<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bpa &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/bpa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Aug 2025 14:25:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>bpa &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bun, Cek! Sudahkah Tempat Makan Si Kecil Bebas Risiko Senyawa BPA</title>
		<link>https://koranindopos.com/bun-cek-sudahkah-tempat-makan-si-kecil-bebas-risiko-senyawa-bpa/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bun-cek-sudahkah-tempat-makan-si-kecil-bebas-risiko-senyawa-bpa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2025 14:25:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bpa]]></category>
		<category><![CDATA[Reza Fahlevi]]></category>
		<category><![CDATA[Sp.A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=101933</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Menghias menu bekal makan untuk anak ke sekolah kini menjadi tren para bunda. Komposisi menu ditempatkan secantik mungkin di wadah plastik yang nyentrik. Tetapi, sudah kah bunda mengecek tempat makan si kecil bebas dari risiko  Bisphenol A atau yang dikenal dengan BPA? Itu merupakan senyawa kimia yang umum ditemukan pada plastik polikarbonat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA – Menghias menu bekal makan untuk anak ke sekolah kini menjadi tren para bunda. Komposisi menu ditempatkan secantik mungkin di wadah plastik yang nyentrik. Tetapi, sudah kah bunda mengecek tempat makan si kecil bebas dari risiko  Bisphenol A atau yang dikenal dengan BPA?</p>
<p style="font-weight: 400;">Itu merupakan senyawa kimia yang umum ditemukan pada plastik polikarbonat. Misalnya galon air, botol minum, hingga wadah makanan. Paparan BPA dapat memengaruhi sistem hormon dan mengganggu proses tumbuh kembang anak.</p>
<p style="font-weight: 400;">Praktisi kesehatan anak dokter Reza Fahlevi, Sp.A, menjelaskan penggunaan BPA baik pada galon air minum maupun wadah makanan sama-sama berbahaya. Idealnya, semua benda yang digunakan untuk anak harus BPA <em>free</em>.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Terutama untuk bayi, termasuk botol susunya, kemudian tempat makannya, dan galonnya juga <em>gitu</em>. Jadi, ya, sama aja <em>sebenernya</em>, sama-sama berbahaya,” ujar Reza dalam keterangan pers tertulis pada Rabu (30/7/2025) dilansir dari<em> health.detik.com</em>.</p>
<p style="font-weight: 400;">Menurut Reza, risiko cemaran BPA pada galon air minum polikarbonat perlu mendapat sorotan khusus. Sebab, air minum digunakan terus menerus sehingga risiko kontaminasinya perlu mendapat perhatian lebih. Dampak dari cemaran BPA memang tidak langsung kelihatan karena sifatnya jangka panjang dan terakumulasi di jaringan tubuh, seperti hati dan tiroid. Namun, bahayanya bisa dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa. <strong>(dth/mmr)</strong></p>
<p style="font-weight: 400;">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bun-cek-sudahkah-tempat-makan-si-kecil-bebas-risiko-senyawa-bpa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penuhi Hak Konsumen, Implementasi Label Bahaya BPA di Galon Guna Ulang Cukup 2 Tahun</title>
		<link>https://koranindopos.com/penuhi-hak-konsumen-implementasi-label-bahaya-bpa-di-galon-guna-ulang-cukup-2-tahun/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/penuhi-hak-konsumen-implementasi-label-bahaya-bpa-di-galon-guna-ulang-cukup-2-tahun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 09:03:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[bpa]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=89460</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menetapkan kebijakan terkait pemberian label peringatan Bisphenol A (BPA) pada galon air minum guna ulang. Implementasi kebijakan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun, sebagai upaya untuk melindungi hak konsumen dalam mendapatkan informasi yang jelas tentang potensi risiko BPA terhadap kesehatan. BPA adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menetapkan kebijakan terkait pemberian label peringatan Bisphenol A (BPA) pada galon air minum guna ulang. Implementasi kebijakan ini ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun, sebagai upaya untuk melindungi hak konsumen dalam mendapatkan informasi yang jelas tentang potensi risiko BPA terhadap kesehatan.</p>
<p>BPA adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam pembuatan plastik polikarbonat, termasuk pada kemasan air minum dalam galon guna ulang. Paparan BPA dalam jumlah tertentu telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan sistem hormon, risiko penyakit jantung, serta gangguan perkembangan pada anak-anak.</p>
<p>Dengan adanya label peringatan BPA pada galon guna ulang, konsumen dapat lebih memahami risiko yang mungkin ditimbulkan dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk air minum yang mereka konsumsi sehari-hari.</p>
<p>BPOM menetapkan bahwa proses implementasi label bahaya BPA pada galon guna ulang akan berlangsung selama dua tahun. Jangka waktu ini dinilai cukup untuk memberikan kesempatan bagi industri air minum dalam kemasan (AMDK) guna menyesuaikan diri dengan regulasi baru. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan agar produsen dapat melakukan inovasi terhadap kemasan air minum yang lebih aman bagi kesehatan.</p>
<p>Namun, beberapa pihak menilai bahwa periode dua tahun masih tergolong lama. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), misalnya, menekankan pentingnya percepatan implementasi demi perlindungan konsumen, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, dan anak-anak.</p>
<p>Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Koalisi Kesehatan Indonesia (KKI), sekitar 60,8% konsumen menyadari adanya risiko BPA dalam galon guna ulang. Namun, mereka tetap memilihnya karena faktor harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan air kemasan berbasis non-polikarbonat.</p>
<p>Oleh karena itu, selain regulasi tentang label peringatan BPA, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan. Konsumen harus diberikan pemahaman yang lebih luas mengenai dampak jangka panjang dari paparan BPA serta pentingnya memilih produk yang lebih aman bagi kesehatan.</p>
<p>Kebijakan BPOM terkait implementasi label peringatan BPA dalam waktu dua tahun merupakan langkah positif dalam memberikan hak informasi kepada konsumen. Meskipun terdapat perbedaan pandangan mengenai durasi implementasi, upaya ini tetap menjadi bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Ke depan, diharapkan regulasi ini dapat diikuti dengan peningkatan pengawasan terhadap industri AMDK, serta edukasi yang lebih masif kepada konsumen mengenai bahaya BPA. Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi sehari-hari.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/penuhi-hak-konsumen-implementasi-label-bahaya-bpa-di-galon-guna-ulang-cukup-2-tahun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
