<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekonomi &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/ekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2026 07:24:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Ekonomi &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IHSG Ditutup Menguat 0,50%, Simak Rekomendasi Saham ANTM hingga KLBF untuk Perdagangan Hari Ini</title>
		<link>https://koranindopos.com/ihsg-ditutup-menguat-050-simak-rekomendasi-saham-antm-hingga-klbf-untuk-perdagangan-hari-ini/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/ihsg-ditutup-menguat-050-simak-rekomendasi-saham-antm-hingga-klbf-untuk-perdagangan-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 07:24:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[antm]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124965</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Rabu (5/8/2026) di zona hijau dengan kenaikan 0,50% ke level 6.351,14. Penguatan ini terjadi di tengah masih berlanjutnya aksi jual bersih (net sell) investor asing, sementara mayoritas sektor saham mencatatkan kinerja positif. Kenaikan IHSG terutama ditopang oleh menguatnya saham PT DCI Indonesia Tbk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Rabu (5/8/2026) di zona hijau dengan kenaikan 0,50% ke level 6.351,14. Penguatan ini terjadi di tengah masih berlanjutnya aksi jual bersih (net sell) investor asing, sementara mayoritas sektor saham mencatatkan kinerja positif.</p>
<p>Kenaikan IHSG terutama ditopang oleh menguatnya saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Namun, laju penguatan indeks tertahan oleh pelemahan saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).</p>
<p>Meskipun indeks berhasil menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp187,59 miliar di pasar reguler dan Rp182,77 miliar di seluruh pasar.</p>
<p>Pergerakan sektoral menunjukkan sembilan dari sebelas sektor berhasil ditutup di zona hijau. Sektor kesehatan menjadi pemimpin penguatan setelah naik 2,35%, didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap saham-saham farmasi dan layanan kesehatan.</p>
<p>Sebaliknya, sektor infrastruktur menjadi sektor dengan kinerja terlemah setelah terkoreksi 0,99%, sementara sektor lainnya masih mampu mencatatkan penguatan yang menopang pergerakan IHSG.</p>
<p>Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,49%, sedangkan S&amp;P 500 turun 0,17% dan Nasdaq Composite melemah 0,83%. Kondisi tersebut mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global serta arah kebijakan suku bunga.</p>
<p>Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui daftar High Shareholding Concentration (HSC) dengan menambahkan tiga emiten, yakni ALKA, AGAR, dan BKDP. Dengan penambahan tersebut, total saham yang masuk dalam daftar HSC kini mencapai 53 emiten. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan memberikan informasi tambahan kepada investor mengenai konsentrasi kepemilikan saham.</p>
<p>Di sisi lain, indikator pasar Indonesia di luar negeri masih menunjukkan tekanan. ETF Indonesia (EIDO) tercatat melemah 0,16%, sedangkan MSCI Indonesia turun lebih dalam sebesar 0,97%.</p>
<p>Dari sisi fundamental emiten, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026. Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp67,96 triliun atau tumbuh 6,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>
<p>Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan penjualan makanan yang mencapai Rp48,58 triliun serta penjualan produk nonmakanan sebesar Rp19,37 triliun. Selain itu, ekspansi jaringan gerai, meningkatnya transaksi melalui aplikasi Alfagift, serta perubahan pola belanja masyarakat dari supermarket ke minimarket turut menjadi pendorong pertumbuhan.</p>
<p>Walaupun beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp52,80 triliun, AMRT tetap membukukan laba bruto sebesar Rp15,15 triliun dengan marjin laba bruto 22,30%.</p>
<p>Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga naik 7,50% menjadi Rp2,03 triliun berkat efisiensi operasional dan bertambahnya skala bisnis perusahaan.</p>
<p>PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) melanjutkan strategi ekspansi dengan membangun pabrik frozen dough di Tangerang Selatan. Fasilitas produksi tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus hingga September 2026 dengan kapasitas mencapai ratusan ribu adonan beku per hari.</p>
<p>Pembangunan pabrik yang menelan investasi sekitar Rp15 miliar tersebut dibiayai dari dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mempercepat pengembangan bisnis Fore Donut.</p>
<p>Perseroan menargetkan jumlah gerai Fore Donut meningkat dari 10 gerai pada semester pertama menjadi sekitar 30 gerai hingga akhir tahun 2026. Meski kontribusinya terhadap total pendapatan tahun ini masih diperkirakan sekitar 5%, porsinya diyakini akan meningkat setelah pabrik beroperasi secara penuh.</p>
<p>Kabar positif juga datang dari PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) yang memutuskan membagikan dividen tunai interim sebesar Rp20 per saham dengan total nilai sekitar Rp76 miliar.</p>
<p>Pembagian dividen tersebut didukung oleh lonjakan laba bersih semester pertama 2026 sebesar 40,10% menjadi Rp183,89 miliar. Perseroan juga memiliki saldo laba ditahan sebesar Rp738,10 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp894,63 miliar.</p>
<p>Nilai dividen interim tersebut setara sekitar 41,33% dari laba bersih semester pertama 2026. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026, sedangkan pembayaran dividen akan dilakukan pada 4 September 2026.</p>
<p>Dengan harga penutupan saham MARK di level Rp1.095, dividend yield yang ditawarkan mencapai sekitar 1,83%.</p>
<p>Sejumlah analis merekomendasikan beberapa saham yang dinilai masih memiliki potensi melanjutkan penguatan berdasarkan analisis teknikal.</p>
<p>Untuk saham <strong>ANTM</strong>, investor dapat mempertimbangkan area beli di kisaran <strong>Rp3.050–Rp3.070</strong> dengan target harga <strong>Rp3.110–Rp3.160</strong> dan batas stop loss di <strong>Rp2.900</strong>.</p>
<p>Saham <strong>BRMS</strong> direkomendasikan beli pada kisaran <strong>Rp595–Rp610</strong>, dengan target <strong>Rp620–Rp630</strong> dan stop loss <strong>Rp565</strong>.</p>
<p>Selanjutnya, <strong>ENRG</strong> dinilai menarik di area <strong>Rp1.320–Rp1.330</strong> dengan target <strong>Rp1.375–Rp1.400</strong> serta stop loss di <strong>Rp1.240</strong>.</p>
<p>Untuk sektor kesehatan, <strong>KLBF</strong> direkomendasikan beli pada kisaran <strong>Rp790–Rp795</strong>, dengan target harga <strong>Rp810–Rp820</strong> dan stop loss <strong>Rp750</strong>.</p>
<p>Sementara itu, <strong>ARCI</strong> direkomendasikan beli pada level <strong>Rp1.140–Rp1.150</strong>, dengan target <strong>Rp1.170–Rp1.195</strong> serta stop loss di <strong>Rp1.075</strong>.</p>
<p>Meski demikian, seluruh rekomendasi tersebut bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Investor tetap disarankan melakukan analisis secara menyeluruh serta menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.(Dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/ihsg-ditutup-menguat-050-simak-rekomendasi-saham-antm-hingga-klbf-untuk-perdagangan-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPD dan BPR Dinilai Bisa Saling Lengkapi, Asbanda Ingatkan Pentingnya Kelola Risiko</title>
		<link>https://koranindopos.com/bpd-dan-bpr-dinilai-bisa-saling-lengkapi-asbanda-ingatkan-pentingnya-kelola-risiko/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bpd-dan-bpr-dinilai-bisa-saling-lengkapi-asbanda-ingatkan-pentingnya-kelola-risiko/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 14:05:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Pembangunan Daerah (BPD)]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Perekonomian Rakyat (BPR)]]></category>
		<category><![CDATA[BPR Syariah (BPRS)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124914</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta – Kerja sama antara Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) maupun BPR Syariah (BPRS) dinilai memiliki peluang untuk memperluas layanan keuangan, terutama bagi masyarakat di sektor mikro. Namun, kolaborasi tersebut perlu dibangun dengan tata kelola yang baik agar tidak memunculkan risiko baru. Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta –</strong> Kerja sama antara Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) maupun BPR Syariah (BPRS) dinilai memiliki peluang untuk memperluas layanan keuangan, terutama bagi masyarakat di sektor mikro. Namun, kolaborasi tersebut perlu dibangun dengan tata kelola yang baik agar tidak memunculkan risiko baru.</p>
<p>Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang juga Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan masing-masing lembaga memiliki keunggulan yang dapat saling melengkapi. Menurutnya, BPR dan BPRS lebih dekat dengan pelaku usaha mikro, sementara BPD memiliki sumber daya yang lebih besar untuk mendukung pengembangan layanan.</p>
<p>&#8220;Tetapi yang penting adalah kita letakkan dalam satu struktur yang tepat. Kalau dibandingkan BPD atau BPRNS, kalau dibandingkan BPR atau BPRNS itu kan relatif memiliki sumber daya yang baik. BPR ataupun BPRS itu memiliki kedekatan dengan pasar mikro,&#8221; kata Agus dalam siaran pers, Rabu (5/8/2026).</p>
<p>Agus menjelaskan sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kerja sama, seperti pengembangan layanan digital, penyediaan konten, hingga pemanfaatan jaringan atau channel yang dimiliki masing-masing lembaga. Dengan cara itu, layanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih luas dan efisien.</p>
<p>Meski begitu, ia mengingatkan agar kerja sama tidak dijadikan sarana untuk memindahkan beban risiko kredit dari satu lembaga ke lembaga lainnya. Menurutnya, setiap bentuk kolaborasi harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.</p>
<p>&#8220;Tapi yang lebih penting dari itu menurut saya eh jangan sampai menggeser risiko dari satu lembaga ke lembaga lain. Kenapa? Karena gini, bentuk bentuk kolaborasinya atau keterbukaannya itu sebenarnya bisa ke model digital, konten, channel, gitu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Agus menambahkan, pemahaman terhadap karakter dan rekam jejak nasabah menjadi faktor penting sebelum kerja sama dijalankan. Dengan mengenali profil peminjam secara baik, setiap lembaga dapat mengukur risiko kredit secara lebih akurat sehingga kemitraan yang dibangun bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.</p>
<p>&#8220;Nah, di dalam konsep ini, pembangunan daerah harus kita tahu dan paham akan lain dari borrower-nya. Sehingga eh risikonya tidak bisa diukur dengan baik. Jadi pada prinsipnya kerja sama ini sangat baik untuk kedua belah pihak,&#8221; tutup Agus. (BRG/Kul)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bpd-dan-bpr-dinilai-bisa-saling-lengkapi-asbanda-ingatkan-pentingnya-kelola-risiko/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum Asbanda: KUB Harus Jadi Wadah Kolaborasi BPD, Bukan Sekadar Penuhi Modal</title>
		<link>https://koranindopos.com/ketum-asbanda-kub-harus-jadi-wadah-kolaborasi-bpd-bukan-sekadar-penuhi-modal/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/ketum-asbanda-kub-harus-jadi-wadah-kolaborasi-bpd-bukan-sekadar-penuhi-modal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 13:03:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Asbanda]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda)]]></category>
		<category><![CDATA[Bank jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124909</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta  – Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang juga Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menilai pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) seharusnya tidak hanya dipahami sebagai cara memenuhi ketentuan modal perbankan. Menurutnya, KUB perlu dimanfaatkan sebagai wadah kerja sama antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar bisa berkembang bersama. Agus mengatakan, fokus utama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta  –</strong> Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang juga Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menilai pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) seharusnya tidak hanya dipahami sebagai cara memenuhi ketentuan modal perbankan. Menurutnya, KUB perlu dimanfaatkan sebagai wadah kerja sama antar-Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar bisa berkembang bersama.</p>
<p>Agus mengatakan, fokus utama KUB saat ini adalah membangun fondasi yang kuat sebelum mengejar pertumbuhan bisnis. Hal itu mencakup penyusunan tata kelola, penguatan manajemen risiko, sistem teknologi, keamanan siber, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).</p>
<p>&#8220;KUB ini merupakan platform kolaborasi yang baik, tidak sekedar dalam rangka pemenuhan modal. Tetapi di tahap awal, karena ini juga baru ya KUB ini, di tahap awal itu yang harus dibangun adalah fundamental dari KUB-nya sendiri. Apa itu? Tata kelola, manajemen risikonya, mengenai sistemnya, mengenai cyber security-nya, mengenai people, dan sebagainya,&#8221; kata Agus dalam siaran pers, Rabu (5/8/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam jangka pendek, keberhasilan KUB tidak diukur dari besarnya keuntungan atau peningkatan bisnis. Yang lebih penting adalah menyamakan standar dan memperkuat kesiapan seluruh bank anggota agar dapat bekerja sama dengan lebih efektif.<br />
Agus menilai kolaborasi ini juga dapat membantu BPD menghemat biaya. Misalnya, pengembangan teknologi informasi maupun pelatihan SDM dapat dilakukan bersama sehingga tidak perlu ditanggung sendiri oleh masing-masing bank.</p>
<p>&#8220;Jadi tadi bukan sekadar pemenuhan syarat pemenuhan tetapi untuk membangun satu teknologi itu juga kayaknya enggak. Iya. Membangun satu eh SDM yang unggul itu juga enggak. Iya. Jadi kalau itu dikerjakan bersama itu bisa jadi efisiensi. Oke. Itu yang eh membuat kolaborasi atau kau ini lepas keberada,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski begitu, Agus mengakui masih ada sejumlah tantangan dalam membangun KUB. Di antaranya perbedaan visi para pemegang saham, kesiapan modal, teknologi dan SDM yang belum merata, kekhawatiran sebagian BPD kehilangan identitas daerah, hingga pembagian biaya operasional pada tahap awal kerja sama.</p>
<p>Karena itu, ia menekankan pentingnya membangun tata kelola yang jelas serta menyelesaikan proyek-proyek kolaborasi sejak awal. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota sebelum kerja sama diperluas ke bidang lain. (BRG/Kul)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/ketum-asbanda-kub-harus-jadi-wadah-kolaborasi-bpd-bukan-sekadar-penuhi-modal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.300, Investor Sambut Positif Awal Perdagangan</title>
		<link>https://koranindopos.com/ihsg-dibuka-menguat-ke-level-6-300-investor-sambut-positif-awal-perdagangan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/ihsg-dibuka-menguat-ke-level-6-300-investor-sambut-positif-awal-perdagangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 08:15:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124869</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (6/8/2026) dengan pergerakan positif. Sejak bel pembukaan dibunyikan, indeks langsung melesat ke zona hijau dan bertahan di kisaran level 6.300, mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar pada awal sesi perdagangan. Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.05 WIB, IHSG berada di posisi 6.362,49 atau naik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> </strong>&#8211; <strong>Jakarta</strong> – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (6/8/2026) dengan pergerakan positif. Sejak bel pembukaan dibunyikan, indeks langsung melesat ke zona hijau dan bertahan di kisaran level 6.300, mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar pada awal sesi perdagangan.</p>
<p>Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.05 WIB, IHSG berada di posisi 6.362,49 atau naik 11,35 poin setara 0,18% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan tersebut menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat meski pasar masih dibayangi berbagai sentimen ekonomi global maupun domestik.</p>
<p>Sepanjang awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.388,20, sementara level terendah tercatat di 6.356,57. Pergerakan ini mengindikasikan bahwa indeks masih bergerak dalam tren positif meski volatilitas tetap mewarnai aktivitas transaksi.</p>
<p>Dari sisi pergerakan saham, mayoritas emiten berhasil mencatatkan kenaikan. Sebanyak 268 saham menguat, 219 saham bergerak stagnan, dan 201 saham mengalami pelemahan. Kondisi tersebut menunjukkan sentimen pasar cenderung lebih optimistis pada awal perdagangan.</p>
<p>Aktivitas transaksi juga berlangsung cukup ramai. Volume perdagangan mencapai sekitar **3,21 miliar saham dengan nilai transaksi atau turnover sebesar Rp1,35 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 186.474 kali transaksi, menandakan tingginya aktivitas investor sejak pembukaan pasar.</p>
<p>Meski memulai perdagangan hari ini dengan penguatan, kinerja IHSG secara keseluruhan masih menghadapi tekanan. Secara year-to-date (YtD), indeks masih mencatatkan pelemahan sekitar 26,42% dibandingkan posisi awal tahun. Sementara secara tahunan (year-on-year), IHSG masih terkoreksi 7,85%.</p>
<p>Penguatan pada awal perdagangan ini menjadi sinyal positif bagi pasar modal Indonesia, meskipun investor diperkirakan masih akan mencermati berbagai faktor yang dapat memengaruhi arah pergerakan indeks sepanjang hari. Perkembangan kondisi ekonomi global, kebijakan bank sentral, nilai tukar rupiah, hingga sentimen dari pasar regional diperkirakan tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar.</p>
<p>Analis menilai, apabila tekanan eksternal mulai mereda dan aliran dana asing kembali masuk ke pasar domestik, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. Namun, volatilitas diperkirakan masih akan tinggi sehingga investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham dan memperhatikan manajemen risiko dalam setiap keputusan investasi.(dhil/dtk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/ihsg-dibuka-menguat-ke-level-6-300-investor-sambut-positif-awal-perdagangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadirkan 100 Ribu Produk Baru Dari Sekitar 500 Perusahaan Global</title>
		<link>https://koranindopos.com/hadirkan-100-ribu-produk-baru-dari-sekitar-500-perusahaan-global/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/hadirkan-100-ribu-produk-baru-dari-sekitar-500-perusahaan-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 07:40:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[500 Perusahaan Global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124849</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Pameran bisnis internasional Jakarta International Baby Product &#38; Toys Expo and Indonesian Stationery Expo (IBTE) 2026 akan digelar pada 19–22 Agustus 2026. Ajang tersebut akan diselenggarakan  di Hall B dan Hall C, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Gelaran itu menjadi wadah bagi pelaku industri produk bayi, mainan, alat tulis, dan lisensi kekayaan intelektual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA – Pameran bisnis internasional Jakarta International Baby Product &amp; Toys Expo and Indonesian Stationery Expo (IBTE) 2026 akan digelar pada 19–22 Agustus 2026. Ajang tersebut akan diselenggarakan  di Hall B dan Hall C, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Gelaran itu menjadi wadah bagi pelaku industri produk bayi, mainan, alat tulis, dan lisensi kekayaan intelektual (IP Licensing) untuk menyasar pasar yang tepat.</p>
<p>Ketua Umum Asosiasi Mainan Indonesia Sutjiadi Lukas menyampaikan bahwa IBTE 2026 akan menghadirkan ribuan produk dari berbagai negara, termasuk lebih dari 100.000 produk baru. Jumlah itu terbagi ke dalam lima kategori utama, yaitu Trendy Toys, Toys, Baby Product, Stationery, dan IP Licensing.</p>
<p>Pameran itu melibatkan lebih dari 500 perusahaan global melalui lebih dari 1.000 <em>booth</em>, dengan target lebih dari 40 ribu pembeli profesional internasional. Pesertanya terdiri dari produsen, distributor, importir, pemilik merek, serta pelaku industri produk bayi dan mainan dari berbagai negara.</p>
<p>Menurut Sutjiadi, Selain menjadi ajang promosi produk, pameran ini juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi bisnis lintas negara, memperkuat daya saing industri, serta membuka peluang investasi dan perdagangan bagi pelaku usaha di sektor produk bayi, mainan, alat tulis, dan lisensi merek. <strong>((rls/why)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/hadirkan-100-ribu-produk-baru-dari-sekitar-500-perusahaan-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Antam Melonjak Rp50.000 per Gram, Tembus Rp2.679.000 Hari Ini</title>
		<link>https://koranindopos.com/harga-emas-antam-melonjak-rp50-000-per-gram-tembus-rp2-679-000-hari-ini/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/harga-emas-antam-melonjak-rp50-000-per-gram-tembus-rp2-679-000-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 07:32:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Antam]]></category>
		<category><![CDATA[harga emas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124855</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Setelah sempat bergejolak sehari sebelumnya, harga emas Antam 24 karat kini naik Rp50.000 per gram dan mencapai Rp2.679.000 per gram, menjadi salah satu kenaikan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> </strong>&#8211; <strong>Jakarta</strong> – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Setelah sempat bergejolak sehari sebelumnya, harga emas Antam 24 karat kini naik Rp50.000 per gram dan mencapai Rp2.679.000 per gram, menjadi salah satu kenaikan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan yang sudah terlihat sejak Rabu (5/8/2026). Saat itu, harga emas sempat turun Rp4.000 menjadi Rp2.599.000 per gram pada pagi hari, namun berbalik menguat tajam pada sore harinya hingga naik Rp30.000 menjadi Rp2.629.000 per gram.</p>
<p>Dengan tambahan kenaikan Rp50.000 hari ini, harga emas Antam telah melonjak total Rp80.000 per gram hanya dalam waktu sekitar satu hari.</p>
<p>Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami kenaikan yang lebih besar.</p>
<p>Harga buyback tercatat naik Rp90.000 per gram menjadi Rp2.490.000 per gram. Harga ini merupakan nilai yang diberikan Antam kepada masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan miliknya.</p>
