<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Danantara &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/danantara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2026 01:11:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Danantara &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>DTIIF 2026 Hasilkan Kemitraan Strategis, Danantara Perkuat Industri Nasional</title>
		<link>https://koranindopos.com/dtiif-2026-hasilkan-kemitraan-strategis-danantara-perkuat-industri-nasional/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dtiif-2026-hasilkan-kemitraan-strategis-danantara-perkuat-industri-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2026 01:11:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[DTIIF 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=131678</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Danantara Indonesia resmi menutup Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Fairmont Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (28/10/2026). Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026 Sigit Puji Santosa mengatakan, DTIIF 2026 berlangsung selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026. Ajang tersebut dihadiri lebih dari 3.000 peserta dan menghadirkan 274 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; Danantara Indonesia resmi menutup Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Fairmont Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (28/10/2026). Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026 Sigit Puji Santosa mengatakan, DTIIF 2026 berlangsung selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026. Ajang tersebut dihadiri lebih dari 3.000 peserta dan menghadirkan 274 pembicara serta moderator. &#8220;Ini menjadi langkah konkret mendorong pengembangan teknologi, inovasi, dan daya saing industri nasional,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sigit menjelaskan, berbagai kesepakatan yang dihasilkan dalam forum tersebut bukanlah akhir, melainkan awal dari implementasi kolaborasi untuk membangun masa depan industri Indonesia. Sigit menambahkan, semangat kolaborasi DTIIF selaras dengan momentum Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya, semangat persatuan dan cita-cita bersama yang dicetuskan para pemuda pada 1928 tetap relevan untuk mendorong kemajuan Indonesia saat ini. &#8220;Danantara Indonesia ingin meneruskan semangat Sumpah Pemuda dengan mempertemukan berbagai gagasan, keahlian, dan sumber daya untuk bersama-sama mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujar Sigit.</p>
<p>Salah satu kerja sama strategis dilakukan Danantara Indonesia bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Perindustrian, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kolaborasi tersebut bertujuan menyelaraskan agenda riset, pengembangan talenta, kebutuhan industri, pendanaan, dan peluang investasi strategis. Danantara juga menggandeng BRIN dan 32 perguruan tinggi untuk memperkuat kemitraan riset antara akademisi dan dunia industri.</p>
<p>Selama tiga hari penyelenggaraan, DTIIF 2026 menghadirkan tujuh sesi Distinguished Lecture, 21 sesi pleno, serta 38 sesi panel dan pitching/showcase. Forum ini juga menghadirkan peraih Nobel Ekonomi Peter Howitt dan Thomas J. Sargent yang membahas pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi serta peran kecerdasan buatan (AI) sebagai akselerator. Pembahasan mencakup enam sektor strategis, mulai dari energi, infrastruktur digital, pertanian, pangan, kesehatan, material maju, semikonduktor, keuangan, hingga transportasi.</p>
<p>Danantara Indonesia selanjutnya akan mengawal seluruh kesepakatan agar berlanjut ke tahap implementasi. Upaya tersebut akan diteruskan melalui New Asia Forum (NAF) perdana pada 3–4 Desember 2026 di Bali, sebagai langkah memperluas kemitraan dan investasi Danantara Indonesia di kawasan Asia. <strong>(rls/why)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dtiif-2026-hasilkan-kemitraan-strategis-danantara-perkuat-industri-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131678</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DTIIF 2026 Dorong Percepatan Transformasi Industri</title>
		<link>https://koranindopos.com/dtiif-2026-dorong-percepatan-transformasi-industri/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dtiif-2026-dorong-percepatan-transformasi-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2026 22:34:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[DTIIF 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=130226</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Danantara Indonesia akan menyelenggarakan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 untuk kali pertama pada 26–28 Oktober 2026. Ajang tersebut akan dilangsungkan di Fairmont, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mengusung tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth, forum itu bertujuan mempercepat transformasi industri nasional melalui pengembangan teknologi, inovasi, serta kemitraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA – Danantara Indonesia akan menyelenggarakan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 untuk kali pertama pada 26–28 Oktober 2026. Ajang tersebut akan dilangsungkan di Fairmont, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mengusung tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth, forum itu bertujuan mempercepat transformasi industri nasional melalui pengembangan teknologi, inovasi, serta kemitraan strategis dengan investor global.</p>
<p>Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santoso mengatakan, forum tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku industri, pakar teknologi, inovator, dan investor guna membuka peluang kolaborasi serta investasi yang berdampak nyata bagi perekonomian Indonesia.</p>
<p>&#8220;DTIIF 2026 akan menghadirkan forum bisnis dan sesi<em> business matching</em> yang berfokus pada enam sektor strategis, yakni energi, pertanian, pangan, dan kesehatan, Material maju dan semikonduktor, Transportasi dan infrastruktur, keuangan dan perbankan, serta kecerdasan buatan (AI), infrastruktur digital, dan telekomunikasi,&#8221; bebernya dalam konferensi pers di Wisma Danantara Indonesia pada  Senin (19/10/2026).</p>
<p>Sigit mengatakan, pengembangan ekosistem industri berbasis teknologi dan inovasi di Indonesia bertumpu pada tiga prinsip utama, yaitu <em>resource-driven</em> dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya mineral, <em>demand-driven</em> dengan mengoptimalkan besarnya pasar domestik dan kawasan Asia Tenggara, serta penguatan industri berbasis teknologi dan inovasi. Melalui pendekatan tersebut, Danantara berharap dapat mendorong pengembangan talenta sekaligus membangun industri teknologi yang berdaya saing. “Keberhasilan DTIIF yang sesungguhnya diukur dari apa yang terbangun setelah forum berakhir. Setiap kemitraan, MoU, dan &#8220;<em>pipeline</em>&#8221; proyek dari forum ini akan terus ditindaklanjuti,” ujar Sigit.</p>
<p>Dia berharap, komitmen yang terjalin dapat menghasilkan proyek berdampak nyata, membuka lapangan kerja berkualitas, serta mempererat hubungan antara inovator, investor, dan pelaku industri.</p>
<p>Sementara itu, Ricardo Irwan Rei, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia, menegaskan bahwa setiap kemitraan yang terbentuk harus disertai rencana aksi yang jelas. Menurutnya, DTIIF tidak boleh berhenti sebagai forum pertemuan, tetapi harus menghasilkan kerja sama konkret untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional dan mempercepat industrialisasi Indonesia.</p>
<p>Dari sisi hubungan internasional, Pahala Nugraha Mansury, Managing Director Global Relations &amp; Communications Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan global penting untuk membangun kepercayaan investor. Menurutnya, persaingan global saat ini tidak hanya ditentukan oleh modal, tetapi juga oleh penguasaan teknologi, kualitas talenta, serta penerapan tata kelola yang baik.<strong>(rls/why)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dtiif-2026-dorong-percepatan-transformasi-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Danantara Siapkan Rp17,89 Triliun untuk Antisipasi Tekanan Pasar Saham Indonesia</title>
		<link>https://koranindopos.com/danantara-siapkan-rp1789-triliun-untuk-antisipasi-tekanan-pasar-saham-indonesia/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/danantara-siapkan-rp1789-triliun-untuk-antisipasi-tekanan-pasar-saham-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2026 05:34:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham indomesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=129090</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyiapkan dana hingga US$1 miliar atau sekitar Rp17,89 triliun untuk berinvestasi di pasar modal domestik hingga akhir 2026. Langkah ini menjadi salah satu opsi Danantara untuk memanfaatkan peluang investasi ketika pasar saham Indonesia mengalami tekanan. Meski demikian, Danantara menegaskan bahwa keputusan pembelian saham [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyiapkan dana hingga US$1 miliar atau sekitar Rp17,89 triliun untuk berinvestasi di pasar modal domestik hingga akhir 2026. Langkah ini menjadi salah satu opsi Danantara untuk memanfaatkan peluang investasi ketika pasar saham Indonesia mengalami tekanan.</p>
<p>Meski demikian, Danantara menegaskan bahwa keputusan pembelian saham akan dilakukan secara selektif dan hati-hati. Pertimbangan tersebut terutama berlaku untuk investasi pada saham-saham yang bergerak di sektor kecerdasan buatan atau <em>artificial intelligence</em> (AI).</p>
<p>Mengutip Reuters, Sabtu (10/10/2026), kesiapan Danantara untuk masuk ke pasar saham ketika terjadi tekanan dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi investor. Pasalnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berisiko kembali melemah apabila Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia pada bulan depan.</p>
<p>Saat ini, Danantara telah mengalokasikan sekitar US$3 miliar atau setara Rp53,67 triliun untuk investasi pada saham dan obligasi, baik di dalam maupun luar negeri.</p>
<p>Kepala Investasi Publik Danantara Investment Management, Rani Piputri, mengatakan pihaknya membuka kemungkinan untuk melakukan pembelian saham ketika pasar mengalami tekanan akibat sentimen eksternal yang dinilai bersifat sementara.</p>
<p>&#8220;Jika terjadi krisis di pasar, dan kami merasa bahwa itu hanya berdasarkan sentimen eksternal yang bersifat sementara&#8230; maka kami mungkin akan turun tangan,&#8221; ujar Rani, dikutip dari Reuters, Sabtu (10/10/2026).</p>
<p>Rani menjelaskan, Danantara mulai mengalokasikan dana untuk investasi di pasar modal domestik sejak akhir tahun lalu. Investasi tersebut tetap berjalan ketika IHSG tertekan akibat aksi jual setelah MSCI memberikan peringatan pada Januari yang membuka kemungkinan penurunan status Indonesia dari pasar berkembang (<em>emerging market</em>) menjadi pasar perbatasan (<em>frontier market</em>).</p>
<p>Danantara juga tidak menutup kemungkinan kembali membeli saham jika MSCI benar-benar menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia pada November 2026. Namun, keputusan tersebut tidak akan diambil secara terburu-buru karena membutuhkan proses evaluasi dan uji tuntas.</p>
<p>&#8220;Kami mungkin akan turun tangan. Mungkin saja&#8230; tetapi ada banyak uji tuntas yang harus kami lakukan,&#8221; tutur Rani.</p>
<p>Ia menegaskan, tujuan utama investasi Danantara bukan semata-mata untuk menopang pergerakan pasar saham, melainkan mencari aset yang dinilai memiliki fundamental dan valuasi menarik.</p>
<p>&#8220;Kami membeli (awal tahun ini) karena kami melihat nilai. Tujuannya bukan untuk menstabilkan pasar. Sangat bagus ketika orang tidak menyukai sesuatu dan kami melihat nilai di dalamnya, karena dengan begitu Anda mendapatkannya dengan harga yang bagus. Kemudian ketika mereka menyukainya, kami dapat menjualnya kepada mereka,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain mengamati peluang investasi di pasar saham secara umum, Danantara juga mencermati perkembangan sektor kecerdasan buatan. Rani menilai eksposur portofolio terhadap sektor AI perlu dikelola secara bijaksana, terutama karena Danantara menilai perlu berhati-hati memasuki sektor tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami tidak berpikir (AI) adalah gelembung dan kami tidak berpikir itu akan meledak, tetapi kami hanya ingin berhati-hati memasuki bidang ini karena kami agak terlambat,&#8221; kata Rani.</p>
<p>Menurut dia, kekhawatiran mengenai potensi gelembung investasi AI juga dapat menjadi pengingat bagi pelaku pasar agar tidak mengabaikan risiko ketika melakukan investasi.</p>
<p>&#8220;Anda sudah mulai mendengar orang-orang membicarakan (gelembung) yang bagus, karena itu menjaga pasar tetap terkendali. Jika semua orang berpikir AI adalah investasi yang baik, maka kita punya masalah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sikap tersebut menunjukkan bahwa Danantara tidak hanya mempertimbangkan potensi pertumbuhan sektor teknologi, tetapi juga memperhatikan risiko valuasi dan momentum pasar sebelum menempatkan modal.</p>
<p>Danantara memiliki mandat untuk mengelola aset negara dengan nilai sekitar US$900 miliar yang tersebar di lebih dari 1.000 perusahaan. Lembaga ini juga memiliki kewenangan memanfaatkan dividen untuk mengoptimalkan hasil investasi.</p>
<p>Adapun komposisi portofolio yang dikelola Danantara terdiri dari 65% saham, 30% instrumen pendapatan tetap, dan 5% dana lindung nilai atau <em>hedge fund</em>. Sekitar seperempat dari keseluruhan portofolio tersebut ditempatkan di Indonesia.</p>
<p>Managing Director Global Relations &amp; Communications BPI Danantara, Pahala Mansury, mengatakan dana investasi tersebut ditargetkan menghasilkan imbal hasil 200–300 basis poin di atas biaya modal.</p>
<p>Sebagai pembanding, biaya modal Danantara tercermin dari penerbitan obligasi berdenominasi dolar Amerika Serikat dengan tenor lima tahun pada Juni 2026, yang menawarkan imbal hasil sebesar 5,35%.</p>
<p>Dengan target tersebut, Danantara berupaya memastikan investasi yang dilakukan tidak hanya memberikan keuntungan, tetapi juga menghasilkan imbal hasil yang melampaui biaya pendanaan.</p>
<p>Di sisi lain, rencana penyetoran dividen sebesar Rp120 triliun kepada pemerintah pada tahun ini masih menjadi pembahasan. Dana tersebut sebelumnya disebut oleh Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa, akan disetorkan Danantara kepada pemerintah.</p>
<p>Pahala Mansury mengatakan pihaknya masih berdiskusi dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengenai pengelolaan dan penggunaan dividen tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami sedang berdiskusi dengan Menteri Keuangan (yang baru) Suahasil. Sejauh ini indikasi yang kami dapatkan adalah kami masih dapat mengelola dividen, tetapi tentu saja kami masih akan menunggu keputusan akhir,&#8221; jelas Pahala.</p>
<p>Keputusan akhir mengenai dividen tersebut akan menjadi salah satu faktor yang menentukan ruang pengelolaan dana Danantara ke depan.</p>
<p>Di tengah potensi tekanan pasar akibat keputusan MSCI dan ketidakpastian sentimen global, Danantara menyatakan tetap membuka peluang investasi di pasar domestik. Namun, setiap keputusan akan mempertimbangkan valuasi, prospek aset, serta hasil uji tuntas agar investasi dapat memberikan imbal hasil sesuai target.(dhil/dtk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/danantara-siapkan-rp1789-triliun-untuk-antisipasi-tekanan-pasar-saham-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Agrinas Bantah Danantara, Joao Tegaskan Manajer Kopdes Merah Putih Pegawai BUMN</title>
		<link>https://koranindopos.com/agrinas-bantah-danantara-joao-tegaskan-manajer-kopdes-merah-putih-pegawai-bumn/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/agrinas-bantah-danantara-joao-tegaskan-manajer-kopdes-merah-putih-pegawai-bumn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 02:12:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[agrinas]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[kopdes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=128012</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA — Status para Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kembali menjadi sorotan setelah muncul perbedaan keterangan antara PT Agrinas Pangan Nusantara dan Danantara. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menegaskan bahwa para Manajer Kopdes Merah Putih merupakan pegawai BUMN di bawah Agrinas. &#8220;Pegawai BUMN,&#8221; ujar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> — Status para Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kembali menjadi sorotan setelah muncul perbedaan keterangan antara PT Agrinas Pangan Nusantara dan Danantara.</p>
<p>Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menegaskan bahwa para Manajer Kopdes Merah Putih merupakan pegawai BUMN di bawah Agrinas.</p>
<p>&#8220;Pegawai BUMN,&#8221; ujar Joao saat ditemui di Istana, Jakarta, Rabu (23/9/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut berbeda dengan keterangan COO Danantara sekaligus Kepala BUMN Dony Oskara sehari sebelumnya. Dony mengatakan para manajer yang mendapat penugasan selama dua tahun tidak berstatus sebagai pegawai BUMN, meskipun selama masa penugasan mereka berada di bawah pembinaan PT Agrinas.</p>
<p>Joao menjelaskan, para Manajer Kopdes Merah Putih akan menjadi pegawai BUMN di bawah Agrinas melalui skema <strong>Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)</strong>.</p>
<p>Kontrak tersebut berlaku selama dua tahun. Setelah masa kontrak berakhir, status dan penugasan para manajer akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan perusahaan.</p>
<p>Menurut Joao, evaluasi tersebut tidak menutup kemungkinan para manajer tetap melanjutkan pekerjaan di lingkungan BUMN, tetapi bisa saja ditempatkan pada bidang lain.</p>
<p>&#8220;Setelah 2 tahun mungkin akan dievaluasi kebutuhan BUMN apabila perlu dilanjutkan akan kami lanjutkan, untuk kegiatan mungkin bisa yang lain di luar daripada Koperasi Desa Merah Putih. Tapi itu nanti kebijakannya setelah 2 tahun,&#8221; jelas Joao.</p>
<p>Dengan skema tersebut, masa dua tahun pertama menjadi periode penugasan sekaligus pembinaan bagi para manajer sebelum dilakukan evaluasi lebih lanjut.</p>
<p>Joao juga menjelaskan mengenai persoalan pembayaran gaji para Manajer Kopdes Merah Putih yang hingga kini belum seluruhnya ditempatkan di gerai koperasi masing-masing.</p>
<p>Menurut dia, pembayaran gaji baru dilakukan ketika manajer mulai menjalankan pekerjaannya.</p>
<p>&#8220;Yang pasti orang akan digaji apabila dia mulai bekerja, gitu. Saya rasa anda pun juga mendapatkan gaji setelah anda bekerja. Walaupun anda melamar, pasti ada belum mendapatkan gaji. Ini hal yang normal lah,&#8221; kata Joao.</p>
<p>Artinya, manajer yang telah memperoleh status atau kontrak tetapi belum mulai ditempatkan di lokasi kerja masing-masing belum menerima pembayaran gaji.</p>
<p>Persoalan tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena sebagian calon manajer telah mengikuti proses seleksi dan mendapatkan surat keputusan, tetapi belum seluruhnya mulai bekerja di koperasi yang dituju.</p>
<p>Menteri Koperasi Ferry Juliantono sebelumnya mengatakan terdapat sekitar <strong>28.626 orang</strong> Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah siap diangkat dan dipekerjakan.</p>
<p>Program tersebut sejak awal diarahkan untuk menyiapkan tenaga pengelola bagi koperasi desa yang dibentuk pemerintah.</p>
<p>Dalam prosesnya, muncul persoalan mengenai waktu penempatan para manajer. Sebagian calon manajer bahkan disebut telah meninggalkan pekerjaan sebelumnya setelah dinyatakan lolos seleksi, tetapi belum segera mendapatkan penempatan.</p>
<p>Pemerintah kemudian melakukan penataan penempatan secara bertahap.</p>
<p>Perbedaan pandangan mengenai status kepegawaian muncul setelah Dony Oskara memberikan penjelasan pada Selasa (22/9/2026).</p>
<p>Dony mengatakan para Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang mendapatkan penugasan selama dua tahun tidak berstatus sebagai pegawai BUMN.</p>
<p>Menurut dia, selama dua tahun tersebut para manajer berada di bawah naungan Agrinas untuk mendapatkan pembinaan sebelum menjalankan tugas di koperasi.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya kan bukan pegawai BUMN, nanti akan disampaikan mereka adalah karena ini kan penugasan selama dua tahun itu dibina dulu kan koperasi-koperasi ini,&#8221; kata Dony.</p>
<p>Keterangan tersebut kemudian dibantah Joao yang menyebut para manajer justru berstatus pegawai BUMN di bawah Agrinas dengan skema PKWT selama dua tahun.</p>
<p>Perbedaan penjelasan tersebut membuat status kepegawaian para Manajer Kopdes Merah Putih menjadi hal yang perlu diperjelas lebih lanjut, terutama mengenai hubungan kerja, hak atas gaji, serta status setelah masa penugasan dua tahun berakhir.</p>
<p>Untuk saat ini, Agrinas menyatakan para manajer akan dikontrak selama dua tahun dan dievaluasi berdasarkan kebutuhan BUMN setelah masa kontrak tersebut selesai.(dhil/kmps)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/agrinas-bantah-danantara-joao-tegaskan-manajer-kopdes-merah-putih-pegawai-bumn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan Danantara 2025, Seluruh BUMN Masuk Cakupan</title>
		<link>https://koranindopos.com/bpk-mulai-periksa-laporan-keuangan-danantara-2025-seluruh-bumn-masuk-cakupan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/bpk-mulai-periksa-laporan-keuangan-danantara-2025-seluruh-bumn-masuk-cakupan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2026 07:16:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bpk]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=127787</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Tahun 2025. Pemeriksaan dilakukan untuk menilai kewajaran laporan keuangan sekaligus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas dalam pengelolaan Danantara. Proses pemeriksaan diawali dengan Grand Entry Meeting sekaligus penyerahan Surat Tugas Pemeriksaan oleh Anggota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mulai melakukan pemeriksaan terhadap <strong>Laporan Keuangan Konsolidasian Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Tahun 2025</strong>.</p>
<p>Pemeriksaan dilakukan untuk menilai kewajaran laporan keuangan sekaligus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas dalam pengelolaan Danantara.</p>
<p>Proses pemeriksaan diawali dengan <em>Grand Entry Meeting</em> sekaligus penyerahan Surat Tugas Pemeriksaan oleh Anggota VII BPK <strong>Slamet Edy Purnomo</strong> kepada CEO BPI Danantara <strong>Rosan Roeslani</strong> pada Kamis (17/9/2026).</p>
<p>“BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas,” ujar Slamet dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (20/9/2026).</p>
<p>Pemeriksaan BPK tidak hanya mencakup BPI Danantara sebagai entitas induk.</p>
<p>Cakupan pemeriksaan juga meliputi <strong>PT Danantara Aset Manajemen (PT DAM), PT Danantara Investasi Manajemen (PT DIM), serta seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN)</strong>.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut dilakukan berdasarkan sejumlah ketentuan perundang-undangan, yakni UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK, serta UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN yang terakhir diubah melalui UU Nomor 16 Tahun 2025.</p>
<p>Dalam ketentuan UU BUMN tersebut ditegaskan bahwa pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan BPI Danantara diperiksa oleh BPK.</p>
<p>Sebelum pemeriksaan dimulai, BPI Danantara telah menyampaikan <strong>Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun 2025 (unaudited)</strong> kepada BPK pada 20 Juli 2026.</p>
<p>Laporan tersebut menjadi salah satu dokumen utama dalam persiapan pemeriksaan.</p>
<p>Setelah laporan diterima, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada 14 Agustus 2026. BPK kemudian melakukan sejumlah persiapan, termasuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.</p>
<p>Tahapan tersebut dilakukan agar pemeriksaan dapat berjalan secara efektif, terarah, serta sesuai dengan standar pemeriksaan yang berlaku.</p>
<p>Salah satu tujuan utama pemeriksaan adalah memberikan <strong>opini mengenai kewajaran laporan keuangan</strong> Danantara.</p>
<p>Dalam prosesnya, BPK akan menilai sejumlah aspek, antara lain kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan informasi, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.</p>
<p>Pemeriksaan juga menggunakan pendekatan berbasis risiko atau <em>risk-based audit</em>.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, auditor akan mengidentifikasi dan merespons berbagai risiko, termasuk kemungkinan kesalahan penyajian material, kecurangan (<em>fraud</em>), penyalahgunaan (<em>abuse</em>), ketidakpatuhan terhadap ketentuan, serta kelemahan sistem pengendalian intern.</p>
<p>Slamet mengatakan, akses terhadap data, informasi, serta pihak-pihak yang relevan menjadi bagian penting dalam pemeriksaan berbasis risiko.</p>
<p>“Kami ingin menggarisbawahi bahwa dalam pemeriksaan berbasis risiko, auditor grup hanya dapat memenuhi tanggung jawabnya untuk mengidentifikasi dan merespons risiko material apabila memperoleh akses yang memadai terhadap data, informasi, dan individu yang relevan,” ungkap Slamet.</p>
<p>Karena pemeriksaan mencakup entitas yang luas, BPK juga membutuhkan dukungan dari BPI Danantara, jajaran BUMN, serta kantor akuntan publik (KAP) yang menangani komponen laporan keuangan.</p>
<p>“Oleh karena itu, dukungan penuh dari BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen atas aspek ini menjadi sangat penting bagi kelancaran dan kualitas hasil pemeriksaan,” imbuhnya.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara sekaligus memperkuat penerapan tata kelola, pengendalian internal, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan investasi negara.(dhil/dtk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/bpk-mulai-periksa-laporan-keuangan-danantara-2025-seluruh-bumn-masuk-cakupan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Danantara Buka Suara soal GOTO Terdepak dari Indeks MSCI</title>
		<link>https://koranindopos.com/danantara-buka-suara-soal-goto-terdepak-dari-indeks-msci/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/danantara-buka-suara-soal-goto-terdepak-dari-indeks-msci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 03:17:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Goto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125505</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara memberikan tanggapan terkait keputusan MSCI mengeluarkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari MSCI Global Standard Indexes. Keputusan tersebut diambil MSCI setelah menilai adanya persoalan likuiditas pada saham GOTO. Saham perusahaan teknologi tersebut diketahui telah berada di level terendah Rp50 per [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-18" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-18" data-turn-id-container="request-WEB:05db1a9d-ab3f-4f20-907c-72be46696114-18" data-testid="conversation-turn-38" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-8 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="e211404c-4fd0-449b-abe5-577b7a7ad609" data-message-model-slug="gpt-5-6" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="60" data-end="280"><strong data-start="60" data-end="71"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara memberikan tanggapan terkait keputusan MSCI mengeluarkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari <strong data-start="247" data-end="279">MSCI Global Standard Indexes</strong>.</p>
<p data-start="282" data-end="507">Keputusan tersebut diambil MSCI setelah menilai adanya persoalan likuiditas pada saham GOTO. Saham perusahaan teknologi tersebut diketahui telah berada di level terendah Rp50 per saham sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.</p>
<p data-start="509" data-end="684">Danantara sendiri diketahui memiliki saham GOTO dengan porsi kurang dari 1% dari total saham tercatat. Saham tersebut dibeli melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).</p>
<p data-start="686" data-end="874">Managing Director Finance Danantara Investment Management (DIM), Djamal Attamimi, enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai dampak keputusan MSCI terhadap investasi Danantara di GOTO.</p>
<p data-start="876" data-end="1112">&#8220;Kalau itu saya nggak bisa komen karena itu merupakan portfolio investasi yang ada di tim publik kita. Jadi, mungkin harus dijawab oleh managing director yang bersangkutan,&#8221; ujar Djamal di gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).</p>
<p data-start="1165" data-end="1403">Djamal menjelaskan, investasi Danantara di pasar modal selama ini dilakukan melalui sejumlah asset manager. Pengelola investasi tersebut memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan terkait transaksi saham dalam portofolio masing-masing.</p>
<p data-start="1405" data-end="1592">&#8220;Tapi investasi kita di pasar modal ini sejauh ini masih melalui para asset manager yang ada. Jadi mereka yang akan melakukan keputusan jual-beli untuk portfolio masing-masing,&#8221; jelasnya.</p>
<p data-start="1594" data-end="1764">Dengan mekanisme tersebut, keputusan terkait kepemilikan maupun transaksi saham GOTO berada di bawah pengelolaan tim investasi yang menangani portofolio publik Danantara.</p>
<p data-start="1798" data-end="2038">MSCI sebelumnya mengumumkan penghapusan GOTO dari <strong data-start="1848" data-end="1890">MSCI Indonesia Investable Market Index</strong>. Keputusan tersebut berkaitan dengan harga saham GOTO yang terus berada di level Rp50 per saham, atau batas harga minimum perdagangan saham di BEI.</p>
<p data-start="2040" data-end="2185">MSCI menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan dalam replikasi indeks karena tingkat likuiditas saham yang dinilai sangat rendah.</p>
<p data-start="2187" data-end="2537">&#8220;Perlakuan ini diterapkan karena adanya potensi masalah replikabilitas indeks yang terkait dengan likuiditasnya yang sangat rendah, yang disebabkan oleh perdagangan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan pasar pada tanggal 13 Mei 2026,&#8221; tulis MSCI dalam pengumumannya pada Kamis (13/8/2026).</p>
<p data-start="2539" data-end="2736">Keluarnya GOTO dari indeks MSCI berpotensi menjadi perhatian investor karena indeks tersebut menjadi salah satu acuan bagi berbagai pengelola dana dalam menentukan alokasi investasi di pasar saham.</p>
<p data-start="2738" data-end="2899">Di sisi lain, GOTO sebelumnya telah menegaskan bahwa perusahaan akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan pencapaian target perusahaan pada 2026.</p>
<p data-start="2901" data-end="3202" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Bagi Danantara, keberadaan asset manager dalam pengelolaan investasi pasar modal membuat strategi terhadap saham GOTO tidak secara langsung ditentukan oleh manajemen Danantara secara keseluruhan. Keputusan transaksi tetap berada pada tim yang bertanggung jawab atas masing-masing portofolio investasi.(Dhil/dtk)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/danantara-buka-suara-soal-goto-terdepak-dari-indeks-msci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125505</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Danantara Gandeng JBS Group, Investasi US$2,5 Miliar untuk Perkuat Sektor Protein</title>
		<link>https://koranindopos.com/danantara-gandeng-jbs-group-investasi-us25-miliar-untuk-perkuat-sektor-protein/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/danantara-gandeng-jbs-group-investasi-us25-miliar-untuk-perkuat-sektor-protein/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 02:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[jbs group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125003</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) menjalin kemitraan strategis dengan JBS Group, salah satu produsen protein global. Kerja sama tersebut mencakup operasional JBS di Australia dan Selandia Baru serta menjadi bagian dari strategi investasi Danantara Indonesia di sektor yang memiliki relevansi global dan potensi penciptaan nilai jangka panjang. Dalam transaksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) menjalin kemitraan strategis dengan JBS Group, salah satu produsen protein global. Kerja sama tersebut mencakup operasional JBS di Australia dan Selandia Baru serta menjadi bagian dari strategi investasi Danantara Indonesia di sektor yang memiliki relevansi global dan potensi penciptaan nilai jangka panjang.</p>
<p>Dalam transaksi tersebut, DIM akan menginvestasikan <strong>US$2,5 miliar</strong> untuk memperoleh <strong>25% kepemilikan</strong> pada joint venture (JV) baru yang akan mengelola operasional JBS di Australia dan Selandia Baru.</p>
<p>JV tersebut juga memiliki opsi untuk menghimpun tambahan pendanaan hingga <strong>US$2,5 miliar</strong>. Dengan demikian, total modal yang berpotensi tersedia mencapai <strong>US$5 miliar</strong>.</p>
<p>Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai aksi investasi, termasuk akuisisi dan proyek greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, serta Selandia Baru.</p>
<p>Kemitraan ini juga memberikan DIM akses ke ekosistem bisnis yang telah berkembang di pasar internasional, sekaligus memanfaatkan pengalaman manajemen JBS dalam menjalankan bisnis protein secara global.</p>
<p>JBS sendiri dinilai memiliki rekam jejak penciptaan nilai yang kuat melalui pertumbuhan bisnis yang konsisten, ekspansi pangsa pasar, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dan dinamika industri.</p>
