Koranindopos.com – Jakarta. Menjadi produser dan sutradara memang peran baru bagi Syakir Daulay, karena kesibukannya itu membuat dirinya tak pulang-pulang dalam kurun waktu yang sangat lama. Alhasil orangtuanya kesal.
Syakir mengungkapkan, perannya sebagai produser dan sutradara sangat menyita waktu. Ia harus standby mulai dari persiapan pra produksi, ketika syuting hingga pasca produksi.
“Cuma memang kemarin Syakir sangat sibuk banget, jadi film ‘Imam Tanpa Makmum’ produksinya sebulanan, tapi proses dan persiapannya memakan waktu setahun,” ungkap Syakir di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Lebih lanjut Syakir menceritakan bagaimana kerjaannya sebagai produser, sutradara dan kegiatan lainnya.
“Kesulitan pertama jadi seorang sutradara dan produser itu pusing harus mikirin adegan, keuangan, jadi pemain juga, makanya banyak menghabiskan waktu untuk film ini, belum lagi aktif di majelis Nurul Nustofa dan lain-lain. Tapi kita ambil berkahnya mumpung masih muda kapan lagi dapat kesempatan seperti ini,” kata Syakir
“untungnya semua team yan terlibat sangat membantu produksi ini dan sangat solid teamnya jadi setiap kendala bisa teratasi dengan baik. Semua berkat komitmen semua team untuk membuat film ini berhasil,” tandasnya.








