Senin, 8 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Edukatif & Inspiratif

Distinction dari Edinburgh, Solusi untuk Indonesia: Ipda Haidar Usulkan Pendekatan Baru Hadapi Kemacetan

Editor : Akula oleh Editor : Akula
4 Desember 2025
in Edukatif & Inspiratif
A A
0
Distinction dari Edinburgh, Solusi untuk Indonesia: Ipda Haidar Usulkan Pendekatan Baru Hadapi Kemacetan
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta – Upaya Indonesia membangun sistem transportasi yang lebih tertib dan efisien mendapatkan angin segar dari prestasi seorang perwira muda Korlantas Polri, Ipda M. Haidar Yaafi, S.Tr.K., M.Sc. Sepulang dari Inggris Raya, Haidar membawa pulang bukan hanya gelar akademik, tetapi juga serangkaian rekomendasi teknis dan kebijakan yang disusun berdasarkan riset mendalam di salah satu kampus elit dunia, University of Edinburgh, Skotlandia.

Di kampus yang dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi transportasi di Eropa itu, Haidar berhasil menuntaskan studi Master of Science (M.Sc.) in Transport Planning and Engineering dengan predikat Distinction, pengakuan akademik tertinggi yang setara Cumlaude dalam sistem pendidikan Indonesia. Pencapaian tersebut menempatkannya sebagai salah satu perwira muda Polri yang kini memiliki basis keilmuan kuat dalam perencanaan transportasi modern berbasis penelitian.

Bagi Haidar, capaian ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Sejak kecil ia mencatat jejak prestasi yang konsisten, mulai dari meraih nilai Ujian Nasional terbaik tingkat SD di daerahnya hingga aktif mewakili Indonesia dalam kegiatan Pramuka internasional saat SMP. Ketika menempuh pendidikan di SMAT Krida Nusantara Bandung, ia terpilih mengikuti program pertukaran pelajar ke Australia, pengalaman yang kemudian membuka pandangannya terhadap sistem transportasi publik negara lain. Momentum itu berlanjut ketika ia masuk Akademi Kepolisian dan lulus sebagai perwira Polri sebelum akhirnya lolos seleksi beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan magister di Inggris.

IMG 20251204 WA0003 1 - Distinction dari Edinburgh, Solusi untuk Indonesia: Ipda Haidar Usulkan Pendekatan Baru Hadapi Kemacetan

Artikel Terkait

Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026

Kementerian Hukum Buka Beasiswa S2 dan S3 untuk PNS, Kuliah Bisa Sambil Bekerja

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

 

Selama menempuh studi, Haidar memfokuskan penelitian tugas akhirnya pada isu kemacetan—problem yang ia nilai tidak hanya membebani masyarakat tetapi juga menghambat produktivitas nasional. Ia menilai bahwa kompleksitas kemacetan di kota-kota besar Indonesia menuntut pendekatan yang tidak sekadar bertumpu pada pembangunan infrastruktur jalan, melainkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku pengguna jalan, kebijakan pemerintah, serta kualitas layanan transportasi publik.

Melalui penelitiannya, Haidar memetakan tiga sektor utama yang saling berkelindan dalam menciptakan kemacetan: kebijakan penggunaan kendaraan, fasilitas umum, dan budaya masyarakat. Menurutnya, strategi pengendalian kendaraan pribadi tidak akan efektif tanpa diimbangi penguatan transportasi publik yang terintegrasi. Selain itu, perubahan perilaku pengguna jalan menjadi faktor yang sering diabaikan padahal memiliki dampak signifikan dalam membentuk pola mobilitas harian.

“Pendekatan Transport Planning and Engineering memberi kami sudut pandang yang lebih utuh, menggabungkan kebijakan, teknologi, hingga aspek sosial,” ujar Haidar. Ia menambahkan bahwa konsep yang ia susun selama penelitian bukan hanya bersifat akademik, tetapi dirancang agar dapat diaplikasikan dalam kerangka kerja Korlantas Polri. “Harapannya, rumusan-rumusan ini dapat diterapkan di Korlantas Polri untuk menghadirkan sistem lalu lintas yang modern, aman, dan berkeselamatan,” imbuhnya.

Sepulang dari Edinburgh, Haidar tengah menyiapkan serangkaian pemetaan strategis yang diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi internal bagi peningkatan kualitas pengelolaan lalu lintas di Indonesia. Riset yang ia lakukan juga membuka ruang untuk kolaborasi antara lembaga akademik internasional dengan institusi kepolisian, sebuah langkah yang menurutnya penting untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan perkembangan global.

Keberhasilan Haidar mendapatkan predikat tertinggi di kancah akademik internasional disambut apresiasi dari lingkungan Polri. Dedikasinya menempuh pendidikan di luar negeri dianggap sebagai cerminan komitmen perwira muda dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan memperkaya perspektif institusi. Kiprahnya juga menjadi inspirasi bagi perwira-perwira lain untuk terus meningkatkan kemampuan di berbagai bidang strategis, terutama di sektor transportasi yang setiap hari bersinggungan langsung dengan kepentingan publik.

Prestasi tersebut menjadi pengingat bahwa perbaikan sistem transportasi tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada riset, inovasi, dan keberanian generasi muda menghadirkan cara pandang baru. Melalui pemahaman akademik yang ia bawa pulang dari Inggris, Ipda Haidar membuka peluang bagi lahirnya pendekatan baru yang lebih menyeluruh dalam menghadapi kemacetan—salah satu tantangan terbesar Indonesia saat ini. (Brg/Kul)

.

Topik: Ipda M. Haidar Yaafi

TerkaitBerita

Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026
Edukatif & Inspiratif

Pendaftaran Beasiswa S1/D4 Guru Kemendikdasmen Diperpanjang hingga 19 Juni 2026

oleh Editor : Affandy
7 Juni 2026
Kementerian Hukum Buka Beasiswa S2 dan S3 untuk PNS, Kuliah Bisa Sambil Bekerja
Edukatif & Inspiratif

Kementerian Hukum Buka Beasiswa S2 dan S3 untuk PNS, Kuliah Bisa Sambil Bekerja

oleh Editor : Affandy
5 Juni 2026
BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi
Edukatif & Inspiratif

BRIN Buka Peluang Magang dan Pendidikan Riset bagi Mahasiswa, Fokus pada Semikonduktor dan Nanoteknologi

oleh Editor : Affandy
4 Juni 2026
Pemerintah Targetkan Tuntaskan 645 Ribu Anak Tidak Sekolah pada 2045, Kemendikdasmen Siapkan Sejumlah Langkah Strategis
Edukatif & Inspiratif

Pemerintah Targetkan Tuntaskan 645 Ribu Anak Tidak Sekolah pada 2045, Kemendikdasmen Siapkan Sejumlah Langkah Strategis

oleh Editor : Affandy
3 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah

Saham-Saham Big Bank Kompak Melemah, IHSG Dibuka di Zona Merah

8 Juni 2026
RI Diproyeksikan Kena Tarif Final AS 18 Persen, Berlaku Bertahap Mulai 24 Juli 2026

RI Diproyeksikan Kena Tarif Final AS 18 Persen, Berlaku Bertahap Mulai 24 Juli 2026

8 Juni 2026
Sony FlexStrike Resmi Meluncur, Fight Stick Nirkabel Pertama PlayStation untuk Gamer Fighting Profesional

Sony FlexStrike Resmi Meluncur, Fight Stick Nirkabel Pertama PlayStation untuk Gamer Fighting Profesional

8 Juni 2026
Toyota Alphard XE 2026, MPV Premium dengan Interior Mewah dan Harga Lebih Terjangkau

Toyota Alphard XE 2026, MPV Premium dengan Interior Mewah dan Harga Lebih Terjangkau

8 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3454 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    352 shares
    Share 141 Tweet 88
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Toyota Innova Crysta: MPV Premium Bermesin Tangguh dengan Kabin Luas dan Nyaman

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya