koranindopos.com – Jakarta. Insinyur kedirgantaraan asal Jerman, Rüdiger Koch, baru saja mencetak rekor dunia baru untuk masa tinggal terlama di bawah air dalam sebuah hunian bawah laut. Ia berhasil menghabiskan 101 hari di kedalaman Laut Karibia, tepatnya di luar Teluk Linton, Panama. Rekor ini mengalahkan pencapaian sebelumnya yang dicatatkan oleh Dr. Joseph Dituri, yang bertahan selama 100 hari di bawah air.
Hunian bawah air yang ditempati oleh Koch dirancang dan dijual oleh perusahaan miliknya, Ocean Builders. Rumah bawah laut ini memiliki luas sekitar 28 meter persegi, yang terbilang cukup sempit untuk dihuni dalam waktu lama. Namun, meskipun lingkungannya yang terbatas, Koch tidak terpengaruh dan tetap merasa terkejut bisa tinggal lebih dari tiga bulan di dalamnya.
Bersama dengan co-founder dan CEO Ocean Builders, Grant Romundt, Koch berbagi cerita tentang tantangan yang dihadapinya selama tinggal di bawah air dan bagaimana pengalamannya ini bisa menjadi latihan untuk perjalanan luar angkasa. Koch menjelaskan bahwa meskipun kehidupan di bawah laut terasa sangat terisolasi, ia berhasil beradaptasi dengan baik.
Rekor ini tidak hanya menarik perhatian dalam konteks pencapaian pribadi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan teknologi hunian bawah air yang dapat digunakan untuk eksplorasi laut yang lebih dalam atau bahkan untuk misi luar angkasa di masa depan.(dhil)
















