Koranindopos.com, Jakarta — Platform drama pendek vertikal asal Tiongkok, iDramaFlix, resmi memasuki pasar Indonesia. Langkah ini menandai upaya ekspansi layanan hiburan digital ke kawasan Asia Tenggara, dengan fokus pada pasar generasi muda yang gemar mengonsumsi konten cepat dan emosional melalui ponsel.
Dengan format video vertikal berdurasi 1–2 menit per episode, iDramaFlix membawa format konsumsi konten baru yang disebut-sebut lebih sesuai dengan kebiasaan menonton pengguna internet saat ini.
Popularitas konten “drama China pendek” atau “Dracin” yang terus meningkat di Indonesia dinilai sebagai peluang yang menjanjikan untuk pertumbuhan industri serupa di dalam negeri.

CEO sekaligus pendiri iDramaFlix, Huang Xiyi, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi pasar digital terbesar di Asia Tenggara.
“Budaya menonton konten digital di Indonesia berkembang sangat cepat, terutama di kalangan anak muda. Kami melihat potensi besar di sini, serupa dengan pasar Tiongkok beberapa tahun lalu,” ujar Huang saat peluncuran resmi di Jakarta, Kamis (31/7).
Namun, ia juga menyoroti bahwa saat ini konten drama vertikal lokal masih didominasi produksi berbiaya rendah dengan jalan cerita yang monoton. “Kami ingin menghadirkan kualitas yang berbeda dan membuka kolaborasi seluas-luasnya dengan pelaku industri kreatif di Indonesia,” tambahnya.
iDramaFlix mengklaim mengusung pendekatan produksi dengan prinsip “golden three seconds”, yaitu menarik perhatian penonton dalam tiga detik pertama, sebuah formula yang sebelumnya sukses diterapkan di Tiongkok. Platform ini juga menargetkan konten yang menyasar pemirsa pria Indonesia, dengan porsi lebih besar pada adegan aksi dan ketegangan.
Selain menyasar pemirsa lokal, peluncuran iDramaFlix juga diikuti dengan pengumuman kerja sama strategis dengan beberapa mitra dan investor, termasuk rumah produksi Indonesia. Dalam jangka panjang, iDramaFlix menyatakan kesiapannya untuk turut mengembangkan aset industri hiburan di Tanah Air.
Meski membawa pendekatan baru, tantangan yang dihadapi iDramaFlix ke depan tidak sedikit. Persaingan dengan platform konten pendek yang sudah lebih dulu eksis, serta kebutuhan adaptasi dengan selera pasar lokal, akan menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan ekspansi ini. (Brg/Kul)










