koranindopos.com – Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, mendapat mandat khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk mewakili Indonesia dalam pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan, Minggu (18/5) lalu.
Kehadiran Cak Imin dalam peristiwa penting umat Katolik dunia ini disambut hangat dan dianggap sebagai simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Indonesia. Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan bahwa kehadiran Muhaimin membawa pesan penting tentang kerukunan dan perdamaian, tidak hanya untuk dalam negeri tetapi juga untuk dunia internasional.
“Hadirnya Gus Muhaimin Iskandar dalam acara pelantikan memberikan makna tersendiri. Beliau hadir mewakili Republik Indonesia untuk menyampaikan ucapan langsung dari pemerintah Indonesia,” kata Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).
Daniel menyebut kehadiran Cak Imin merupakan wujud nyata dari semangat keberagaman dan keharmonisan yang dijunjung tinggi di Indonesia. Ia juga mengaitkan momen ini dengan simbol toleransi yang sudah lama menjadi kebanggaan bangsa, seperti terowongan silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta.
“Salah satu simbol keberagaman dan keharmonisan yang ditunjukkan Indonesia adalah kedua tempat ibadah Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berdampingan bahkan terhubung dengan ‘terowongan silaturahmi’,” tambahnya.
Daniel menegaskan bahwa Cak Imin membawa pesan kuat dari Indonesia untuk dunia: perdamaian harus dijaga dan peperangan harus dihindari. Ia berharap Paus Leo XIV dapat menjadi pemimpin yang menyuarakan keadilan, menentang penjajahan, dan membawa keteduhan di tengah gejolak global.
“Gus Imin menyampaikan pesan perdamaian bagi dunia. Bahwa peperangan tidak ada yang membawa kebaikan, yang ada hanya penderitaan, kesengsaraan, dan ketakutan,” jelas Daniel.
Pelantikan Paus Leo XIV digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dan menjadi momen bersejarah yang mempererat hubungan antara Indonesia dan Takhta Suci.(dhil)










