<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BNN RI &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/bnn-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Mar 2022 05:28:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>BNN RI &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>20 Tahun Berkiprah Melawan Narkotika, BNN RI Rayakan Ultah yang Pertama</title>
		<link>https://koranindopos.com/20-tahun-berkiprah-melawan-narkotika-bnn-ri-rayakan-ultah-yang-pertama/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/20-tahun-berkiprah-melawan-narkotika-bnn-ri-rayakan-ultah-yang-pertama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 03:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Petrus Reinhard Golose]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BNN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=9430</guid>

					<description><![CDATA[BOGOR, koranindopos.com &#8211; Tanggal 22 Maret kini menjadi Hari Ulang Tahun Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (HUT BNN RI). Peringatan ini merupakan kali pertama setelah BNN RI berkiprah selama 20 tahun mengemban tugas mulia dan telah melewati sejarah yang panjang serta penuh dinamika. Dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose, peringatan HUT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-9431 size-large" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-22-at-4.13.49-PM-1024x682.jpeg" alt="WhatsApp Image 2022 03 22 at 4.13.49 PM - 20 Tahun Berkiprah Melawan Narkotika, BNN RI Rayakan Ultah yang Pertama" width="800" height="533" title="20 Tahun Berkiprah Melawan Narkotika, BNN RI Rayakan Ultah yang Pertama 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-22-at-4.13.49-PM-1024x682.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-22-at-4.13.49-PM-300x200.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-22-at-4.13.49-PM-768x512.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-22-at-4.13.49-PM.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p><strong>BOGOR</strong>, <a href="http://www.koranindopos.com"><em><strong>koranindopos.com</strong></em></a> &#8211; Tanggal 22 Maret kini menjadi Hari Ulang Tahun Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (HUT BNN RI). Peringatan ini merupakan kali pertama setelah BNN RI berkiprah selama 20 tahun mengemban tugas mulia dan telah melewati sejarah yang panjang serta penuh dinamika.</p>
<p>Dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose, peringatan HUT BNN RI Ke-20 diselenggarakan di GOR Balai Besar Rehabilitasi BNN, Cigombong, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (22/3/2022). Acara dimeriahkan dengan Webinar “Rehabilitasi Rawat Jalan, Efektifkah?”</p>
<p>Tidak hanya itu, BNN RI juga menggelar lomba Tari Kreasi Dancing Against Drugs, Lomba Pantun, Donor Darah, Penanaman 1.000 Pohon, Musren, Smash on Drugs, hingga Konferensi Pers Pengungkapan Kasus. Kemudian puncak peringatan HUT BNN RI, ditutup dengan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika.</p>
<p>Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun BNN RI, Presiden Joko Widodo juga mengucapkan selamat dan meminta BNN RI untuk terus bekerja dengan semangat  dalam rangka memerangi penyalahgunaan narkotika pada seluruh kalangan di seluruh pelosok Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari Narkoba.</p>
<p>Tercatat sejak berlakunya Undang-Undang No.35 Tahun 2009, BNN RI telah melewati masa pergantian kepemimpinan, mulai dari Komjen Pol. Gories Mere, Komjen Pol. Anang Iskandar, Komjen Pol. Budi Waseso, Komjen Pol Heru Winarko, hingga saat ini berada di bawah komando Komjen Pol, Dr. Petrus Reinhard Golose.</p>
<p>Kepala BNN RI Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan kini, BNN telah berusia dua dasawarsa dalam menjalankan amanah untuk melindungi anak bangsa dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.</p>
<p>&#8220;BNN RI saat ini mempertajam penanggulangan narkoba melalui tagline War on Drugs dengan strategi soft, hard, smart power approach, dan kerja sama untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba),&#8221; kata Dr. Petrus, kemarin (22/3).</p>
