<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kendaraan Listrik &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/kendaraan-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 04:46:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Kendaraan Listrik &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>iCAR Resmikan Dealer 3S Pertama di Indonesia, Perkuat Layanan Premium untuk Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://koranindopos.com/icar-resmikan-dealer-3s-pertama-di-indonesia-perkuat-layanan-premium-untuk-kendaraan-listrik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/icar-resmikan-dealer-3s-pertama-di-indonesia-perkuat-layanan-premium-untuk-kendaraan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 04:46:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[icar]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124110</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – iCAR Indonesia resmi membuka dealer resmi 3S (Sales, Service, Spare Parts) pertamanya di Tanah Air melalui kerja sama dengan PT Surya Mobil Untung. Dealer yang diberi nama iCAR SM Group Serpong ini berlokasi di Jalan Raya Serpong Kilometer 7, Serpong Utara, Tangerang Selatan, sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan jaringan layanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="97" data-end="495"><strong data-start="97" data-end="108"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – iCAR Indonesia resmi membuka dealer resmi <strong data-start="153" data-end="189">3S (Sales, Service, Spare Parts)</strong> pertamanya di Tanah Air melalui kerja sama dengan PT Surya Mobil Untung. Dealer yang diberi nama <strong data-start="287" data-end="312">iCAR SM Group Serpong</strong> ini berlokasi di Jalan Raya Serpong Kilometer 7, Serpong Utara, Tangerang Selatan, sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan jaringan layanan purna jual iCAR di Indonesia.</p>
<p data-start="497" data-end="886">Kehadiran dealer 3S pertama ini melengkapi 14 jaringan dealer iCAR yang telah beroperasi di berbagai kota. Selain memperluas jangkauan layanan, fasilitas baru tersebut juga dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman dan terintegrasi bagi konsumen, khususnya di kawasan Serpong yang dikenal sebagai salah satu pasar otomotif yang berkembang pesat.</p>
<p data-start="928" data-end="1207">Dealer iCAR SM Group Serpong mengusung konsep showroom modern yang menitikberatkan pada pengalaman pelanggan. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi serta filosofi merek iCAR melalui tampilan showroom yang menggabungkan unsur gaya hidup dengan inovasi kendaraan listrik.</p>
<p data-start="1209" data-end="1481">Salah satu model yang dipamerkan adalah <strong data-start="1249" data-end="1261">iCAR V23</strong>, SUV listrik bergaya klasik-modern yang menjadi andalan merek tersebut di Indonesia. Penataan ruang showroom dibuat lebih interaktif agar calon pelanggan dapat merasakan pengalaman berbeda sejak pertama kali berkunjung.</p>
<p data-start="1483" data-end="1680">Country Director iCAR Indonesia, <strong data-start="1516" data-end="1531">Marshall Ma</strong>, mengatakan pembukaan dealer 3S pertama menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kendaraan energi baru yang semakin dekat dengan masyarakat.</p>
<blockquote data-start="1682" data-end="2048">
<p data-start="1684" data-end="2048">&#8220;Pembukaan dealer 3S pertama iCAR di Indonesia merupakan langkah penting dalam perjalanan kami membangun ekosistem kendaraan energi baru yang lebih dekat dengan konsumen. Kami percaya bahwa pengalaman kepemilikan yang baik tidak hanya dimulai dari produk yang inovatif, tetapi juga dari jaringan layanan yang mudah diakses, profesional, dan terintegrasi,&#8221; ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2050" data-end="2206">Menurutnya, kehadiran dealer tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman pembelian hingga kepemilikan kendaraan listrik yang lebih praktis dan nyaman.</p>
<p data-start="2246" data-end="2503">Sebagai dealer berkonsep 3S, iCAR SM Group Serpong menyediakan berbagai layanan mulai dari konsultasi pembelian, test drive, dukungan pembiayaan, hingga layanan purna jual yang mencakup servis berkala, perbaikan kendaraan, serta penyediaan suku cadang asli.</p>
<p data-start="2505" data-end="2623">Seluruh kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi di satu lokasi sehingga proses kepemilikan kendaraan menjadi lebih efisien.</p>
<p data-start="2625" data-end="2852">Dealer ini dibangun di atas lahan seluas <strong data-start="2666" data-end="2689">1.277 meter persegi</strong> dengan luas bangunan mencapai <strong data-start="2720" data-end="2741">655 meter persegi</strong>. Fasilitas servisnya dilengkapi <strong data-start="2774" data-end="2794">lima service bay</strong> yang mampu menangani hingga <strong data-start="2823" data-end="2851">15 kendaraan setiap hari</strong>.</p>
<p data-start="2854" data-end="3150">Selain itu, tersedia <strong data-start="2875" data-end="2902">dua AC charging station</strong> untuk mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik, serta berbagai fasilitas pendukung seperti customer lounge, kids corner, coffee bar, area konsultasi pelanggan, hingga delivery area yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan konsumen.</p>
<p data-start="3193" data-end="3355">Chief Executive Officer PT Surya Mobil Untung, <strong data-start="3240" data-end="3260">Junianto Naibaho</strong>, menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan profesional bagi seluruh pelanggan iCAR.</p>