<p>Pergerakan harga buyback yang lebih tinggi menunjukkan meningkatnya nilai transaksi logam mulia di tengah kondisi pasar yang sedang berfluktuasi.</p>
<p>Berdasarkan data Logam Mulia Antam, selama sepekan terakhir harga emas bergerak pada kisaran Rp2.599.000 hingga Rp2.679.000 per gram.</p>
<p>Sementara dalam periode satu bulan terakhir, harga emas juga berada pada rentang yang sama, menunjukkan tren penguatan yang cukup tajam menjelang awal Agustus 2026.</p>
<p>Kondisi ini membuat emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diperhatikan masyarakat, terutama sebagai aset lindung nilai (safe haven) ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.</p>
<p>Berikut rincian harga emas Antam pada Kamis (6/8/2026):</p>
<p>0,5 gram: Rp1.389.500<br />
1 gram: Rp2.679.000<br />
2 gram: Rp5.298.000<br />
3 gram: Rp7.922.000<br />
5 gram: Rp13.170.000<br />
10 gram: Rp26.285.000<br />
25 gram: Rp65.587.000<br />
50 gram: Rp131.095.000<br />
100 gram: Rp262.112.000<br />
250 gram: Rp655.015.000<br />
500 gram: Rp1.309.820.000<br />
1.000 gram (1 kg): Rp2.619.600.000<br />
Ketentuan Pajak Pembelian Emas</p>
<p>Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,9 persen.</p>
<p>Namun, pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh tarif pajak lebih rendah, yakni 0,45 persen, sehingga transaksi menjadi lebih efisien.</p>
<p>Lonjakan harga emas Antam dalam dua hari terakhir menunjukkan tingginya minat pasar terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan perkembangan harga secara berkala serta mempertimbangkan tujuan investasi jangka panjang sebelum melakukan pembelian maupun penjualan emas.</p>
<p>Dengan harga yang kini menembus Rp2,679 juta per gram, emas Antam kembali mencetak level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir dan menjadi sorotan pelaku pasar maupun masyarakat yang ingin berinvestasi pada aset bernilai stabil.(dhil/dtk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/harga-emas-antam-melonjak-rp50-000-per-gram-tembus-rp2-679-000-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pameran Industri Manufaktur ILF IGT Expo 2026 Diikuti 14 Negara</title>
		<link>https://koranindopos.com/pameran-indutri-manufaktur-ilf-igt-expo-2026-diikuti-14-negara/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pameran-indutri-manufaktur-ilf-igt-expo-2026-diikuti-14-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 06:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[IGT Expo 2026]]></category>
		<category><![CDATA[ILF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124835</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA-Krista Exhibitions Group membuka Indo Leather &#38; Footwear (ILF) Expo 2026 dan Indo Garment &#38; Textile (IGT) Expo 2026 ke-19. Ajang bertema Jaya di Pasar Domestik, Unggul di Pasar Global itu digelar selama tiga hari, yakni mulai 5–7 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. CEO Krista Exhibitions Group Daud D. Salim mengatakan, ILF [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA-Krista Exhibitions Group membuka Indo Leather &amp; Footwear (ILF) Expo 2026 dan Indo Garment &amp; Textile (IGT) Expo 2026 ke-19. Ajang bertema Jaya di Pasar Domestik, Unggul di Pasar Global itu digelar selama tiga hari, yakni mulai 5–7 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.</p>
<p>CEO Krista Exhibitions Group Daud D. Salim mengatakan, ILF Expo dan IGT Expo 2026 menghadirkan 210 peserta, termasuk 50 pelaku UMKM lokal dan perusahaan dari 14 negara. Menurut Daud, pameran itu menjadi wadah strategis bagi pelaku industri untuk memperkenalkan inovasi produk, teknologi manufaktur, serta memperluas jejaring bisnis melalui business matching, seminar, dan forum industri.</p>
<p>&#8220;Melalui penyelenggaraan pameran ini kami ingin memperkuat daya saing industri manufaktur Indonesia, memperluas jaringan bisnis, mendorong investasi, mempercepat adopsi teknologi, meningkatkan ekspor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen di kawasan Asia,&#8221; kata Daud.</p>
<p>Selain menampilkan berbagai produk, bahan baku, mesin produksi, dan teknologi otomasi terbaru, rangkaian kegiatan ILF Expo dan IGT Expo 2026 juga meliputi Seminar Nasional AGTI, ILF–IGT Manufacturing Forum 2026, <em>fashion show</em>, <em>business matching</em>, serta <em>networking cocktail dinner</em>. Agenda tersebut mempertemukan produsen, buyer, investor, asosiasi, hingga mitra industri dari dalam maupun luar negeri untuk mendorong kolaborasi dan peluang investasi di sektor manufaktur Indonesia. <strong>(rls/why)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pameran-indutri-manufaktur-ilf-igt-expo-2026-diikuti-14-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Kreator untuk Bangun Ekosistem Halal Indonesia</title>
		<link>https://koranindopos.com/halal-indo-2026-perkuat-kolaborasi-industri-dan-kreator-untuk-bangun-ekosistem-halal-indonesia/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/halal-indo-2026-perkuat-kolaborasi-industri-dan-kreator-untuk-bangun-ekosistem-halal-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 02:20:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[halal indo 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124791</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Industri halal Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk dan layanan yang memenuhi standar halal. Tak lagi sekadar identik dengan aspek keagamaan, gaya hidup halal kini telah berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi modern yang mengedepankan kualitas, keamanan, dan kepercayaan konsumen. Untuk memperkuat ekosistem tersebut, Kementerian Perindustrian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="da71b916-3b47-4908-a845-491eb0ad3afc" data-is-intersecting="true"><strong data-start="98" data-end="109"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Industri halal Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk dan layanan yang memenuhi standar halal. Tak lagi sekadar identik dengan aspek keagamaan, gaya hidup halal kini telah berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi modern yang mengedepankan kualitas, keamanan, dan kepercayaan konsumen.</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-6a6b853a-0794-83ec-b3f9-2d4bbfd6dfde-44" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a6b853a-0794-83ec-b3f9-2d4bbfd6dfde-44" data-turn-id-container="request-6a6b853a-0794-83ec-b3f9-2d4bbfd6dfde-44" data-testid="conversation-turn-92" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="b6ae8883-fdac-409a-89d0-c3d8e8b10f77" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="472" data-end="885">Untuk memperkuat ekosistem tersebut, <strong data-start="509" data-end="557">Kementerian Perindustrian Republik Indonesia</strong> bersama <strong data-start="566" data-end="591">PT Dyandra Promosindo</strong> menggelar <strong data-start="602" data-end="639">Halal Leaders &amp; Creator Gathering</strong> pada 4 Agustus 2026 di Kementerian Perindustrian. Mengusung tema <strong data-start="705" data-end="764">&#8220;Connecting the People Behind Indonesia&#8217;s Halal Future&#8221;</strong>, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, media, hingga para kreator konten.</p>
<p data-start="929" data-end="1177">Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, <strong data-start="1041" data-end="1070">Adie Rochmanto Pandiangan</strong>, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat industri halal dunia.</p>
<p data-start="1179" data-end="1355">Menurutnya, pada tahun 2023 jumlah penduduk Muslim Indonesia mencapai sekitar <strong data-start="1257" data-end="1276">242,6 juta jiwa</strong>, dengan potensi belanja halal yang diperkirakan mencapai <strong data-start="1334" data-end="1354">Rp11.182 triliun</strong>.</p>
<p data-start="1357" data-end="1602">&#8220;Potensi tersebut menjadi modal besar untuk memperkuat industri halal nasional, mulai dari meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat rantai pasok halal dari hulu hingga hilir, hingga mendorong lahirnya inovasi produk bernilai tambah,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1604" data-end="1779">Adie menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri halal global.</p>
<p data-start="1832" data-end="2085">Dalam kesempatan tersebut, Adie juga menyoroti pentingnya peran kreator digital dalam membentuk tren konsumsi masyarakat. Menurutnya, influencer dan content creator kini memiliki pengaruh besar dalam memperkenalkan gaya hidup halal kepada generasi muda.</p>
<p data-start="2087" data-end="2253">Ia menjelaskan bahwa kreator mampu mengubah berbagai informasi teknis mengenai industri halal menjadi narasi yang lebih sederhana, menarik, dan mudah dipahami publik.</p>
<p data-start="2255" data-end="2458">&#8220;Halal tidak hanya dipahami sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup modern. Karena itu, kami ingin mempertemukan inovasi industri dengan kreativitas para kreator,&#8221; katanya.</p>
<p data-start="2460" data-end="2638">Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi mengenai produk halal sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri.</p>
<p data-start="2678" data-end="2784">Kementerian Perindustrian mencatat perkembangan positif dalam implementasi sertifikasi halal di Indonesia.</p>
<p data-start="2786" data-end="2923">Hingga akhir triwulan II tahun 2024, telah diterbitkan hampir <strong data-start="2848" data-end="2877">2,8 juta sertifikat halal</strong> yang mencakup lebih dari <strong data-start="2903" data-end="2922">5,4 juta produk</strong>.</p>
<p data-start="2925" data-end="3218">Meski demikian, tingginya jumlah sertifikasi tersebut dinilai belum sepenuhnya diikuti peningkatan konsumsi produk halal lokal. Karena itu, pemerintah mendorong sinergi yang lebih erat antara pelaku industri, media, dan kreator digital untuk memperkuat kampanye penggunaan produk dalam negeri.</p>
<p data-start="3263" data-end="3449">Rangkaian acara juga menghadirkan talk show bertajuk <strong data-start="3316" data-end="3448">&#8220;Unlocking the Future of Halal Lifestyle Economy: Where Policy, Innovation, Beauty, and Influence Create Business Opportunities&#8221;</strong>.</p>
<p data-start="3451" data-end="3514">Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain:</p>
<ul data-start="3516" data-end="3670">
<li data-section-id="19twm8i" data-start="3516" data-end="3583">Dewi Setiawati dari Pusat Pemberdayaan Industri Halal Kemenperin,</li>
<li data-section-id="184keva" data-start="3584" data-end="3617">Temi Sumarlin, CEO Scarf Media,</li>
<li data-section-id="1evjd3f" data-start="3618" data-end="3670">Findi Novia, Head Branding Building Wardah Beauty.</li>
</ul>
<p data-start="3672" data-end="3847">Para pembicara membahas bagaimana sinergi kebijakan pemerintah, inovasi industri, kekuatan merek, serta strategi digital mampu menciptakan peluang bisnis baru di sektor halal.</p>
<p data-start="3891" data-end="4004">Untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta, acara turut menggandeng <strong data-start="3968" data-end="3978">Wardah</strong> sebagai mitra kolaborasi.</p>
<p data-start="4006" data-end="4085">Peserta mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai aktivitas interaktif seperti:</p>
<ul data-start="4087" data-end="4202">
<li data-section-id="qbml03" data-start="4087" data-end="4113">Personal Color Analysis,</li>