<p>Melongok kebelakang, sebelum lahirnya BNN RI, banyak rangkaian sejarah yang terjadi sejak tahun 1971. Dimana dibawah kepemimpinan Presiden Soeharto, Indonesia gencar menanggulangi narkoba hingga keluar Inpres No.6 Tahun 1971 kepada Kepala Badan Koordinasi Intelijen Nasional (Kabakin), Letjen TNI Soetopo Yuwono, untuk mendirikan Badan Koordinasi Pelaksana Instruksi Presiden No.6 Tahun 1971 yang menangani enam masalah nasional, salah satunya adalah  penanggulangan penyalahgunaan narkoba.</p>
<p>Upaya penanggulangan narkoba di era Bakolak Inpres 6/1971b berlandaskan payung hukum Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1976 Tentang Narkotika, sebagai pengganti dari Verdoovende Middelen Ordonnantie (Stbl. 1927 No. 278 Jo. No. 536) yang telah tidak relevan dengan kemajuan teknologi dan perkembangan zaman.</p>
<p>Seiring dengan dinamika zaman, tantangan masalah narkoba semakin kompleks sehingga dibutuhkan lembaga yang lebih kuat. Oleh karena itulah, Presiden  RI B.J.Habibie membentuk Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN) melalui Kepres Nomor 116 Tahun 1999. Dalam pelaksanaan tugasnya, BKNN tunduk pada UU No.5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika dan  UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika.</p>
<p>Akan tetapi, eksistensi BKNN masih belum cukup mumpuni untuk menanggulangi permasalahan narkoba di negeri ini. Di era Presiden RI Megawati, Kepres No.17 Tahun 2002 dan Inpres No.3 Tahun 2002 dikeluarkan sekaligus sebagai penanda lahirnya BNN RI menggantikan BKNN, tepatnya pada tanggal 22 Maret 2022.</p>
<p>&#8220;Di awal berdirinya BNN RI, prestasi luar biasa telah ditorehkan. Melalui sinergi BNN RI dengan Satuan Elang Polri, sebuah pabrik besar ekstasi yang memroduksi sejuta butir setiap harinya di Jakarta berhasil diungkap,&#8221; terang Dr. Petrus.</p>
<p>Dr. Petrus menyebut setelah sembilan tahun sejak berdiri, perkembangan regulasi terus bergulir hingga akhirnya terlahir Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. UU tersebut menandai babak baru BNN RI dalam kiprahnya sebagai leading sector upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).</p>
<p>&#8220;Melalui UU inilah, BNN RI diberikan kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sesuai dengan pernyataan dari Presiden RI, Ir.H. Joko Widodo bahwa BNN RI selama 20 tahun telah membuktikan kesungguhan pengabdian dengan bekerja keras menyelamatkan bangsa dan negara, menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa dari ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(fer)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/20-tahun-berkiprah-melawan-narkotika-bnn-ri-rayakan-ultah-yang-pertama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi Berhasil diamankan BNN RI</title>
		<link>https://koranindopos.com/ratusan-kilogram-sabu-dan-ribuan-ekstasi-berhasil-diamankan-bnn-ri/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/ratusan-kilogram-sabu-dan-ribuan-ekstasi-berhasil-diamankan-bnn-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 23:54:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Petrus Reinhard Golose]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=5710</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, koranindopos.com &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan bahwa BNN RI melalui strategi soft, hard maupun smart power approach akan terus melakukan gebrakan dalam upaya War On Drugs.                                                           Dalam aspek hard power approach  melalui upaya pemberantasan, BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti sabu seberat 218,46 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<figure class="wp-block-image size-large is-style-default"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1024x682.jpeg" alt="WhatsApp Image 2022 01 17 at 15.37.49 - Ratusan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi Berhasil diamankan BNN RI" class="wp-image-5711" title="Ratusan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi Berhasil diamankan BNN RI 3" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1024x682.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-300x200.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-768x512.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption> Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI)  Dr. Petrus Reinhard Golose (tengah)  menunjukkan narkotika jenis sabu dan ekstasi yang berhasil diamankan.</figcaption></figure>



<p><strong>JAKARTA<em>, koranindopos.com</em></strong> &#8211; Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI)  Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan bahwa BNN RI melalui strategi soft, hard maupun smart power approach akan terus melakukan gebrakan dalam upaya War On Drugs.                                                          </p>



<p>Dalam aspek hard power approach  melalui upaya pemberantasan, BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti <strong>sabu seberat 218,46 kilogram </strong>dan <strong>ekstasi sebanyak 16.586 butir </strong>dengan tersangka sebanyak sebelas orang di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Riau. </p>



<p>&#8220;Melalui penyitaan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari ketiga jaringan tersebut, BNN telah menyelamatkan lebih dari satu juta jiwa anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika&#8221;, ujar Golose.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-style-default"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1-1024x682.jpeg" alt="WhatsApp Image 2022 01 17 at 15.37.49 1 - Ratusan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi Berhasil diamankan BNN RI" class="wp-image-5712" title="Ratusan Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi Berhasil diamankan BNN RI 4" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1-1024x682.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1-300x200.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1-768x512.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-17-at-15.37.49-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption> Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI)  Dr. Petrus Reinhard Golose  </figcaption></figure>



<p>Pengungkapan tiga kasus besar di atas merupakan hasil kerja keras tim gabungan dari Direktorat Penindakan dan Pengejaran, Intelijen, Interdiksi, dan Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI serta dukungan dari BNNP setempat.</p>



<p><strong>Kasus pertama </strong>diungkap petugas pada tanggal 7 Januari 2022, di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Petugas BNN mendapatkan informasi tentang pengiriman narkotika dari Pontianak ke Balikpapan. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua tersangka berinisial AM dan MN di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau, Balikpapan. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil double cabin yang dikendarai para tersangka, dan menyita 10 bungkus teh China berisi sabu seberat 10,57 kilogram. Sabu tersebut disembunyikan di antara dinding bak samping kiri dan kanan mobil. Pengembangan pun dilakukan oleh petugas BNN hingga akhirnya berhasil mengamankan IK di parkiran sebuah rumah sakit di Balikpapan.</p>



<p>Sementara itu <strong>kasus kedua </strong>diungkap BNN RI di Dumai, Provinsi Riau. Tanggal 8 Januari 2022, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial AJ dan YT di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai dengan barang bukti sabu seberat 10,56 kilogram. Tidak berselang lama, petugas mengamankan dua tersangka berinisial RS dan RA yang berada tidak jauh dari TKP pertama. Dari keduanya petugas menyita sabu seberat 36,87 kilogram dan ekstasi sebanyak 16.586 butir. Tidak berhenti di sini, petugas terus melakukan pengembangan kasus dan petugas berhasil menangkap tersangka berinisial EP berikut barang bukti sabu seberat 128,82 kilogram di Dumai, pada 10 Januari 2022. Dari jaringan ini, total sabu yang disita adalah 176,26 kilogram.</p>



<p>Empat hari berselang, petugas BNN RI mengungkap <strong>kasus ketiga </strong>di Kalimantan Barat. Tepatnya, pada tanggal 14 Januari 2022 petugas BNN RI melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka berinisial RAH, ARD, dan JUL di perumahan di kelurahan Saigon, Pontianak, Kalbar. Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut petugas menyita sabu seberat 31,63 kilogram yang disembunyikan di lemari pakaian. Dari keterangan para tersangka, sabu tersebut diselundupkan melalui jalur tikus (Non PLBN) di sekitar perbatasan Entikong. (riz)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/ratusan-kilogram-sabu-dan-ribuan-ekstasi-berhasil-diamankan-bnn-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNN RI Musnahkan 164,19 Kg Narkoba Dari Delapan Kasus</title>
		<link>https://koranindopos.com/bnn-ri-musnahkan-16419-kg-narkoba-dari-delapan-kasus/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bnn-ri-musnahkan-16419-kg-narkoba-dari-delapan-kasus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2021 12:01:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=4526</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA-Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 164,19 kilogram narkoba di Kantor BNN RI Jakarta pada Kamis (30/12). Itu merupakan barang bukti yang dihasilkan dari pengungkapan delapan kasus. Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose menerangkan delapan kasus itu tersebar di wilayah berbeda-beda. Pertama di Medan. Yakni Kasus Clan Lab. Itu terjadi pada 19 Oktober 2021. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" class="wp-image-4527" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-30-at-02.20.35-1024x576.jpeg" alt="WhatsApp Image 2021 12 30 at 02.20.35 - BNN RI Musnahkan 164,19 Kg Narkoba Dari Delapan Kasus" title="BNN RI Musnahkan 164,19 Kg Narkoba Dari Delapan Kasus 5" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-30-at-02.20.35-1024x576.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-30-at-02.20.35-300x169.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-30-at-02.20.35-768x432.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-30-at-02.20.35-1536x864.jpeg 1536w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-30-at-02.20.35.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" />
<figcaption>UNGKAP KASUS: Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI I Wayan Sukawinaya (kiri) dalam seremoni pemusnahan barang bukti narkoba dari hasil pengungkapan delapan kasus di Kantor BNN RI Jakarta pada Kamis (30/12).</figcaption>
</figure>



