<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>esim &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/esim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Aug 2025 06:43:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>esim &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>XL Terapkan E-SIM,  Telkomsel Kampanye #BersatuKitaLapor, IM3 Luncurkan Fitur SATSPAM</title>
		<link>https://koranindopos.com/xl-terapkan-e-sim-telkomsel-kampanye-bersatukitalapor-im3-luncurkan-fitur-satspam/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/xl-terapkan-e-sim-telkomsel-kampanye-bersatukitalapor-im3-luncurkan-fitur-satspam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 06:43:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[esim]]></category>
		<category><![CDATA[IM3]]></category>
		<category><![CDATA[Telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=102520</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Scam dan spam adalah momok mengkhawatirkan bagi ekosistem digital. Membiarkan gawai berdering, mengaktifkan mode pesawat, atau mem-block nomor tidak dikenal bukan langkah solutif. Oleh karena itu, masyarakat perlu proteksi mutakhir yang menjamin keamanan data pribadi mereka. Itu menjadi peluang sejumlah provider telekomunikasi berlomba menghadirkan fitur keamanan canggih yang dibenamkan di setiap produk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="font-weight: 400;"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, JAKARTA – <em>Scam</em> dan <em>spam </em>adalah momok mengkhawatirkan bagi ekosistem digital. Membiarkan gawai berdering, mengaktifkan mode pesawat, atau mem-<em>block</em> nomor tidak dikenal bukan langkah solutif. Oleh karena itu, masyarakat perlu proteksi mutakhir yang menjamin keamanan data pribadi mereka.</p>
<p style="font-weight: 400;">Itu menjadi peluang sejumlah provider telekomunikasi berlomba menghadirkan fitur keamanan canggih yang dibenamkan di setiap produk telekomunikasi mereka. Misalnya XL Axiata yang telah menerapkan teknologi biometrik dan <em>embedded subscriber identity module</em> (e-SIM). Kemudian Telkomsel, mereka membuat kampanye gerakan #BersatuKitaLapor. Dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui <em>brand</em> IM3, mereka menghadirkan fitur Satuan Anti Scam dan Spam (SATSPAM).</p>
<p style="font-weight: 400;">XL Axiata saat ini telah menerapkan kebijakan pemerintah dalam memanfaatkan teknologi biometrik dan eSIM. Pemanfaatan teknologi <a href="https://www.liputan6.com/tag/esim" rel="nofollow noopener" target="_blank">e-SIM</a> ini disebut akan memperkuat keamanan data pelanggan serta menciptakan ruang digital yang lebih aman dan bertanggung jawab. Kebijakan pemerintah itu mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Teknologi eSIM, serta Surat Edaran Dirjen Ekosistem Digital Nomor 5 Tahun 2025 yang mengatur registrasi pelanggan jasa telekomunikasi menggunakan data biometrik. ”Langkah ini bukan hanya soal teknis, ini soal tanggung jawab bersama menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman dan nyaman,” kata Presiden Direktur &amp; CEO <a href="https://www.liputan6.com/tag/xl-axiata" rel="nofollow noopener" target="_blank">XL Axiata</a> Rajeev Sethi kepada awak media pada Senin (14/4/2025).</p>
<p style="font-weight: 400;">Sementara Telkomsel meluncurkan program Telkomsel Jaga Data. Itu mengacu pada prinsip <em>environmental, social, and governance</em> (ESG). Khususnya aspek <em>governance</em> atau tata kelola yang berhubungan dengan perlindungan data di setiap aspek operasional perusahaan. Oleh karena itu, mereka mengajak masyarakat untuk secara aktif melaporkan indikasi penipuan online yang marak terjadi melalui gerakan #BersatuKitaLapor.</p>
<p style="font-weight: 400;">”Melalui gerakan #BersatuKitaLapor, Telkomsel tidak sebatas mengedukasi, tetapi mendorong dan mengajak aksi nyata dari seluruh pelanggan dan masyarakat menjadi bagian dari solusi dan melaporkan segala bentuk penipuan online yang dialami,” kata Vice President Corporate Communications &amp; Social Responsibility Telkomsel Saki Hamsat Bramono.</p>
<p style="font-weight: 400;"><u> </u>Sementara itu, IM3 menawarkan proteksi tingkat tinggi melalui fitur SATSPAM. Fitur proteksi <em>realtime</em> dari Indosat IM3 itu diklaim mampu secara otomatis mendeteksi, menyaring, dan memperingatkan dari potensi penipuan lewat SMS maupun telepon nomor modus. ”IM3 SATSPAM didesain dengan teknologi yang sangat Inklusif agar mudah dimengerti dan sudah berbasis AI,” kata SVP Head  of National Brand IM3 Essy Cinta dalam Launching Ceremony IM3 SATSPAM di Le Chocolate lantai dasar Hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (10/8/2025).</p>
<p style="font-weight: 400;">Dalam kesempatan itu, Najwa Shihab, jurnalis senior yang juga <em>campaign ambassador</em> IM3 SATSPAM juga membagikan cerita tentang pengalamannya dalam menghadapi potensi modus penipuan melalui telepon. Najwa yang akrab disapa Nana itu mengatakan, usia nomor telepon yang dia gunakan sudah mencapai 30 tahun, sehingga nomor itu sudah tersebar ke mana-mana. ”Karena itu, langkah saya buat mencegah ancaman itu, saya tidak mengangkat telepon. Saya sangat mengapresiasi langkah IM3 SATSPAM. Ini merupakan ajakan dimana <em>problem-</em>nya ril dan sekarang yang ditawarkan ril. Ini gerakan literasi digital,” ujar Nana. <strong>(rls/why/mmr)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/xl-terapkan-e-sim-telkomsel-kampanye-bersatukitalapor-im3-luncurkan-fitur-satspam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komdigi Segera Terbitkan Aturan eSIM dalam Dua Minggu ke Depan</title>
		<link>https://koranindopos.com/komdigi-segera-terbitkan-aturan-esim-dalam-dua-minggu-ke-depan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/komdigi-segera-terbitkan-aturan-esim-dalam-dua-minggu-ke-depan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 08:48:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[esim]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=89032</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Penggunaan eSIM (embedded SIM) di Indonesia akan semakin teratur dengan hadirnya regulasi baru dari Komite Digital Nasional (Komdigi). Rencananya, aturan mengenai eSIM ini akan diterbitkan dalam dua minggu ke depan guna memberikan kepastian hukum serta meningkatkan ekosistem digital di Tanah Air. Seiring dengan perkembangan teknologi, eSIM mulai menggantikan SIM fisik di berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Penggunaan <strong>eSIM (embedded SIM)</strong> di Indonesia akan semakin teratur dengan hadirnya regulasi baru dari <strong>Komite Digital Nasional (Komdigi)</strong>. Rencananya, aturan mengenai eSIM ini akan diterbitkan dalam dua minggu ke depan guna memberikan kepastian hukum serta meningkatkan ekosistem digital di Tanah Air.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan teknologi, eSIM mulai menggantikan SIM fisik di berbagai perangkat, termasuk smartphone, smartwatch, hingga perangkat Internet of Things (IoT). Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan jaringan seluler tanpa perlu memasukkan kartu SIM fisik, sehingga lebih praktis dan fleksibel.</p>
<p>Namun, di Indonesia, adopsi eSIM masih menghadapi beberapa tantangan, seperti: Kurangnya regulasi yang mengatur standar dan mekanisme penggunaannya.<br />
Isu keamanan terkait pengelolaan data dan aktivasi eSIM. Keterbatasan dukungan operator yang menyediakan layanan eSIM.</p>
<p>Melalui regulasi yang akan diterbitkan oleh Komdigi, diharapkan ada <strong>aturan yang jelas mengenai standar operasional, perlindungan data, serta mekanisme aktivasi dan transfer eSIM</strong> antaroperator.</p>
<p>Jika regulasi ini resmi diterapkan, pengguna eSIM di Indonesia akan mendapatkan beberapa manfaat, seperti:<br />
<strong>Kemudahan dalam berganti operator</strong> tanpa perlu membeli kartu SIM baru.<br />
<strong>Keamanan lebih baik</strong> karena risiko kehilangan atau pencurian SIM fisik berkurang.<br />
<strong>Dukungan lebih luas</strong> untuk perangkat eSIM dari berbagai merek.</p>
<p>Sementara itu, bagi industri telekomunikasi, aturan ini bisa menjadi <strong>panduan dalam menyediakan layanan eSIM</strong> yang lebih aman dan efisien, sekaligus mendorong persaingan yang sehat di pasar.</p>
<p>Dengan adanya regulasi yang jelas, Indonesia berpotensi mengikuti tren global dalam penerapan eSIM, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat teknologi ini secara maksimal.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/komdigi-segera-terbitkan-aturan-esim-dalam-dua-minggu-ke-depan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
