Jumat, 8 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Investasi Mata Uang USD lewat Reksadana Syariah Principal IslamicASEAN Equity Syariah

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
7 Mei 2024
in Bisnis
A A
0
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga)
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Untuk memperkaya pilihan variasi produk investasi nasabah, khususnya reksa dana saham berdenominasi USD, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bekerjasama dengan PT Principal Asset Management (Principal Indonesia) meluncurkan Reksa Dana Syariah Principal Islamic ASEAN Equity Syariah (USD). Produk reksa dana saham syariah berdenominasi USD (Dolar Amerika Serikat) pertama di Indonesia yang berfokus pada investasi di kawasan ASEAN (kecuali Filipina*).

Produk ini bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan modal dalam jangka menengah hingga panjang melalui investasi pada Efek bersifat ekuitas, yang sesuai dengan prinsip syariah di pasar modal dalam mata uang USD.

Head of Preferred, Wealth and Insurance Business CIMB Niaga Ariteguh Arief mengatakan, “CIMB Niaga berkomitmen untuk berfokus pada nasabah melalui penyediaan layanan perbankan yang optimal (one stop financial solution) serta menjadi Bank penyedia produk investasi lengkap (Most Complete).

Terbaru, kami bermitra dengan Principal Indonesia menghadirkan produk Reksa Dana Saham Syariah USD dengan fokus pada investasi di kawasan ASEAN, yang diharapkan dapat melengkapi dan mengoptimalkan diversifikasi pilihan investasi nasabah. Kami berharap kemitraan ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang optimal bagi nasabah kami di seluruh Indonesia.”

Artikel Terkait

Perkuat Layanan Asuransi Perjalanan Internasional

Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Perkuat Kolaborasi Startup ASEAN di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OJK: Suku Bunga Kredit Bank Turun Jadi 8,76 Persen

Kehadiran produk Reksa Dana Saham Syariah USD yang berfokus pada investasi di kawasan ASEAN ini relevan dengan posisi ASEAN yang semakin signifikan dalam kancah investasi dunia. Pasalnya, wilayah ASEAN kini merupakan kawasan ekonomi terbesar kelima di dunia secara kolektif dengan kombinasi Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari USD 3 triliun dan diproyeksikan menjadi wilayah dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2050.

Selain itu, kawasan ini juga memiliki populasi yang besar dengan lebih dari 650 juta penduduk dan berhasil dalam mendulang kinerja perekonomian yang positif selama satu dekade terakhir yaitu rata-rata pertumbuhan di angka 4%-5%.

Di samping itu, ASEAN juga memiliki banyak faktor yang dapat menjadi pertimbangan para investor, antara lain: ASEAN memiliki peran sebagai sentra manufaktur alternatif dari Tiongkok yang sangat berkembang, dengan kekayaan alam berlimpah dan potensi wisata yang tinggi. Faktor tersebut juga didukung potensi pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat sejalan dengan rencana Master Plan on ASEAN Connectivity 2025 (MPAC).

Hal ini menjadikan ASEAN sebagai destinasi investasi yang menarik dan mendorong CIMB Niaga dan Principal Indonesia untuk menghadirkan produk investasi pilihan untuk nasabah, yaitu Reksa Dana Syariah Principal Islamic ASEAN Equity Syariah (USD).

Produk yang dikelola oleh Principal Indonesia ini merupakan bagian dari Principal Financial Group (PFG). PFG merupakan anggota dari FORTUNE 500® dan layanan keuangan global yang terdaftar di Nasdaq dengan CIMB Group Holdings Berhad, salah satu grup perbankan dunia yang terkemuka di Asia Tenggara. Adapun produk ini dikelola oleh tim investasi yang berpengalaman dan profesional, memiliki imbal hasil yang optimal dan ditujukan untuk nasabah dengan profil risiko agresif.

Nasabah dapat dengan mudah melakukan pembelian produk ini melalui cabang CIMB Niaga, aplikasi digital banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks. Dengan registrasi reksa dana yang mudah, layanan digital banking yang user friendly serta fitur lengkap seperti review cashflow, komparasi pilihan reksa dana serta promo yang menarik seperti gratis biaya pembelian, akan memberikan pengalaman dan kenyamanan bertransaksi untuk nasabah.

