<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>anak &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2025 04:04:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>anak &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>7 Tips Menjaga Kesehatan Pada Anak</title>
		<link>https://koranindopos.com/7-tips-menjaga-kesehatan-pada-anak/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/7-tips-menjaga-kesehatan-pada-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 04:04:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=102166</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Menjaga kesehatan anak adalah salah satu prioritas utama bagi setiap orang tua. Anak-anak memiliki sistem imun yang masih berkembang, sehingga rentan terhadap berbagai penyakit. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk menerapkan kebiasaan sehat sejak dini. Berikut ini beberapa tips dan trik sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan anak: 1. Berikan Asupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="202" data-end="547"><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> &#8211; Menjaga kesehatan anak adalah salah satu prioritas utama bagi setiap orang tua. Anak-anak memiliki sistem imun yang masih berkembang, sehingga rentan terhadap berbagai penyakit. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk menerapkan kebiasaan sehat sejak dini. Berikut ini beberapa tips dan trik sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan anak:</p>
<p data-start="202" data-end="547">1. <strong data-start="555" data-end="587">Berikan Asupan Gizi Seimbang</strong></p>
<p data-start="588" data-end="853">Makanan adalah pondasi utama kesehatan. Pastikan anak mendapatkan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Perbanyak sayur, buah, dan sumber protein seperti telur, ikan, daging tanpa lemak, serta susu atau produk olahan susu.</p>
<p data-start="588" data-end="853">2. <strong data-start="861" data-end="888">Jaga Pola Tidur Teratur</strong></p>
<p data-start="889" data-end="1166">Tidur yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan sistem imun anak. Anak usia 3–5 tahun membutuhkan sekitar 10–13 jam tidur, sedangkan usia 6–12 tahun memerlukan sekitar 9–12 jam. Ciptakan rutinitas tidur yang teratur, seperti tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari.</p>
<p data-start="889" data-end="1166">3. <strong data-start="1174" data-end="1201">Ajarkan Kebersihan Diri</strong></p>
<p data-start="1202" data-end="1388">Biasakan anak mencuci tangan sebelum makan, setelah dari toilet, atau setelah bermain. Ajarkan pula cara menyikat gigi yang benar minimal dua kali sehari agar gigi dan mulut tetap sehat.</p>
<p data-start="1202" data-end="1388">4. <strong data-start="1396" data-end="1439">Batasi Konsumsi Gula dan Makanan Olahan</strong></p>
<p data-start="1440" data-end="1659">Terlalu banyak gula bisa menyebabkan obesitas, diabetes, dan masalah gigi. Kurangi camilan manis, minuman bersoda, dan makanan cepat saji. Gantilah dengan camilan sehat seperti buah segar, yoghurt, atau kacang-kacangan.</p>
<p data-start="1440" data-end="1659">5. <strong data-start="1667" data-end="1695">Ajak Anak Aktif Bergerak</strong></p>
<p data-start="1696" data-end="1926">Aktivitas fisik membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga berat badan ideal. Ajak anak bermain di luar, bersepeda, berenang, atau sekadar jalan-jalan sore. Kurangi waktu layar (gadget) agar anak tidak terlalu pasif.</p>
<p data-start="1696" data-end="1926">6. <strong data-start="1934" data-end="1975">Rutin Periksa Kesehatan dan Imunisasi</strong></p>
<p data-start="1976" data-end="2158">Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin di puskesmas atau dokter anak. Imunisasi juga penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya seperti campak, polio, dan hepatitis.</p>
<p data-start="1976" data-end="2158">7. <strong data-start="2166" data-end="2200">Bangun Lingkungan yang Positif</strong></p>
<p data-start="2201" data-end="2419">Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Ciptakan lingkungan rumah yang penuh kasih sayang dan bebas stres. Dengarkan anak, berikan pelukan, dan luangkan waktu bersama agar anak merasa aman dan bahagia.</p>
<p data-start="2444" data-end="2693">Menjaga kesehatan anak bukan tugas yang mudah, tapi bisa dimulai dengan langkah-langkah kecil yang konsisten. Dengan memberikan pola hidup sehat sejak dini, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, ceria, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (rls/sh)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/7-tips-menjaga-kesehatan-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102166</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenko PMK Dorong Kesadaran Membangun Resiliensi Anak Hadapi Perubahan Iklim</title>
		<link>https://koranindopos.com/kemenko-pmk-dorong-kesadaran-membangun-resiliensi-anak-hadapi-perubahan-iklim/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kemenko-pmk-dorong-kesadaran-membangun-resiliensi-anak-hadapi-perubahan-iklim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 06:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko PMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=60989</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus menggalakkan sosialisasi akan pentingnya membangun kesadaran dan resiliensi anak menghadapi dampak dari perubahan iklim. Upaya ini merupakan langkah konkret dalam mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang semakin terasa. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex-1 overflow-hidden">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-soaoh-79elbk h-full">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-soaoh-1n7m0yu">
<div class="flex flex-col text-sm pb-9">
<div class="w-full text-token-text-primary" dir="auto" data-testid="conversation-turn-139">
<div class="px-4 py-2 justify-center text-base md:gap-6 m-auto">
<div class="flex flex-1 text-base mx-auto gap-3 juice:gap-4 juice:md:gap-6 md:px-5 lg:px-1 xl:px-5 md:max-w-3xl lg:max-w-[40rem] xl:max-w-[48rem]">
<div class="relative flex w-full flex-col agent-turn">
<div class="flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex flex-grow flex-col max-w-full">
<div class="min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start gap-3 whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="fcd6d746-9727-488c-86e7-6718b4b34e13">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<h3></h3>
<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a><em> &#8211; </em><strong>Jakarta</strong><em>. </em>Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus menggalakkan sosialisasi akan pentingnya membangun kesadaran dan resiliensi anak menghadapi dampak dari perubahan iklim. Upaya ini merupakan langkah konkret dalam mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang semakin terasa.</p>
<p>Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, menyampaikan bahwa kementeriannya bekerja sama dengan organisasi nonprofit Save The Children Indonesia untuk mengadakan seminar yang bertujuan menyadarkan akan dampak perubahan iklim terhadap anak-anak. Seminar ini juga bertujuan meningkatkan ketahanan anak-anak menghadapi kondisi tersebut.</p>
<p>&#8220;Sedang kita dorong untuk sama-sama meningkatkan penyadaran kepada semua pihak sampai kepada tingkat daerah untuk bersama-sama bekerja mengatasi dampak perubahan iklim terhadap anak dan juga membangun resiliensi dari anak-anak,&#8221; ujar Deputi Woro.</p>
<p>Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif anak-anak dalam upaya membangun ketahanan diri, keluarga, dan lingkungan mereka terhadap perubahan iklim. Anak-anak diharapkan tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam proses adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.</p>
<p>&#8220;Dukungan diberikan kepada anak-anak untuk berpartisipasi aktif dalam mengkampanyekan, ikut terlibat dalam prosesnya, termasuk dalam pembuatan kebijakannya,&#8221; jelas Deputi Woro.</p>
<p>Krisis iklim juga dianggap sebagai krisis hak anak-anak. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa lebih dari 20% anak Indonesia di bawah usia 5 tahun mengalami penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), pneumonia, dan diare pada tahun 2021. Pencemaran lingkungan turut berkontribusi terhadap penyakit-penyakit tersebut, termasuk ISPA yang dapat disebabkan oleh polusi udara.</p>
<p>Upaya yang dilakukan oleh Kemenko PMK ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya perlindungan anak-anak dari dampak perubahan iklim serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam membangun ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang semakin kompleks ini. (hai)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kemenko-pmk-dorong-kesadaran-membangun-resiliensi-anak-hadapi-perubahan-iklim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Anak Nasional, Presiden Pastikan Angka Stunting Turun di Setiap Daerah</title>
		<link>https://koranindopos.com/hari-anak-nasional-presiden-pastikan-angka-stunting-turun-di-setiap-daerah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/hari-anak-nasional-presiden-pastikan-angka-stunting-turun-di-setiap-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 01:42:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=39712</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com – Seluma. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tingkat stunting di setiap daerah terus menurun. Pernyataan tersebut diungkapkan Jokoki saat meninjau kegiatan upaya penurunan stunting bersama Ibu Iriana Joko Widodo di Posyandu Sarimulyo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu baru-baru ini. Menurut Jokowi, kedatangannya ke Kabupaten Seluma dalam rangka memastikan anak-anak dan balita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank"><strong>Koranindopos.com</strong> </a>– Seluma. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan tingkat stunting di setiap daerah terus menurun. Pernyataan tersebut diungkapkan Jokoki saat meninjau kegiatan upaya penurunan stunting bersama Ibu Iriana Joko Widodo di Posyandu Sarimulyo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu baru-baru ini.</p>
<p>Menurut Jokowi, kedatangannya ke Kabupaten Seluma dalam rangka memastikan anak-anak dan balita di daerah tersebut dalam kondisi sehat. ”Kita ingin memastikan dalam rangka Hari Anak Nasional bahwa stunting itu selalu turun setiap tahunnya, tidak bisa langsung hilang, tetapi turun,” tegas Jokowi dalam rilis Kemendagri, Senin (24/7).</p>
<p>Jokowi mengapresiasi upaya yang dilakukan di Kabupaten Seluma yang telah berhasil menurunkan angka stunting senilai 4 persen dari sebelumnya. ”Saya senang di Kabupaten Seluma turunnya 4 persen. Bagus,” ucapnya. Di posyandu tersebut, Presiden bersama Ibu Negara meninjau rangkaian pemeriksaan fisik terhadap bayi dan balita yang hadir di sana.</p>
<p>Mantan gubernur DKI itu menilai bahwa kegiatan pemeriksaan fisik yang rutin dilaksanakan tersebut merupakan hal yang baik untuk memastikan anak-anak tetap tumbuh dengan sehat. ”Ini untuk memastikan anak-anak kita semuanya sehat dan memiliki masa depan yang baik sebagai sebuah SDM unggul nantinya,” jelas Jokowi.</p>
<p>Selain itu, Jokowi kembali menjelaskan bahwa pemerintah memiliki target tingkat stunting secara nasional pada tahun 2024 dapat berada di bawah 14 persen. Hal tersebut akan didukung dengan anggaran yang cukup dari pemerintah. ”Dari pusat setiap tahun karena kita punya target tahun depan 2024 harus di angka 14 persen—di bawah 14 persen. Jadi memang anggaran kita selalu naik, karena memang kita ingin itu,” katanya.</p>
<p>Jokowi juga turut menyampaikan bahwa pemerintah akan selalu memantau dan mengecek penurunan stunting secara rutin guna mengendalikan tingkat stunting di setiap daerah. ”Kita cek setiap dua minggu, setiap bulan kita cek dan kelihatan siapa yang tinggi, siapa yang turun akan kelihatan, kita selalu kontrol dengan cara-cara yang seperti itu,” tandas Jokowi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/hari-anak-nasional-presiden-pastikan-angka-stunting-turun-di-setiap-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Peran PAUD sebagai Kekayaan Masa Depan Bangsa</title>
		<link>https://koranindopos.com/maksimalkan-peran-paud-sebagai-kekayaan-masa-depan-bangsa/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/maksimalkan-peran-paud-sebagai-kekayaan-masa-depan-bangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 15:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=38398</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com – Jakarta. Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta, Kamis (6/7). Tema yang diangkat dalam rakernas yaitu ”Perkuat Organisasi untuk Memperluas Jangkauan Pelayanan PAUD di Seluruh Indonesia”. Tema ini sebagai bentuk komitmen PP-PAUD dalam memberikan pelayanan yang holistik dan integratif atas kesehatan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> </strong>– Jakarta. Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Aston Kartika Grogol, Jakarta, Kamis (6/7). Tema yang diangkat dalam rakernas yaitu <em>”Perkuat Organisasi untuk Memperluas Jangkauan Pelayanan PAUD di Seluruh Indonesia”.</em></p>
<p>Tema ini sebagai bentuk komitmen PP-PAUD dalam memberikan pelayanan yang holistik dan integratif atas kesehatan, gizi, pengasuhan, perawatan, perlindungan, dan kesejahteraan anak. ”Mari kita bersama-sama bahu membahu untuk tujuan kita yaitu melaksanakan pendidikan-pendidikan anak usia dini,” kata Ketua Umum PP-PAUD Nani Suhajar Diantoro.</p>
<p>Nani mengungkapkan, perubahan yang berkesinambungan merupakan langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan organisasi PP-PAUD secara optimal. Guna mencapai tujuan tersebut, melalui Kongres XIII pada November 2022 yang lalu organisasi GOPTKI memutuskan untuk bertransformasi menjadi organisasi berbadan hukum agar bisa melanjut langkah mengawal dan mengisi kegiatan PAUD ke depan.</p>
<p>Rakernas PP-PAUD yang dilaksanakan pada 5-7 Juli ini diikuti ketua DPD PP-PAUD dari seluruh Indonesia. Rakernas I membahas terkait Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta program kerja jangka panjang, menengah, dan pendek.</p>
<p>Selain itu juga dibahas strategi pelaksanaan kegiatan organisasi. Antara lain menetapkan program-program unggulan, memperluas jaringan kerja dengan knowledge partners di dalam dan luar negeri, serta memantapkan kolaborasi atau kerja sama dengan pihak-pihak terkait.</p>
<p>”Sehubungan dengan hal yang terakhir, pada ujung acara nanti akan dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PP-PAUD dengan BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) untuk penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini di wilayah perbatasan,” tuturnya.</p>
<p>Nani mengundang semua pihak untuk ikut bersama PP-PAUD memajukan pendidikan anak usia dini Indonesia. Hal ini karena anak usia dini menurutnya adalah harta kekayaan yang luar biasa yang menjadi penentu keberhasilan Indonesia di masa depan. ”Semoga kerja ini memberikan hasil yang maksimal untuk kemajuan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia,” harapnya.</p>
<p>PP-PAUD dan BNPP pada kesempatan tersebut juga telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyelenggaraan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di Kawasan Perbatasan Negara.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/maksimalkan-peran-paud-sebagai-kekayaan-masa-depan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tangsel Klaim Tekan Stunting Jadi 9 Persen</title>
		<link>https://koranindopos.com/tangsel-klaim-tekan-stunting-jadi-9-persen/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tangsel-klaim-tekan-stunting-jadi-9-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 04:53:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=36898</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengklaim berhasil menurunkan angka stunting dari 19,9 persen menjadi 9 persen. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, seluruh pihak harus tetap berjuang untuk mewujudkan Kota Tangsel dengan zero stunting. Agar nantinya seluruh anak di Provinsi Banten dapat bertumbuh kembang dengan baik. ’’Kalau masalah ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Tangerang</strong>. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengklaim berhasil menurunkan angka stunting dari 19,9 persen menjadi 9 persen. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, seluruh pihak harus tetap berjuang untuk mewujudkan Kota Tangsel dengan zero stunting. Agar nantinya seluruh anak di Provinsi Banten dapat bertumbuh kembang dengan baik. ’’Kalau masalah ini enggak dihadapi akan berdampak buruk pada kemampuan cara berpikir anak. Kita berjuang menekan angka stunting hingga zero,’’ kata Pilar di kawasan Ciputat pada Minggu (18/6/2023).</p>
<p>Pilar menuturkan, untuk menekan angka hingga zero diperlukan kerja sama dengan seluruh pihak. Termasuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Sebagai tim penggerak, lanjut Pilar,  juga harus bisa tetap memperhatikan lingkungan di sekitar. Dalam menangani stunting tidak hanya melihat ibu hamil dan anak-anak saja. ’’Tapi, lihat juga sanitasi lingkungan yang buruk,’’ ujarnya.</p>
<p>Karena itu, pihaknya sedang mendorong bagaimana menciptakan lingkungan dan sanitasi yang layak. Menurutnya, program itu merupakan salah satu upaya penanganan stunting di Kota Tangsel. ’’Kita ada program Kampung Membangun. Program ini dapat mengajarkan kita membuat sanitasi yang baik dan lingkungan yang baik,’’ ucapnya.</p>
<p>Selain itu, upaya yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel dalam menangani stunting juga dengan membuat ruang publik sebagai tempat berolahraga. Tahun ini pihaknya baru saja meresmikan Alun-Alun Pamulang. ’’Tahun ini lagi bangun taman kota di Pondok Aren dan Serpong Utara buat olahraga masyarakat dan ibu hamil,’’ tambahnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pihaknya berharap Pemkot Tangsel dengan TP PKK  mampu berjuang dan menjadi tim penggerak yang kompak. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, harapannya bisa menciptakan generasi yang unggul. ’’Sebagai tim penggerak harus kompak. Kalau punya program bisa kita gerakan. dan semoga bisa menciptakan generasi anak di masa depan yang cerdas,’’ paparnya. (rik/mmr)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tangsel-klaim-tekan-stunting-jadi-9-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anak Berhari-hari Terkurung di Kontainer Sampai Malaysia</title>
		<link>https://koranindopos.com/anak-berhari-hari-terkurung-di-kontainer-sampai-malaysia/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/anak-berhari-hari-terkurung-di-kontainer-sampai-malaysia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 07:40:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bangladesh]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[port klang malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=27262</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; MALAYSIA. Seorang remaja Bangladesh dilaporkan terkunci ketika bermain di dalam kontainer. Ketika tersadar, ia sudah di Malaysia. Kabar itu menjadi sorotan setelah pihak berwenang di Pelabuhan Port Klang, Malaysia, menemukananakitu di dalam kontainer. Seorang sumber bercerita, anak itu mengetuk pintu kontainer dari dalam. Seorang pekerja mendengar ketukan itu. Sebagaimana dilansir New Straits Times, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>MALAYSIA</strong>. Seorang remaja Bangladesh dilaporkan terkunci ketika bermain di dalam kontainer. Ketika tersadar, ia sudah di Malaysia.</p>
<p>Kabar itu menjadi sorotan setelah pihak berwenang di Pelabuhan Port Klang, Malaysia, menemukananakitu di dalam kontainer. Seorang sumber bercerita, anak itu mengetuk pintu kontainer dari dalam. Seorang pekerja mendengar ketukan itu.</p>
<p>Sebagaimana dilansir <em>New Straits Times</em>, petugas itu pun bergegas membuka container untuk menyelamatkan sang anak. Penemuan anak itu terekam dalam video berdurasi 56 detik yang viral di media sosial. Kabar tersebut pun sampai ketelinga Menteri Dalam Negeri Malaysia Saifuddin Nasution Ismail.”Anak laki-laki itu, yang hanya dikenal sebagai Fahim, ditemukan di salah satu kontainer di kapal dari Bangladesh,&#8221; kata Saifuddin, seperti dikutip <em>Malay Mail</em>.</p>
<p>Saifuddin berkata, saat kapal tiba di Port Klang, container diturunkan dan ternyata ada seorang anak. ”Setelah anak diselamatkan, pihak berwenang segera membawa dia kerumah sakit untuk pemeriksaan dan menjalani proses dokumentasi,” ujarnya.</p>
<p>Saifuddin menegaskan, sang anak bukan korban perdagangan manusia karena tak ada bukti yang memperkuat asumsi tersebut. ”Kami tak menarik kesimpulan pada aspek perdagangan manusia karena penyelidikan awal mengungkapkan bocah itu masuk kedalam kontainer, lalu tertidur, dan tiba di sini (Malaysia, red),&#8221; ucap Saifuddin.</p>
<p>Perwakilan kepolisian Klang Selatan, Cha Hoong Fong, mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, anak itu mengaku masuk kedalam container saat sedang bermain dengan teman-temannya.</p>
<p>Sejumlah media Bangladesh melaporkan bahwa anak itu sedang bermain petak umpet bersama teman-temannya. Namun ternyata, ia terkunci di dalam dan tertidur. Kontainer itu kemudian dimasukkan kedalam kapal yang berlayar ke Malaysia pada 13 Januari. Anak itu lantas dipulangkan ke Bangladesh menggunakan kapal yang sama pada 19 Januarilalu.”Tak ada tindak kejahatan dalam insiden ini,&#8221; ucap Cha, seperti dikutip The Star. (cnni/mmr)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/anak-berhari-hari-terkurung-di-kontainer-sampai-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Depok Umumkan 168 Obat Sirup Aman Konsumsi</title>
		<link>https://koranindopos.com/dinkes-depok-umumkan-168-obat-sirup-aman-konsumsi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dinkes-depok-umumkan-168-obat-sirup-aman-konsumsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 13:05:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[gagal ginjal akut]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[obat sirup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=21788</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, DEPOK – Sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah Kota Depok mengeluarkan daftar obat sirup yang lolos uji atau tidak mengandung zat berbahaya pemicu gangguan ginjal akut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Mary Liziawati dalam siaran pers mengatakan, surat edaran tentang penggunaan obat sirup yang aman telah dikeluarkan. ’’Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank"><strong>Koranindopos.com</strong></a>, <strong>DEPOK</strong> – Sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah Kota Depok mengeluarkan daftar obat sirup yang lolos uji atau tidak mengandung zat berbahaya pemicu gangguan ginjal akut.</p>
<p style="font-weight: 400;">Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Mary Liziawati dalam siaran pers mengatakan, surat edaran tentang penggunaan obat sirup yang aman telah dikeluarkan. ’’Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 441/5466-SDK tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair atau Sirup pada Anak dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) atau Atypical Progressive Acute Kidney Injury,’’ paparnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Mary mengatakan, surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/III/3515/2022 tanggal 24 Oktober 2022 tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/Sirup pada Anak dalam Rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) atau Atypical Progressive Acute Kidney Injury.</p>
<p style="font-weight: 400;">’’Dalam surat edaran itu, disampaikan beberapa ketentuan bagi tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), apotek, serta toko obat dalam menjual obat sediaan sirup. Yaitu, harus berpedoman pada surat tersebut sampai dengan adanya surat pemberitahuan kembali dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),’’ terang Mary.</p>
<p style="font-weight: 400;">’’Khusus fasyankes harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penggunaan obat sirup berdasar ketentuan surat ini sesuai dengan kewenangannya masing-masing,’’ tambah Mary.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dia menyampaikan, dalam surat edaran tersebut, dilampirkan juga surat petunjuk dari Kemenkes. Serta penjelasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tentang informasi kelima hasil pengawasan BPOM terkait obat sirup yang tidak menggunakan propilena glikol, polietilena glikol, sorbitol, dan atau gliserina atau gliserol.</p>
<p style="font-weight: 400;">Pada lampiran dari BPOM tersebut, terdapat 168 daftar obat sirup yang aman dikonsumsi sepanjang digunakan sesuai dengan aturan pakai. Data itu dikeluarkan berdasar data registrasi BPOM per 22 Oktober 2022. ’’Jadi, ada 168 obat sirup yang tidak menggunakan bahan berbahaya,’’ terangnya. (fri/mmr)</p>
<p style="font-weight: 400;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dinkes-depok-umumkan-168-obat-sirup-aman-konsumsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21788</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Temuan Gagal Ginjal Akut Capai 63 Kasus</title>
		<link>https://koranindopos.com/temuan-gagal-ginjal-akut-capai-63-kasus/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/temuan-gagal-ginjal-akut-capai-63-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2022 12:05:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Dki]]></category>
		<category><![CDATA[gagal ginjal akut]]></category>
		<category><![CDATA[JAKARTA]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[PJ Gubernur DKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=21577</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mencatat ada sebanyak 135 kasus gagal ginjal misterius pada anak di fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta. Data kasus tersebut merupakan data dari Januari hingga 27 Oktober 2022. Dari total kasus yang sudah terdeteksi tersebut, kasus fatality rate atau kasus kematiannya cukup besar. Yakni, sebanyak 63 kasus. Hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank"><strong>Koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mencatat ada sebanyak 135 kasus gagal ginjal misterius pada anak di fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta. Data kasus tersebut merupakan data dari Januari hingga 27 Oktober 2022. Dari total kasus yang sudah terdeteksi tersebut, kasus <em>fatality rate</em> atau kasus kematiannya cukup besar. Yakni, sebanyak 63 kasus. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinkes DKI Widyastuti.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Dari 135 kasus, ada 63 kasus yang meninggal, 46 yang sembuh (sisanya masih dalam perawatan). Namun, dari data tersebut tidak semuanya berdomisili di Jakarta. Tapi, ada balita yang memang kebetulan dirawat di RS di Jakarta,&#8221; terangnya kepada awak media.</p>
<p style="font-weight: 400;">Besarnya angka tersebut, Widyastuti tidak menampiknya. Dia menjelaskan bahwa ratusan data tersebut merupakan data kumulatif dari hasil hospital <em>record review.</em> Oleh karena itu, bertambahnya jumlah kasus disebut bukan karena ada temuan kasus baru. Tapi, kasus itu merupakan rinci sejak Januari 2022 yang dikumpulkan oleh tim dengan melihat rekam medis apabila ada rumah sakit (RS) yang merawat kelainan gagal ginjal akut progresif atipikal. ”Jadi, data itu ditemukan dari mencari dan menganalisa kasus yang kriteria inklusinya sesuai dengan edaran Kemenkes,&#8221; imbuhnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Namun, lanjutnya, kami harus pilah-pilih  lagi, mana yang kasus baru mana yang tidak. Sementara untuk obat gagal ginjal misterius akut pada anak tersebut, dia menyebutkan masih dalam koordinasi Kemenkes, bukan Dinkes DKI. ”Jadi, langsung diberikan kepada RS yang memberikan perawatan. Setiap RS yang melakukan perawatan kasus gagal ginjal akut misterius, bisa mengajukannya ke Kemenkes langsung. Itu untuk antidote atau penawaran,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Widyastuti mengakui, ada beberapa alasan antidote tersebut langsung diberikan ke RS yang melakukan perawatan. Salah satunya, karena RS rujukan yang paling banyak menerima pasien gagal ginjal akut misterius pada anak tersebut merupakan rumah sakit vertikal. Yakni, RSCM dan Rumah Sakit Harapan Kita. ”Antidote langsung diberikan Kemenkes ke RS rujukan secara gratis,&#8221; imbuhnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dia juga menjelaskan, bahwa penyaluran antidote langsung dilakukan ke RS Rujukan karena tidak semua RS di Jakarta bisa menangani kasus gagal ginjal akut misterius pada anak tersebut. Sebab, RS rujukan harus memiliki spesialis ahli nefrologi anak. ”Saat ini (ahli) itu ada sekitar tiga orang di Jakarta dan itu ada di RS vertikal,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Meski penyaluran antidote dilakukan langsung Kemenkes, Widyastuti juga menyebutkan Pemprov DKI juga ikut ambil bagian dalam penanganan kasus tersebut. Salah satunya, penyiapan laboratorium yang memadai untuk pemeriksaan toksikologi. ”Faktor yang diduga menjadi pemicu sudah dirilis ya di tingkat pusat, yakni EG dan DEG yang ada di dalam zat pelarut obat cair. Jadi saat ini itu ya. Untuk mendeteksi itu sudah ditetapkan laboratorium yang mampu melakukan deteksi. Nah kebetulan, Labkesda DKI Jakarta ditunjuk oleh Kemenkes menjadi lab rujukan pemeriksaan toksikologi,&#8221; terangnya. (wyu/mmr)</p>
<p style="font-weight: 400;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/temuan-gagal-ginjal-akut-capai-63-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Potensi Stunting sejak Dini</title>
		<link>https://koranindopos.com/cegah-potensi-stunting-sejak-dini/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/cegah-potensi-stunting-sejak-dini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 12:51:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=21466</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Sebanyak 200 siswi SMPN 266 Jakarta mengikuti Gerakan Nasional Aksi Bergizi Kementerian Kesehatan pada Rabu (26/10/2022). Kegiatan tersebut bertujuan menekan angka kasus stunting dan mencegah anemia pada remaja putri. Rangkaian kegiatan itu meliputi sarapan bersama dengan menu bergizi, pemberian materi, dan pembagian tablet penambah darah. ”Gerakan Nasional Aksi Bergizi merupakan kegiatan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank"><strong>Koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> – Sebanyak 200 siswi SMPN 266 Jakarta mengikuti Gerakan Nasional Aksi Bergizi Kementerian Kesehatan pada Rabu (26/10/2022). Kegiatan tersebut bertujuan menekan angka kasus <em>stunting</em> dan mencegah anemia pada remaja putri. Rangkaian kegiatan itu meliputi sarapan bersama dengan menu bergizi, pemberian materi, dan pembagian tablet penambah darah.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Gerakan Nasional Aksi Bergizi merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran remaja putri agar terbiasa mengonsumsi tablet tambah darah, gizi seimbang, serta berperilaku hidup bersih dan sehat,’’ terang Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.</p>
<p style="font-weight: 400;">Ali berharap diadakannya Gerakan Nasional Aksi Bergizi secara serentak akan meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri, khususnya di wilayah Jakarta Utara. Menurut dia, gerakan itu merupakan pembekalan jangka panjang karena nantinya mereka menjadi dewasa, berkeluarga, dan berperan sebagai ibu. ”Semuanya harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin, termasuk asupan gizinya, sehingga ke depannya tidak ditemukan kasus kekurangan gizi dan <em>stunting</em>,’’ tuturnya.</p>
<p style="font-weight: 400;">Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing dr R. Achmad Sigit mengungkapkan, konsumsi tablet penambah darah dianjurkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk setiap remaja berusia 22–18 tahun. ”Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menggalakkan anjuran ini melalui Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang kali ini diadakan di SMP Negeri 266 Jakarta, Cilincing, Jakarta Utara, dan diikuti 200 peserta didik perempuan,’’ terang Achmad.</p>
<p style="font-weight: 400;">Dia menambahkan, puskesmas di Jakarta Utara akan berkoordinasi dengan sekolah lainnya setiap bulan dalam rangka pendistribusian tablet penambah darah kepada peserta didik perempuan yang nantinya dianjurkan untuk diminum satu tablet setiap minggunya. Menurut Achmad, mendorong remaja putri di usia tersebut untuk rutin mengonsumsi tablet penambah darah patut menjadi perhatian utama.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Kami harap ini akan berkelanjutan sehingga remaja putri akan terbiasa mengonsumsi tablet tambah darah sampai mereka menikah dan memasuki fase kehamilan. Ini penting untuk mencegah anemia pada remaja putri yang nantinya berperan dalam penurunan <em>stunting</em> serta menurunkan angka kematian ibu dan bayinya,’’ tuturnya. (wyu/mmr)</p>
<p style="font-weight: 400;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/cegah-potensi-stunting-sejak-dini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21466</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tercatat Jumlah Gagal Ginjal Capai 111 Kasus</title>
		<link>https://koranindopos.com/tercatat-jumlah-gagal-ginjal-capai-111-kasus/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tercatat-jumlah-gagal-ginjal-capai-111-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 04:38:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[JAKARTA]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=21426</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Angka kasus gagal ginjal akut atau acute kidney injury (AKI) di Jakarta terus menunjukkan peningkatan. Hingga Rabu (26/10/2022), ada 111 pasien yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan di Jakarta. ’’Per pagi ini (kemarin), 111 kasus ditemukan di fasilitas kesehatan di Jakarta. Hanya 72 pasien atau 65 persen yang tinggal di Jakarta,’’ ujar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank"><strong>Koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> – Angka kasus gagal ginjal akut atau <em>acute kidney injury</em> (AKI) di Jakarta terus menunjukkan peningkatan. Hingga Rabu (26/10/2022), ada 111 pasien yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan di Jakarta.</p>
<p style="font-weight: 400;">’’Per pagi ini (kemarin), 111 kasus ditemukan di fasilitas kesehatan di Jakarta. Hanya 72 pasien atau 65 persen yang tinggal di Jakarta,’’ ujar Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama Rabu.</p>
<p style="font-weight: 400;">Ngabila menjelaskan, penambahan kasus terjadi karena Pemprov DKI terus menyisir seluruh RS untuk mendata pasien kasus gagal ginjal akut yang dirawat sejak 1 Agustus lalu. Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Kementerian Kesehatan.</p>
<p style="font-weight: 400;">’’Data yang diambil hanya diagnosis ICD X N.17.9 (<em>acute renal failure unspecified</em>) dan N.19 (<em>unspecified kidney failure</em>),’’ lanjutnya. Dari hasil penyisiran itu, saat ini, sudah masuk data 111 pasien. Ke depan, penelusuran masih akan terus berlangsung.</p>
<p style="font-weight: 400;">Ngabila juga memastikan, tidak ada data ganda dalam pencatatan pasien gagal ginjal akut. Yang dicatat adalah pasien yang dirawat di faskes di Jakarta. Setelah itu, barulah dipisahkan data pasien asal Jakarta dan luar Jakarta.</p>
<p style="font-weight: 400;">Sementara itu, kebijakan pengaturan pembatasan penggunaan obat dari Kementerian Kesehatan diprediksi baru terlihat dua pekan ke depan. ’’Kita perlu melihat tren penurunan kasus minimal 7–14 hari dari kebijakan obat yang dikeluarkan Kemenkes berdasar tanggal timbul gejala (<em>onset</em>),’’ imbuh Ngabila.</p>
<p style="font-weight: 400;">Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga angkat bicara mengenai efek penarikan obat tersebut. ’’Kita lihat penurunannya sangat drastis. Yang tadinya sehari bisa 20–30 (pasien) kemarin beberapa hari sempat kosong,’’ terangnya saat hadir dalam Gerakan Nasional Aksi Bergizi di Jatinegara, Jakarta Timur.</p>
<p style="font-weight: 400;">Meskipun demikian, pihaknya tidak mau jemawa. Sebab, dalam kasus gagal ginjal akut, pelaporan kasusnya terlambat. Namun, yang terlihat saat ini adalah penurunan jumlah pasien secara drastis. Selama tiga hari belakangan, ada dua pasien baru.</p>
<p style="font-weight: 400;">Secara terpisah, Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono menjelaskan, Pemprov DKI terus mengikuti instruksi Kementerian Kesehatan. ’’<em>Kan</em> sudah ada instruksi, sudah ada edaran dari Kementerian Kesehatan. Kemarin juga Dinas Kesehatan DKI berkomunikasi dengan DPRD. Langkah-langkahnya mudah-mudahan bisa seperti yang kemarin kami persiapkan semuanya,’’ katanya. (wyu/mmr)</p>
<p style="font-weight: 400;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tercatat-jumlah-gagal-ginjal-capai-111-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21426</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
