Koranindopos.com – Jakarta. Perusahaan penyedia jasa paket pernikahan terlengkap dan terbesar di Indonesia, Ohana Enterprise kini menyasar kota-kota B atau kota penopang. Komitmen Ohana Enterprise untuk meningkatkan perekonomian tak hanya di kota-kota besar saja, tapi juga kota penopang.
Selain pasar jasa paket pernikahan di kota-kota penopang sangat luas, tingkat kesulitan untuk menggelar sebuah pernikahan terbilang tidak terlalu sulit.
“Kriteria kota Ohana tidak ingin masuk ke kota besar atau Kota A, fokus ke kota B. Alasannya kota besar tantangannya sulit, dari segi sewa, memulai bisnis wedding itu sesuatu hal yang sulit,” kata General Manager Ohana Enterprise, Yogy Rulan Wijaya di Kamis (13/4/2023).
“Yang kita dapati di kota kota B itu hampir persaingannya tidak ada, juga tingkat kesulitannya lebih kecil,’ sambungnya.
Tidak adanya pesaing di bidang yang sama, membuat Ohana Enterprise leluasa untuk meningkatkan kualitas sebuah pernikahan di kota kecil. Bahkan, akan dibuat standarisasinya seperti kota besar.

“Saking tidak ada brand di kota kecil , Ohana bisa menstandarkannya dengan kota-kota besar. Yang pasti kita mengedepankan sisi atau menyesuaikan culture di daerah kota kecil dengan kearifan lokalnya,” ujar Yogy.
Industri jasa paket pernikahan menjadi primadona usai pemerintah mencabut status PPKM di Indonesia. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa paket pernikahan, Ohana Enterprise bisa mempekerjakan ratusan tenaga kerja dalam satu kali event dan itu artinya mensukseskan program pemerintah.
“Dalam satu event saja bisa memperkerjakan ratusan orang, juga perekonomian. Dalam satu hari Ohana bisa beberapa event, bisa menyukseskan program program pemerintah,” tandas Yogy.