<p data-start="3357" data-end="3532">Menurutnya, pengalaman pelanggan tidak berhenti pada proses pembelian kendaraan, tetapi juga mencakup layanan purna jual yang berkualitas sepanjang masa kepemilikan kendaraan.</p>
<blockquote data-start="3534" data-end="3860">
<p data-start="3536" data-end="3860">&#8220;Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan dukungan yang menyeluruh, mulai dari konsultasi pembelian, test drive, hingga layanan purna jual. Dengan fasilitas yang lengkap dan tim yang berpengalaman, kami siap memberikan layanan terbaik sekaligus membangun kepercayaan pelanggan terhadap iCAR di Indonesia,&#8221; katanya.</p>
</blockquote>
<p data-start="3901" data-end="4068">Pembukaan dealer 3S di Serpong merupakan bagian dari strategi ekspansi jaringan iCAR di Indonesia seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan energi baru.</p>
<p data-start="4070" data-end="4366">Perusahaan menargetkan memiliki <strong data-start="4102" data-end="4128">30 outlet dealer resmi</strong> yang beroperasi hingga akhir 2026 di berbagai kota strategis di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk, layanan, dan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang semakin mudah dijangkau.</p>
<p data-start="4368" data-end="4781" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui pengembangan jaringan dealer yang terus berlanjut, iCAR Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan energi baru di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan produk dengan desain yang khas, seperti iCAR V23, perusahaan juga ingin memastikan setiap pelanggan memperoleh layanan penjualan dan purna jual yang profesional, terpercaya, serta sesuai dengan kebutuhan mobilitas modern.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/icar-resmikan-dealer-3s-pertama-di-indonesia-perkuat-layanan-premium-untuk-kendaraan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengintip Biaya Penggunaan Kendaraan Listrik Changan, Mulai Rp158 per Kilometer</title>
		<link>https://koranindopos.com/mengintip-biaya-penggunaan-kendaraan-listrik-changan-mulai-rp158-per-kilometer/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/mengintip-biaya-penggunaan-kendaraan-listrik-changan-mulai-rp158-per-kilometer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 02:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Changan]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121556</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Tren penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Selain menawarkan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga dinilai memiliki biaya operasional yang lebih terkendali serta perawatan yang lebih sederhana dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal. Melihat perkembangan tersebut, Changan, merek otomotif global asal Tiongkok yang berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="93508fbb-121d-4ce4-95e1-4d4603af8a1a" data-is-intersecting="true"><strong data-start="83" data-end="108"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Tren penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Selain menawarkan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga dinilai memiliki biaya operasional yang lebih terkendali serta perawatan yang lebih sederhana dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal.</div>
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:733c697c-a2fd-4a02-b4a8-a99972f42988-13" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:733c697c-a2fd-4a02-b4a8-a99972f42988-13" data-turn-id-container="request-WEB:733c697c-a2fd-4a02-b4a8-a99972f42988-13" data-testid="conversation-turn-28" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="6973fbd4-d32a-4338-8893-6eb907503662" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="464" data-end="709">Melihat perkembangan tersebut, Changan, merek otomotif global asal Tiongkok yang berada di bawah naungan Indomobil Group, menghadirkan gambaran mengenai efisiensi biaya penggunaan dua model andalannya, yakni Changan Lumin dan Changan Deepal S07.</p>
<p data-start="711" data-end="937">Menurut CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, konsumen saat ini tidak lagi hanya mempertimbangkan harga pembelian kendaraan, tetapi juga total biaya kepemilikan atau Total Cost of Ownership (TCO) dalam penggunaan sehari-hari.</p>
<blockquote data-start="939" data-end="1400">
<p data-start="941" data-end="1400">“Banyak konsumen kini mempertimbangkan biaya penggunaan kendaraan secara menyeluruh, bukan hanya harga beli. Karena itu, kami ingin memberikan gambaran mengenai efisiensi penggunaan kendaraan listrik dalam mobilitas sehari-hari. Dengan biaya operasional yang kompetitif serta dukungan layanan purnajual yang komprehensif, baik Changan Lumin maupun Deepal S07 dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang,” ujar Setiawan Surya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1465" data-end="1697">Changan Lumin dibekali baterai berkapasitas 28,08 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Mobil listrik mungil ini memiliki konsumsi energi sebesar 9,3 kWh per 100 kilometer atau setara 10,75 km/kWh.</p>
<p data-start="1699" data-end="2024">Dengan tarif listrik rumah tangga non-subsidi PLN sekitar Rp1.700 per kWh, biaya energi murni Changan Lumin hanya sekitar Rp158 per kilometer. Sementara jika melakukan pengisian di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan tarif sekitar Rp2.475 per kWh, biaya operasionalnya menjadi sekitar Rp230 per kilometer.</p>
