<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Religi &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/religi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jan 2026 13:44:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Religi &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Latihan Dasar Kepemimpinan Remaja Masjid Al Muqorrobien: Mencetak Generasi Penggerak Umat</title>
		<link>https://koranindopos.com/latihan-dasar-kepemimpinan-remaja-masjid-al-muqorrobien-mencetak-generasi-penggerak-umat/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/latihan-dasar-kepemimpinan-remaja-masjid-al-muqorrobien-mencetak-generasi-penggerak-umat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Doe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 13:44:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=112425</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com,Bogor &#8211; Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan sumber daya manusia. Peran strategis inilah yang tercermin dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarakan oleh pengurus Remaja Masjid Al Muqorrobien (KARISMA) Tanah Koja, Jatinegara Kaum, Jakarta Timur di Hotel Lembah Nyiur, Puncak, Bogor, beberapa waktu lalu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com,Bogor &#8211;</strong> Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan sumber daya manusia. Peran strategis inilah yang tercermin dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarakan oleh pengurus Remaja Masjid Al Muqorrobien (KARISMA) Tanah Koja, Jatinegara Kaum, Jakarta Timur di Hotel Lembah Nyiur, Puncak, Bogor, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda masjid agar memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berlandaskan nilai-nilai Islam, serta siap mengambil peran sebagai penggerak umat di masa depan.</p>
<p>Ketua Panitia LDK, Ahmad Sujono, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya sistematis untuk menyiapkan kader-kader muda yang berintegritas dan berakhlak mulia.<br />
“Latihan Dasar Kepemimpinan ini bertujuan mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap secara organisasi, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat dan siap menjadi pemimpin umat,” ujar Ahmad.</p>
<p><strong>Menanamkan Nilai Kepemimpinan Islami</strong></p>
<p>LDK ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai dasar kepemimpinan Islami yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah. Para peserta dibekali pemahaman bahwa kepemimpinan dalam Islam bukanlah soal kekuasaan, melainkan amanah, tanggung jawab, dan pelayanan kepada umat.</p>
<p>Hal tersebut dipaparkan oleh Nuh Rizal Cahyadi, salah satu pemateri yang membahas materi Manajemen Leadership. Ia mengulas kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai teladan utama, yang menekankan keadilan, keteladanan, dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.</p>
<p>Melalui materi kepemimpinan Rasulullah SAW, manajemen organisasi masjid, serta etika berorganisasi, peserta diajak memahami bahwa seorang pemimpin harus mampu menjadi contoh yang baik, bersikap adil, dan mengedepankan kepentingan bersama.</p>
<p><strong>Penguatan Manajemen Masjid</strong></p>
<p>Pemateri lainnya, Ustadz Chaerudin, memaparkan materi tentang Manajemen Masjid. Ia menegaskan bahwa pengelolaan masjid tidak hanya terbatas pada pengurusan tempat ibadah, tetapi juga mencakup pengelolaan keuangan, kegiatan sosial, pendidikan, hingga transparansi administrasi.</p>
<p>“Manajemen masjid yang baik akan membuat masjid lebih efektif dalam memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar. Tanpa manajemen yang tertata, berbagai tantangan seperti kurangnya transparansi keuangan, minimnya partisipasi jamaah, serta kurangnya pemeliharaan fasilitas dapat menghambat peran masjid secara optimal,” papar Ustadz Chaerudin.</p>
<p><strong>Edukasi Kewirausahaan dan Kemandirian Ekonomi</strong></p>
<p>Selain aspek kepemimpinan dan manajemen masjid, LDK ini juga membekali peserta dengan wawasan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Materi tersebut disampaikan oleh M. Nurdin, yang mengulas konsep Cashflow Quadrant.</p>
<p>Nurdin menjelaskan bahwa Cashflow Quadrant merupakan model dari Robert Kiyosaki yang membagi cara seseorang menghasilkan uang ke dalam empat kuadran, yakni E (Employee/Karyawan), S (Self-Employed/Wiraswasta), B (Business Owner/Pemilik Bisnis), dan I (Investor).</p>
<p>“Model ini membantu seseorang memahami posisi finansialnya dan mendorong pergeseran dari bekerja demi uang menuju membuat uang bekerja melalui sistem dan investasi,” jelas Nurdin.</p>
<p>Materi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi di kalangan remaja masjid, sekaligus membuka wawasan tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>Mengasah Keterampilan dan Kepercayaan Diri</strong></p>
<p>Kegiatan LDK ini juga bertujuan mengasah keterampilan komunikasi, kemampuan memecahkan masalah, serta meningkatkan kepercayaan diri para peserta. Dalam setiap sesi, peserta didorong untuk aktif menyampaikan gagasan, berlatih berbicara di depan umum, dan belajar bekerja sama dalam tim.</p>
<p>Bekal ini menjadi modal penting bagi para peserta untuk terlibat aktif dalam kepengurusan masjid maupun kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.</p>
<p><strong>Membangun Kepedulian Sosial dan Ukhuwah</strong></p>
<p>Lebih dari sekadar pelatihan individu, LDK ini menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat ukhuwah Islamiyah. Peserta diajak memahami peran masjid sebagai pusat solusi bagi persoalan umat, mulai dari bidang pendidikan, sosial, hingga kemanusiaan.</p>
<p>Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antar generasi, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap Masjid.</p>
<p><strong>Harapan untuk Masa Depan</strong></p>
<p>Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Masjid ini, pengurus Remqja Masjid Al Muqorrobien berharap dapat melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya cakap secara organisatoris, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian tinggi terhadap umat.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masjid yang makmur, dinamis, dan berperan aktif dalam kehidupan masyarakat.</p>
<p>Begitu juga Pengurus Masjid Al Muqorrobien optimistis, dari kegiatan yang sederhana namun sarat makna ini akan tumbuh pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin dalam setiap langkah kepemimpinannya. (doe)<br />
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260124_202929_272.sdocx--></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/latihan-dasar-kepemimpinan-remaja-masjid-al-muqorrobien-mencetak-generasi-penggerak-umat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membakar Hutan Berarti Merusak Tanda Keberadaan Tuhan</title>
		<link>https://koranindopos.com/membakar-hutan-berarti-merusak-tanda-keberadaan-tuhan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/membakar-hutan-berarti-merusak-tanda-keberadaan-tuhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 05:38:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Membakar Hutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=108492</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi menjaga lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa alam merupakan bagian dari tanda keberadaan Tuhan, sehingga tindakan merusak alam sejatinya sama dengan merusak tanda keberadaan-Nya. Pesan tersebut disampaikan Menag saat merilis tiga buku terbaru: Ekoteologi, Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama 2025–2029, dan Trilogi Kerukunan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="91" data-end="349"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta.</strong> Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan pesan kuat mengenai urgensi menjaga lingkungan hidup. Ia menegaskan bahwa alam merupakan bagian dari tanda keberadaan Tuhan, sehingga tindakan merusak alam sejatinya sama dengan merusak tanda keberadaan-Nya.</p>
<p data-start="351" data-end="561">Pesan tersebut disampaikan Menag saat merilis tiga buku terbaru: <em data-start="416" data-end="428">Ekoteologi</em>, <em data-start="430" data-end="480">Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama 2025–2029</em>, dan <em data-start="486" data-end="505">Trilogi Kerukunan</em>, dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat (14/11/2025).</p>
<p data-start="563" data-end="893">Dalam pemaparannya, Menag mengulas pandangan para filsuf dan teolog seperti Descartes, Plotinus, dan Ibn Arabi terkait hubungan mendalam antara manusia, alam, dan Tuhan. Ia menekankan pentingnya memahami konsep <em data-start="774" data-end="782">jawhar</em> (substansi) dan <em data-start="799" data-end="806">‘arad</em> (penampakan), sehingga manusia tidak memandang alam hanya sebagai bentuk fisik semata.</p>
<p data-start="895" data-end="1063">“Kalau kita sadar bahwa segala sesuatu punya batin—punya ‘jawhar’—kita tidak mungkin merusak alam. Membakar hutan sama artinya merusak tanda keberadaan Tuhan,” ujarnya.</p>
<p data-start="1065" data-end="1325">Ia juga mengutip ajaran dari berbagai tradisi besar, mulai dari Islam, Hindu, hingga Taoisme, yang seluruhnya memuat nilai-nilai etika ekologis. “Alam adalah partner, bukan objek. Engkau adalah aku, aku adalah engkau. Kalau engkau mati, aku mati,” tegas Menag.</p>
<p data-start="1327" data-end="1638">Menag turut mengapresiasi Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM), Muhammad Ali Ramdhani, atas peluncuran buku pengantar ekoteologi. Ia berharap ke depan hadir karya-karya yang lebih komprehensif untuk menggali hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan melalui perspektif moderasi beragama.</p>
<p data-start="1640" data-end="1860">“Jika pemahaman puncak ini terwujud, akan muncul kesadaran global untuk menjaga bumi. Semakin cepat alam rusak, semakin cepat tanda-tanda kehancuran datang. Mari kita menunda kiamat dengan menjaga lingkungan,” ungkapnya.</p>
<p data-start="1862" data-end="2068">Sementara itu, Kepala BMBPSDM Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan bahwa peluncuran tiga buku tersebut merupakan bagian dari mandat besar Kementerian Agama, sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 244 Tahun 2025.</p>
<p data-start="2070" data-end="2361">Menurutnya, penyusunan buku-buku ini melalui proses panjang, mulai dari pengumpulan data, penulisan, Focus Group Discussion (FGD), hingga penyempurnaan ulang bersama berbagai pihak—akademisi, peneliti, aktivis lingkungan, tokoh agama, analis kebijakan, dan kementerian/lembaga lintas sektor.</p>
<p data-start="2363" data-end="2713">Buku <em data-start="2368" data-end="2417">Ekoteologi: Menguatkan Iman, Merawat Lingkungan</em> diharapkan dapat menjadi pedoman implementatif bagi Kementerian Agama dan mitra terkait, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam. Buku ini juga diharapkan menjadi rujukan komunikasi bagi berbagai program yang mengusung perspektif ekoteologi.</p>
<p data-start="2715" data-end="2941" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Peluncuran ekoteologi dan peta jalan moderasi beragama ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kementerian Agama dalam mengarusutamakan spiritualitas ekologis dan kerukunan lintas agama dalam pembangunan nasional,” tutupnya. (hai)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/membakar-hutan-berarti-merusak-tanda-keberadaan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enam Alasan Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan Menurut Ulama Klasik</title>
