Sabtu, 5 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Teknologi

Kaspersky: Pendorong Utama Para Pendidik Di Kawasan Asia Pasifik Dalam Mengambil Keputusan Terkait Dunia Maya

Studi ini mengungkapkan bahwa usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan tidak memengaruhi keputusan dunia maya para pendidik yang disurvei

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
15 April 2024
in Teknologi
A A
0
Kaspersky,
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Studi terbaru Kaspersky, bekerja sama dengan Associate Professor Jiow Hee Jhee dari Singapore Institute of Technology, menyajikan pemahaman tentang pendorong motivasi yang memengaruhi perilaku individu terhadap isu keamanan siber. Survei ini dilakukan terhadap para pendidik di India, Singapura, dan Filipina.

Didorong oleh motivasi untuk membangun masyarakat global yang kebal terhadap siber dan umemberikan edukasi keamanan siber bagi generasi berikutnya, studi ini menguraikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti mengenai praktik keamanan siber yang dapat diadopsi oleh para pendidik di Asia.

Di ketiga area yang diteliti, penilaian penanggulangan adalah faktor penentu terkuat motivasi responden untuk terhubung ke Wi-Fi yang aman, membuka tautan yang tidak dikenal, dan menggunakan kata sandi yang kuat. Penilaian penanggulangan (coping appraisal) mengacu pada penilaian seseorang terhadap ketepatan respons perilaku terhadap suatu ancaman, tingkat kesulitan dalam melakukan respons, dan biaya yang untuk merealisasikan respon tersebut.

Intinya, penelitian ini mengungkapkan bahwa responden yang memiliki pemahaman signifikan tentang dampak negatif dari praktik kebersihan siber yang buruk cenderung lebih mengadopsi perilaku online yang positif. Hal ini menggarisbawahi bahwa motivasi terkuat untuk mempraktikkan keamanan siber didasarkan pada kemampuan individu memitigasi atau mencegah ancaman dan kemampuan pribadi mereka dalam menerapkan respons yang direkomendasikan. Menariknya, usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan tidak berdampak pada hasil penelitian ini.

Artikel Terkait

Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam untuk Kenali Pola Tubuh, Ini Cara Memaksimalkan Fitur Kesehatannya

Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate

Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah

Penilaian penanggulangan, atau respons adaptif, mencakup pertimbangan individu tentang bagaimana perilaku yang direkomendasikan dapat mencegah atau mengurangi kemungkinan bahaya (efikasi respons) dan apakah orang tersebut dapat berhasil mencapai respons protektif yang direkomendasikan (efikasi diri).

Contoh persepsi efikasi respons adalah keyakinan bahwa penggunaan jaringan Wi-Fi yang aman akan menghentikan intrusi dunia maya ke perangkat digital seseorang.

Sedangkan untuk efikasi diri, contohnya adalah kemampuan menangani email yang mencurigakan, apakah seseorang akan membuka link atau lampiran yang tidak dikenal. Ditemukan juga bahwa ketika seseorang memahami bahwa penjahat siber dapat melakukan operasi berbahaya pada perangkat mereka, kemungkinan besar mereka akan terhubung ke jaringan Wi-Fi yang aman.

Empat dari lima responden menyatakan bahwa mereka akan terhubung ke jaringan yang aman ketika mereka menyadari konsekuensi negatif dari penggunaan koneksi Wi-Fi yang tidak aman. 75% percaya bahwa mereka dapat mencegah intrusi dunia maya jika menggunakan koneksi Wi-Fi yang aman.

Mayoritas responden (90%) setuju bahwa mereka dapat memasukkan malware ke dalam perangkat digital mereka jika membuka tautan atau lampiran dari sumber yang tidak dikenal. Sebagai tindakan pencegahan, 85% menyatakan bahwa mereka dapat mencegah intrusi dunia maya ke perangkat digital dengan tidak membuka tautan atau lampiran dari sumber yang mencurigakan.

Sehubungan dengan penggunaan kata sandi yang kuat, salah satu praktik terbaik kebersihan dunia maya yang paling umum, 6 dari 10 akan menggunakan kata sandi yang rumit jika mereka mendapatkan instruksi tentang cara membuatnya mudah diingat.

“Studi kami menunjukkan bahwa penting bagi pengguna dunia maya untuk dididik mengenai tingkat keparahan konsekuensi serta kerentanan apabila menjadi korban. Lebih penting lagi, kita harus mampu mendorong dan mendukung pengguna agar mereka dapat mengelola (dan mengatasi) langkah-langkah perlindungan, sehingga dapat menumbuhkan ketahanan dunia maya dalam diri,” komentar Associate Professor Jiow Hee Jhee dari Singapore Institute of Technology.

Berdasarkan pola perilaku online yang erat kaitannya dengan keselamatan dan keamanan, dapat disimpulkan bahwa pesan positif dapat mempengaruhi perubahan perilaku secara signifikan, dilengkapi dengan pemahaman tentang ancaman siber

  • Menyusun dan merancang pesan-pesan keamanan siber yang dimaksudkan untuk mengubah perilaku harus menyoroti apa yang dapat dilakukan – dan bahwa seseorang dapat melakukannya dengan percaya diri – untuk mengatasi masalah dan ancaman keamanan siber. Tindakan-tindakan yang direkomendasikan harus menekankan seberapa efektif hal tersebut dalam mencegah atau memitigasi ancaman-ancaman ini. Pesan-pesan yang memberdayakan harus menonjol dan dapat diterima.
  • Mempelajari ancaman dunia maya dan konsekuensinya memungkinkan mereka mengambil keputusan yang tepat. Namun, ketika membuat pesan persuasif dalam konteks ini, fokuslah pada bagaimana mereka dapat mencegah, merespons, dan mengatasi ancaman-ancaman tersebut dibandingkan menimbulkan rasa takut.
  • Untuk mengubah sikap yang sudah ada, mereka perlu memanfaatkan kecenderungan mereka untuk melindungi diri dari bahaya. Dalam penelitian ini, melindungi berarti memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan pencegahan yang dinilai efektif.

Learning cybersecurity: What motivates individuals to practice online safety adalah studi yang ditulis oleh Kaspersky dan Associate Professor Jiow Hee Jhee yang bertujuan untuk menguji pendorong motivasi yang mempengaruhi perilaku individu secara online menggunakan Teori Motivasi Perlindungan (PMT).

PMT merupakan kerangka kerja yang digunakan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku individu terhadap suatu potensi ancaman. Model ini menjelaskan mengapa orang mengadopsi atau menolak perilaku yang disarankan setelah melakukan penilaian menyeluruh terhadap ancaman, risiko, kerentanan, dan/atau kemampuan mereka untuk melakukan perilaku protektif dan biaya yang harus ditanggung. Dengan mengadopsi PMT, studi ini berupaya memahami pendorong motivasi yang memengaruhi perilaku terhadap masalah keamanan siber tertentu, khususnya saat terhubung ke koneksi internet yang aman, menangani tautan dan lampiran yang mencurigakan, dan menggunakan kata sandi yang kuat.

“Temuan ini menggarisbawahi pentingnya memahami adanya konsekuensi negatif dari perilaku online yang tidak aman dan bagaimana hal tersebut berdampak pada praktik keamanan siber di masa depan. Ketika digitalisasi semakin cepat dan mengubah masa depan, aktivitas dan keputusan kita secara online akan berdampak drastis pada kehidupan kita. Pendidikan keamanan siber tetap relevan dan menjadi prioritas utama,” kata Evgeniya Russkikh, Kepala Pendidikan Keamanan Siber di Kaspersky.

Selain itu, penelitian ini menarik perhatian kami terhadap pentingnya memberikan lebih banyak pelatihan keamanan siber kepada para guru karena mereka memainkan peran penting dalam mentransfer keterampilan kebersihan siber ke generasi berikutnya,” tambahnya.

Untuk menjaga diri Anda tetap aman saat online, pastikan kebersihan dunia maya yang baik:

  1. Kembangkan rutinitas dan kebiasaan yang teratur. Pastikan Anda mempraktikkan kebersihan dunia maya dengan membangun rutinitas. Atur pengingat untuk pembersihan rutin seperti memperbarui perangkat dan perangkat lunak Anda, memindai virus, dan memperbarui kata sandi Anda.
  2. Pertimbangkan untuk menggunakan alat yang tepat untuk melindungi diri. Solusi keamanan siber atau solusi VPN yang komprehensif dapat melindungi Anda dari beberapa jenis serangan siber.
  3. Berpikirlah sebelum Anda melakukannya. Ingatlah bahwa apa yang kita lakukan dan posting secara online sering kali tidak dapat diubah.

Baca studi selengkapnya dengan mengunjungi: https://media.kasperskydaily.com/wp-content/uploads/sites/36/2024/04/03134640/White-Paper_Kaspersky-Academy_Learning-Cybersecurity_Final.pdf

Topik: Kaspersky

TerkaitBerita

Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam untuk Kenali Pola Tubuh, Ini Cara Memaksimalkan Fitur Kesehatannya
Teknologi

Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam untuk Kenali Pola Tubuh, Ini Cara Memaksimalkan Fitur Kesehatannya

oleh Editor : Affandy
4 September 2026
Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate
Teknologi

Infinix XPAD 30 Pro Meluncur 8 September 2026, Bawa Layar 11 Inci 2.5K dan Helio G200 Ultimate

oleh Editor : Affandy
2 September 2026
Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah
Teknologi

Harga iPhone Awal September 2026, Sejumlah Model Makin Murah

oleh Editor : Affandy
2 September 2026
POCO Pad C1, Tablet Serbaguna untuk Gaya Hidup “Play on the Go”
Teknologi

POCO Pad C1, Tablet Serbaguna untuk Gaya Hidup “Play on the Go”

oleh Editor : Affandy
2 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

LAPORAN INTELIJEN: Dua tentara sedang berjaga. (Foto Ilustrasi: BBC)

Kemenlu RI Masih Dalami 8 WNI Yang Direkrut Jadi Tentara Rusia

5 September 2026
PERKUAT SILATURAHMI: Musyawarah Nasional (Munas) VIII Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat berlangsung sejak 4-6 September 2026 di Jakarta. (FOTO: SHANTY AULIA/KORANINDOPOS.COM)

Tionghoa Berkontribusi Nyata Dalam Pembangunan Nasional

5 September 2026
Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

Pengalaman Monica Memilih Asuransi Kesehatan di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

4 September 2026
Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

Moyo Technologies Bawa Teknologi Adtech Indonesia Raih Gold dan Silver di MOB-EX Awards 2026

4 September 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    821 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4427 shares
    Share 1771 Tweet 1107
  • Tak Ada Tanda Kekerasan, Mahasiswa UI yang Tewas di Kos Depok Diduga Bunuh Diri

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Kebakaran Pabrik Mie Sedaap di Bekasi Diduga Berasal dari Area Limbah, Warga Sempat Panik

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Keluar Modal Besar, Manchester City Jadi Penantang Serius Arsenal

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya