koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menggelar Job Fair 2025 yang berlangsung selama dua hari, pada 22–23 Mei 2025, di halaman kantor Kemnaker, Jakarta Selatan. Acara ini membuka peluang besar bagi para pencari kerja dengan menyediakan total 52.476 lowongan kerja yang tersedia secara offline maupun online.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyoroti pentingnya penyediaan informasi yang mudah diakses oleh pencari kerja serta perlunya peningkatan kecocokan antara kompetensi pelamar dengan kebutuhan pasar kerja.
Menaker juga menambahkan bahwa Kemnaker memiliki berbagai program pelatihan yang tersedia di balai latihan kerja, termasuk pelatihan kewirausahaan yang bisa dimanfaatkan oleh para pencari kerja.
Job Fair ini tidak hanya menguntungkan pencari kerja, tapi juga memudahkan perusahaan dalam menemukan kandidat yang sesuai.
“Kami berharap kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi perusahaan. Kami bantu mempertemukan secara langsung pemberi kerja dengan pencari kerja, namun seluruh proses rekrutmen tetap kami serahkan ke masing-masing perusahaan,” jelas Yassierli.
Ia berharap gelaran seperti ini dapat diadakan secara berkala sepanjang tahun guna mempercepat penyerapan tenaga kerja secara nasional.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hingga saat peresmian acara, 2.881 pencari kerja hadir secara langsung di lokasi, dan lebih dari 4.200 pencari kerja mengikuti secara online.
Acara ini melibatkan 112 booth perusahaan dari berbagai sektor, termasuk perusahaan swasta, BUMN, serta mitra Kemnaker. Selain itu, terdapat 14 booth wirausaha binaan Kemnaker, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.
Secara rinci, Job Fair 2025 menyediakan:
-
97 booth perusahaan dari berbagai sektor industri
-
4 booth situs pencari kerja (job portal)
-
3 booth asosiasi pemagangan
-
4 booth balai pelatihan, vokasi, dan produktivitas
-
4 booth mitra kementerian/lembaga
-
14 booth wirausaha binaan Kemnaker
Cris juga mengungkapkan bahwa total lowongan yang tersedia mencapai 53.107, terdiri atas:
-
18.478 lowongan kerja offline
-
34.629 lowongan kerja online
-
135 lowongan kerja khusus untuk penyandang disabilitas
Job Fair ini juga menyediakan 24 booth walk-in interview yang memungkinkan perusahaan langsung mewawancarai pelamar di lokasi. Sebanyak 108 Job Counselor juga dikerahkan untuk membantu peserta menemukan pekerjaan yang sesuai minat dan kompetensi mereka.
“Kami ingin memfasilitasi proses perekrutan dengan sebaik-baiknya. Para Job Counselor siap membimbing pelamar untuk lebih siap menghadapi proses seleksi kerja,” pungkas Cris.
Job Fair Kemnaker 2025 merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses ketenagakerjaan dan meningkatkan keterhubungan antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja. Dengan berbagai fasilitas dan layanan pendukung yang dihadirkan, diharapkan acara ini dapat memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka pengangguran dan memperkuat ekonomi nasional.(dhil)