<p data-start="2026" data-end="2218">Untuk pengisian penuh baterai, pengguna hanya memerlukan biaya sekitar Rp48.000 melalui home charging. Sedangkan pengisian cepat (DC Fast Charging) di SPKLU membutuhkan biaya sekitar Rp70.000.</p>
<p data-start="2278" data-end="2421">Sementara itu, Changan Deepal S07 hadir dengan baterai berkapasitas 79,97 kWh dan daya jelajah mencapai 560 kilometer berdasarkan standar NEDC.</p>
<p data-start="2423" data-end="2708">SUV listrik ini memiliki konsumsi energi 14,2 kWh per 100 kilometer atau sekitar 7,04 km/kWh. Dengan tarif listrik rumah tangga non-subsidi, biaya penggunaan Deepal S07 berada di kisaran Rp241 per kilometer. Adapun pengisian melalui SPKLU membutuhkan biaya sekitar Rp351 per kilometer.</p>
<p data-start="2710" data-end="2838">Pengisian penuh baterai Deepal S07 di rumah memerlukan biaya sekitar Rp136.000, sedangkan pengisian di SPKLU berkisar Rp200.000.</p>
<p data-start="2878" data-end="3056">Salah satu keunggulan kendaraan listrik dibandingkan mobil berbahan bakar fosil adalah efisiensinya yang tetap terjaga saat menghadapi kondisi lalu lintas padat atau stop and go.</p>
<p data-start="3058" data-end="3267">Changan Lumin maupun Deepal S07 telah dilengkapi teknologi regenerative braking yang memungkinkan energi yang dihasilkan saat pengereman dikembalikan ke baterai, sehingga penggunaan daya menjadi lebih optimal.</p>
<p data-start="3269" data-end="3582">Selain itu, kedua model tersebut juga mendukung fitur fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 35 menit. Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna saat melakukan perjalanan jauh maupun ketika mengisi daya di pusat perbelanjaan dan area istirahat.</p>
<p data-start="3620" data-end="3925">Karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal, kendaraan listrik memiliki struktur yang lebih sederhana dengan jumlah komponen bergerak yang lebih sedikit. Hal ini berpotensi menekan biaya perawatan dalam jangka panjang dan menjadi salah satu faktor penting dalam perhitungan Total Cost of Ownership.</p>
<p data-start="3927" data-end="4036">Untuk memberikan rasa tenang kepada konsumen, Changan juga menghadirkan program purnajual yang cukup lengkap.</p>
<p data-start="4038" data-end="4238">Changan Lumin dibekali garansi baterai selama 8 tahun atau 120.000 kilometer, garansi kendaraan selama 6 tahun atau 120.000 kilometer, serta layanan servis gratis hingga 6 bulan atau 10.000 kilometer.</p>
<p data-start="4240" data-end="4493">Sementara Deepal S07 mendapatkan garansi baterai hingga 8 tahun atau 240.000 kilometer, garansi kendaraan 6 tahun atau 120.000 kilometer, serta layanan servis gratis selama 5 tahun atau 60.000 kilometer, dengan ketentuan mana yang tercapai lebih dahulu.</p>
<p data-start="4529" data-end="4746">Bagi pengguna di DKI Jakarta, kendaraan listrik juga menawarkan keuntungan tambahan berupa bebas dari aturan ganjil-genap. Keuntungan ini memberikan fleksibilitas mobilitas yang lebih tinggi bagi masyarakat perkotaan.</p>
<p data-start="4748" data-end="5034" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan kombinasi biaya operasional yang rendah, potensi penghematan perawatan, kemudahan pengisian daya, serta dukungan garansi jangka panjang, kendaraan listrik Changan menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi dan nilai ekonomi dalam jangka panjang.(dhil)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/mengintip-biaya-penggunaan-kendaraan-listrik-changan-mulai-rp158-per-kilometer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Kendaraan Listrik Dorong Pemanfaatan Teknologi Telematika</title>
		<link>https://koranindopos.com/perkembangan-kendaraan-listrik-dorong-pemanfaatan-teknologi-telematika/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/perkembangan-kendaraan-listrik-dorong-pemanfaatan-teknologi-telematika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 07:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi telematika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=120469</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif. Seiring berbagai upaya pemerintah untuk mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan, kebutuhan akan teknologi pendukung yang mampu memastikan operasional kendaraan berjalan optimal juga semakin meningkat. Mulai Juni 2026, pemerintah Indonesia akan menghadirkan program insentif yang ditujukan untuk mempercepat penggunaan mobil dan sepeda motor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a></strong>, <strong>JAKARTA</strong> – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif. Seiring berbagai upaya pemerintah untuk mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan, kebutuhan akan teknologi pendukung yang mampu memastikan operasional kendaraan berjalan optimal juga semakin meningkat.</p>
<p>Mulai Juni 2026, pemerintah Indonesia akan menghadirkan program insentif yang ditujukan untuk mempercepat penggunaan mobil dan sepeda motor listrik. Program tahap pertama ini menargetkan penambahan hingga 200.000 kendaraan listrik baru di Tanah Air. Di balik pertumbuhan tersebut, perusahaan yang mulai beralih ke armada listrik juga menghadapi tantangan baru dalam mengelola kendaraan mereka.</p>
<p>Jika sebelumnya pengelolaan armada berfokus pada konsumsi bahan bakar dan perawatan mesin, kini perhatian beralih pada kondisi baterai, pola pengisian daya, hingga pemantauan performa kendaraan secara digital. Di sinilah teknologi telematika memainkan peran penting.<br />
