Koranindopos.com, Jakarta – Setelah melalui perjalanan panjang, Ifan Seventeen akhirnya kembali menegaskan posisinya sebagai penyanyi dengan merilis album Resonance. Album ini menjadi penanda kembalinya Ifan ke ruang yang selama ini ia anggap sebagai rumah, yakni musik pop dengan nuansa melankolis.
Single Jangan Paksa Rindu (Beda) dipilih sebagai pintu pembuka album tersebut. Lagu ini menggambarkan arah musikal yang kembali ia peluk setelah melihat respons publik terhadap karya-karya lamanya yang belakangan kembali ramai diputar di platform digital.
Ifan mengakui bahwa keputusannya kembali ke jalur musik tersebut lahir dari kesadaran personal. “Gue ngerasa, oke gue harus pulang lagi. Dan ternyata rumah gue adalah musik yang seperti ini. Musik pop yang memang mendayu-dayu,” ujar Ifan.
Menurutnya, album Resonance bukan sekadar proyek solo, melainkan juga bentuk kesinambungan dari identitas Seventeen yang sudah melekat selama bertahun-tahun. “Jadi Resonance ini adalah album kembalinya rasanya Seventeen,” lanjutnya.
Menariknya, proses produksi album ini terbilang singkat. Ifan menyebut seluruh pengerjaan, mulai dari aransemen hingga tahap mastering, diselesaikan hanya dalam waktu sekitar satu bulan.
Durasi produksi yang cepat tersebut bukan tanpa alasan. Ifan mengaku album ini dikerjakan bersama orang-orang terdekat yang sudah ia percaya, sehingga proses kreatif berjalan lebih mengalir tanpa banyak tekanan.

Pendekatan itu pula yang membuat Ifan tidak memasang target tinggi terhadap pencapaian album ini di pasar musik. Ia menempatkan kejujuran dalam berkarya sebagai prioritas utama.
“Ini album benar-benar tulus banget. Gue enggak punya ekspektasi yang terlalu tinggi, cuma pengen mengeluarkan karya sejujur-jujurnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Jangan Paksa Rindu (Beda) sendiri sebenarnya bukan materi baru. Lagu tersebut sudah mulai digarap sejak November 2022, namun baru dirilis setelah melalui pertimbangan matang.
Sebelum resmi diluncurkan, potongan reff lagu ini sempat beredar di media sosial dan mendapat sambutan luas. Ifan menyebut respons publik tersebut cukup mengejutkan karena ribuan konten kreator menggunakan potongan lagu tersebut sebagai latar audio.
Antusiasme tersebut semakin menguatkan keyakinan Ifan untuk kembali serius di dunia musik. Melalui Resonance, ia tidak hanya menawarkan lagu baru, tetapi juga menegaskan kembali jati dirinya sebagai musisi pop yang dikenal lewat karya-karya bernuansa sendu dan reflektif. (Brg/Kul)










