koranindopos.com – Jakarta. LindungiHutan resmi merilis e-book terbaru berjudul “Winning with CSR: 25 Strategi Keberlanjutan yang Menguatkan Brand dan Kepercayaan Publik di Industri Telekomunikasi”. E-book ini memuat kumpulan praktik program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor telekomunikasi, media, dan teknologi yang dapat menjadi referensi dalam membangun reputasi berkelanjutan di tengah meningkatnya tuntutan regulasi, ekspektasi publik, serta persaingan brand yang semakin ketat.
Peluncuran e-book tersebut berlangsung di tengah perubahan lanskap industri telekomunikasi, di mana keberlanjutan kini tidak lagi dipandang sebagai kegiatan CSR tahunan semata. Keberlanjutan dinilai telah menjadi elemen strategis untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar.
Melalui e-book ini, LindungiHutan merangkum 25 contoh nyata program lingkungan yang dijalankan berbagai perusahaan besar, seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Telkom Indonesia, Link Net, First Media, ST Telemedia Global Data Centres, hingga perusahaan media seperti SCTV–Indosiar dan Tribunnews. Seluruh contoh disusun secara sistematis agar pembaca dapat memahami bagaimana program CSR diterjemahkan menjadi dampak lingkungan yang terukur sekaligus meningkatkan kredibilitas dan nilai perusahaan.
Sejumlah aksi lingkungan yang diulas antara lain penanaman 10.600 pohon mangrove oleh Telkomsel yang diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 651 ton CO₂e, pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) oleh IOH dalam program silvofishery yang memberdayakan masyarakat pesisir, hingga konservasi terumbu karang oleh Telkomsat dan Telkom Indonesia. E-book ini juga menyoroti program ekoliterasi berbasis aksi lingkungan oleh Gramedia, serta kampanye penanaman ribuan mangrove yang melibatkan Link Net, Mitratel, dan STT GDC Indonesia.
Setiap studi kasus dilengkapi dengan data dampak, mulai dari estimasi serapan karbon, manfaat ekologis, dampak sosial, hingga relevansinya terhadap strategi keberlanjutan perusahaan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu perusahaan menilai efektivitas program CSR secara lebih komprehensif.
Selain memuat studi kasus, e-book Winning with CSR juga menghadirkan berbagai insight praktis yang mudah diterapkan, termasuk panduan memilih program CSR yang selaras dengan kebutuhan dan tujuan bisnis. Dengan konten yang terkurasi dari praktik terbaik di industri terkait, e-book ini ditujukan bagi tim CSR, ESG, sustainability, public relations, hingga manajemen perusahaan yang ingin mengembangkan program keberlanjutan secara lebih strategis.
Rekomendasi dan praktik yang dibahas dalam e-book tersebut disusun berdasarkan pengalaman LindungiHutan sebagai platform crowdsourcing konservasi lingkungan. Hingga kini, LindungiHutan telah menanam lebih dari satu juta pohon di 34 lokasi konservasi, bekerja sama dengan lebih dari 600 mitra perusahaan, serta mendukung lebih dari 2.200 kampanye lingkungan. Upaya tersebut tercatat mampu membantu menyerap lebih dari 48,9 ribu ton karbon melalui kolaborasi dengan akademisi, komunitas, masyarakat pesisir, petani bibit, dan pemantau hutan.
Data dan pengalaman tersebut menjadi landasan utama penyusunan e-book agar relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui peluncuran Winning with CSR, LindungiHutan mengajak perusahaan telekomunikasi untuk memandang CSR bukan hanya sebagai kewajiban, melainkan sebagai strategi bisnis yang mampu menciptakan keunggulan kompetitif sekaligus memberikan manfaat ekologis dan sosial dalam jangka panjang.
Dengan memahami dan menerapkan praktik terbaik industri, perusahaan diharapkan dapat merancang program CSR yang tidak hanya terlihat baik secara citra, tetapi juga benar-benar berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. (dni)