Melihat perkembangan tersebut, Teltonika kembali menggelar Telematics Summit South Asia di Jakarta. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, acara ini mempertemukan lebih dari 150 pakar telematika dari berbagai negara di South Asia bersama tim ahli Teltonika yang datang langsung dari Vilnius, Lithuania.</p>
<p>Adomas Jurėnas, Head of Sales for South Asia Teltonika Telematics mengungkapkan bahwa kolaborasi dan pertukaran pengetahuan menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan industri telematika pada acara press conference kamis 4 Juni 2026 di Ritz-Carlton Jakarta.<br />
Menurutnya, telematika saat ini telah berkembang jauh melampaui fungsi pelacakan lokasi kendaraan. Teknologi ini mampu memberikan berbagai informasi penting yang dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko kerusakan kendaraan, hingga menciptakan nilai tambah bagi pemilik armada.</p>
<p>Selama summit berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan mengenai tren industri terkini, tetapi juga mengikuti sesi workshop interaktif bersama para engineer Teltonika. Berbagai demonstrasi teknologi ditampilkan, mulai dari solusi untuk kendaraan pribadi, sepeda motor, alat berat, hingga mesin-mesin khusus yang digunakan dalam berbagai sektor industri.<br />
Salah satu topik yang mendapat perhatian besar adalah pengelolaan kendaraan listrik. Product Owner for E-Mobility Teltonika, Giedrius Adomaitis, menjelaskan bahwa kendaraan listrik membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.<br />
Melalui integrasi dengan jaringan CAN (Controller Area Network) pada kendaraan, teknologi telematika memungkinkan perusahaan memantau berbagai indikator penting secara real-time, termasuk kondisi baterai, suhu, hingga kebiasaan pengisian daya. Data tersebut membantu perusahaan mendeteksi potensi masalah lebih awal sehingga perawatan dapat dilakukan sebelum kerusakan terjadi.</p>
<p>Pemantauan ini menjadi semakin penting karena kondisi baterai sangat dipengaruhi oleh pola penggunaan sehari-hari. Pengisian daya yang tidak tepat atau penggunaan baterai hingga kapasitas terlalu rendah dapat mempercepat penurunan performa baterai dan berdampak pada operasional kendaraan.<br />
Selain mendukung efisiensi, teknologi telematika juga menawarkan lapisan keamanan tambahan. Dengan akses ke sistem kendaraan, perusahaan dapat mengatur berbagai fungsi dari jarak jauh, termasuk membatasi akses penggunaan kendaraan hanya kepada pengemudi yang telah terverifikasi.</p>
<p>Dalam konteks Indonesia, pembahasan mengenai sepeda motor listrik juga menjadi sorotan utama. Sebagai negara dengan populasi sepeda motor terbesar di dunia, kendaraan roda dua memainkan peran penting dalam berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari layanan pengiriman hingga transportasi berbasis aplikasi.<br />
Karena itu, keandalan perangkat telematika menjadi faktor yang sangat penting. Perangkat yang ringkas, tahan air, dan tahan debu memungkinkan pemantauan kendaraan tetap berjalan optimal dalam berbagai kondisi operasional.</p>
<p>Tidak hanya membahas kendaraan listrik, Telematics Summit South Asia juga menghadirkan berbagai inovasi lain, termasuk solusi pelacakan dalam ruangan (indoor tracking), manajemen alat berat, hingga pemantauan mesin industri dan sistem pertanian.</p>
<p>Salah satu teknologi yang menarik perhatian adalah dead reckoning, sebuah sistem yang memungkinkan kendaraan tetap dapat dilacak meskipun tidak mendapatkan sinyal GPS. Dengan memanfaatkan sensor gyroscope dan accelerometer, perangkat dapat memperkirakan posisi kendaraan berdasarkan arah dan pola pergerakannya.</p>
<p>Teknologi ini menjadi solusi yang relevan untuk meningkatkan keamanan kendaraan, terutama dalam situasi ketika sinyal GPS terganggu atau sengaja diblokir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Teltonika juga memperkenalkan teknologi Wirepas Mesh, solusi pelacakan nirkabel yang dirancang untuk kebutuhan pemantauan dalam ruangan berskala besar. Teknologi ini menawarkan alternatif yang lebih efisien dibandingkan Bluetooth® konvensional, terutama pada lingkungan dengan kepadatan perangkat yang tinggi seperti gudang, fasilitas logistik, maupun rumah sakit.</p>
<p>Melalui berbagai inovasi yang diperkenalkan dalam Telematics Summit South Asia, Teltonika menunjukkan bahwa telematika tidak lagi sekadar alat pelacak kendaraan. Teknologi ini berkembang menjadi solusi yang membantu perusahaan memahami aset mereka secara lebih menyeluruh, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mendukung transformasi menuju era mobilitas yang semakin cerdas dan berkelanjutan.</p>
<p>Seiring pertumbuhan kendaraan listrik yang semakin pesat di Indonesia dan kawasan South Asia, kehadiran teknologi telematika diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan transisi menuju mobilitas masa depan dapat berjalan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/perkembangan-kendaraan-listrik-dorong-pemanfaatan-teknologi-telematika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR RI Dukung Pembentukan Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://koranindopos.com/dpr-ri-dukung-pembentukan-ekosistem-industri-baterai-kendaraan-listrik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dpr-ri-dukung-pembentukan-ekosistem-industri-baterai-kendaraan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 02:28:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Mind ID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=89986</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Komisi XII DPR RI mendukung BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID untuk terus memperkuat ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Indonesia. Upaya proaktif Grup MIND ID dalam menjalankan hilirisasi mineral dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8% menuju Indonesia Emas 2045. Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya dalam rapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Komisi XII DPR RI mendukung BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID untuk terus memperkuat ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Upaya proaktif Grup MIND ID dalam menjalankan hilirisasi mineral dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8% menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p dir="ltr">Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya dalam rapat dengar pendapat menyampaikan bahwa MIND ID melalui PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), dan Indonesia Battery Corporation (IBC) telah menjalankan program hilirisasi dengan sangat baik.</p>
<p dir="ltr">Pelaksanaan program hilirisasi ini telah tertuang pada Asta Cita ke-lima Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yakni melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi.</p>
<p dir="ltr">Dia menekankan program hilirisasi dan industrialisasi akan memperoleh multiplier effect seperti meningkatkan nilai tambah bahan baku, menarik investasi ke dalam negeri, menghasilkan devisa ekspor, menyerap tenaga kerja, dan pada akhirnya menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi minimal 8%.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Komisi XII DPR mendorong IBC dan mitra strategisnya untuk tetap berkomitmen membangun pabrik battery cells yang terintegrasi hulu sampai ke hilir, serta memastikan segala tahapannya dapat terpenuhi dan memberikan keuntungan keuntungan kepada negara,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama IBC Toto Nugroho menyebut keterlibatan BUMN, khususnya Grup MIND ID, sangat penting dalam mendukung hilirisasi mineral pada ekosistem kendaraan listrik. Dengan program yang dijalankan ini, IBC pun optimis untuk menjadi perusahaan kelas dunia dalam ekosistem EV secara end-to-end.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, Grup MIND ID memiliki pengelolaan bahan material penting yang sangat dibutuhkan untuk pengembangan energi terbarukan. Terlebih saat ini sekitar 50% bahan baku baterai kendaraan listrik dunia berasal dari Indonesia, dan hampir sebagian besar merupakan pengelolaan dari Grup MIND ID.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita memiliki semua sumber daya alam mulai dari nikel, kobalt, timah, batu bara, tembaga, emas, dan bauksit, yang semuanya berada di bawah Grup MIND ID. Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi production hub baterai kendaraan listrik,&#8221; lanjutnya.</p>
<p dir="ltr">Adapun, Grup MIND ID telah menyiapkan alokasi investasi sebesar Rp20,6 triliun untuk lima proyek strategis.</p>
<p dir="ltr">Salah satu proyek prioritas adalah pengembangan nikel di Halmahera Timur, yang meliputi pembangunan smelter Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) dan fasilitas High-Pressure Acid Leach (HPAL) untuk bahan baku baterai kendaraan listrik. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dpr-ri-dukung-pembentukan-ekosistem-industri-baterai-kendaraan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Permintaan Kendaraan Listrik Meningkat, MIND ID Perkuat Ekosistem EV Battery Indonesia</title>
		<link>https://koranindopos.com/permintaan-kendaraan-listrik-meningkat-mind-id-perkuat-ekosistem-ev-battery-indonesia/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/permintaan-kendaraan-listrik-meningkat-mind-id-perkuat-ekosistem-ev-battery-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 01:23:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Mind ID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=85455</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Permintaan kendaraan listrik di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, dan berpotensi menjadi motor baru bagi pertumbuhan kinerja ekonomi nasional yang lebih agresif di masa depan. MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, terus memperkuat inisiatif strategisnya dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV Battery). Selain menjalankan program hilirisasi mineral dan batu bara, MIND [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Permintaan kendaraan listrik di Indonesia mengalami lonjakan signifikan, dan berpotensi menjadi motor baru bagi pertumbuhan kinerja ekonomi nasional yang lebih agresif di masa depan.</p>
<p>MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, terus memperkuat inisiatif strategisnya dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV Battery). Selain menjalankan program hilirisasi mineral dan batu bara, MIND ID menjalin kolaborasi strategis dengan mitra global untuk mewujudkan ekosistem EV Battery yang terintegrasi di Indonesia.</p>
<p>Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan listrik nasional menunjukkan lonjakan luar biasa. Hingga Agustus 2024, penjualan whole sales mobil listrik nasional mencapai 23.045 unit, meningkat 177,32 persen dibanding periode yang sama tahun 2023 yang hanya mencapai 8.310 unit. Kendaraan listrik kini menyumbang 4,11 persen dari total penjualan whole sales mobil nasional yang mencapai 560.619 unit hingga Agustus 2024.</p>
<p>Industri roda dua juga mencatatkan pertumbuhan stabil. Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat bahwa total penjualan sepeda motor nasional dari Januari hingga November 2024 mencapai 5.929.830 unit, sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2023.</p>
<p>Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menyatakan bahwa mobilitas elektrik di Indonesia memiliki potensi pasar yang besar dengan lebih dari 110 juta sepeda motor dan 30 juta mobil.</p>
<p>Menurutnya, permintaan kendaraan listrik yang meningkat ini adalah peluang emas bagi Indonesia dan dapat dioptimalkan melalui pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.</p>
<p>“Dengan ini, kita dapat menciptakan motor pertumbuhan ekonomi baru yang progresif, sekaligus menjawab kebutuhan pemerintah dalam mengurangi subsidi bahan bakar fosil, serta menghemat devisa dari impor minyak mentah,” ujar Heri.</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen, MIND ID bersama seluruh anggota grup konsisten menjalankan program hilirisasi guna menyediakan bahan baku mineral dan batu bara yang dibutuhkan.</p>
<p>Proyek utama dalam ekosistem EV Battery dari Grup MIND ID adalah pembentukan industri material komponen baterai, baterai sel, hingga ekosistem industri daur ulang dari produk-produk kendaraan listrik.</p>
<p>MIND ID juga telah menjalin kolaborasi dengan mitra global seperti Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), produsen baterai ternama dunia yang menjadi pemasok utama bagi merek global seperti Mercedes, BMW, dan Tesla.</p>
<p>MIND ID pun berharap lebih banyak mitra industri manufaktur di Indonesia dapat melihat peluang ini. Dengan bahan baku yang dimiliki, MIND ID siap membantu memasok bahan baku untuk dijadikan produk bernilai tambah tinggi, termasuk baterai kendaraan listrik.</p>
<p>“Dengan kapasitas dan kolaborasi strategis ini, MIND ID optimis dapat mempercepat terwujudnya ekosistem EV Battery yang mendukung Indonesia dalam mengoptimalkan permintaan kendaraan listrik yang besar di Indonesia,” katanya. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/permintaan-kendaraan-listrik-meningkat-mind-id-perkuat-ekosistem-ev-battery-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Dukung Investasi Pengembangan Kendaraan Listrik dan Infrastruktur Pendukung</title>
		<link>https://koranindopos.com/pemerintah-dukung-investasi-pengembangan-kendaraan-listrik-dan-infrastruktur-pendukung/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pemerintah-dukung-investasi-pengembangan-kendaraan-listrik-dan-infrastruktur-pendukung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2024 03:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=71484</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta, Koordinator Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wahyudi Joko Santoso, menegaskan dukungan pemerintah terhadap investasi untuk pengembangan kendaraan listrik serta infrastruktur pendukungnya. Menurut Wahyudi, ekspansi ekosistem kendaraan listrik membutuhkan investasi yang memadai guna mengurangi emisi karbon dan mendorong transisi ke mobilitas yang lebih bersih dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong><em>, </em>Koordinator Kelaikan Teknik dan Keselamatan Ketenagalistrikan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wahyudi Joko Santoso, menegaskan dukungan pemerintah terhadap investasi untuk pengembangan kendaraan listrik serta infrastruktur pendukungnya. Menurut Wahyudi, ekspansi ekosistem kendaraan listrik membutuhkan investasi yang memadai guna mengurangi emisi karbon dan mendorong transisi ke mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kami optimis dengan kehadiran para investor, kita dapat mempercepat transisi menuju mobilitas listrik yang lebih bersih dan berkelanjutan di Indonesia,&#8221; ujar Wahyudi pada Selasa (20/8/2024). Wahyudi juga menyampaikan apresiasinya kepada para investor yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik, termasuk dalam penyediaan sarana pengisian daya.</p>
<p>Wahyudi menjelaskan, investasi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia. Pemerintah, lanjutnya, telah mengeluarkan berbagai regulasi untuk mempercepat ekspansi ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB), salah satunya melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.</p>
<p>Peraturan tersebut mencakup ketentuan tentang infrastruktur pengisian listrik serta tarif tenaga listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Selain itu, pemerintah memberikan insentif fiskal dan non-fiskal guna mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga menjadi fokus utama pemerintah. Hingga akhir Juli 2024, telah berdiri sebanyak 1.810 unit SPKLU di Indonesia, dengan 1.022 unit berada di Pulau Jawa. Wahyudi menambahkan, pemerintah terus mengupayakan pembangunan SPKLU di wilayah-wilayah yang membutuhkan, guna mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air. (hai)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pemerintah-dukung-investasi-pengembangan-kendaraan-listrik-dan-infrastruktur-pendukung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menperin Pacu Neta Jadikan RI Basis Produksi dan Hub Ekspor Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://koranindopos.com/menperin-pacu-neta-jadikan-ri-basis-produksi-dan-hub-ekspor-kendaraan-listrik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menperin-pacu-neta-jadikan-ri-basis-produksi-dan-hub-ekspor-kendaraan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2024 05:26:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Perindustrian]]></category>
		<category><![CDATA[NETA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=65466</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com. Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada perusahaan otomotif asal China, Hozon Energy Automobile Co., Ltd. (Hozon), yang telah merealisasikan investasinya melalui bendera PT Neta Auto Manufacturing Indonesia karena mendukung percepatan produksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di dalam negeri. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada pertemuannya dengan jajaran Direksi Hozon. “Kami tentu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a>. Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada perusahaan otomotif asal China, Hozon Energy Automobile Co., Ltd. (Hozon), yang telah merealisasikan investasinya melalui bendera PT Neta Auto Manufacturing Indonesia karena mendukung percepatan produksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di dalam negeri. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada pertemuannya dengan jajaran Direksi Hozon.</p>
<p>“Kami tentu berharap ke depan, aktivitas produksi Neta bisa lebih ditingkatkan. Apalagi strategi market dari Neta, 50 persen dari total produksi akan dijadikan barang ekspor, dan secara global perusahaan ini sudah melakukan ekspor ke 40 negara di dunia,” kata Menperin di Beijing, Rabu (12/6) waktu setempat.</p>
<p>Menperin menyampaikan, pihaknya tertarik untuk mendorong Neta bisa tumbuh bersama dengan baik dalam membangun industri otomotif yang berdaya saing global. “Pemerintah memiliki berbagai macam fasilitas insentif yang bisa dimanfaatkan Neta sehingga bisa menjadikan Indonesia sebagai basis produksi dan hub ekspor, khususnya untuk roda kendaraan setir kanan,” tuturnya.</p>
<p>Pemerintah Indonesia juga serius dalam melakukan percepatan pembangunan dan pengembangan untuk ekosistem kendaraan listrik. “Kami menargetkan pada tahun 2030 nanti, populasi EV di Indonesia dapat mencapai angka 600.000 unit. Jadi, kalau Neta merencanakan produksi 6.000 mobil per tahun, kami yakin penyerapan dari pasar domestik di Indonesia akan sangat baik,” imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, terdapat peluang besar dalam mengembangkan industri otomotif di Indonesia, yaitu apabila melihat data rasio kepemilikan mobil di Indonesia baru sekitar 99 unit per 1000 orang. Sementara itu, di negara kompetitor lainnya seperti Malaysia, rasionya 490 unit per 1000 orang dan Thailand 275 unit per 1000 orang.</p>
<p>“Namun demikian, angka yang rendah itu bisa menjadi peluang, karena artinya ada ruang untuk tumbuh itu benar benar ada. Apalagi kalau dibandingkan dengan total populasi negara, sehingga Neta bisa melihat Indonesia sebagai pusat untuk ekspor,” jelas Menperin.</p>
<p>Adapun pasar ekspor kendaraan listrik yang perlu dijajaki oleh Neta antara lain ke negara-negara wilayah ASEAN dan Oceania. “Kami melihat adanya peluang untuk melakukan ekspor ke Australia, karena di sana adalah negara dengan setir kanan. Mungkin secara ekonomi bisa menguntungkan, dan diharapkan juga produksinya bisa di Indonesia,” ungkap Agus.</p>
<p>Kementerian Perindustrian pun mengharapkan agar pihak Neta melakukan riset pasar yang komprehensif terhadap selera masyarakat Indonesia, sehingga produk yang dihasilkan dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Selanjutnya, Kemenperin mendorong agar Neta dapat melakukan percepatan line up produksi EV lainnya di Indonesia.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Vice President of Neta Auto &amp; President of Overseas Business Department Mr. Zhou Jiangmengucapkan terima kasih atas pertemuannya dengan Menperin Agus beserta jajaran. Menurutnya, ini merupakan wujud nyata dukungan dan bantuan dari pemerintah di Indonesia.</p>
<p>“Kami sudah mewujudkan tingkat lokalisasi (TKDN) sebesar 40 persen di Indonesia. Pada bulan Mei, kami sudah memproduksi model Neta V di Tiongkok, dan bulan Juni ini akan memproduksi secara massal di Indonesia. Pada bulan Juli akan memproduksi model Neta X. Ini merupakan hasil partner kerja sama di Indonesia dengan kapasitas produksi sekitar 30.000 unit per tahun,” sebut Mr. Zhou.</p>
<p>Pada tahun ini, Neta akan memasarkan produksinya sebanyak 6.000 unit kepada konsumen di Indonesia dan sedang membuka 50 gerai di Indonesia. “Kami merencanakan setiap tahun meluncurkan satu model baru. Kami akan meluncurkan Neta X yang diproduksi di Tiongkok. Model Neta X cukup laris pada bulan lalu, menembus lebih dari 30.000 unit,” imbuhnya. Selain Neta X, perusahaan juga menyampaikan komitmen memproduksi new model Neta L pada tahun depan.</p>
<p>Neta juga berkomitmen akan memenuhi TKDN 60% pada akhir tahun 2025.“Kami ingin terus bekerja sama dengan Indonesia, terus meningkatkan kontribusi demi pengembangan produk otomotif di Indonesia,” ujarnya. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menperin-pacu-neta-jadikan-ri-basis-produksi-dan-hub-ekspor-kendaraan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden : Indonesia Masih Miliki Peluang Besar di Pasar Kendaraan Listrik</title>
		<link>https://koranindopos.com/presiden-indonesia-masih-miliki-peluang-besar-di-pasar-kendaraan-listrik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/presiden-indonesia-masih-miliki-peluang-besar-di-pasar-kendaraan-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 May 2024 06:17:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=61701</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), menyatakan bahwa Indonesia masih memiliki peluang yang signifikan di pasar kendaraan listrik. Dalam pernyataannya, Presiden menyoroti bahwa saat ini produksi sepeda motor listrik hanya mencapai sekitar 100 ribu unit dari kapasitas yang seharusnya mencapai 1,6 juta unit per tahun. &#8220;Dengan angka produksi saat ini, artinya masih ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex-1 overflow-hidden">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-ixkhj-79elbk h-full">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-ixkhj-1n7m0yu">
