekerjaannya.</p>
<p>Pidato Kenegaraan 2026 tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.</p>
<p>Kehadiran jajaran pimpinan Kementerian Ketenagakerjaan dalam agenda kenegaraan tersebut menjadi bagian dari keterlibatan kementerian dalam mengikuti penyampaian arah kebijakan pemerintah, termasuk agenda pembangunan di bidang ketenagakerjaan. (hai)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/prabowo-soroti-perlindungan-prt-dan-kenaikan-bagi-hasil-pengemudi-ojol/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pulang Bertugas, Anggota Damkar Jakarta Utara Meninggal Dunia Usai Kecelakaan</title>
		<link>https://koranindopos.com/pulang-bertugas-anggota-damkar-jakarta-utara-meninggal-dunia-usai-kecelakaan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pulang-bertugas-anggota-damkar-jakarta-utara-meninggal-dunia-usai-kecelakaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 02:41:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[anggota damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125499</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Kabar duka datang dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara. Anggota Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Sektor Pademangan, Hafidz Imammudin Saleh (21), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026) pagi. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika Hafidz sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-16" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-16" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-16" data-testid="conversation-turn-34" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="a6924655-f775-4343-9e2c-fa2e4b74bb58" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="81" data-end="418"><strong data-start="81" data-end="92"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – Kabar duka datang dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara. Anggota Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Sektor Pademangan, <strong data-start="265" data-end="296">Hafidz Imammudin Saleh (21)</strong>, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (15/8/2026) pagi.</p>
<p data-start="420" data-end="572">Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika Hafidz sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan tugas piket di Sektor Pademangan.</p>
<p data-start="574" data-end="700">Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, membenarkan kabar tersebut.</p>
<p data-start="702" data-end="856">&#8220;Almarhum meninggal dunia dikarena laka lantas, saat almarhum pulang selepas piket di sektor Pademangan,&#8221; ujar Gatot saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026).</p>
<p data-start="886" data-end="1019">Sebelum kecelakaan terjadi, Hafidz diketahui telah menyelesaikan seluruh rangkaian tugasnya sebagai anggota Grup A Sektor Pademangan.</p>
<p data-start="1021" data-end="1178">Hafidz terlebih dahulu mengikuti apel pagi yang digelar sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah itu, ia mengikuti prosesi timbang terima dengan regu jaga yang baru.</p>
<p data-start="1180" data-end="1280">Setelah rangkaian pergantian regu selesai, Hafidz bersiap meninggalkan sektor untuk pulang ke rumah.</p>
<p data-start="1282" data-end="1443">&#8220;Apel pagi pukul 07.30, lanjut timbang terima dengan regu jaga baru. Setelah itu almarhum bersiap pulang ke rumah, tetapi di perjalanan laka lantas,&#8221; kata Gatot.</p>
<p data-start="1445" data-end="1550">Namun, dalam perjalanan tersebut Hafidz mengalami kecelakaan lalu lintas hingga akhirnya meninggal dunia.</p>
<p data-start="1587" data-end="1735">Setelah kecelakaan, jenazah Hafidz sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p data-start="1737" data-end="1882">Setelah proses penanganan di rumah sakit selesai, jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p data-start="1884" data-end="2028">Hingga kini, belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi kecelakaan yang menewaskan Hafidz. Penyebab kecelakaan juga masih belum diketahui.</p>
<p data-start="2030" data-end="2196">Pihak kepolisian masih diharapkan memberikan penjelasan mengenai detail peristiwa tersebut, termasuk kendaraan yang terlibat serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.</p>
<p data-start="2198" data-end="2399">Kompas.com telah berupaya meminta keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Edy Wibowo mengenai kejadian tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan.</p>
<p data-start="2401" data-end="2587" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Kepergian Hafidz menjadi duka bagi jajaran Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara, terlebih ia meninggal dunia setelah menyelesaikan tugas piket dan sedang dalam perjalanan kembali ke rumah.(dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pulang-bertugas-anggota-damkar-jakarta-utara-meninggal-dunia-usai-kecelakaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa M 7,7 Guncang NTT, Sufmi Dasco Tekankan Keselamatan Warga Jadi Prioritas</title>
		<link>https://koranindopos.com/gempa-m-77-guncang-ntt-sufmi-dasco-tekankan-keselamatan-warga-jadi-prioritas/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/gempa-m-77-guncang-ntt-sufmi-dasco-tekankan-keselamatan-warga-jadi-prioritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 02:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125493</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dasco meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi, terutama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-14" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-14" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-14" data-testid="conversation-turn-30" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="88f8b450-7544-4b19-b9bc-8692c14e20e2" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="82" data-end="305"><strong data-start="82" data-end="110"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p data-start="307" data-end="569">Dasco meminta masyarakat yang berada di wilayah terdampak tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi, terutama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah.</p>
<p data-start="571" data-end="803">&#8220;Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah,&#8221; kata Dasco dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).</p>
<p data-start="844" data-end="1023">Dasco mengatakan pimpinan DPR RI akan segera melakukan koordinasi dengan alat kelengkapan dewan, terutama komisi yang berkaitan dengan penanganan bencana dan kebutuhan masyarakat.</p>
<p data-start="1025" data-end="1169">Koordinasi juga akan melibatkan anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.</p>
<p data-start="1171" data-end="1425">&#8220;Sebagai pimpinan DPR RI, saya akan mendorong koordinasi dengan komisi terkait dan anggota DPR dari daerah terdampak agar kebutuhan masyarakat, mulai dari evakuasi, layanan kesehatan, logistik hingga pemulihan fasilitas, dapat segera ditangani,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1427" data-end="1671">Menurut Dasco, penanganan pascabencana membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar masyarakat yang terdampak dapat memperoleh bantuan secara cepat, terutama mereka yang membutuhkan evakuasi, layanan kesehatan, makanan, serta tempat perlindungan.</p>
<p data-start="1712" data-end="1847">Ketua Harian Partai Gerindra tersebut juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa.</p>
<p data-start="1849" data-end="1960">Dasco mendoakan agar warga yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi situasi tersebut.</p>
<p data-start="1962" data-end="2129">&#8220;Saya menyampaikan duka dan keprihatinan atas gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur. Semoga seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan,&#8221; katanya.</p>
<p data-start="2168" data-end="2268">Sementara itu, BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa NTT mencapai <strong data-start="2255" data-end="2267">43 orang</strong>.</p>
<p data-start="2270" data-end="2373">Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan pembaruan jumlah korban tersebut pada Sabtu (15/8/2026).</p>
<p data-start="2375" data-end="2439">&#8220;Update korban gempa meninggal dunia 43 orang,&#8221; kata Suharyanto.</p>
<p data-start="2441" data-end="2644">Korban meninggal dunia tersebut tersebar di lima kabupaten. Sebanyak <strong data-start="2510" data-end="2522">21 orang</strong> meninggal dunia di Kabupaten Manggarai, <strong data-start="2563" data-end="2575">17 orang</strong> di Kabupaten Manggarai Timur, dan <strong data-start="2610" data-end="2624">tiga orang</strong> di Kabupaten Sikka.</p>
<p data-start="2646" data-end="2764">Sementara itu, masing-masing <strong data-start="2675" data-end="2689">satu orang</strong> meninggal dunia tercatat di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Ngada.</p>
<p data-start="2766" data-end="2951">Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak gempa terhadap masyarakat di sejumlah wilayah NTT. Proses penanganan dan pendataan korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.</p>
<p data-start="3003" data-end="3151">Di tengah proses evakuasi dan penanganan korban, masyarakat di wilayah terdampak diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.</p>
<p data-start="3153" data-end="3298">Pemerintah melalui lembaga terkait terus melakukan pemantauan kondisi wilayah terdampak serta penanganan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.</p>
<p data-start="3300" data-end="3521">Dasco menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga penanggulangan bencana, tenaga kesehatan, aparat keamanan, serta DPR dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.</p>
<p data-start="3523" data-end="3711">Selain keselamatan warga, penanganan berikutnya juga mencakup distribusi logistik, pelayanan kesehatan, evakuasi, hingga pemulihan berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan akibat gempa.</p>
<p data-start="3713" data-end="3907" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan jumlah korban yang terus diperbarui, proses pencarian, evakuasi, pendataan, dan pemulihan menjadi fokus utama agar masyarakat terdampak di NTT dapat memperoleh penanganan secepat mungkin.(Dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/gempa-m-77-guncang-ntt-sufmi-dasco-tekankan-keselamatan-warga-jadi-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