<li data-section-id="1bgdpru" data-start="4114" data-end="4142">Skin Check &amp; Consultation,</li>
<li data-section-id="kasbnj" data-start="4143" data-end="4174">Professional Portrait Corner,</li>
<li data-section-id="1klw5uc" data-start="4175" data-end="4202">Creator Interview Corner.</li>
</ul>
<p data-start="4204" data-end="4345">Fasilitas tersebut memungkinkan para kreator menghasilkan konten digital sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku industri halal nasional.</p>
<p data-start="4392" data-end="4536">Dalam acara tersebut juga diperkenalkan secara perdana konsep penyelenggaraan <strong data-start="4470" data-end="4535">Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026</strong>.</p>
<p data-start="4538" data-end="4676">Pameran berskala nasional itu dijadwalkan berlangsung pada <strong data-start="4597" data-end="4621">24–27 September 2026</strong> di <strong data-start="4625" data-end="4675">Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City</strong>.</p>
<p data-start="4678" data-end="4831">Halal Indo 2026 direncanakan hadir dengan skala yang lebih besar menggunakan tiga hall utama serta menghadirkan berbagai sektor industri halal, meliputi:</p>
<ul data-start="4833" data-end="4973">
<li data-section-id="xq39yt" data-start="4833" data-end="4855">makanan dan minuman,</li>
<li data-section-id="244wk4" data-start="4856" data-end="4873">modest fashion,</li>
<li data-section-id="l7lp65" data-start="4874" data-end="4885">kosmetik,</li>
<li data-section-id="qi4lnr" data-start="4886" data-end="4896">farmasi,</li>
<li data-section-id="vf9y5f" data-start="4897" data-end="4923">pariwisata ramah muslim,</li>
<li data-section-id="1i2b6ve" data-start="4924" data-end="4973">hingga berbagai inovasi industri halal lainnya.</li>
</ul>
<p data-start="4975" data-end="5232" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui penyelenggaraan Halal Indo 2026, pemerintah bersama pelaku industri berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mempercepat pertumbuhan ekosistem halal Indonesia yang semakin inovatif, kompetitif, dan mampu bersaing di pasar global.(dhil)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/halal-indo-2026-perkuat-kolaborasi-industri-dan-kreator-untuk-bangun-ekosistem-halal-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Triwulan II-2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penggerak Utama</title>
		<link>https://koranindopos.com/bps-ekonomi-indonesia-tumbuh-529-persen-pada-triwulan-ii-2026-konsumsi-rumah-tangga-jadi-penggerak-utama/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bps-ekonomi-indonesia-tumbuh-529-persen-pada-triwulan-ii-2026-konsumsi-rumah-tangga-jadi-penggerak-utama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 01:26:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124809</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada triwulan II-2026, ekonomi nasional tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,12 persen. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA</strong> – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada triwulan II-2026, ekonomi nasional tumbuh <strong>5,29 persen</strong> secara tahunan (<em>year-on-year/y-on-y</em>), lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai <strong>5,12 persen</strong>.</p>
<p>Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, didukung berbagai kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.</p>
<p>&#8220;Konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan sumber pertumbuhan mencapai 2,67 persen dan tumbuh 5,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,&#8221; ujar Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).</p>
<p>Menurutnya, peningkatan konsumsi masyarakat didorong naiknya pengeluaran per kapita, terutama pada sektor hotel dan restoran, keberhasilan pengendalian inflasi, serta berbagai stimulus pemerintah seperti pemberian diskon tiket transportasi selama libur sekolah dan pembayaran gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta para pensiunan.</p>
<p>Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi nasional juga ditopang oleh meningkatnya investasi dan belanja pemerintah.</p>
<p>BPS mencatat <strong>Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB)</strong> tumbuh <strong>6,87 persen</strong> secara tahunan, didorong peningkatan investasi swasta maupun pemerintah.</p>
<p>Sementara itu, konsumsi pemerintah mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni <strong>15,97 persen</strong> dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p>Menurut Edy, peningkatan tersebut dipengaruhi percepatan realisasi belanja pegawai, pembayaran gaji ke-13, percepatan pembayaran tenaga pendidik non-PNS, peningkatan belanja barang dan jasa, hingga penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Meningkatnya aktivitas masyarakat juga tercermin dari sektor pariwisata dan jasa.</p>
<p>BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai <strong>51,29 persen</strong>, meningkat dibandingkan triwulan II-2025 yang sebesar <strong>48,42 persen</strong>.</p>
<p>Kondisi tersebut turut mendorong pertumbuhan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh <strong>10,60 persen</strong>, sejalan dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat dan berkembangnya layanan jasa boga.</p>
<p>Selain itu, sektor pengadaan listrik dan gas menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni <strong>10,81 persen</strong>, didorong meningkatnya konsumsi listrik di berbagai kelompok pelanggan.</p>
<p>Di sisi lain, sektor informasi dan komunikasi juga terus menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan <strong>6,97 persen</strong>, seiring semakin luasnya pemanfaatan layanan telekomunikasi dalam berbagai aktivitas ekonomi.</p>
