koranindopos.com, JAKARTA — Di tengah berbagai tantangan kesehatan ibu dan anak yang masih dihadapi kawasan Asia-Oceania, termasuk Indonesia, upaya kolaboratif terus dihadirkan untuk mendorong perubahan yang lebih baik. Salah satunya melalui penyelenggaraan SPRIN Fun Walk 2026, sebuah kegiatan yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan perempuan, sekaligus menikmati gaya hidup yang lebih aktif dan sehat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian forum regional yang diinisiasi oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) bersama Asia & Oceania Federation of Obstetrics & Gynaecology (AOFOG), yang berlangsung pada 10–12 April 2026 di Shangri-La Hotel Jakarta. Forum ini menjadi ruang bertemunya para ahli, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk saling berbagi pengetahuan serta memperkuat kerja sama dalam menghadapi isu kesehatan perempuan yang semakin kompleks.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada diskusi formal seperti Executive Board Meeting dan Action Plan Meeting, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang lebih santai dan inklusif seperti SPRIN Fun Walk. Melalui pendekatan ini, pesan tentang pentingnya kesehatan perempuan dapat disampaikan dengan lebih dekat dan mudah diterima oleh masyarakat luas.
Acara dibuka oleh Ketua Umum POGI, Budi Wiweko, bersama Presiden AOFOG, John Tait, serta turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Dalam sambutannya, Prof. Budi menekankan bahwa tantangan seperti kematian ibu dan bayi, stunting, hingga kanker serviks membutuhkan sinergi yang kuat antara organisasi profesi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis bukti (evidence-based medicine) dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan program SPRIN (Selamatkan PeRempuan INdonesia), sebuah gerakan yang berfokus pada edukasi, layanan, dan perlindungan kesehatan perempuan di setiap tahap kehidupan. Melalui program ini, POGI ingin mengajak masyarakat untuk melihat kesehatan perempuan sebagai tanggung jawab bersama.
Dukungan juga datang dari Sekretaris Jenderal AOFOG, Rohana Haththotuwa, yang mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam forum ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk memperluas wawasan dan berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan kesehatan di masing-masing negara.
Sementara itu, perwakilan KemenPPPA, Siti Nia Nurhasanah Sjarifudin, menilai inisiatif SPRIN sebagai langkah progresif yang mampu mendorong perubahan nyata. Ia menegaskan bahwa meningkatkan kualitas hidup perempuan berarti turut membangun masa depan bangsa.
Melalui SPRIN Fun Walk 2026 dan rangkaian forum AOFOG, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat diterapkan secara nyata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa melalui kolaborasi dan kepedulian bersama, setiap perempuan berhak mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik, berkelanjutan, dan bermakna. (sh)