<p>JAKARTA-Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 164,19 kilogram narkoba di Kantor BNN RI Jakarta pada Kamis (30/12). Itu merupakan barang bukti yang dihasilkan dari pengungkapan delapan kasus.</p>



<p>Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose menerangkan delapan kasus itu tersebar di wilayah berbeda-beda. Pertama di Medan. Yakni Kasus Clan Lab. Itu terjadi pada 19 Oktober 2021. BNN mengamankan seorang tersangka berinisial SL. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di rumah tersangka yang dijadikan <em>clandestine lab</em>. Di TKP tersebut, petugas menyita sabu-sabu dan sejumlah peralatan dan bahan baku untuk pencucian dan pengeringan sabu-sabu. ”Total sabu-sabu yang disita dari tersangka SL seberat 674,96 gram. Petugas juga mengamankan pengendali jaringan yaitu ER dan SH yang mendekam di sebuah lapas di Sumatera Utara,” beber Golose dalam keterangan pers tertulis. </p>



<p>Sehari kemudian, atau pada 21 Oktober 2021, kata Golose, petugasnya membongkar kasus kedua. Yaitu menggagalkan pengiriman sabu-sabu dari Madura ke Kampung Boncos, Jakarta Barat. Anggota BNN berkoordinasi dengan petugas pintu tol Palimanan untuk memudahkan penangkapan target. ”Sekitar pukul 06.00, petugas mengamankan tersangka MAR, AL, dan SH beserta sabu-sabu seberat 5,22 kilogram di dalam mobil saat memasuki pintu tol Palimanan,” ungkap Golose.</p>



<p>Pengembangan kasus dilakukan dengan mengamankan tersangka lainnya yaitu AR. Selain itu, petugas juga menggeledah sebuah tempat di dekat rumah MAR di daerah Kota Bambu Selatan Jakbar, dan menyita sabu seberat 2,59 kilogram. Total sabu yang disita dari jaringan sindikat ini seberat 7,81 kilogram.</p>



<p>Sedangkan pada 11 November 2021, petugas menggagalkan pengiriman sabu-sabu di sebuah bus umum. Petuga menangkap tiga pelaku berinisial MA selaku sopir, AR sebagai sopir cadangan, dan SAM sebagai kernet. ”Kami tangkap di Jalan Soekarno Hatta Lintas Sumatera, Palembang. Dari dari hasil interogasi dan penggeledahan ditemukan sabu seberat 16,09 Kg yang disembunyikan di dalam <em>blower</em> AC di atap bus,” terang Golose.</p>



<p>Golose menerangkan, para petugas BNN juga mengungkap jaringan sindikat di daerah Bireun Provinsi Aceh, pada 21 November 2021. Awalnya petugas mengamankan MU dan SB di dalam mobil saat melintas di kawasan Desa Glumpang, Peudada, Kabupaten Bireun. Dari kedua tersangka, petugas menyita karung berisi sabu seberat 103,30 kilogram. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dengan menangkap dua orang tersangka lainnya yaitu JA dan IA.</p>



<p>Dan pada 30 November 2021 di daerah Langsa, petugas BNN mengungkap jaringan sindikat Langsa. Pada awalnya, petugas mengamankan DW di daerah Jalan Raya Lintas Medan &#8211; Banda Aceh berikut barang bukti sabu seberat 33,80 kilogram. Selanjutnya petugas menangkap anggota jaringan sindikat lainnya yaitu MUK di Langsa, MA dan MK di Kabuapten Aceh Timur. (rls/riz)</p>



<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bnn-ri-musnahkan-16419-kg-narkoba-dari-delapan-kasus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Strategi Jitu, BNN RI Berantas Narkoba</title>
		<link>https://koranindopos.com/tiga-strategi-jitu-bnn-ri-berantas-narkoba/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tiga-strategi-jitu-bnn-ri-berantas-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2021 00:18:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNN RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=4447</guid>

					<description><![CDATA[&#160; JAKARTA, koranindopos.com -Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dengan berbagai elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). Itu dilakukan melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose, mengatakan, ada tiga strategi dalam pendekatan P4GN, yakni soft power approach, hard power approach, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" class="wp-image-4449" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1024x682.jpeg" alt="WhatsApp Image 2021 12 29 at 02.44.32 - Tiga Strategi Jitu, BNN RI Berantas Narkoba" title="Tiga Strategi Jitu, BNN RI Berantas Narkoba 6" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1024x682.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-300x200.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-768x512.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" />
<figcaption>Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose saat memberikan keterangan mengenai kinerja BNN RI dalam pemberantasan narkoba di tahun 2021.</figcaption>
</figure>



<p><strong>JAKARTA, <em>koranindopos.com</em></strong> -Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dengan berbagai elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). Itu dilakukan melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).</p>



<p>Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose, mengatakan, ada tiga strategi dalam pendekatan P4GN, yakni <em>soft power approach, hard power approach, dan smart power approach. </em>Golose menjelaskan, pertama strategi <em>soft power approach</em> adalah tindakan preventif untuk membentuk ketahanan diri serta daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba. ”Strategi ini menekankan program P4GN pada bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi,” ungkap Golose dalam keterangan pers tertulisnya pada Rabu (29/12).</p>



<p>Salah satu contoh konkretnya adalah Desa Bersinar. Itu menjadi program unggulan bidang pencegahan dengan intervensi program P4GN di wilayah pedesaan untuk menciptakan lingkungan kondusif dan aman. Tahun ini terbentuk 346 desa bersinar. Angka itu meningkat 100 persen dari tahun sebelumnya.</p>



<p>Program tersebut melibatkan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, KPPA, KPK, BNPT, TNI, Polri, serta sektor kesehatan. Selain itu, BNN juga membentuk dan melatih 5.913 relawan penggiat antinarkoba yang turut membantu memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" class="wp-image-4451" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1-1024x682.jpeg" alt="WhatsApp Image 2021 12 29 at 02.44.32 1 - Tiga Strategi Jitu, BNN RI Berantas Narkoba" title="Tiga Strategi Jitu, BNN RI Berantas Narkoba 7" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1-1024x682.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1-300x200.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1-768x512.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/WhatsApp-Image-2021-12-29-at-02.44.32-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" />
<figcaption>Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose</figcaption>
</figure>



<p>Sedangkan strategi <em>hard power approach, </em>sambung Golose, itu merupakan tindakan represif melalui aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam penanganan jaringan sindikat narkoba. Sepanjang tahun 2021, BNN telah mengungkap 85 jaringan sindikat narkoba baik nasional maupun internasional. Jaringan sindikat narkoba internasional yang paling banyak diungkap berasal dari <em>golden triangle</em> dan <em>golden crescent. </em>Dari jaringan yang diungkap, BNN mengungkap 760 kasus tindak pidana narkoba dan mengamankan 1.109 tersangka. ”Sementara barang bukti narkoba yang disita pada 2021 adalah 3,313 ton sabu-sabu; 115,1 ton ganja; 50,5 hektare lahan ganja; dan 191.575 butir ekstasi,” kata Golose.</p>



<p>Dan strategi ketiga, tambah Golose, adalah <em>smart power approach. </em>BNN melakukan penanggulangan permasalahan narkoba dengan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi dan memaksimalkannya di era digital ini dalam segala aspek P4GN. Salah satunya dengan meningkatkan teknologi intelijen serta pemutakhiran data secara digital.</p>



<p>BNN bersama dengan Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei nasional penyalahgunaan narkoba tahun 2021 dengan hasil angka prevalensi secara nasional mengalami kenaikan. ”Pada kategori setahun pakai, dari yang sebelumnya 1,80 persen atau 3.419.188 pada tahun 2019, kini menjadi 1,95 persen atau 3.662.646 pada tahun 2021 dan pada kategori pernah pakai meningkat dari 2,40 persen atau 4.534.744 menjadi 2,57 persen atau 4.827.616,” beber Golose. (rls/riz)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tiga-strategi-jitu-bnn-ri-berantas-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
