<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gelar FGD &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/gelar-fgd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Aug 2024 10:23:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Gelar FGD &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Gandeng Stakeholder Jaminan Sosial, Pakar Hukum, dan Pengamat Transportasi, Jasa Raharja Gelar FGD Rencana Kebijakan Santunan Selektif untuk Korban Laka Lantas</title>
		<link>https://koranindopos.com/gandeng-stakeholder-jaminan-sosial-pakar-hukum-dan-pengamat-transportasi-jasa-raharja-gelar-fgd-rencana-kebijakan-santunan-selektif-untuk-korban-laka-lantas/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/gandeng-stakeholder-jaminan-sosial-pakar-hukum-dan-pengamat-transportasi-jasa-raharja-gelar-fgd-rencana-kebijakan-santunan-selektif-untuk-korban-laka-lantas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 10:23:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Asuransi]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Raharja]]></category>
		<category><![CDATA[koranindopos]]></category>
		<category><![CDATA[santunan selektif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=70641</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta – Setelah melakukan diskusi bersama Kementerian/Lembaga sebagai regulator, Jasa Raharja kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas rencana penerapan kebijakan santunan yang selektif terhadap penyebab kecelakaan lalu lintas. FGD kali ini dilaksanakan bersama para stakeholder dan pengamat transportasi di Ballroom Gedung Jasa Raharja, Jakarta, pada Rabu (07/08/2024). Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a>, Jakarta</strong> – Setelah melakukan diskusi bersama Kementerian/Lembaga sebagai regulator, Jasa Raharja kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas rencana penerapan kebijakan santunan yang selektif terhadap penyebab kecelakaan lalu lintas. FGD kali ini dilaksanakan bersama para stakeholder dan pengamat transportasi di Ballroom Gedung Jasa Raharja, Jakarta, pada Rabu (07/08/2024).</p>
<p>Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan sebelum kebijakan santunan selektif terhadap penyebab kecelakaan lalu lintas benar-benar diterapkan. “Kita ingin menerapkan kebijakan yang terukur untuk memberikan rasa keadilan, sehingga masukan dari seluruh pihak sangat penting,” ujarnya.</p>
<p>Wacana kebijakan santunan yang selektif terhadap penyebab kecelakaan lalu lintas ini bertujuan untuk mendidik dan mengubah perilaku masyarakat agar lebih tertib dan aman dalam berlalu lintas. Aturan ini dinilai sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kepatuhan, ketertiban, dan mengubah perilaku pengendara agar sadar berkeselamatan.</p>
<p>Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Tory Damantoro, berpendapat bahwa selama ini Jasa Raharja telah berperan sebagai representasi negara bagi masyarakat Indonesia. “Kami mengusulkan agar pemberian santunan dengan kebijakan selektif dapat dibedakan untuk memberikan kepastian hukum,” ujarnya.</p>
<p>Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, melihat bahwa Jasa Raharja berperan sebagai pelaksana jaminan sosial. “Sehingga pemberian santunan dengan pengecualian perlu dipertimbangkan lebih lanjut,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Pakar Hukum Pidana dari UGM, Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto, S.H., M.Hum mendukung penerapan kebijakan santunan yang selektif terhadap penyebab korban kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, selalu ada unsur peran pemerintah dalam suatu kebijakan sehingga timbulnya korban, maka wajar pemerintah juga memberikan santunan. “Namun, perlu ada penjelasan yang memberikan pembeda atas besaran santunan dengan ukuran yang jelas,” ucapnya.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-70643" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-scaled.jpeg" alt="FGD scaled - Gandeng Stakeholder Jaminan Sosial, Pakar Hukum, dan Pengamat Transportasi, Jasa Raharja Gelar FGD Rencana Kebijakan Santunan Selektif untuk Korban Laka Lantas" width="2560" height="1706" title="Gandeng Stakeholder Jaminan Sosial, Pakar Hukum, dan Pengamat Transportasi, Jasa Raharja Gelar FGD Rencana Kebijakan Santunan Selektif untuk Korban Laka Lantas 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-scaled.jpeg 2560w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-300x200.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-1024x683.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-768x512.jpeg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-1536x1024.jpeg 1536w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-2048x1365.jpeg 2048w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-150x100.jpeg 150w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-750x500.jpeg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/FGD-1140x760.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p>Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi DJSN, Indra Budi Sumantoro; jajaran Direksi IFG, Pantro Pander Silitonga dan Rizal Ariansyah; Komisaris dan Direksi Jasa Raharja; Direktur Utama Asabri (Persero), Wahyu Suparyono; Deputi Bidang Kepatuhan dan Hukum BPJS Ketenagakerjaan, Suirwan; Deputi Bidang Kebijakan Pelayanan Program BPJS Ketenagakerjaan, Woro Ariyandini; dan perwakilan PT Taspen.</p>
<p>Selain itu, turut hadir pula Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono; Pakar Transportasi, Felix Iryantomo; Azas Tigor Nainggolan; Ki Darmaningtyas; serta sejumlah pakar lainnya, termasuk Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto, S.H., M.Hum; Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M.Si; dan Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, Sp.FM(K)., DFM., S.H., M.Si. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/gandeng-stakeholder-jaminan-sosial-pakar-hukum-dan-pengamat-transportasi-jasa-raharja-gelar-fgd-rencana-kebijakan-santunan-selektif-untuk-korban-laka-lantas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70641</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