		<link>https://koranindopos.com/enam-alasan-mengapa-doa-kita-belum-dikabulkan-menurut-ulama-klasik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/enam-alasan-mengapa-doa-kita-belum-dikabulkan-menurut-ulama-klasik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 02:29:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Dikabulkan]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=107741</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Berdoa merupakan bentuk penghambaan seorang manusia kepada Allah SWT. Melalui doa, seorang hamba menyampaikan segala keinginan, harapan, dan keluh kesah kepada Sang Pencipta. Allah sendiri memerintahkan manusia untuk berdoa sebagaimana firman-Nya dalam Surat Ghafir ayat 60: “Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.’” Namun dalam kenyataannya, tidak semua doa segera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="105" data-end="381"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta.</strong> Berdoa merupakan bentuk penghambaan seorang manusia kepada Allah SWT. Melalui doa, seorang hamba menyampaikan segala keinginan, harapan, dan keluh kesah kepada Sang Pencipta. Allah sendiri memerintahkan manusia untuk berdoa sebagaimana firman-Nya dalam Surat Ghafir ayat 60:</p>
<p data-start="385" data-end="469">“Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.’”</p>
<p data-start="471" data-end="825">Namun dalam kenyataannya, tidak semua doa segera dikabulkan. Ada kalanya seseorang telah berulang kali berdoa, tetapi harapannya belum juga terwujud. Mengenai hal ini, ulama besar Ibnul Jauzi dalam kitab <em data-start="675" data-end="691">Shaidul Khatir</em> menjelaskan bahwa tertundanya pengabulan doa menyimpan berbagai hikmah mendalam. Setidaknya, ada enam pelajaran yang dapat diambil.</p>
<h3 data-start="827" data-end="857">1. Bukti Kekuasaan Allah</h3>
<p data-start="858" data-end="1131">Tidak terkabulnya doa menunjukkan bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Allah berhak memberi atau menahan sesuai dengan kebijaksanaan dan kasih sayang-Nya. Setiap keputusan Allah selalu mengandung kebaikan, meskipun belum terlihat oleh manusia.</p>
<h3 data-start="1133" data-end="1168">2. Obat yang Menyehatkan Jiwa</h3>
<p data-start="1169" data-end="1465">Menurut Ibnul Jauzi, doa yang belum dikabulkan ibarat obat pahit dari dokter. Meskipun terasa tidak menyenangkan, sesungguhnya hal itu menyehatkan jiwa. Penundaan pengabulan doa bisa menjadi cara Allah menyembuhkan hati dari kesombongan, keputusasaan, atau ketergantungan berlebihan pada dunia.</p>
<h3 data-start="1467" data-end="1501">3. Menunggu Waktu yang Tepat</h3>
<p data-start="1502" data-end="1818">Allah Maha Mengetahui kapan waktu terbaik untuk mengabulkan doa hamba-Nya. Penundaan terkadang terjadi agar seseorang lebih siap secara mental dan spiritual menerima apa yang dimintanya. Seperti orang tua yang tidak langsung memberi pisau kepada anak kecil hingga ia cukup dewasa untuk menggunakannya dengan bijak.</p>
<h3 data-start="1820" data-end="1847">4. Sarana Introspeksi</h3>
<p data-start="1848" data-end="2167">Doa yang tak kunjung dikabulkan juga bisa menjadi ajakan untuk merenung. Mungkin ada hal-hal yang menjadi penghalang, seperti dosa yang belum ditaubati, rezeki yang tidak halal, atau hati yang lalai dalam berdoa. Karena itu, introspeksi dan pertaubatan menjadi langkah penting dalam memperbaiki hubungan dengan Allah.</p>
<h3 data-start="2169" data-end="2209">5. Sebuah Karunia yang Terselubung</h3>
<p data-start="2210" data-end="2396">Tidak terkabulnya doa bisa jadi merupakan bentuk karunia Allah. Bisa saja sesuatu yang diminta ternyata tidak baik bagi hamba tersebut. Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 216:</p>
<p data-start="2400" data-end="2579">“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”</p>
<h3 data-start="2581" data-end="2631">6. Jalan untuk Mendekatkan Diri kepada Allah</h3>
<p data-start="2632" data-end="2847">Terkadang Allah menunda pengabulan doa agar seorang hamba terus berdoa dan bergantung kepada-Nya. Dalam proses itulah kedekatan spiritual terbentuk, dan doa menjadi sarana memperkuat iman serta mengasah kesabaran.</p>
<p data-start="2856" data-end="3210">Enam hikmah ini menjadi pengingat bagi umat Islam agar tidak mudah putus asa dalam berdoa. Sebab, doa bukan hanya sarana meminta, tetapi juga bentuk cinta dan ketundukan kepada Allah. Seperti disampaikan Ibnul Jauzi, setiap doa yang belum dikabulkan menyimpan pelajaran berharga untuk memperkuat hati dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Pengabul Doa.</p>
<p data-start="3212" data-end="3232"><strong data-start="3212" data-end="3230">Wallahu a’lam.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/enam-alasan-mengapa-doa-kita-belum-dikabulkan-menurut-ulama-klasik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talak Saat Marah, Apakah Sah? Begini Penjelasan Ulama Fikih</title>
		<link>https://koranindopos.com/talak-saat-marah-apakah-sah-begini-penjelasan-ulama-fikih/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/talak-saat-marah-apakah-sah-begini-penjelasan-ulama-fikih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 02:22:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Talak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=106465</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta,  Dalam kehidupan rumah tangga, perbedaan pendapat dan emosi sering kali menjadi bagian dari dinamika hubungan suami istri. Namun, di tengah amarah yang memuncak, terkadang seorang suami bisa kehilangan kendali hingga mengucapkan kata-kata cerai (talak). Lantas, bagaimana hukum talak yang diucapkan dalam keadaan marah? Apakah sah menurut syariat? Dalam kajian fikih, ucapan talak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="216" data-end="593"><strong data-start="216" data-end="244"><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta, </strong> Dalam kehidupan rumah tangga, perbedaan pendapat dan emosi sering kali menjadi bagian dari dinamika hubungan suami istri. Namun, di tengah amarah yang memuncak, terkadang seorang suami bisa kehilangan kendali hingga mengucapkan kata-kata cerai (talak). Lantas, bagaimana hukum talak yang diucapkan dalam keadaan marah? Apakah sah menurut syariat?</p>
<p data-start="595" data-end="955">Dalam kajian fikih, ucapan talak dibagi menjadi dua jenis. Pertama, talak sharih, yaitu pernyataan yang jelas tanpa perlu penafsiran, seperti <em data-start="745" data-end="767">“saya ceraikan kamu”</em> atau <em data-start="773" data-end="793">“kamu saya talak.”</em> Kedua, talak kinayah, yaitu pernyataan kiasan yang maknanya masih bisa ditafsirkan, seperti <em data-start="890" data-end="910">“kita sudahi saja”</em> atau <em data-start="916" data-end="953">“kamu pulang ke rumah orang tuamu.”</em></p>
<p data-start="957" data-end="1174">Keabsahan talak jenis kinayah bergantung pada niat suami saat mengucapkannya. Jika niatnya hanya untuk mengakhiri pembicaraan, maka tidak jatuh talak. Namun jika bermaksud mengakhiri pernikahan, maka talaknya sah.</p>
<h3 data-start="1181" data-end="1238"><strong data-start="1185" data-end="1238">Perbedaan Pendapat Ulama tentang Talak Saat Marah</strong></h3>
<p data-start="1240" data-end="1335">Para ulama memiliki pandangan yang berbeda mengenai talak yang diucapkan dalam kondisi marah.</p>
<p data-start="1337" data-end="1538">Sebagian ulama, seperti Syekh Zainuddin al-Malibari dari mazhab Syafi’i, berpendapat bahwa talak tetap sah meskipun diucapkan dalam keadaan marah. Dalam kitab <em data-start="1504" data-end="1518">Fathul Mu’in</em>, beliau menegaskan:</p>
<p data-start="1542" data-end="1693">“Para ulama bersepakat bahwa talak orang yang marah tetap jatuh, meskipun ia mengklaim kehilangan kesadaran karena amarah.” (Fathul Mu’in, hal. 112).</p>
<p data-start="1695" data-end="2058">Namun, sebagian ulama lainnya menyatakan talak tidak sah jika kemarahan telah mencapai tingkat yang menghilangkan akal dan kesadaran. Pandangan ini didasarkan pada pendapat Syekh Ibnu Qasim Al-Ghazi dalam <em data-start="1908" data-end="1931">Fathul Qarib al-Mujib</em> yang menyebutkan bahwa talak tidak berlaku bagi orang yang tidak sadar, termasuk orang gila, pingsan, tidur, atau dipaksa.</p>
<h3 data-start="2065" data-end="2107"><strong data-start="2069" data-end="2107">Tiga Tingkatan Marah Menurut Ulama</strong></h3>
<p data-start="2109" data-end="2281">Untuk memahami lebih dalam, <strong data-start="2137" data-end="2168">Syekh Abdurrahman al-Jaziri</strong> dalam <em data-start="2175" data-end="2214">Kitabul Fiqhi ‘alal Madzhabil Arba‘ah</em> (juz IV, hlm. 262) membagi kondisi marah menjadi tiga tingkatan:</p>
<ol data-start="2283" data-end="2782">
<li data-start="2283" data-end="2433">
<p data-start="2286" data-end="2433">Marah tingkat awal, di mana seseorang masih mampu mengendalikan diri dan sadar dengan ucapannya. Talak dalam kondisi ini sah dan berlaku.</p>
</li>
<li data-start="2434" data-end="2616">
<p data-start="2437" data-end="2616">Marah tingkat puncak, ketika seseorang kehilangan kendali dan tidak sadar dengan apa yang diucapkan. Talak pada kondisi ini tidak sah karena disamakan dengan orang gila.</p>
</li>
<li data-start="2617" data-end="2782">
<p data-start="2620" data-end="2782">Marah tingkat pertengahan, yaitu amarah sangat tinggi namun kesadaran belum sepenuhnya hilang. Dalam kondisi ini, talak tetap sah menurut mayoritas ulama.</p>
</li>
</ol>
<h3 data-start="2789" data-end="2821"><strong data-start="2793" data-end="2821">Perlu Penilaian Objektif</strong></h3>
<p data-start="2823" data-end="3099">Menentukan sah atau tidaknya talak dalam kondisi marah harus dilakukan secara hati-hati dan objektif. Tidak cukup hanya berdasarkan pengakuan suami, tetapi juga memerlukan bukti, saksi, dan pertimbangan pihak berwenang, seperti petugas KUA atau tokoh agama setempat.</p>
<p data-start="3101" data-end="3261">Konsultasi kepada pihak berkompeten sangat dianjurkan agar keputusan yang diambil sesuai dengan syariat Islam dan tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari.</p>
<h3 data-start="3268" data-end="3320"><strong data-start="3272" data-end="3320">Kendalikan Emosi, Jaga Keutuhan Rumah Tangga</strong></h3>
<p data-start="3322" data-end="3566">Para ulama juga mengingatkan bahwa mengendalikan emosi adalah bagian dari kedewasaan seorang suami sebagai pemimpin keluarga. Ucapan talak yang dilontarkan tanpa pertimbangan dapat membawa konsekuensi besar bagi keharmonisan rumah tangga.</p>
<p data-start="3568" data-end="3720">Menjaga kesabaran dan menghindari kata-kata cerai saat marah merupakan langkah penting untuk mempertahankan hubungan dan menciptakan keluarga sakinah.</p>
<p data-start="3722" data-end="3752"><strong data-start="3722" data-end="3752">Wallahu a‘lam bish-shawab.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/talak-saat-marah-apakah-sah-begini-penjelasan-ulama-fikih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut</title>
		<link>https://koranindopos.com/aroya-cruise-hadirkan-sensasi-baru-ibadah-haji-dan-umrah-lewat-jalur-laut/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/aroya-cruise-hadirkan-sensasi-baru-ibadah-haji-dan-umrah-lewat-jalur-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 00:36:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Aroya cruise]]></category>
		<category><![CDATA[Umroh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=105831</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; Menunaikan ibadah haji dan umrah umumnya dilakukan dengan menggunakan transportasi udara. Namun kini, umat muslim memiliki pilihan berbeda. Aroya Cruise, kapal pesiar halal pertama di dunia, menghadirkan pengalaman baru beribadah melalui jalur laut dengan kenyamanan ala wisata muslim. Pada acara grand launching bertajuk Aroya Umrah Cruises Experience and 3D2N Langkawi Halal Cruises [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> Menunaikan ibadah haji dan umrah umumnya dilakukan dengan menggunakan transportasi udara. Namun kini, umat muslim memiliki pilihan berbeda. Aroya Cruise, kapal pesiar halal pertama di dunia, menghadirkan pengalaman baru beribadah melalui jalur laut dengan kenyamanan ala wisata muslim.</p>
<p>Pada acara grand launching bertajuk Aroya Umrah Cruises Experience and 3D2N Langkawi Halal Cruises di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025), CEO Islamicruise International, Suhaimi Abd Ghafer, menegaskan bahwa inovasi ini dapat membuka cara baru beribadah. “Kehadiran Aroya Cruise bisa membawa pengalaman yang baru bagi umat muslim di Indonesia untuk menunaikan ibadah haji dan umrah yang sesuai dengan nilai islami,” ujarnya.</p>
<p>Aroya Cruise sendiri merupakan bagian dari Public Fund Saudi yang dipimpin langsung oleh Putra Mahkota, Prince Mohammed bin Salman. Kapal pesiar ini hadir dengan konsep berbeda, karena mengusung formasi halal dan menampilkan logo halal di dalam kapalnya. Suhaimi menyebut langkah ini sebagai bentuk keramahan dalam wisata muslim yang mengutamakan kenyamanan jamaah.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-105833" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004.jpg" alt="IMG 20251003 WA0004 - Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut" width="1600" height="900" title="Aroya Cruise Hadirkan Sensasi Baru Ibadah Haji dan Umrah Lewat Jalur Laut 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004.jpg 1600w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004-300x169.jpg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004-1024x576.jpg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004-768x432.jpg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004-1536x864.jpg 1536w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004-750x422.jpg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251003-WA0004-1140x641.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Selain mengedepankan konsep halal, kapal pesiar ini juga memiliki keunggulan dari sisi kuliner. Dengan 27 restoran di dalamnya, penumpang tidak perlu khawatir menunggu lama untuk menikmati hidangan halal. Suhaimi menekankan bahwa fasilitas tersebut menjadi nilai tambah yang tidak ditemukan di kapal pesiar konvensional.</p>
<p>Tidak hanya soal makanan, Aroya Cruise juga menghadirkan suasana nyaman selama perjalanan. Balkon besar yang disediakan di berbagai titik kapal membuat penumpang bisa merasakan nuansa rumah sendiri. Dengan begitu, perjalanan ibadah sekaligus wisata akan terasa lebih hangat dan menyenangkan.</p>
<p>Perjalanan Aroya Cruise akan dimulai dari Port Klang, Malaysia. Rute yang ditempuh meliputi Banda Aceh, Maldives, Oman, hingga berakhir di Mekkah dan Jeddah. Suhaimi menyebut rute ini sebagai perpaduan spiritual dan wisata yang tidak biasa. Penumpang bisa merasakan transisi perjalanan laut dengan destinasi islami yang unik.</p>
<p>Project Director Islamicruise International, Abd Rahman Mohd Ali, menambahkan bahwa Aroya Cruise bukan hanya sekadar transportasi ibadah. “Aroya Cruise juga akan memberikan kesempatan bagi umat muslim yang menggunakan kapal pesiarnya untuk menikmati destinasi wisata di seluruh tempat yang disinggahi,” jelasnya.</p>
<p>Ia mencontohkan sejumlah destinasi yang akan memperkaya perjalanan. Di Oman, jamaah akan diajak menyaksikan sejarah arsitektur Islam. Sementara di Maldives, keindahan laut menjadi suguhan utama. Begitu juga ketika singgah di Banda Aceh, penumpang dapat merasakan nuansa kental tradisi dan religiusitas.</p>
<p>Untuk memudahkan umat muslim yang ingin mencoba pengalaman ini, sejumlah biro perjalanan telah ditunjuk sebagai mitra resmi. Di antaranya Cruise Mabi, Panorama JTB, Global Travelindo, TX Travel, Umroh.com, Prima Vijaya, Megatrans Universal, Golden Rama, Anta Vaya, Dwi Daya, dan Wita Tour. Informasi detail juga tersedia melalui situs resmi www.aroyacruisesmalaysia.com.</p>
<p>Mengenai biaya perjalanan, Aroya Cruise menawarkan promo khusus sekitar Rp 78 jutaan untuk dua orang. Promo ini berlaku selama tiga bulan pertama peluncuran. Setelah itu, harga normal akan dikenakan sekitar Rp 58 jutaan per orang. Dengan fasilitas dan pengalaman unik yang ditawarkan, Aroya Cruise menjadi alternatif baru bagi umat muslim yang ingin beribadah dengan nuansa berbeda. (BrglHend)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/aroya-cruise-hadirkan-sensasi-baru-ibadah-haji-dan-umrah-lewat-jalur-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu dalam Perspektif Religi</title>
		<link>https://koranindopos.com/5-alasan-jangan-mengungkit-dosa-masa-lalu-dalam-perspektif-religi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/5-alasan-jangan-mengungkit-dosa-masa-lalu-dalam-perspektif-religi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 11:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Dosa Masa Lalu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=103350</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita mendengar orang mengungkit-ungkit kesalahan atau dosa masa lalu seseorang. Padahal, ajaran agama dengan tegas mengingatkan agar manusia tidak membuka aib atau keburukan orang lain, terlebih jika yang bersangkutan sudah bertobat dan berusaha memperbaiki diri. Berikut lima alasan penting mengapa mengungkit dosa masa lalu adalah perbuatan yang sebaiknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="182" data-end="602"><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita mendengar orang mengungkit-ungkit kesalahan atau dosa masa lalu seseorang. Padahal, ajaran agama dengan tegas mengingatkan agar manusia tidak membuka aib atau keburukan orang lain, terlebih jika yang bersangkutan sudah bertobat dan berusaha memperbaiki diri. Berikut lima alasan penting mengapa mengungkit dosa masa lalu adalah perbuatan yang sebaiknya dihindari:</p>
<h3 data-start="604" data-end="637">1. <strong data-start="611" data-end="635">Allah Maha Pengampun</strong></h3>
<p data-start="638" data-end="851">Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan bahwa pintu ampunan selalu terbuka bagi hamba-Nya yang bertobat. Jika Allah saja Maha Pemaaf, maka tidak layak bagi manusia untuk terus mengingat dan mengungkit dosa orang lain.</p>
<h3 data-start="853" data-end="906">2. <strong data-start="860" data-end="904">Menutup Aib Orang Lain adalah Amal Mulia</strong></h3>
<p data-start="907" data-end="1118">Rasulullah SAW bersabda, <em data-start="932" data-end="1024">“Barangsiapa menutup aib saudaranya, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat.”</em> (HR. Muslim). Dengan mengungkit dosa lama, justru kita membuka aib yang sudah Allah tutupi.</p>
<h3 data-start="1120" data-end="1173">3. <strong data-start="1127" data-end="1171">Mengungkit Masa Lalu Bisa Menjadi Ghibah</strong></h3>