<p>Dari sisi lapangan usaha, lima sektor dengan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan II-2026 masih didominasi oleh industri pengolahan sebesar <strong>18,50 persen</strong>, diikuti sektor pertanian <strong>13,57 persen</strong>, perdagangan <strong>13,02 persen</strong>, konstruksi <strong>9,79 persen</strong>, serta pertambangan <strong>8,87 persen</strong>.</p>
<p>BPS mencatat sektor industri pengolahan tumbuh <strong>4,52 persen</strong> secara tahunan. Pertumbuhan tersebut terutama didorong meningkatnya permintaan terhadap produk industri makanan dan minuman, industri barang logam, komputer dan elektronik, peralatan listrik, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional.</p>
<p>&#8220;Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,&#8221; kata Edy.</p>
<p>Sementara itu, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, tumbuh <strong>6,39 persen</strong>, didukung meningkatnya aktivitas perdagangan, pasokan barang domestik maupun impor, serta meningkatnya penjualan kendaraan bermotor. (hai/Infopublik)</p>
<p>Di tengah perlambatan ekonomi yang masih terjadi di sejumlah negara, Indonesia dinilai mampu mempertahankan momentum pertumbuhan.</p>
<p>BPS mencatat sejumlah mitra dagang utama Indonesia juga masih membukukan pertumbuhan ekonomi positif pada triwulan II-2026, antara lain Vietnam sebesar <strong>8,4 persen</strong>, Malaysia <strong>5,8 persen</strong>, Singapura <strong>5,7 persen</strong>, Tiongkok <strong>4,3 persen</strong>, Korea Selatan <strong>3,7 persen</strong>, dan Amerika Serikat <strong>2,1 persen</strong>.</p>
<p>Menurut Edy, kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi kawasan tetap bergerak, sementara Indonesia mampu menjaga daya tahan ekonominya melalui penguatan konsumsi domestik, investasi, dan aktivitas produksi.</p>
<p>Secara regional, sejumlah wilayah mencatat pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional.</p>
<p>Wilayah <strong>Bali dan Nusa Tenggara</strong> menjadi kawasan dengan pertumbuhan tertinggi, yakni <strong>6,10 persen</strong> secara tahunan. Posisi berikutnya ditempati wilayah <strong>Jawa</strong> dengan pertumbuhan <strong>5,65 persen</strong>, disusul <strong>Sulawesi</strong> sebesar <strong>5,53 persen</strong>.</p>
<p>Kinerja tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah terus meningkat, didukung pertumbuhan sektor industri, pariwisata, perdagangan, investasi, serta konsumsi masyarakat yang tetap terjaga.</p>
<p>BPS menilai kombinasi kuatnya konsumsi domestik, meningkatnya investasi, percepatan belanja pemerintah, serta membaiknya kinerja sejumlah sektor produktif menjadi faktor utama yang menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung. (hai)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bps-ekonomi-indonesia-tumbuh-529-persen-pada-triwulan-ii-2026-konsumsi-rumah-tangga-jadi-penggerak-utama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pameran Industri Medis IIGE 2026 Diikuti 60 Peserta Dari Sembilan Negara</title>
		<link>https://koranindopos.com/pameran-industri-medis-iige-2026-diikuti-60-peserta-dari-sembilan-negara/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pameran-industri-medis-iige-2026-diikuti-60-peserta-dari-sembilan-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:59:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124782</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Pameran Internasional IndoHealthcare Gakeslab Expo (IIGE) 2026 resmi dibuka di Hall B2 Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8/2026). Pameran yang diselenggarakan Krista Exhibition Group hingga 7 Agustus 2026 itu menghadirkan 60 perusahaan lokal dan internasional dari sembilan negara. CEO Krista Exhibitions Group Daud D. Salim mengatakan, IndoHealthcare Gakeslab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; Pameran Internasional IndoHealthcare Gakeslab Expo (IIGE) 2026 resmi dibuka di Hall B2 Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8/2026). Pameran yang diselenggarakan Krista Exhibition Group hingga 7 Agustus 2026 itu menghadirkan 60 perusahaan lokal dan internasional dari sembilan negara.</p>
<p>CEO Krista Exhibitions Group Daud D. Salim mengatakan, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 menjadi wadah strategis bagi pelaku industri, tenaga kesehatan, akademisi, regulator, dan investor untuk membangun kolaborasi serta mempercepat pemanfaatan teknologi kesehatan modern di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Beragam produk yang dipamerkan meliputi alat diagnostik presisi, peralatan laboratorium canggih, perangkat medis berteknologi tinggi, hingga solusi digital yang mendukung pengembangan layanan telemedicine dan kesehatan jarak jauh,&#8221; ungkap Daud.</p>
<p>Selain menampilkan berbagai inovasi produk, pameran tersebut juga menghadirkan seminar, <em>talkshow</em>, presentasi industri, dan <em>workshop</em> yang membahas perkembangan teknologi kesehatan terkini. Melalui rangkaian kegiatan itu, Krista Exhibition Group berharap IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 dapat menjadi momentum untuk memperluas wawasan, memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan, mendorong inovasi, dan keberlanjutan industri alat kesehatan nasional, serta mempercepat transformasi sistem layanan kesehatan Indonesia menuju layanan yang lebih modern, efisien,, dan berkualitas. <strong>(rls/why/mmr)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pameran-industri-medis-iige-2026-diikuti-60-peserta-dari-sembilan-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