“CIMB Niaga telah menjadi partner kami selama 15 tahun terakhir, dan CIMB Group Holdings Berhad merupakan partner regional Principal Indonesia. Dengan reputasi sebagai grup perbankan terdepan di Asia Tenggara dan penyedia solusi wealth management terdepan di Indonesia, kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan CIMB Niaga untuk mendistribusikan produk reksa dana offshore utama kami, yakni Reksa Dana Syariah Principal Islamic ASEAN Equity Syariah (USD),” kata Presiden Direktur dari Principal Indonesia, Naresh Krishnan.

Kolaborasi antara CIMB Niaga dan Principal Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan nasabah untuk berinvestasi pada offshore fund ekuitas yang tersedia di CIMB Niaga. Melalui kehadiran Reksa Dana Syariah Principal Islamic ASEAN Equity Syariah (USD), nasabah dapat memperluas pilihan investasi dan diversifikasi portofolio mereka pada ekuitas luar negeri dengan mata uang USD dan fokus investasi pada kawasan ASEAN.

*Mengacu pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Reksa Dana Syariah Offshore, reksa dana ini tidak dapat berinvestasi di Filipina, karena belum menjadi negara yang melakukan penandatanganan penuh pada IOSCO MMoU. (ris)

Topik: IslamicASEAN Equity Syariah

TerkaitBerita

ASURANSI PERJALANAN: Traveller menunggu moda transportasi umum. Asuransi perjalanan adalah hal penting sebagai proteksi diri. (Foto Ilustrasi: Istockphoto/Stephane Noiret)
Bisnis

Perkuat Layanan Asuransi Perjalanan Internasional

oleh Editor : Memoarto
8 Mei 2026
Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Perkuat Kolaborasi Startup ASEAN di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital
Ekonomi

Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Perkuat Kolaborasi Startup ASEAN di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

oleh Editor : Akula
8 Mei 2026
OJK: Suku Bunga Kredit Bank Turun Jadi 8,76 Persen
Bisnis

OJK: Suku Bunga Kredit Bank Turun Jadi 8,76 Persen

oleh Editor : Affandy
8 Mei 2026
Kolaborasi PNM dan MES, Program ‘Mba Maya’ Perkuat Ekonomi Ibu Prasejahtera Melalui Jalur Syariah
Ekonomi

Kolaborasi PNM dan MES, Program ‘Mba Maya’ Perkuat Ekonomi Ibu Prasejahtera Melalui Jalur Syariah

oleh Editor : Akula
7 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Teaser Poster Lastri: Arwah Kembang Desa Dirilis, Tampilkan Nuansa Misteri dan Konflik Kelam

Teaser Poster Lastri: Arwah Kembang Desa Dirilis, Tampilkan Nuansa Misteri dan Konflik Kelam

8 Mei 2026
ASURANSI PERJALANAN: Traveller menunggu moda transportasi umum. Asuransi perjalanan adalah hal penting sebagai proteksi diri. (Foto Ilustrasi: Istockphoto/Stephane Noiret)

Perkuat Layanan Asuransi Perjalanan Internasional

8 Mei 2026
Epson International Pano Awards 2026 Resmi Dibuka, Hadiah Capai US$50.000

Epson International Pano Awards 2026 Resmi Dibuka, Hadiah Capai US$50.000

8 Mei 2026
Kepergian James F Sundah Kembali Ingatkan Besarnya Pengaruh “Lilin-Lilin Kecil” di Musik Indonesia

Kepergian James F Sundah Kembali Ingatkan Besarnya Pengaruh “Lilin-Lilin Kecil” di Musik Indonesia

8 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3023 shares
    Share 1209 Tweet 756
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • ​Sidang Kasus Dugaan Penggelapan, Ahli Sebut Unsur Pidana Tidak Terpenuhi

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Usai Dicekoki Miras, Polisi Lakukan Penyelidikan

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya