<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bantul &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/bantul/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2026 06:22:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>bantul &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Bantul dan Padang Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO 2027, Ini Potensi yang Diunggulkan</title>
		<link>https://koranindopos.com/bantul-dan-padang-masuk-nominasi-kota-kreatif-unesco-2027-ini-potensi-yang-diunggulkan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bantul-dan-padang-masuk-nominasi-kota-kreatif-unesco-2027-ini-potensi-yang-diunggulkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2026 06:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bantul]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Gastronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Kriya]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[UCCN 2027]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO Creative Cities Network]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=131982</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta – Indonesia kembali memperluas peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas daerah ke tingkat internasional. Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kota Padang, Sumatra Barat, resmi ditetapkan sebagai dua daerah yang akan mewakili Indonesia dalam nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Bantul akan diusulkan melalui subsektor Crafts and Folk Art atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta –</strong> Indonesia kembali memperluas peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas daerah ke tingkat internasional. Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kota Padang, Sumatra Barat, resmi ditetapkan sebagai dua daerah yang akan mewakili Indonesia dalam nominasi anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027.</p>
<p>Bantul akan diusulkan melalui subsektor Crafts and Folk Art atau Kriya dan Seni Rakyat, sedangkan Padang mengandalkan subsektor Gastronomy atau gastronomi. Penetapan tersebut dilakukan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif setelah kedua daerah melewati tahapan seleksi nasional yang mencakup pemeriksaan administrasi, penilaian substansi, hingga presentasi dokumen pengajuan atau dossier di hadapan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).</p>
<p>Proses penentuan perwakilan Indonesia melibatkan lima tim pengarah dan tujuh tim seleksi yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Tahapan tersebut dirancang untuk memastikan daerah yang diajukan mempunyai kekuatan ekosistem kreatif, program pengembangan berkelanjutan, serta potensi kerja sama dengan kota-kota lain di dunia.</p>
<p>Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pencalonan kedua daerah bukan hanya bertujuan memperoleh pengakuan internasional. Pemerintah ingin menjadikan proses tersebut sebagai momentum untuk memperkuat industri kreatif lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus membuka kesempatan kerja di daerah.</p>
<p>“Kementerian Ekraf ingin terus mendampingi sehingga tidak berhenti sebatas nominasi. Ini harus mempunyai dampak ekonomi, termasuk dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kontribusi terhadap PDRB daerah. Sebab kumpulan dari PDRB daerah akan menjadi PDB nasional,” ujar Menteri Ekraf di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026).</p>
<p>Kementerian Ekraf bersama Panselnas selanjutnya akan membantu penyempurnaan dossier, memperkuat publikasi di tingkat nasional dan internasional, serta memfasilitasi komunikasi dengan kota-kota yang sudah menjadi anggota UCCN. Pendampingan juga melibatkan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memperluas jaringan dan memperoleh rekomendasi dari anggota jejaring tersebut. Finalisasi dokumen dijadwalkan berlangsung pada November hingga Desember 2026, sebelum disampaikan kepada Sekretariat UCCN di Paris pada awal 2027. Pengumuman hasil penetapan anggota baru diperkirakan berlangsung Oktober 2027.</p>
<p>Bantul memiliki sejarah panjang dalam pengembangan kerajinan yang berkaitan dengan warisan budaya sejak abad ke-16, pada masa Kerajaan Mataram Islam. Berbagai produk kriya di daerah ini memanfaatkan bahan alam seperti bambu, pandan, eceng gondok, pelepah pisang, kayu, batu, dan kulit. Penggunaan material tersebut turut dikembangkan melalui pendekatan ekonomi sirkular dan restorasi ekologis.</p>
<p>Daya saing industri kriya Bantul juga terlihat dari jangkauan pasarnya yang telah menembus 38 negara dengan nilai ekspor mencapai USD 6,71 juta. Sektor ini melibatkan lebih dari 45 persen perajin perempuan, sekaligus membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dan generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi kreatif. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyatakan pemerintah daerah akan melanjutkan penguatan ekosistem yang sudah terbentuk agar manfaatnya semakin luas.</p>
<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk memperbaiki hal-hal yang masih belum sempurna, terutama memperkuat ekosistem kreatif di Kabupaten Bantul yang memang sudah terbangun cukup lama, tinggal menguatkan sehingga kemanfaatannya semakin dirasakan banyak warga Bantul,” ungkap Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.</p>
<p>Sementara itu, Padang mengandalkan kekayaan kuliner yang terbentuk melalui sejarah perdagangan rempah dan pertemuan berbagai kebudayaan, termasuk Minangkabau, Tionghoa, India, dan Nias. Tradisi makan bajamba, manatiang piriang, serta teknik memasak rendang atau marandang menjadi bagian dari identitas gastronomi yang terus dipertahankan. Ekosistem tersebut kini menyerap lebih dari 53 ribu tenaga kerja dan telah memiliki jangkauan pasar ekspor melalui produk bumbu. Keberadaan Sentra Rendang dan Bagindo Aziz Chan Youth Center turut mendukung pengembangan aktivitas kuliner dan kreativitas masyarakat.</p>
<p>“Kami sangat bersyukur hari ini. Menjadi salah satu nominasi untuk mengajukan kepada UNESCO Creative Cities Network bukan hal yang mudah. Tentu harus ada strategi penyusunan dossier yang bisa menerjemahkan potensi dan kekayaan Kota Padang. Kami berharap dukungan dari kementerian dan Panselnas untuk menyusun ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Wali Kota Padang, Fadly Amran.</p>
<p>UNESCO Creative Cities Network dibentuk pada 2004 untuk mendorong kerja sama antarkota yang menjadikan kreativitas sebagai salah satu strategi pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan data UNESCO yang diperbarui pada 2026, jejaring tersebut telah mencakup 408 kota di lebih dari 100 negara dengan delapan bidang kreatif, termasuk kriya, gastronomi, desain, film, sastra, musik, media art, dan arsitektur.</p>
<p>Saat ini, Indonesia telah memiliki tujuh anggota UCCN, yakni Pekalongan, Bandung, Ambon, Jakarta, Surakarta, Ponorogo, dan Malang. Apabila Bantul dan Padang berhasil memperoleh penetapan pada 2027, jumlah kota kreatif Indonesia dalam jejaring tersebut berpotensi bertambah menjadi sembilan. Pengusulan kedua daerah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membawa potensi lokal ke panggung internasional melalui penguatan budaya, industri kreatif, dan kolaborasi ekonomi. (BRG/Hend)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bantul-dan-padang-masuk-nominasi-kota-kreatif-unesco-2027-ini-potensi-yang-diunggulkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131982</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BGN Tegur Pegawai SPPG Bantul yang Diduga Ejek Korban Keracunan MBG</title>
		<link>https://koranindopos.com/bgn-tegur-pegawai-sppg-bantul-yang-diduga-ejek-korban-keracunan-mbg/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bgn-tegur-pegawai-sppg-bantul-yang-diduga-ejek-korban-keracunan-mbg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 07:22:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bantul]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[sppg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=127791</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan teguran kepada salah seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diduga mengejek korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Teguran tersebut diberikan setelah beredar video yang diduga dibuat oleh pegawai SPPG di Dlingo, Bantul. Dalam video tersebut, karyawan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> — Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan teguran kepada salah seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diduga mengejek korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Teguran tersebut diberikan setelah beredar video yang diduga dibuat oleh pegawai SPPG di Dlingo, Bantul. Dalam video tersebut, karyawan itu diduga mengejek korban keracunan MBG asal Karo, Sumatera Utara, yang sebelumnya sempat dilaporkan mengalami hilang ingatan.</p>
<p>Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, membenarkan bahwa pembuat video tersebut merupakan pegawai SPPG.</p>
<p>“Dari kami juga sudah memberikan teguran kepada SPPG dan yang bersangkutan,” kata Gagat, dikutip dari detikJogja, Minggu (20/9/2026).</p>
<p>Gagat menjelaskan, pegawai yang membuat video tersebut diketahui memiliki posisi sebagai <strong>pengawas keuangan</strong> di SPPG Dlingo.</p>
<p>“Betul (pembuat video karyawan SPPG di Dlingo), yang bersangkutan berposisi sebagai pengawas keuangan,” tutur Gagat.</p>
<p>Selain memberikan teguran, BGN juga telah melakukan klarifikasi terhadap pegawai yang bersangkutan.</p>
<p>Menurut Gagat, hasil klarifikasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik, baik melalui keterangan pribadi dari pegawai tersebut maupun melalui pihak SPPG.</p>
<p>“Yang bersangkutan juga sudah diklarifikasi oleh jajaran kami dan nanti akan disampaikan kepada publik secara pribadi maupun dari SPPG yang bersangkutan,” ujarnya.</p>
<p>Langkah klarifikasi dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas konteks pembuatan dan isi video yang beredar.</p>
<p>Sementara itu, siswi yang sebelumnya dilaporkan mengalami keracunan MBG dan diduga hilang ingatan telah dibawa ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di <strong>Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)</strong>.</p>
<p>Pasien menjalani pemeriksaan oleh tim medis untuk mengetahui kondisi fungsi otaknya.</p>
<p>Prof Dr dr R A Setyo Handryastuti, SpA, Subsp Neuro(K), mengatakan dirinya telah memeriksa langsung pasien yang menjadi salah satu korban pertama yang dirujuk ke RSCM.</p>
<p>Pemeriksaan dilakukan melalui wawancara dengan pasien dan keluarga, mempelajari data perawatan sebelumnya, pemeriksaan fisik dan neurologis, hingga pemeriksaan <strong>elektroensefalografi (EEG)</strong>.</p>
<p>EEG merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk menilai aktivitas listrik otak.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter memastikan tidak ditemukan gangguan fungsi otak pada pasien.</p>
<p>“Insyaallah saya bisa pastikan tidak ada gangguan fungsi otak pada yang pertama. Jadi ananda bisa aktivitas kembali, ceria kembali,” ujar Prof Handry dalam keterangannya.</p>
<p>Hasil pemeriksaan tersebut menjadi perkembangan terbaru kondisi korban yang sebelumnya sempat dilaporkan mengalami gangguan ingatan setelah kejadian keracunan MBG.</p>
<p>Di sisi lain, BGN masih melakukan tindak lanjut terhadap dugaan tindakan pegawai SPPG Bantul yang menjadi sorotan setelah videonya beredar.</p>
<p>Klarifikasi terhadap pegawai tersebut serta pihak SPPG menjadi bagian dari proses untuk memastikan duduk perkara dan langkah penanganan lebih lanjut terkait video yang beredar di masyarakat.(dhil/dtk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bgn-tegur-pegawai-sppg-bantul-yang-diduga-ejek-korban-keracunan-mbg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127791</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