<p>&#8220;Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami,&#8221; ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).</p>
<p>Menurut Pandu, kerja sama tersebut tidak hanya memberikan akses kepada DIM terhadap ekosistem bisnis di pasar internasional yang telah mapan, tetapi juga membuka peluang untuk memanfaatkan pengalaman serta jaringan distribusi JBS.</p>
<p>&#8220;Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia,&#8221; tambah Pandu.</p>
<p>Sementara itu, Global Chief Executive Officer JBS Gilberto Tomazoni mengatakan kerja sama dengan Danantara Indonesia menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Menurutnya, bisnis JBS di Australia dan Selandia Baru merupakan salah satu pilar penting dalam platform global perusahaan. Operasional di kedua negara tersebut dinilai memiliki standar kelas dunia sekaligus peluang pertumbuhan yang besar.</p>
<p>&#8220;Kemitraan dengan Danantara Indonesia menandai langkah penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang kami di Asia Tenggara. Sebagai salah satu pilar utama platform global JBS, bisnis kami di Australia dan Selandia Baru memiliki operasional yang unggul, standar kelas dunia, dan potensi pertumbuhan yang signifikan,&#8221; ujar Gilberto.</p>
<p>Ia menilai kemitraan dengan Danantara dapat membantu JBS memperluas kehadirannya di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>&#8220;Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Meski kesepakatan investasi telah diumumkan, transaksi tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum dapat diselesaikan.</p>
<p>Danantara Indonesia menyatakan transaksi masih menunggu persetujuan regulator serta penyelesaian proses sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh para pihak.</p>
<p>Seluruh tahapan transaksi akan dijalankan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.</p>
<p>Kerja sama dengan JBS ini sekaligus memperluas langkah Danantara Indonesia dalam membangun portofolio investasi global. Melalui kemitraan tersebut, Danantara tidak hanya mengejar imbal hasil investasi, tetapi juga berupaya menciptakan konektivitas antara rantai pasok protein global dengan pengembangan industri protein di Indonesia dan Asia Tenggara.(Dhil/dtk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/danantara-gandeng-jbs-group-investasi-us25-miliar-untuk-perkuat-sektor-protein/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Luar Biasa, Dibawah Danantara Performa Bisnis Pegadaian Terus Meningkat</title>
		<link>https://koranindopos.com/luar-biasa-dibawah-danantara-performa-bisnis-pegadaian-terus-meningkat/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/luar-biasa-dibawah-danantara-performa-bisnis-pegadaian-terus-meningkat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2026 11:35:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bank emas]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[galeri 24]]></category>
		<category><![CDATA[Pegadaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=122580</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) semakin menunjukkan performa bisnis yang gemilang di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sinergi strategis ini terbukti berhasil memacu penguatan tata kelola, mempercepat transformasi bisnis, serta memperkokoh posisi Pegadaian sebagai motor utama penggerak ekosistem emas nasional yang inovatif dan berkelanjutan. Hingga periode Mei 2026, total kelolaan emas perusahaan berhasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, JAKARTA</strong> – PT Pegadaian (Persero) semakin menunjukkan performa bisnis yang gemilang di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Sinergi strategis ini terbukti berhasil memacu penguatan tata kelola, mempercepat transformasi bisnis, serta memperkokoh posisi Pegadaian sebagai motor utama penggerak ekosistem emas nasional yang inovatif dan berkelanjutan.</p>
<p>Hingga periode Mei 2026, total kelolaan emas perusahaan berhasil menembus angka fantastis, yaitu 153,72 ton. Pencapaian ini tidak lepas dari konsistensi Pegadaian yang secara agresif terus mengedukasi dan membangun literasi investasi emas secara nasional, guna mengubah paradigma masyarakat agar memahami emas sebagai aset investasi produktif yang likuid, bukan sekadar simpanan tradisional.</p>
<p>Di bawah naungan Danantara, Pegadaian memantapkan posisinya sebagai pelopor sekaligus satu-satunya Bank Emas di Indonesia yang memiliki ekosistem hulu-ke-hilir paling terintegrasi, lengkap dengan ruang penyimpanan <em>vault </em>berstandar internasional, hingga pabrik pengolahan dan retail emas melalui anak usahanya, Galeri 24.</p>
<p>Ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Pegadaian dalam mendukung agenda hilirisasi komoditas yang tertuang dalam program Asta Cita Pemerintah. Melalui pengembangan ekosistem bulion nasional, Pegadaian memastikan komoditas emas Indonesia tidak hanya berhenti sebagai bahan mentah, melainkan bertransformasi menjadi produk bernilai yang mampu menggerakkan roda perekonomian domestik secara masif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.</p>
<p>“Kami terus berupaya untuk memberikan produk terbaik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu kami menyediakan produk berbasis emas yang komprehensif, mulai dari Deposito Emas, Titipan Emas Korporasi, Pinjaman Modal Kerja Emas, hingga perdagangan emas. Kami juga menyediakan opsi investasi emas seperti cicil emas dan menabung emas yang dapat diakses langsung melalui aplikasi Tring!,” ujar Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti.</p>
<p>Sebelumnya pada kuartal 1 Tahun 2026, PT Pegadaian berhasil membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan menorehkan kinerja positif hingga periode 30 April 2026. Melalui strategi bisnis yang adaptif dan ekspansi ekosistem emas yang agresif, Pegadaian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,38 Triliun, tumbuh 87,2% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 sebesar Rp 2,34 Triliun.</p>
<p>Akselerasi performa gemilang ini juga tercermin dari realisasi total Aset yang kini mencapai Rp 183,8 Triliun, atau meningkat 56% dari tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 117,8 Triliun. Pertumbuhan aset ini ditopang kuat oleh pencapaian <em>Outstanding Loan</em> (OSL) gross yang melesat ke angka Rp 153,6 Triliun, naik 58,8% dari capaian tahun sebelumnya senilai Rp 96,7 Triliun.</p>
<p>“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama. Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan.</p>
<p>Tidak hanya itu, Pegadaian juga mulai melangkah ke kancah internasional, dimulai dengan memperkuat struktur permodalan dan mendapatkan kepercayaan pasar internasional melalui penerimaan fasilitas pendanaan (<em>funding</em>) strategis dari perbankan raksasa Jepang, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), menjawab tren investasi modern, Pegadaian tengah mengembangkan produk <em>Exchange-Traded Fund</em> (ETF) Emas untuk memberikan fleksibilitas bagi para investor dalam bertransaksi emas di bursa secara likuid dan transparan, hingga ekspansi jaringan outlet dimana Pegadaian resmi memperluas jangkauan operasional fisiknya dengan membuka kantor cabang luar negeri pertama di Timor Leste.</p>
<p>Sinergi kokoh bersama Danantara membawa PT Pegadaian (Persero) ke dalam era baru sebagai aset investasi strategis negara yang sehat secara finansial, berdampak nyata bagi kedaulatan ekonomi nasional, serta siap bersaing secara kompetitif di pasar regional maupun global. Bersama Danantara, Pegadaian Selalu Hadir Melayani Sepenuh Hati untuk MengEMASkan Indonesia. (Riz)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/luar-biasa-dibawah-danantara-performa-bisnis-pegadaian-terus-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">122580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026</title>
		<link>https://koranindopos.com/pegadaian-borong-awards-di-ajang-global-contact-center-world-asia-pacific-2026/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pegadaian-borong-awards-di-ajang-global-contact-center-world-asia-pacific-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 11:06:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[borong awards]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pegadaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121849</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, Malaysia – Bersama Danantara, Pegadaian semakin percaya diri melenggang di kancah Internasional. PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga penghargaan Gold pada ajang Contact Center World Asia Pacific 2026 yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 di Putrajaya, Malaysia. Pencapaian ini menegaskan komitmen Pegadaian dalam menghadirkan layanan pelanggan yang unggul, inovatif, dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, Malaysia </strong>– Bersama Danantara, Pegadaian semakin percaya diri melenggang di kancah Internasional. PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga penghargaan Gold pada ajang Contact Center World Asia Pacific 2026 yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 di Putrajaya, Malaysia. Pencapaian ini menegaskan komitmen Pegadaian dalam menghadirkan layanan pelanggan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.</p>
<p>Melalui Department Contact Center – Divisi Layanan dan Contact Center, Pegadaian berhasil meraih penghargaan tertinggi pada tiga kategori strategis, yaitu Best Operations Contact Center, Best Use of Social Media, dan Best Self-Service Technology. Ajang Contact Center World sendiri merupakan salah satu kompetisi dan forum internasional yang mempertemukan organisasi-organisasi terbaik di kawasan Asia Pasifik untuk menampilkan praktik unggulan dalam pengelolaan layanan pelanggan, transformasi digital, pemanfaatan teknologi, serta penguatan pengalaman pelanggan (<em>customer experience</em>).</p>
<p>Pada penyelenggaraan tahun ini, Pegadaian bersaing bersama berbagai perusahaan dan institusi terkemuka dari dalam maupun luar negeri. Dimana Best Self Service Technology dipresentasikan langsung oleh Insan Pegadaian, Reggy Nouvan, kategori Contact Center Operation dipresentasikan oleh Afri Yanda, sementara kategori Best Use Social Media dipresentasikan oleh keduanya. Keberhasilan meraih Gold di seluruh kategori yang diikuti menjadi bukti konkret bahwa pengembangan layanan Pegadaian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini, namun juga telah menunjukkan standar pengelolaan contact center yang kompetitif dan sejalan dengan praktik terbaik di tingkat internasional.</p>
<p>Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari perjalanan transformasi layanan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan oleh perusahaan.</p>
<p>“Pencapaian ini bukan semata mengenai penghargaan, tetapi menjadi bentuk pengakuan bahwa transformasi layanan yang dilakukan Pegadaian telah menghasilkan standar operasional dan pengalaman pelanggan yang mampu disejajarkan dengan perusahaan-perusahaan terbaik di tingkat dunia. Kami percaya bahwa kualitas layanan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat dan menjaga relevansi perusahaan di tengah perubahan perilaku pelanggan dan perkembangan teknologi yang sangat cepat,” jelas Eka.</p>
<p>Eka juga menambahkan bahwa transformasi layanan yang dijalankan Pegadaian tidak hanya berfokus pada aspek digitalisasi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem layanan yang lebih terintegrasi, efektif, dan memberikan pengalaman yang konsisten di setiap titik interaksi pelanggan.</p>
<p>“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pegadaian untuk terus bergerak maju, memperkuat budaya service excellence, mempercepat adopsi inovasi, dan memastikan setiap pengembangan layanan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah Eka.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Layanan dan Contact Center PT Pegadaian,<strong> Rinny Amelia Hadjoh</strong> menyampaikan, bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai fungsi di dalam perusahaan yang secara bersama-sama mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.</p>
<p>“Keikutsertaan Pegadaian dalam Contact Center World Asia Pacific 2026 merupakan bagian dari upaya aktualisasi dan pengukuran terhadap standar layanan yang kami bangun selama ini. Hasil yang diraih menunjukkan bahwa contact center Pegadaian telah berkembang menjadi layanan yang adaptif, berbasis teknologi, dan memiliki kapabilitas yang kompetitif di tingkat internasional,” ujar Rinny</p>
<p>Menurutnya, penghargaan pada kategori Best Operations Contact Center mencerminkan kekuatan proses dan tata kelola layanan yang dijalankan secara efektif dan berorientasi pada pelanggan. Sementara itu, penghargaan Best Use of Social Media menunjukkan kemampuan Pegadaian dalam membangun komunikasi dan engagement yang relevan melalui kanal digital. Adapun penghargaan Best Self-Service Technology menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan mandiri yang semakin mudah, cepat, dan nyaman diakses masyarakat.</p>
<p>“Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas interaksi dengan pelanggan, menghadirkan inovasi layanan yang semakin mudah dijangkau, serta memastikan setiap pengalaman yang diterima nasabah mencerminkan standar layanan kelas dunia.”</p>
<p>Capaian ini sekaligus memperkuat langkah Pegadaian dalam membangun masa depan layanan yang semakin modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Dengan semangat transformasi yang berkelanjutan, Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang relevan, terpercaya, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat Indonesia. (Riz)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pegadaian-borong-awards-di-ajang-global-contact-center-world-asia-pacific-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121849</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tembus 23,1 Juta Nasabah, Sinergi PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan</title>
		<link>https://koranindopos.com/tembus-231-juta-nasabah-sinergi-pnm-dan-danantara-perkuat-pemberdayaan-perempuan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tembus-231-juta-nasabah-sinergi-pnm-dan-danantara-perkuat-pemberdayaan-perempuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 01:03:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusi Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah 3T]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121709</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, Jakarta &#8211; Inklusi Keuangan di Wilayah Rural ​Langkah strategis PT Permodalan Nasional Madani (PNM) setelah bersinergi secara intensif dengan Danantara terus menunjukkan grafik penguatan kinerja dan tata kelola perusahaan yang luar biasa masif. Perubahan kelembagaan yang positif ini tidak sekadar terlihat pada tatanan administrasi internal saja, melainkan juga dibuktikan lewat semakin luasnya cakupan manfaat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, Jakarta &#8211; Inklusi Keuangan di Wilayah Rural ​Langkah strategis PT Permodalan Nasional Madani (PNM) setelah bersinergi secara intensif dengan Danantara terus menunjukkan grafik penguatan kinerja dan tata kelola perusahaan yang luar biasa masif. Perubahan kelembagaan yang positif ini tidak sekadar terlihat pada tatanan administrasi internal saja, melainkan juga dibuktikan lewat semakin luasnya cakupan manfaat konkret yang berhasil dihadirkan secara langsung bagi masyarakat prasejahtera di tanah air. Sektor ekonomi kerakyatan kini menjadi motor penggerak utama dalam program pengentasan kemiskinan nasional.</p>
<p dir="ltr">​Hingga periode saat ini, PNM tercatat telah berhasil melayani dan mendampingi sebanyak 23,1 juta nasabah aktif yang tersebar di seluruh wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Angka fantastis tersebut secara otomatis mengukuhkan posisi strategis dari perusahaan pembiayaan milik negara ini sebagai lembaga pemberdayaan sekaligus penyedia akses permodalan bagi kaum perempuan prasejahtera dengan skala terbesar di dunia, mengungguli berbagai lembaga keuangan sejenis di mancanegara.</p>
<p dir="ltr">​Melalui kolaborasi yang solid bersama Danantara, seluruh sajian informasi operasional kini diperkuat berdasarkan integrasi data yang valid, kompilasi fakta akurat, serta kondisi riil di lapangan. Pembenahan transparansi ini ditujukan agar pencatatan kinerja korporasi menjadi jauh lebih baik, akuntabel, dan mencerminkan kondisi riil perusahaan secara tepat. Penguatan tata kelola ini menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan bisnis mampu berjalan lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek sosial.<br />
​<br />
​Di sisi lain, selain memperluas volume penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor mikro, tingkat kualitas layanan yang diberikan oleh insan PNM juga terus dijaga secara ketat. Manajemen berkomitmen memastikan distribusi modal tersebut semakin tepat sasaran, terukur, dan benar-benar mampu mendukung keberlanjutan usaha yang dirintis oleh para nasabah. Proses pengawasan yang ketat dilakukan demi meminimalkan risiko bisnis di tingkat terbawah.</p>
<p dir="ltr">​Hal positif ini menjadi bagian dari rangkaian transformasi besar yang memberikan ruang gerak lebih luas bagi PNM untuk menebar manfaat sosial ekonomi secara optimal. Rangkaian program komprehensif tersebut dimulai dari peningkatan kapasitas usaha secara berkala, pendampingan kelompok mandiri yang intensif, hingga membangun rasa percaya diri kaum perempuan prasejahtera agar mampu terus bertumbuh, berinovasi, dan berdaya secara finansial bersama dengan seluruh anggota keluarganya.</p>
<p dir="ltr">​Apresiasi tinggi pun datang dari COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria yang memuji peningkatan performa luar biasa BUMN termasuk di dalamnya PNM yang dinilai sukses melampaui target berkala perusahaan. Menurut pandangannya, lonjakan kinerja yang sangat impresif tersebut berjalan selaras dengan semangat transparansi informasi publik yang terus ditekankan oleh Danantara serta BP BUMN. Di tengah momentum keberhasilan tersebut, Direktur Utama PNM, Kindaris, menguraikan esensi utama dari visi pemberdayaan yang mereka usung.</p>
<p dir="ltr">​“Bagi kami, pertumbuhan bukan semata tentang angka, tetapi tentang semakin banyak perempuan prasejahtera yang memiliki kesempatan untukbangkit, berusaha, dan memperbaiki kehidupan keluarganya,&#8221; kata Dony Oskaria dalam keterangan resminya.</p>
<p dir="ltr">​Melalui gelora semangat gerakan #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, harapan baru bagi kelompok masyarakat subsisten ini kian nyata dirasakan oleh masyarakat luas di wilayah rural. Perluasan jaringan pelayanan hingga menjangkau daerah pelosok Indonesia, termasuk kawasan yang masuk dalam kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), menjadi bukti otentik dari komitmen nyata PNM bersama Danantara dalam merangkul kaum perempuan yang selama ini kesulitan mendapatkan kesempatan berkembang akibat keterbatasan akses perbankan konvensional.</p>
<p dir="ltr">​Langkah ekspansif ini tidak hanya menutup celah ketimpangan ekonomi antara kota dan desa, tetapi juga memberikan proteksi finansial yang aman bagi pelaku usaha mikro dari jeratan rentenir. Standardisasi tata kelola yang bersih menjadi garansi mutlak bahwa program pemberdayaan nasional ini akan memberikan efek domino jangka panjang bagi perekonomian domestik. Sebagai penutup dari pemaparannya terkait masa depan inklusi keuangan nasional, Kindaris Direktur Utama PNM memberikan pernyataan penegas.</p>
<p dir="ltr">​&#8221;Bersama Danantara, PNM ingin memastikan manfaat pemberdayaan hadir dengan tata kelola yang lebih baik, penyaluran yang lebih berkualitas, dan semangat yang tetapdekat dengan masyarakat. Agar tidak ada lagi gap akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi mereka yang tinggal di perkotaan maupun di ujung Indonesia,” tandas Kindaris.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tembus-231-juta-nasabah-sinergi-pnm-dan-danantara-perkuat-pemberdayaan-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121709</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
