Jumat, 23 Januari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Program Pendidikan Karakter ala Barak Militer di Jawa Barat Dapat Dukungan Menteri HAM

Editor : Akula oleh Editor : Akula
9 Mei 2025
in Nasional, Peristiwa
0
Program Pendidikan Karakter ala Barak Militer di Jawa Barat Dapat Dukungan Menteri HAM
308
BAGIKAN
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan penting ke Kantor Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) di Jakarta Selatan untuk berdiskusi langsung dengan Menteri HAM, Natalius Pigai. Pertemuan ini membahas program inovatif pendidikan karakter berbasis barak militer yang digagas oleh Dedi untuk membina siswa SMP dan SMA yang bermasalah di wilayah Jawa Barat.

Program ini menuai perhatian publik karena mengusung pendekatan disiplin tinggi melalui kerja sama dengan lembaga militer, khususnya Kodam III Siliwangi. Menariknya, Menteri HAM Natalius Pigai secara tegas menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Ia bahkan mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) untuk mengeluarkan regulasi nasional agar program serupa dapat diterapkan secara luas di seluruh Indonesia.

“Ini bukan hukuman fisik. Ini pembinaan karakter,” tegas Pigai dalam konferensi pers, Selasa (6/5). Menurutnya, pendekatan militer yang digunakan justru memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembentukan karakter positif tanpa melanggar prinsip-prinsip HAM.

Related articles

Perlinsos Berbasis Digital, Bansos Tepat Sasaran dan Bebas Persepsi

Presiden Prabowo Bertemu Raja Charles III, Bahas Kerja Sama Pemulihan Ekosistem 57 Taman Nasional

Pigai menambahkan bahwa sistem pendidikan seperti ini selaras dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yakni mencetak generasi muda yang unggul dan mampu bersaing secara global.

“Yang diterapkan di Jawa Barat bisa menjadi role model nasional. Kami ingin memastikan semua tetap dalam koridor HAM, namun mendukung pendidikan karakter yang kuat,” ujarnya.

IMG 20250509 WA0036 - Program Pendidikan Karakter ala Barak Militer di Jawa Barat Dapat Dukungan Menteri HAM

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa program ini dirancang sebagai solusi terhadap persoalan sosial yang kian kompleks di kalangan remaja, mulai dari kecanduan game online, tawuran, konsumsi obat terlarang, hingga pergaulan bebas. Ia menjelaskan bahwa banyak pelajar di Jawa Barat kini memiliki pola hidup yang tidak sehat dan rentan terhadap pengaruh negatif media sosial dan lingkungan.

“Banyak anak tidur jam 4 pagi karena bermain game. Mereka jadi malas sekolah, ikut tawuran, dan bahkan mengonsumsi obat-obatan seperti eksimer yang dijual bebas dengan harga murah,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, pendekatan konvensional melalui bimbingan konseling sekolah maupun peran orang tua tidak lagi cukup untuk mengatasi permasalahan ini. Oleh karena itu, pendekatan berbasis pendidikan bela negara di barak militer dinilai sebagai langkah jangka pendek yang efektif.

Dalam program ini, pelajar akan mengikuti rutinitas ketat mulai dari bangun pukul 4 pagi, salat subuh, olahraga, hingga mengikuti pelajaran formal dan kegiatan keagamaan. Gubernur Dedi memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berlangsung sesuai kurikulum dan diawasi oleh tenaga pendidik yang kompeten.

Selain membangun mental dan kedisiplinan, program ini juga menargetkan pelepasan ketergantungan terhadap ponsel, kendaraan bermotor, minuman keras, dan zat berbahaya lainnya.

“Ini bukan hukuman, tapi program pembinaan karakter yang komprehensif. Kami ingin anak-anak tumbuh sebagai pribadi tangguh, sehat, dan bertanggung jawab,” jelas Dedi.

Program ini akan segera diimplementasikan dengan menggandeng TNI secara resmi. Jika terbukti efektif, besar kemungkinan pendekatan serupa akan diperluas ke provinsi lain di Indonesia.

Topik: Deddy mulyadi
Sebelumnya

Ahmad Iskandar Desak Presiden Prabowo Tindak Tegas Dugaan Korupsi Pasca Tambang Rp168 Miliar di Bintan

Selanjutnya

Dari Pemulung ke CEO IT: Perjalanan Yandi Hermawan Bangun Perusahaan dari Nol

TerkaitBerita

Bansos
Nasional

Perlinsos Berbasis Digital, Bansos Tepat Sasaran dan Bebas Persepsi

23 Januari 2026
Raja Charles
Nasional

Presiden Prabowo Bertemu Raja Charles III, Bahas Kerja Sama Pemulihan Ekosistem 57 Taman Nasional

23 Januari 2026
Tambang Ilegal
Nasional

Prabowo Klaim Penindakan Besar-besaran Korupsi dan Tambang Ilegal di Awal Pemerintahan

23 Januari 2026
Transformasi Digital
Nasional

Indonesia–India Perkuat Kerja Sama AI untuk Transformasi Digital Inklusif

22 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Recommended

pertamina

Kurangi Penggunaan LPG, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Jargas di Rumah Tangga

2 Juni 2024
Dompet Digital

Dompet Digital Santri Nucash Resmi Diluncurkan

11 Maret 2023

Popular Post

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
  • PT Panca Tobacco Indonesia Luncurkan 22 Varian Rokok: Usung Konsep “Rokok Sultan Harga Rakyat”

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • SPMB Tahap 2 dan Program PAPS Berjalan Bersamaan di SMK Negeri 4 Kota Bogor

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Meluncur, Hadir dengan Teknologi Hybrid Pertama

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • Viral! Bule Perempuan Bugil di Gianyar, Polisi Langsung Selidiki

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya