Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Bos Percetakan di Senen Laporkan Balik Tiga Mantan Karyawan, Polisi Pastikan Dua Kasus Tetap Diproses

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Juli 2026
in Megapolitan
A A
0
Bos Percetakan di Senen Laporkan Balik Tiga Mantan Karyawan, Polisi Pastikan Dua Kasus Tetap Diproses

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kasus dugaan penyekapan terhadap tiga karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, memasuki babak baru. MML, pemilik percetakan “Mau Print” yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyekapan, kini melaporkan balik ketiga mantan karyawannya ke kepolisian atas dugaan tindak pidana pencurian.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan adanya laporan yang diajukan oleh pihak pemilik percetakan pada Selasa (30/6/2026).

“Betul, informasi dari Kanit Jatanras yang menangani perkaranya begitu, ada pelaporan ke korban,” ujar Erlyn saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2026).

Laporan tersebut ditujukan kepada tiga mantan karyawan yang sebelumnya melaporkan dugaan penyekapan, yakni TS (24), MRJ (20), dan AS (19).

Artikel Terkait

Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Terbakar, 50 Personel Damkar Dikerahkan

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Putuskan Jual Rumah

Dalam laporannya, MML menuduh ketiga mantan karyawannya melakukan pencurian pelat besi milik perusahaan dengan nilai kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp230 juta.

“Iya, atas tuduhan pelaku terhadap korban, pencurian itu sesuai rilis kemarin, pencurian senilai Rp230 juta,” kata Erlyn.

Ia menjelaskan laporan tersebut secara resmi diajukan oleh pemilik percetakan pada 30 Juni 2026 dan kini sedang diproses oleh penyidik.

Meski terdapat laporan balik terkait dugaan pencurian, kepolisian memastikan proses hukum atas kasus penyekapan terhadap ketiga karyawan tetap berjalan.

Menurut Erlyn, kedua perkara akan ditangani secara terpisah sesuai dengan laporan yang telah diterima penyidik.

“Ya tetap berjalan (kasus penyekapan). Sudah dilaporkan dan sudah berjalan juga,” tegasnya.

Ia juga memastikan tidak ada penghentian penyidikan terhadap salah satu perkara hanya karena muncul laporan baru dari pihak lain.

“Iya betul, sama-sama berjalan, barengan tetap dilanjutkan dua-duanya,” tambah Erlyn.

Dengan adanya laporan dari kedua belah pihak, penyidik kini menangani dua perkara secara bersamaan, yakni dugaan penyekapan terhadap karyawan serta dugaan pencurian yang dilaporkan oleh pemilik percetakan.

Polisi menegaskan seluruh laporan akan diproses sesuai ketentuan hukum dengan mengedepankan asas profesionalitas dan pembuktian berdasarkan hasil penyidikan.

Sebelumnya, aparat kepolisian telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan terhadap AS, TS, dan MRJ pada Jumat (26/6/2026).

Salah satu tersangka yang diamankan adalah MML (40), pemilik percetakan “Mau Print” yang berlokasi di Jalan Kalibaru Timur, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa para korban tidak hanya disekap, tetapi juga mengalami perlakuan yang tidak manusiawi selama bekerja. Polisi masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.

Sementara itu, dengan munculnya laporan dugaan pencurian, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak terkait, termasuk mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi, guna memastikan setiap laporan ditangani secara objektif dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.(dhil)

Topik: bos percetakansenen

TerkaitBerita

Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Terbakar, 50 Personel Damkar Dikerahkan
Megapolitan

Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Terbakar, 50 Personel Damkar Dikerahkan

oleh Editor : Affandy
21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)
Megapolitan

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

oleh Editor : Memoarto
21 Juli 2026
Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Putuskan Jual Rumah
Megapolitan

Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Putuskan Jual Rumah

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
MPR RI
Megapolitan

Kebakaran TPA Cipayung Alarm Darurat Pengelolaan Sampah Nasional

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Resmi Dibuka, Ini Fasilitas dan Keunggulannya

21 Juli 2026
Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Kronis Sering Tak Bergejala di Awal, Ini Penjelasan Dokter dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

21 Juli 2026
IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

IHSG Kembali Tembus Level 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor Penguatan

21 Juli 2026
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Level 4.049 hingga 4.081

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3973 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    568 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya