koranindopos.com – Jakarta. Situasi di Kabupaten Puncak Jaya masih belum kondusif setelah bentrokan antarpendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 dan 02 yang terjadi pada Rabu (5/2) di wilayah Kota Lama Mulia. Bentrokan tersebut menyebabkan korban jiwa dan ratusan orang mengalami luka-luka.
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas kini bertambah menjadi tiga orang setelah dua korban yang sebelumnya mengalami luka-luka meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di Nabire pada Kamis (6/2). “Situasi masih belum kondusif dan kami terus berupaya untuk meredam ketegangan di wilayah tersebut,” ujar Kuswara.
Bentrokan yang pecah pada Rabu pagi sekitar pukul 05.30 WIT itu awalnya dilaporkan menewaskan satu orang, sementara 120 lainnya mengalami luka-luka akibat bentrokan fisik yang terjadi di tengah persaingan politik menjelang Pilkada.
Aparat keamanan telah dikerahkan untuk mengendalikan situasi dan mencegah potensi bentrokan lanjutan. Upaya mediasi antarpendukung(dhil)