<p data-start="1174" data-end="1381">Menceritakan keburukan orang lain, apalagi yang sudah berlalu, termasuk dalam kategori ghibah. Dalam ajaran Islam, ghibah diibaratkan memakan daging saudara sendiri—perbuatan yang hina dan sangat dilarang.</p>
<h3 data-start="1383" data-end="1434">4. <strong data-start="1390" data-end="1432">Setiap Orang Berhak Memulai Hidup Baru</strong></h3>
<p data-start="1435" data-end="1724">Islam mengajarkan bahwa manusia yang bertobat dengan sungguh-sungguh akan dihapuskan dosanya. Rasulullah SAW bersabda, <em data-start="1554" data-end="1622">“Orang yang bertobat dari dosa bagaikan orang yang tidak berdosa.”</em> (HR. Ibn Majah). Maka, mengungkit dosa lama sama saja menolak hak seseorang untuk memperbaiki diri.</p>
<h3 data-start="1726" data-end="1772">5. <strong data-start="1733" data-end="1770">Fokus pada Perbaikan Diri Sendiri</strong></h3>
<p data-start="1773" data-end="1984">Mengungkit dosa orang lain bisa membuat kita lalai dari kewajiban memperbaiki diri sendiri. Padahal, setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas amal perbuatannya masing-masing, bukan dosa orang lain.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/5-alasan-jangan-mengungkit-dosa-masa-lalu-dalam-perspektif-religi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Duafa</title>
		<link>https://koranindopos.com/hotel-dafam-express-jaksa-jakarta-gelar-buka-puasa-bersama-anak-yatim-dan-duafa/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/hotel-dafam-express-jaksa-jakarta-gelar-buka-puasa-bersama-anak-yatim-dan-duafa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Doe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 07:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[bukber]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel dafam express jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[pabtiasuhan]]></category>
		<category><![CDATA[yatim duafa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=93213</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta&#8211; Momen berbuka puasa selalu menjadi waktu yang penuh kebahagiaan, terlebih saat diisi dengan kegiatan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Dalam semangat Ramadan, Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta menyelenggarakan acara buka puasa bersama anak yatim dan duafa pada Selasa (25/3/2025). Menurut Putri Marketing Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta, Acara ini turut dihadiri oleh puluhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta</strong>&#8211; Momen berbuka puasa selalu menjadi waktu yang penuh kebahagiaan, terlebih saat diisi dengan kegiatan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Dalam semangat Ramadan, Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta menyelenggarakan acara buka puasa bersama anak yatim dan duafa pada Selasa (25/3/2025).</p>
<p>Menurut Putri Marketing Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta, Acara ini turut dihadiri oleh puluhan anak yatim dan duafa panti asuhan dari Tebet. Dalam kesempatan tersebut hadir pula General Manager Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta, Firza Destrian, beserta para staf hotel.</p>
<figure id="attachment_93220" aria-describedby="caption-attachment-93220" style="width: 210px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-93220" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250326_140744-1-210x300.jpg" alt="IMG 20250326 140744 1 - Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Duafa" width="210" height="300" title="Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Duafa 3" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250326_140744-1-210x300.jpg 210w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250326_140744-1-150x214.jpg 150w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250326_140744-1.jpg 642w" sizes="(max-width: 210px) 100vw, 210px" /><figcaption id="caption-attachment-93220" class="wp-caption-text">Firza Destrian, General Manager Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta,</figcaption></figure>
<p>Kegiatan diawali dengan ceramah dan hikmah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Munidra Rohjani. Dalam ceramahnya, Ustadz Munidra menekankan pentingnya menjalankan shalat dan puasa dengan penuh keikhlasan serta meningkatkan kekhusyukan melalui pemahaman terhadap bacaan shalat.</p>
<p>Sementara itu Firza Destrian dalam sambutannya, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan agenda rutin Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta. “Kegiatan berbagi ini merupakan kegiatan rutin kami sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan duafa. Kami sangat bahagia bisa berbagi dengan saudara-saudara kita para yatim dan duafa” ungkap Firza.</p>
<p>Acara ditutup dengan pembagian bingkisan dan santunan. Firza berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka yang menerima bantuan. “Semoga melalui kegiatan berbagi ini, anak yatim dan duafa merasakan kebahagiaan dan mendapatkan manfaat yang besar,” tambahnya.</p>
<p>Melalui kegiatan seperti ini, Hotel Dafam Express Jaksa Jakarta ingin terus menebarkan semangat kebaikan dan kepedulian, khususnya di bulan suci Ramadan. Semoga langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat yang membutuhkan. (doe)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/hotel-dafam-express-jaksa-jakarta-gelar-buka-puasa-bersama-anak-yatim-dan-duafa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarak Malam Puncak “Ramadan Ceria” di Masjid Nurul Falah Komplek Kembang Larangan Tangerang</title>
		<link>https://koranindopos.com/semarak-malam-puncak-ramadan-ceria-di-masjid-nurul-falah-komplek-kembang-larangan-tangerang/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/semarak-malam-puncak-ramadan-ceria-di-masjid-nurul-falah-komplek-kembang-larangan-tangerang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Doe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 16:40:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[IRINA Nurul Falah amanah]]></category>
