<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peristiwa &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/berita-nasional-indopos-terkini-koranindopos-com/peristiwa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Aug 2026 18:01:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Peristiwa &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kebakaran Melanda Bedeng Proyek Dekat RS PIK Jakut, Diduga akibat Korsleting</title>
		<link>https://koranindopos.com/kebakaran-melanda-bedeng-proyek-dekat-rs-pik-jakut-diduga-akibat-korsleting/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kebakaran-melanda-bedeng-proyek-dekat-rs-pik-jakut-diduga-akibat-korsleting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 02:48:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[jakut]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[rs pik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126393</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA — Kebakaran melanda area proyek bangunan di Jalan Pantai Indah Utara 3, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) siang. Kebakaran menghanguskan bedeng logistik dan peti kemas yang digunakan sebagai ruang kantor serta gudang penyimpanan peralatan listrik. Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> — Kebakaran melanda area proyek bangunan di Jalan Pantai Indah Utara 3, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) siang. Kebakaran menghanguskan bedeng logistik dan peti kemas yang digunakan sebagai ruang kantor serta gudang penyimpanan peralatan listrik.</p>
<p>Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan kebakaran terjadi ketika para pekerja proyek sedang beristirahat sekitar pukul 14.00 WIB.</p>
<p>“<strong>Saat karyawan sedang istirahat di kawasan proyek, tiba-tiba ruang kantor yang terbuat dari peti kemas terbakar hebat</strong>,” ujar Gatot saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).</p>
<p>Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke peti kemas lain yang digunakan sebagai gudang logistik. Di dalam gudang tersebut tersimpan berbagai peralatan listrik.</p>
<p>Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari Rumah Sakit PIK sempat memicu kepanikan. Kobaran api bahkan berpotensi merambat ke area rumah sakit apabila tidak segera ditangani.</p>
<p>Petugas keamanan dan karyawan RS PIK turut membantu petugas pemadam kebakaran untuk melokalisir api agar tidak meluas.</p>
<p>Area pagar RS PIK juga sempat digunakan sebagai akses masuk petugas pemadam kebakaran dalam proses penanganan.</p>
<p>“<strong>Area pagar RS PIK sedikit terkena dampak karena menjadi akses masuk petugas dalam upaya pemadaman</strong>,” kata Gatot.</p>
<p>Sudin Gulkarmat Jakarta Utara menerima laporan kebakaran sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian mengerahkan unit pemadam terdekat dari Pos PIK.</p>
<p>Unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 14.11 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman pada pukul 14.12 WIB.</p>
<p>Sebanyak <strong>tujuh unit mobil pemadam kebakaran</strong> dengan dukungan <strong>42 personel</strong> diterjunkan untuk menjinakkan api. Operasi tersebut dipimpin Perwira Piket Eko Mahendro.</p>
<p>Petugas berhasil melokalisir api pada pukul 14.27 WIB. Setelah itu, proses pendinginan dilakukan mulai pukul 14.40 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.</p>
<p>“<strong>Api berhasil dilokalisir pada pukul 14.27 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan pukul 14.40 WIB. Operasi pemadaman secara keseluruhan resmi dinyatakan selesai pada pukul 15.32 WIB</strong>,” ujar Gatot.</p>
<p>Kebakaran tersebut menghanguskan area bedeng logistik dengan luas sekitar <strong>5 x 15 meter persegi</strong>.</p>
<p>Berdasarkan pemeriksaan awal petugas, kebakaran diduga dipicu oleh <strong>korsleting atau arus pendek listrik</strong> yang terjadi di ruang kantor yang berada di dalam peti kemas.</p>
<p>Api kemudian menyebar dengan cepat karena terdapat gudang yang menyimpan berbagai peralatan listrik di lokasi tersebut.</p>
<p>Meski menimbulkan kerusakan cukup besar, kebakaran dipastikan tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka.</p>
<p>Petugas memperkirakan kerugian materiil akibat kebakaran mencapai sekitar <strong>Rp200 juta</strong>.</p>
<p>Penanganan cepat petugas pemadam kebakaran bersama pihak keamanan dan karyawan RS PIK membuat api berhasil dilokalisir sebelum merambat lebih jauh ke kawasan sekitar.(dhil/kmps)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kebakaran-melanda-bedeng-proyek-dekat-rs-pik-jakut-diduga-akibat-korsleting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Tangkap Ratusan Terduga Pelaku Anarkistis di Aksi 27 Agustus 2026</title>
		<link>https://koranindopos.com/polisi-tangkap-ratusan-terduga-pelaku-anarkistis-di-aksi-27-agustus-2026/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/polisi-tangkap-ratusan-terduga-pelaku-anarkistis-di-aksi-27-agustus-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[27 Agustus 2026]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126253</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA —Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyatakan ada sekitar 150 orang diamankan petugas Polda Metro Jaya. Mereka diduga melakukan tindak anarkistis yang berpotensi menyulut kerusuhan pada aksi demo di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) hari ini. Djamari menjelaskan, langkah kepolisian tersebut dilakukan sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA —Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyatakan ada sekitar 150 orang diamankan petugas Polda Metro Jaya. Mereka diduga melakukan tindak anarkistis yang berpotensi menyulut kerusuhan pada aksi demo di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (27/8/2026) hari ini.</p>
<p>Djamari menjelaskan, langkah kepolisian tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi pihak-pihak yang dinilai berpotensi mengganggu jalannya penyampaian aspirasi. Informasi penangkapan sejumlah orang tersebut dia peroleh dari Kapolda Metro Jaya. “Bahkan Kapolda menyampaikan ke saya dari sejak tadi malam (Rabu (26/8/2026), <em>Red</em>). Ada beberapa orang yang sudah kita periksa dan kita tahan untuk sementara,” ujar Djamari kepada awak media di Kawasan Plataran Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pagi tadi.</p>
<p>Djamari membeberkan, sejumlah barang bukti diperlihatkan di ruang Satya Haprabu, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Di antaranya terdapat ratusan botol kaca yang disebut berisi bensin serta sejumlah jeriken. Selain itu, polisi mengamankan 39 senjata tajam, berupa golok dan celurit, serta dua unit <em>air soft gun</em> beserta tabung gasnya.</p>
<p>Barang bukti lainnya berupa 48 botol minuman keras, obat-obatan terlarang berupa 40 butir tramadol, serta sejumlah banner yang berkaitan dengan kegiatan solidaritas untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur dan acara musik di wilayah Jakarta Timur.</p>
<p>Meski demikian, Djamari belum membeberkan jumlah orang yang diamankan. Ia meminta masyarakat menunggu keterangan resmi dari Polda Metro Jaya. “Mungkin nanti Kapolda akan menyampaikannya secara pers ya, keterangan pers berapa orang dan mereka membawa apa saja, itu mungkin akan dipaparkan oleh Polda,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto belum dapat memberikan keterangan lebih lenjut terkait penangkapan tersebut. &#8220;Kami akan memberikan keterangan lebih lengkap mengenai penangkapan tersebut,&#8221; katanya kepada awak media.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Empat Kelompok Bawa Tuntutan Berbeda</strong></p>
<p>Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026) diikuti sejumlah kelompok dengan tuntutan yang berbeda. Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) misalnya. Mereka membawa dua tuntutan, yakni mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset serta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.</p>
<p>Kelompok berikutnya, Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), menyuarakan tiga tuntutan. Selain meminta pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor, mereka mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.</p>
<p>Sementara itu, Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) membawa 10 tuntutan. Di antaranya meminta pertanggung jawaban politik dan hukum Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas kebijakan pemerintah, menghentikan program KDKMP dan MBG, serta mendorong tersedianya pendidikan dan layanan kesehatan gratis.</p>
<p>GERAM juga menyerukan penurunan harga kebutuhan pokok dan kenaikan upah buruh, penetapan bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur, perlindungan hak pekerja rumah tangga, serta penolakan terhadap perluasan peran militer di ranah sipil. Selain itu, mereka menuntut penghentian kriminalisasi terhadap aktivis dan penyitaan aset hasil korupsi untuk dialihkan bagi sektor pendidikan, kesehatan, serta pemulihan bencana.</p>
<p>Kelompok keempat, Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4), membawa agenda yang berbeda. Mereka menyatakan dukungan terhadap program pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). <strong>(setpres/hrs/mmr)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/polisi-tangkap-ratusan-terduga-pelaku-anarkistis-di-aksi-27-agustus-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Demo Hari Ini, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas</title>
		<link>https://koranindopos.com/antisipasi-demo-hari-ini-dishub-dki-siapkan-rekayasa-lalu-lintas/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/antisipasi-demo-hari-ini-dishub-dki-siapkan-rekayasa-lalu-lintas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 23:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126228</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan saat demo pada Kamis 27 Agustus 2026. Rekayasa lalu lintas disiapkan di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan DPR/MPR RI hingga Istana. Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan saat demo pada Kamis 27 Agustus 2026. Rekayasa lalu lintas disiapkan di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan DPR/MPR RI hingga Istana.</p>
<p>Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. &#8220;Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif apabila terjadi pengalihan arus,&#8221; kata Budi di Jakarta pada Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Dishub DKI juga menyiagakan 120 petugas yang dibagi dalam dua shift. Sebanyak 60 petugas akan bertugas pada shift pertama pukul 07.00-13.00. Sementara 60 petugas lainnya disiagakan pada shift kedua pukul 13.00-19.00.</p>
<p>Pengaturan lalu lintas dibagi berdasarkan tahapan pengamanan aksi. Rinciannya, di kawasan DPR/MPR RI ruas Jalan Letjen S. Parman sisi selatan mulai dari Semanggi hingga Simpang Slipi menjadi salah satu ruas yang berpotensi terdampak apabila terjadi kepadatan. &#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan, khususnya yang akan melintasi kawasan terdampak aksi,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Jika kepadatan terjadi, arus lalu lintas dari Cawang menuju kawasan tersebut akan dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Asia Afrika, Jalan Patal Senayan, dan seterusnya.</p>
<p>Sementara kendaraan dari Tomang menuju Cawang dapat dialihkan melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Balikpapan, Jalan Suryopranoto, Jalan Juanda, dan seterusnya. Lalu, lanjut Budi untuk arus kendaraan dari Blok M menuju Tomang, pengalihan dapat dilakukan melalui Jalan Sisingamangaraja, Jalan Asia Afrika, Jalan Patal Senayan, dan seterusnya, atau melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Cawang.</p>
<p>Sementara itu, di kawasan Istana, sejumlah ruas yang berpotensi terdampak meliputi Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan. Jika terjadi kepadatan arus dari Tugu Tani menuju Tanah Abang, misalnya, akan dialihkan melalui Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Veteran, Jalan Cideng Timur, dan seterusnya. &#8220;Sementara kendaraan dari Tanah Abang menuju Pulogadung dapat dialihkan melalui Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Jalan Ir. H. Juanda, dan seterusnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara untuk kendaraan dari Senayan menuju Kota, pengalihan dilakukan melalui Jalan KH. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, dan seterusnya. Adapun arus dari Harmoni menuju Senayan dapat dialihkan melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Jalan Lapangan Banteng Utara, Jalan Katedral, Jalan Pejambon, Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Tugu Tani, Jalan Menteng Raya, Jalan Taman Cut Mutiah, Jalan GSSJ Samratulangi, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan H.R. Rasuna Said, dan seterusnya.</p>
<p>Untuk mendukung pengaturan lalu lintas, Dishub menyiapkan 10 titik pengaturan, yakni Simpang Senayan arah Bundaran Senayan, FX, TL Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Pal Merah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta Ladokgi bawah atau kolong.</p>
<p>Dishub juga menyiapkan empat unit derek yang ditempatkan di Pintu 10, bawah Flyover Ladogi, Hotel Mulia, dan FX untuk mendukung penanganan kendaraan apabila diperlukan. &#8220;Dishub DKI akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan kepolisian serta unsur terkait selama pelaksanaan aksi. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas, berhati-hati saat berkendara, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini,&#8221; tutur Budi. <strong>(lpt6/mmr)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/antisipasi-demo-hari-ini-dishub-dki-siapkan-rekayasa-lalu-lintas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menhut Raja Antoni Tinjau Karhutla di Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi</title>
		<link>https://koranindopos.com/menhut-raja-antoni-tinjau-karhutla-di-tanjung-jabung-timur-provinsi-jambi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menhut-raja-antoni-tinjau-karhutla-di-tanjung-jabung-timur-provinsi-jambi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 09:35:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[jambi]]></category>
		<category><![CDATA[KARHUTLA]]></category>
		<category><![CDATA[kemenhut]]></category>
		<category><![CDATA[menhut Raja Juli Antoni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126207</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, JAMBI – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi untuk memastikan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan secara terpadu, mulai dari koordinasi antarpihak hingga penanganan langsung di lapangan. Mengawali agenda di Jambi, Menhut memimpin rapat koordinasi pengendalian karhutla di Daops Manggala Agni Kemenhut Jambi. Rakor menjadi bagian dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, JAMBI</strong> – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi untuk memastikan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan secara terpadu, mulai dari koordinasi antarpihak hingga penanganan langsung di lapangan.</p>
<p>Mengawali agenda di Jambi, Menhut memimpin rapat koordinasi pengendalian karhutla di Daops Manggala Agni Kemenhut Jambi. Rakor menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada wilayah-wilayah yang saat ini membutuhkan penanganan intensif.</p>
<p>Menhut Raja Antoni menegaskan bahwa penanganan karhutla memerlukan respons cepat dan kerja bersama seluruh pihak. Pemantauan kondisi lapangan, patroli, pemadaman, serta langkah pencegahan harus terus dilakukan secara konsisten agar kebakaran tidak meluas.</p>
<p>“Kita tidak boleh lengah. Setiap titik api harus segera direspons dan ditangani. Kuncinya adalah kecepatan, kesiapsiagaan, dan kolaborasi. Manggala Agni Kemenhut tidak bekerja sendiri, tetapi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pihak terkait,” ujar Menhut Raja Antoni.</p>
<p>Usai rakor, Menhut Raja Antoni menempuh perjalanan darat menuju Desa Pandan Sejahtera, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, untuk meninjau langsung lokasi karhutla. Untuk mencapai lokasi, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua menuju tenda komando dan titik penanganan kebakaran.</p>
<p>Di lokasi tersebut, Menhut Raja Antoni melihat langsung kondisi lapangan dan upaya pemadaman yang dilakukan petugas bersama masyarakat. Menhut juga bertemu dan berdialog dengan Suwarno, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) setempat, yang ikut terlibat dalam upaya pengendalian karhutla di wilayah tersebut.</p>
<p>Keterlibatan Suwarno dan masyarakat setempat menjadi salah satu gambaran pentingnya peran masyarakat dalam pengendalian karhutla. Bersama Manggala Agni Kemenhut dan unsur lainnya, MPA menjadi bagian dari kekuatan di tingkat tapak karena berada dekat dengan lokasi, memahami kondisi wilayah, serta dapat membantu mendeteksi dan merespons kejadian kebakaran sejak dini.</p>
<p>“Saya ingin melihat langsung kondisi yang dihadapi teman-teman di lapangan. Mereka bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat yang ikut turun bersama petugas. Pengendalian karhutla memang harus menjadi kerja bersama,” kata Menhut Raja Antoni.</p>
<p>Menhut Raja Antoni menegaskan, pengendalian karhutla tidak berhenti pada pemadaman. Upaya pencegahan melalui patroli, pemantauan hotspot, penguatan kesiapsiagaan masyarakat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pihak harus terus diperkuat.</p>
<p>Menurut Menhut Raja Antoni, keberadaan masyarakat seperti Suwarno dan anggota MPA lainnya sangat penting karena pencegahan dan penanganan awal akan lebih efektif apabila masyarakat di sekitar kawasan turut aktif menjaga wilayahnya.</p>
<p>“Yang paling penting adalah jangan sampai api membesar. Semakin cepat informasi diterima dan semakin cepat petugas bergerak, semakin besar peluang kita mengendalikan kebakaran sebelum meluas. Mari kita jaga hutan dan lahan ini bersama-sama,” tegas Menhut.</p>
<p>Kunjungan kerja di Jambi merupakan bagian dari langkah Kementerian Kehutanan untuk memastikan pengendalian karhutla dilakukan secara konsisten hingga tingkat tapak. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antara Manggala Agni Kemenhut, pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan unsur masyarakat lainnya dalam menjaga hutan serta melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan. (Riz)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menhut-raja-antoni-tinjau-karhutla-di-tanjung-jabung-timur-provinsi-jambi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran 37 Bangunan di Duren Sawit Diduga Berawal dari Gudang Mobil</title>
		<link>https://koranindopos.com/kebakaran-37-bangunan-di-duren-sawit-diduga-berawal-dari-gudang-mobil/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kebakaran-37-bangunan-di-duren-sawit-diduga-berawal-dari-gudang-mobil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 02:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[duren sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126143</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2026) pagi. Sebanyak 37 bangunan yang terdiri dari rumah kontrakan dan lapak warga dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut. Seorang warga bernama Kampleng (37) menduga sumber api berasal dari sebuah gudang yang berada di samping permukiman. Menurutnya, gudang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) pb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:28px] grow flex">
<div class="flex min-h-0 grow flex-col text-sm">
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="78861777-3f11-4ba0-b3f2-5687cab475e4" data-is-intersecting="true"><strong data-start="73" data-end="84"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2026) pagi. Sebanyak <strong data-start="215" data-end="280">37 bangunan yang terdiri dari rumah kontrakan dan lapak warga</strong> dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-6a88892f-1578-83ec-8356-90e67b3ea131-18" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a88892f-1578-83ec-8356-90e67b3ea131-18" data-turn-id-container="request-6a88892f-1578-83ec-8356-90e67b3ea131-18" data-testid="conversation-turn-48" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="5036cf1c-3f70-4834-abe2-1f17561618fd" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="fbskMG_root markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="329" data-end="550">Seorang warga bernama Kampleng (37) menduga sumber api berasal dari sebuah gudang yang berada di samping permukiman. Menurutnya, gudang tersebut digunakan untuk menyimpan kendaraan atau berkaitan dengan aktivitas bengkel.</p>
<p data-start="552" data-end="623">“Gudang mobil,” ujar Kampleng saat ditemui di lokasi kebakaran, Selasa.</p>
<p data-start="625" data-end="816">Selain gudang, sejumlah bangunan di sekitar lokasi juga dimanfaatkan warga sebagai tempat pengepulan barang. Barang-barang yang tersimpan di lokasi tersebut ikut terbakar ketika api merambat.</p>
<p data-start="818" data-end="850">“Betul. Kebakar,” kata Kampleng.</p>
<p data-start="892" data-end="1058">Kampleng mengaku belum mengetahui penyebab pasti kebakaran. Namun, berdasarkan pengamatan warga, asap dan kobaran api pertama kali terlihat dari area gudang tersebut.</p>
<p data-start="1060" data-end="1123">“Orang asapnya memang dari situ. Sumbernya dari sini,” ujarnya.</p>
<p data-start="1125" data-end="1302">Api kemudian membesar dan dengan cepat merambat ke bangunan di sekitar lokasi. Kondisi kawasan yang padat membuat warga harus segera meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri.</p>
<p data-start="1304" data-end="1547">Jarak antarbangunan yang berdekatan turut meningkatkan risiko api menjalar ke bangunan lain. Beruntung, menurut Kampleng, masih terdapat akses jalan yang cukup lebar di bagian depan permukiman sehingga warga dapat keluar dari kawasan tersebut.</p>
<p data-start="1549" data-end="1595">“Untung saja masih ada jalan lebar,” tuturnya.</p>
<p data-start="1638" data-end="1806">Warga lainnya, Rina, mengatakan dirinya sedang berada di rumah ketika kebakaran terjadi. Saat api mulai terlihat, warga langsung saling memperingatkan dengan berteriak.</p>
<p data-start="1808" data-end="1835">“Teriak-teriak,” kata Rina.</p>
<p data-start="1837" data-end="1972">Rina tinggal bersama suami dan adiknya. Begitu mengetahui adanya kebakaran, mereka langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.</p>
<p data-start="1974" data-end="2097">Dalam situasi yang berlangsung cepat tersebut, Rina dan keluarganya tidak sempat membawa barang-barang berharga dari rumah.</p>
<p data-start="2099" data-end="2289">Peristiwa kebakaran ini menyebabkan puluhan bangunan di kawasan tersebut terdampak. <strong data-start="2183" data-end="2289">Penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.</strong></p>
<p data-start="2291" data-end="2571" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Kebakaran di kawasan permukiman padat menjadi perhatian karena jarak antarbangunan yang rapat dapat membuat api dengan cepat menjalar. Keberadaan akses jalan yang memadai juga menjadi faktor penting untuk membantu proses evakuasi warga maupun mobilisasi petugas pemadam kebakaran.(Dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kebakaran-37-bangunan-di-duren-sawit-diduga-berawal-dari-gudang-mobil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT Hingga Hari Ini</title>
		<link>https://koranindopos.com/bmkg-catat-7-492-gempa-susulan-di-ntt-hingga-hari-ini/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bmkg-catat-7-492-gempa-susulan-di-ntt-hingga-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 02:18:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Susulan di NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126168</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Gempa susulan masih terus mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 7.492 gempa susulan hingga Rabu (26/8/2026). Data tersebut berdasar pemutakhiran hingga pukul 05.00 WIB. Dari ribuan gempa susulan itu, magnitudo terbesar mencapai 6,2, sedangkan yang terkecil tercatat 1,0. &#8220;Total gempa bumi susulan: 7.492,&#8221; tulis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; Gempa susulan masih terus mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 7.492 gempa susulan hingga Rabu (26/8/2026).<br />
Data tersebut berdasar pemutakhiran hingga pukul 05.00 WIB. Dari ribuan gempa susulan itu, magnitudo terbesar mencapai 6,2, sedangkan yang terkecil tercatat 1,0. &#8220;Total gempa bumi susulan: 7.492,&#8221; tulis BMKG dalam siaran persnya pada Rabu (26/8/2026).</p>
<p>BMKG juga mencatat sebanyak 33 gempa susulan memiliki magnitudo di atas 5. Sementara gempa yang dirasakan langsung oleh masyarakat tercatat sebanyak 143 kejadian. &#8220;Magnitude di atas 5: 33 (kejadian),&#8221; tulis BMKG.</p>
<p>Rangkaian gempa tersebut terjadi setelah gempa utama mengguncang wilayah NTT. Dampaknya masih dirasakan masyarakat di sejumlah kabupaten, termasuk dengan jumlah korban meninggal dunia yang terus diperbarui. Hingga saat ini, total korban tewas akibat gempa di NTT tercatat sebanyak 103 orang.</p>
<p>Rinciannya, 41 orang meninggal dunia di Kabupaten Manggarai, 34 orang di Manggarai Timur, 13 orang di Nagekeo, enam orang di Sikka, lima orang di Ngada, tiga orang di Ende, dan satu orang di Manggarai Barat.</p>
<p>Selain korban meninggal, jumlah warga yang mengalami luka-luka juga mencapai ribuan orang. BNPB mencatat adanya tambahan korban luka sebanyak 63 orang. &#8220;Kami mendapat tambahan angka sebanyak 63 orang yang luka-luka sehingga total yang kami catat adalah sebesar 1.666 orang,&#8221; ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube BNPB, Selasa (25/8/2026). <strong>(cnni/mmr)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bmkg-catat-7-492-gempa-susulan-di-ntt-hingga-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kereta Tabrak Taksi Green SM di Sekitar Stasiun Karet, Polisi Masih Selidiki Kondisi Korban</title>
		<link>https://koranindopos.com/kereta-tabrak-taksi-green-sm-di-sekitar-stasiun-karet-polisi-masih-selidiki-kondisi-korban/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kereta-tabrak-taksi-green-sm-di-sekitar-stasiun-karet-polisi-masih-selidiki-kondisi-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 02:38:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta]]></category>
		<category><![CDATA[taksi green sm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126095</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api dan taksi Green SM terjadi di sekitar Stasiun Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026) malam. Peristiwa tersebut sempat terekam kamera dan beredar luas di media sosial. Video kecelakaan itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @dramakrlcommuterline. Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga berkumpul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a88892f-1578-83ec-8356-90e67b3ea131-11" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a88892f-1578-83ec-8356-90e67b3ea131-11" data-turn-id-container="request-6a88892f-1578-83ec-8356-90e67b3ea131-11" data-testid="conversation-turn-34" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="c882539b-d47f-44ca-ada2-9ac4b8f10d2a" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="fbskMG_root markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="95" data-end="264"><strong data-start="95" data-end="106"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api dan taksi Green SM terjadi di sekitar Stasiun Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026) malam.</p>
<p data-start="266" data-end="427">Peristiwa tersebut sempat terekam kamera dan beredar luas di media sosial. Video kecelakaan itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @dramakrlcommuterline.</p>
<p data-start="429" data-end="598">Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga berkumpul di sekitar area pelintasan rel kereta. Tidak jauh dari lokasi kerumunan, sebuah rangkaian kereta tampak berhenti.</p>
<p data-start="600" data-end="662">Kondisi di dalam gerbong juga terlihat kosong tanpa penumpang.</p>
<p data-start="696" data-end="874">Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan kereta dan taksi tersebut.</p>
<p data-start="876" data-end="968">Menurut Kharisma, penanganan kecelakaan dilakukan oleh Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat.</p>
<p data-start="970" data-end="1098">“Ditangani Satlantas Jakpus. Laporan lengkap menyusul,” kata Kharisma saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin.</p>
<p data-start="1100" data-end="1247">Kharisma belum menjelaskan secara rinci kronologi kecelakaan maupun penyebab kendaraan taksi tersebut berada di jalur yang kemudian dilalui kereta.</p>
<p data-start="1303" data-end="1433">Berdasarkan foto kendaraan yang beredar setelah kecelakaan, Kharisma menyebut mobil yang tertabrak kereta merupakan taksi listrik.</p>
<p data-start="1435" data-end="1485">“Kalau dilihat dari plat, taxi listrik,” tuturnya.</p>
<p data-start="1487" data-end="1657">Namun, hingga informasi tersebut disampaikan, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas kendaraan maupun detail kondisi taksi setelah kecelakaan.</p>
<p data-start="1659" data-end="1773">Informasi mengenai kondisi pengemudi dan penumpang taksi juga masih menunggu hasil penanganan petugas di lapangan.</p>
<p data-start="1775" data-end="1814">“Segera diinfokan lagi,” ujar Kharisma.</p>
<p data-start="1846" data-end="2069">Hingga Senin malam, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kecelakaan tersebut. Belum diketahui secara pasti bagaimana taksi Green SM dapat berada di area lintasan kereta hingga akhirnya terlibat tabrakan.</p>
<p data-start="2071" data-end="2244">Kondisi korban, kerusakan kendaraan, serta kemungkinan dampak kecelakaan terhadap perjalanan kereta juga masih menunggu laporan lengkap dari petugas Satlantas Jakarta Pusat.</p>
<p data-start="2246" data-end="2472">Masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan penyebab kecelakaan hanya berdasarkan video yang beredar di media sosial. Informasi mengenai kronologi dan faktor penyebab kecelakaan perlu menunggu hasil penyelidikan kepolisian.</p>
<p data-start="2474" data-end="2646" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong data-start="2474" data-end="2646" data-is-last-node="">Untuk artikel ini, perkembangan terbaru seperti kondisi korban dan gangguan perjalanan KRL bisa ditambahkan setelah keterangan resmi polisi atau operator kereta keluar.(dhil/kmps)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden has-[&gt;_:empty]:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kereta-tabrak-taksi-green-sm-di-sekitar-stasiun-karet-polisi-masih-selidiki-kondisi-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Mobil Kecelakaan Beruntun di Tol Senayan, Dipicu Truk Rem Mendadak</title>
		<link>https://koranindopos.com/tiga-mobil-kecelakaan-beruntun-di-tol-senayan-dipicu-truk-rem-mendadak/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tiga-mobil-kecelakaan-beruntun-di-tol-senayan-dipicu-truk-rem-mendadak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 02:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[tol senayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126024</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA &#8211; Tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di kawasan Pintu Tol Senayan, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Kecelakaan tersebut diduga terjadi setelah sebuah truk berhenti secara mendadak di KM 09 arah Slipi. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Bratamanggala mengatakan, truk yang berhenti mendadak membuat pengemudi Honda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="75" data-end="311"><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> </strong>&#8211; <strong>JAKARTA</strong> &#8211; Tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di kawasan Pintu Tol Senayan, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Kecelakaan tersebut diduga terjadi setelah sebuah truk berhenti secara mendadak di KM 09 arah Slipi.</p>
<p data-start="313" data-end="534">Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Bratamanggala mengatakan, truk yang berhenti mendadak membuat pengemudi Honda Brio putih yang berada di belakangnya terkejut dan melakukan pengereman secara tiba-tiba.</p>
<p data-start="536" data-end="716">“Menurut keterangan pengemudi Honda Brio, di depan ada truk berhenti, sehingga pengemudi Honda Brio kaget dan tidak bisa menghindari,” kata Rieki dalam keterangan tertulis, Minggu.</p>
<p data-start="718" data-end="905">Kondisi tersebut kemudian memicu kecelakaan beruntun. Mobil pikap Isuzu yang berada di belakang Honda Brio tidak sempat menghindari kendaraan di depannya hingga akhirnya terjadi tabrakan.</p>
<p data-start="944" data-end="1027">Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi dan penumpang Honda Brio mengalami luka-luka.</p>
<p data-start="1029" data-end="1138">Keduanya kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Pelni untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.</p>
<p data-start="1140" data-end="1233">“Korban ada dua orang, pengemudi Honda Brio dan penumpangnya dibawa ke RS Pelni,” ujar Rieki.</p>
<p data-start="1235" data-end="1351">Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini kedua korban setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.</p>
<p data-start="1392" data-end="1475">Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat.</p>
<p data-start="1477" data-end="1646">Honda Brio mengalami kerusakan pada bagian kap dan bemper depan. Bagian belakang mobil tersebut juga mengalami kerusakan akibat benturan dengan kendaraan di belakangnya.</p>
<p data-start="1648" data-end="1743">Sementara itu, truk yang diduga berhenti mendadak mengalami kerusakan pada bagian bemper depan.</p>
<p data-start="1745" data-end="1821">Adapun mobil pikap Isuzu mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang.</p>
<p data-start="1823" data-end="1937">Polisi masih menangani kecelakaan tersebut dan melakukan pendataan terhadap kendaraan maupun korban yang terlibat.</p>
<p data-start="1939" data-end="2153">Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan tol untuk menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menghadapi kendaraan yang berhenti atau melakukan pengereman secara tiba-tiba.(dhil/kmps)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tiga-mobil-kecelakaan-beruntun-di-tol-senayan-dipicu-truk-rem-mendadak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenhut Klaim Tambah Pasukan Darat Atasi Karhutla Kalimantan</title>
		<link>https://koranindopos.com/kemenhut-klaim-tambah-pasukan-darat-atasi-karhutla-kalimantan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kemenhut-klaim-tambah-pasukan-darat-atasi-karhutla-kalimantan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 22:37:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[KARHUTLA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126036</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Itu dilakukan dengan menambah pengerahan pasukan darat dan tambahan dukungan operasi udara. Berdasar pemantauan pada Minggu (23/8/2026) per pukul 06.00 WITA, masih terdapat 44 hotspot yang tersebar di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Itu dilakukan dengan menambah pengerahan pasukan darat dan tambahan dukungan operasi udara. Berdasar pemantauan pada Minggu (23/8/2026) per pukul 06.00 WITA, masih terdapat 44 hotspot yang tersebar di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.</p>
<p>Sebelumnya dari data Sipongi milik Kemenhut menunjukkan jumlah hotspot pada 21 Agustus mencapai 157 titik, kemudian turun menjadi 11 titik pada malam 22 Agustus pukul 21.00 WIB. Namun, berdasarkan pemantauan pagi jumlahnya kembali meningkat.</p>
<p>Merespons kondisi tersebut, Raja Juli mengatakan penanganan akan diarahkan sesuai dengan titik lokasi. Operasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, serta dukungan water bombing dari BNPB. &#8220;Insyaallah nanti kita akan koordinasi bagaimana kemudian pasukan darat, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan juga water bombing kita arahkan ke tempat-tempat yang memang sangat perlu,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Penguatan operasi juga dilakukan melalui penambahan satu armada water bombing yang dikerahkan oleh BNPB. Kata Raja Juli, satu helikopter tambahan itu didatangkan dari Riau untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. &#8220;Kita dapat informasi tadi dari BNPB akan ada penambahan satu water bombing lagi, helikopter yang diambil dari Riau, dibawa dari Riau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Raja Juli, pengalihan dukungan dari Riau ke Kalsel dilakukan karena kondisi karhutla di wilayah tersebut relatif lebih terkendali. &#8220;Riau alhamdulillah angkanya lebih rendah lagi, jadi kita pinjam dulu sementara dari teman-teman untuk penambahan <em>water bombing</em> di Kalimantan Selatan ini,&#8221; tutur dia. <strong>(cnni/mmr)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kemenhut-klaim-tambah-pasukan-darat-atasi-karhutla-kalimantan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenhut Perkuat Operasi Terpadu dan Penegakan Hukum Karhutla di Sumatera Selatan</title>
		<link>https://koranindopos.com/kemenhut-perkuat-operasi-terpadu-dan-penegakan-hukum-karhutla-di-sumatera-selatan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kemenhut-perkuat-operasi-terpadu-dan-penegakan-hukum-karhutla-di-sumatera-selatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 08:53:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[KARHUTLA]]></category>
		<category><![CDATA[karhutla sumsel]]></category>
		<category><![CDATA[kemenhut]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=126005</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, PALEMBANG &#8211; Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan melalui penebalan personel, intensifikasi pemadaman darat-udara, serta penegakan hukum yang tegas di lapangan. Langkah ini diambil untuk mengendalikan dinamika karhutla di sejumlah titik rawan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Muara Enim, dan Musi Banyuasin, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, PALEMBANG</strong> &#8211; Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperketat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan melalui penebalan personel, intensifikasi pemadaman darat-udara, serta penegakan hukum yang tegas di lapangan.</p>
<p>Langkah ini diambil untuk mengendalikan dinamika karhutla di sejumlah titik rawan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Muara Enim, dan Musi Banyuasin, sekaligus menekan risiko sebaran asap ke kawasan permukiman.</p>
<p>Guna memperkuat kesiapsiagaan di tingkat tapak, Kemenhut menerjunkan total 299 personel Manggala Agni. Sebanyak 254 personel organik Sumatera Selatan kini diperkuat oleh 45 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang didatangkan dari Daops Sarolangun, Muara Tebo, dan Kota Jambi.</p>
<p>Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menjelaskan bahwa strategi pemadaman mengombinasikan ketahanan darat dengan dukungan teknologi udara.</p>
<p>&#8220;Pemadaman darat tetap menjadi benteng utama. Di kawasan gambut, padam di permukaan belum tentu selesai, sehingga tim Manggala Agni terus melakukan pendinginan ekstra (mopping up) agar bara di bawah permukaan benar-benar padam total,&#8221; ujar Ferdian.</p>
<p>Aksi darat difokuskan pada titik-titik krusial seperti Pangkalan Lampam, Tanjung Lubuk, dan Tulung Selapan (OKI); Indralaya dan Indralaya Utara (Ogan Ilir); serta Sungai Rotan dan Gelumbang (Muara Enim). Operasi ini didukung penuh oleh pemantauan patroli udara, water bombing, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disemaikan ke wilayah sasaran.</p>
<p>Sejalan dengan upaya pemadaman, Kemenhut menegaskan bahwa proses pengawasan dan penegakan hukum berjalan secara paralel. Saat ini, Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera tengah mendalami indikasi kebakaran seluas kurang lebih 25 hektare di area Hutan Produksi pada salah satu konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Musi Banyuasin.</p>
<p>Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, yang turun langsung memimpin supervisi di Sumatera Selatan, menegaskan pentingnya tanggung jawab pemegang izin dalam menjaga areal kerjanya.</p>
<p>&#8220;Pemadaman berjalan, penegakan hukum juga berjalan. Kami sedang mendalami penyebab kebakaran ini, baik unsur kelalaian, kesengajaan, maupun kepatuhan pemegang izin dalam menyiagakan sarana pencegahan. Jangan sampai kelalaian di suatu lokasi berdampak pada masyarakat luas dan memaksa petugas berjibaku berhari-hari. Jika ditemukan pelanggaran, pasti kami tindak tegas,&#8221; tegas Dwi Januanto.</p>
<p>Dalam kunjungannya, Dirjen Gakkum Kehutanan juga memastikan seluruh kebutuhan operasional tim di lapangan, mulai dari ketersediaan logistik, pemeriksaan kesehatan berkala, kelaikan sarana-prasarana, hingga rotasi pasukan, terpenuhi secara optimal.</p>
<p>&#8220;Kemenhut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Manggala Agni yang berada di garis depan, serta sinergi erat bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, Pemerintah Daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), dunia usaha, dan para relawan. Keselamatan petugas dan pelindungan masyarakat adalah prioritas utama kami,&#8221; pungkasnya. (Riz)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kemenhut-perkuat-operasi-terpadu-dan-penegakan-hukum-karhutla-di-sumatera-selatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