		<category><![CDATA[larangan tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan berkah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=92929</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Tangerang &#8211; Bulan suci Ramadan selalu membawa keberkahan dan semangat beribadah bagi umat Muslim. Atmosfer itu begitu terasa di Masjid Nurul Falah Amanah, Komplek Kembang Larangan, Tangerang, yang menjadi pusat penyelenggaraan acara puncak “Ramadan Ceria” pada Sabtu (22/3). Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Islam Nurul Falah Amanah (IRINA) dengan mengusung tema “Bersama Berbagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Tangerang</strong> &#8211; Bulan suci Ramadan selalu membawa keberkahan dan semangat beribadah bagi umat Muslim. Atmosfer itu begitu terasa di Masjid Nurul Falah Amanah, Komplek Kembang Larangan, Tangerang, yang menjadi pusat penyelenggaraan acara puncak “Ramadan Ceria” pada Sabtu (22/3).</p>
<p>Acara ini diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Islam Nurul Falah Amanah (IRINA) dengan mengusung tema “Bersama Berbagi Keberkahan di Bulan Ramadan”.</p>
<p>Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan paduan suara dari berbagai komunitas, seperti Majelis Taklim Ibu-Ibu (MTI), Halaqah Penghafal Qur’an (HPQ), EKODA, Majelis Taklim Bapak-Bapak (MTB), dan Komunitas Sepeda Mancal Pedal Bro’.</p>
<p>Ketua Pembina Yayasan Nurul Falah Amanah, H. Indaryanto, menyampaikan bahwa program “Ramadan Ceria” yang diinisiasi IRINA telah menjadi tradisi tahunan. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan momentum untuk meningkatkan semangat berbagi kepada sesama.</p>
<p>“Harapan kami, program Ramadan Ceria ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga komplek sekaligus meningkatkan kepedulian sosial,” ujar H. Indaryanto.</p>
<p>Senada dengan itu, Ketua Yayasan Nurul Falah Amanah, Muchlis Murtadlo, bersama Ketua DKM Masjid Nurul Falah, Isral, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk pengurus IRINA, RW, RT, dan para sponsor yang mendukung hingga acara berjalan lancar.</p>
<p><strong>Beragam Kegiatan Ramadan</strong></p>
<p>Selama Ramadan, IRINA menggelar berbagai kegiatan seperti sahur on panti, iftar on the road, lumbung pangan, iftar harian, dan sejumlah perlombaan. Pada malam puncak ini, juga diumumkan para pemenang lomba cerdas cermat dan pidato yang menjadi bagian dari rangkaian acara.</p>
<p>Selain itu, pengurus Yayasan Bidang Beasiswa melaporkan bahwa dana santunan beasiswa dari donasi warga komplek dan sekitarnya telah terkumpul sebanyak Rp90 juta. Dana tersebut akan disalurkan kepada kaum dhuafa, lansia, dan anak asuh di wilayah Komplek Kembang Larangan.</p>
<p>Acara “Ramadan Ceria” ini menjadi bukti nyata bagaimana semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat diwujudkan dalam momentum Ramadan. Semoga semangat ini terus terjaga dan memberikan keberkahan bagi seluruh warga komplek, pungkas H.Indaryanto.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/semarak-malam-puncak-ramadan-ceria-di-masjid-nurul-falah-komplek-kembang-larangan-tangerang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muliakan 2.000 Anak Yatim dan Dhuafa, Jakarta Garden City Dukung &#8220;Infinity Care Festival 2025&#8221;</title>
		<link>https://koranindopos.com/muliakan-2-000-anak-yatim-dan-dhuafa-jakarta-garden-city-dukung-infinity-care-festival-2025/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/muliakan-2-000-anak-yatim-dan-dhuafa-jakarta-garden-city-dukung-infinity-care-festival-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 00:08:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Garden City]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=92473</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta. Saling perduli antar sesama dan lingkungan sekitar sangat diperlukan sebagai salah satu bentuk keperdulian sosial di bulan suci ramadhan ini. Kawasan hunian terpadu skala kota (township) Jakarta Garden City mewujudkan hal tersebut dengan mendukung acara festival Ramadhan bertajuk &#8220;Infinity Care Festival 2025&#8221; di Club House Jakarta Garden City yang berlangsung pada tanggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com &#8211; Jakarta.</strong> Saling perduli antar sesama dan lingkungan sekitar sangat diperlukan sebagai salah satu bentuk keperdulian sosial di bulan suci ramadhan ini. Kawasan hunian terpadu skala kota (township) Jakarta Garden City mewujudkan hal tersebut dengan mendukung acara festival Ramadhan bertajuk &#8220;Infinity Care Festival 2025&#8221; di Club House Jakarta Garden City yang berlangsung pada tanggal 15-16 Maret 2025.</p>
<p>Festival berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa. Acara yang diinisiasi oleh PT Mitra Sindo Sukses&#8211; anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk., Al Azhar Kelapa Gading, dan Yayasan Alazka Care ini menyantuni sekitar 2.000 anak yatim dan kaum dhuafa. Selain itu, kegiatan sosial ini sekaligus salah satu bentuk pilar Corporate Social Responsibility (CSR) dari Perseroan untuk tahun 2025.</p>
<p>Selain kegiatan sosial, Infinity Care Festival 2025 juga dirancang sebagai wadah edukasi dan hiburan yang dapat diakses secara gratis oleh semua kalangan.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat melalui kegiatan ini,&#8221; ujar Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses, Kelvin O Lesmana saat membuka acara Infinity Care Festival 2025, Sabtu (15/3).</p>
<p>Kelvin menambahkan, festival ini menghadirkan beragam aktivitas, termasuk talkshow dengan beberapa narasumber kompeten di bidang pendidikan, lingkungan, dan literasi.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-92474" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003.jpg" alt="IMG 20250318 WA0003 - Muliakan 2.000 Anak Yatim dan Dhuafa, Jakarta Garden City Dukung &quot;Infinity Care Festival 2025&quot;" width="1600" height="1066" title="Muliakan 2.000 Anak Yatim dan Dhuafa, Jakarta Garden City Dukung &quot;Infinity Care Festival 2025&quot; 5" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003.jpg 1600w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-300x200.jpg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-1024x682.jpg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-768x512.jpg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-1536x1023.jpg 1536w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-150x100.jpg 150w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-750x500.jpg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250318-WA0003-1140x760.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>&#8220;Festival ini turut menyediakan layanan konsultasi gratis seputar parenting, kesehatan, dan mitigasi bencana. Tak ketinggalan sajian Pojok Sinema yang akan memutar film-film inspiratif dan edukatif secara gratis. Semangat berbagi juga akan semakin terasa dalam berbagai kegiatan Charity dan EcoCare yang mengajak pengunjung untuk peduli sesama dan menjaga lingkungan,&#8221; jelas Kelvin.</p>
<p>Tidak hanya itu saja, menurut Kelvin, selain ragam kegiatan utama, Infinity Care Festival 2025 juga menggelar pojok menarik lainnya yaitu Pojok Sembako Murah. Dan, sebagai penutup, acara ini akan diakhiri dengan buka puasa bersama untuk menciptakan momen kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan yang penuh berkah.</p>
<p>Infinity Care Festival 2025 dihadiri oleh Walikota Jakarta Utara, Dr. Ali Maulana Hakim, S.IP., M.Si, penceramah Ustadz Wijayanto dan Ustadz M. Al Habsyi, yang memberikan Ceramah Ramadhan serta penampilan spesial dari Kak Awam Dongeng, Chiki Fawzi, dan Panji Petualang, yang akan menghibur sekaligus memberikan edukasi dengan cara yang menyenangkan. (FEB)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/muliakan-2-000-anak-yatim-dan-dhuafa-jakarta-garden-city-dukung-infinity-care-festival-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarak Ramadan di Masjid Nabawi Madinah</title>
		<link>https://koranindopos.com/semarak-ramadan-di-masjid-nabawi-madinah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/semarak-ramadan-di-masjid-nabawi-madinah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Doe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 16:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[bebruka puasa di masjid nabawi]]></category>
		<category><![CDATA[puasa di tanah suci]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan di masjid nabawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=92345</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Madinah &#8211; Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah satu tempat yang paling istimewa untuk merasakan keagungan bulan ini adalah Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Masjid yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Nabi Muhammad SAW ini selalu dipenuhi oleh jamaah dari berbagai penjuru dunia, yang datang untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Madinah</strong> &#8211; Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah satu tempat yang paling istimewa untuk merasakan keagungan bulan ini adalah Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.</p>
<p>Masjid yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Nabi Muhammad SAW ini selalu dipenuhi oleh jamaah dari berbagai penjuru dunia, yang datang untuk beribadah dan merasakan kehangatan spiritual Ramadan.</p>
<p><strong>Suasana Ramadan di Masjid Nabawi</strong></p>
<p>Sejak hari pertama Ramadan, Masjid Nabawi semakin ramai dengan jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah shalat, membaca Al-Qur&#8217;an, dan berzikir. Suasana penuh ketenangan menyelimuti masjid yang megah ini, di mana umat Islam merasakan kedekatan dengan Allah SWT di salah satu tempat paling suci dalam Islam.</p>
<p>Salah satu momen yang paling dinantikan adalah shalat Tarawih yang diimami oleh qari-qari terbaik dunia. Bacaan Al-Qur&#8217;an yang merdu menggema di seluruh masjid, menciptakan suasana yang penuh kekhusyukan dan kedamaian.</p>
<p><strong>Tradisi Berbuka Puasa di Masjid Nabawi</strong></p>
<p>Setiap sore menjelang maghrib, pelataran Masjid Nabawi dipenuhi dengan hidangan berbuka puasa gratis yang disediakan oleh pemerintah Arab Saudi serta para dermawan. Kurma, air zamzam, yoghurt, roti, dan makanan khas Timur Tengah dibagikan kepada para jamaah. Tradisi berbuka puasa bersama ini menjadi momen yang penuh kebersamaan dan persaudaraan antar sesama Muslim.</p>
<p><strong>I’tikaf di 10 Hari Terakhir Ramadan</strong></p>
<p>Di saat sepuluh hari terakhir Ramadan, ribuan jamaah melakukan i’tikaf di dalam Masjid Nabawi. Mereka menghabiskan waktu dengan beribadah, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana ini mencerminkan semangat untuk meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.</p>
<p><strong>Keistimewaan Beribadah di Masjid Nabawi</strong></p>
<p>Bagi umat Islam, beribadah di Masjid Nabawi memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW bersabda:</p>
<p>&#8220;Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih baik daripada seribu shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram.&#8221; (HR. Bukhari &amp; Muslim)</p>
<p>Dengan keutamaan tersebut, tidak heran jika banyak Muslim yang berusaha menghabiskan bulan Ramadan di masjid ini untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda.</p>
<p>Ramadan di Masjid Nabawi adalah pengalaman yang luar biasa bagi setiap Muslim. Dari shalat Tarawih yang penuh kekhusyukan, berbuka puasa bersama, hingga i’tikaf di sepuluh hari terakhir, semua momen di sini membawa keberkahan tersendiri. Masjid Nabawi tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol persaudaraan dan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW serta Allah SWT.</p>
<p>Bagi yang memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Madinah saat Ramadan, momen ini akan menjadi kenangan spiritual yang tak terlupakan. (doe)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/semarak-ramadan-di-masjid-nabawi-madinah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