<div class="flex flex-col text-sm pb-9">
<div class="w-full text-token-text-primary" dir="auto" data-testid="conversation-turn-11" data-scroll-anchor="true">
<div class="py-2 px-3 text-base md:px-4 m-auto md:px-5 lg:px-1 xl:px-5">
<div class="mx-auto flex flex-1 gap-3 text-base juice:gap-4 juice:md:gap-6 md:max-w-3xl lg:max-w-[40rem] xl:max-w-[48rem]">
<div class="relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex flex-grow flex-col max-w-full">
<div class="min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto gap-3" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="c0b8f76c-42f6-4bf5-b53c-972f7c2c67ab">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), menyatakan bahwa Indonesia masih memiliki peluang yang signifikan di pasar kendaraan listrik. Dalam pernyataannya, Presiden menyoroti bahwa saat ini produksi sepeda motor listrik hanya mencapai sekitar 100 ribu unit dari kapasitas yang seharusnya mencapai 1,6 juta unit per tahun.</p>
<p>&#8220;Dengan angka produksi saat ini, artinya masih ada peluang yang sangat besar sekali,&#8221; ujar Presiden Jokowi, seperti yang dilaporkan oleh laman RRI pada Jumat (03/05/24).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan perkembangan terbaru dalam industri kendaraan listrik di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa pabrik industri baterai akan segera mulai beroperasi pada bulan depan.</p>
<p>Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya menjaga pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. &#8220;Ini adalah pembangunan besar bagi ekosistem EV (electric vehicle) yang harus benar-benar kita jaga agar tidak ada hambatan-hambatan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menanggapi masalah alih teknologi, Presiden menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membangun ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri untuk memastikan kelancaran proses tersebut. Hal ini dianggap krusial agar Indonesia dapat bersaing secara global dalam industri kendaraan listrik.</p>
<p>&#8220;Apabila nantinya industri baterai listrik, pabrik mobil listrik, sepeda motor listrik, dan bus listrik semuanya beroperasi, maka ekosistemnya akan segera terbentuk. Inilah daya saing yang ingin kita tunjukkan bahwa kita siap bersaing di pasar global,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Dengan pernyataan Presiden Jokowi ini, diharapkan industri kendaraan listrik di Indonesia dapat terus berkembang pesat, memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, dan menghadirkan solusi ramah lingkungan dalam sektor transportasi nasional.(hai)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/presiden-indonesia-masih-miliki-peluang-besar-di-pasar-kendaraan-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Siap Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik dengan Mulai Beroperasinya Pabrik Industri Baterai</title>
		<link>https://koranindopos.com/indonesia-siap-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik-dengan-mulai-beroperasinya-pabrik-industri-baterai/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/indonesia-siap-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik-dengan-mulai-beroperasinya-pabrik-industri-baterai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 04:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=61624</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Presiden RI telah mengumumkan bahwa Indonesia telah memasuki era pembangunan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan mulai beroperasinya pabrik industri baterai. Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi pada hari Jumat (3/5/24). &#8220;Dengan mulai berproduksinya pabrik industri baterai bulan depan, kita berharap ekosistem kendaraan listrik segera terbentuk,&#8221; ujar Presiden Jokowi. Presiden juga menyampaikan kegembiraannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Presiden RI telah mengumumkan bahwa Indonesia telah memasuki era pembangunan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan mulai beroperasinya pabrik industri baterai. Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi pada hari Jumat (3/5/24).</p>
<p>&#8220;Dengan mulai berproduksinya pabrik industri baterai bulan depan, kita berharap ekosistem kendaraan listrik segera terbentuk,&#8221; ujar Presiden Jokowi.</p>
<p>Presiden juga menyampaikan kegembiraannya melihat pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Saat ini, sudah ada 59 pabrik yang memproduksi motor listrik, 5 pabrik mobil listrik, 1 pabrik bus listrik, dan 1 pabrik truk listrik.</p>
<p>Presiden Jokowi menegaskan pentingnya kelancaran pembangunan ekosistem kendaraan listrik tanpa hambatan. &#8220;Ini adalah pembangunan besar bagi ekosistem EV yang harus dijaga agar tidak terhambat. Tujuannya sangat jelas,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi memberikan apresiasi terhadap beragam jenis kendaraan listrik yang dipamerkan. Dia juga menyoroti potensi besar produksi motor listrik di Indonesia. Saat ini, produksi motor listrik baru mencapai 100 ribu unit per tahun, sementara kapasitas produksi dapat mencapai 1,6 juta unit per tahun.</p>
<p>Dengan langkah-langkah ini, Indonesia semakin mantap dalam membangun infrastruktur untuk mendukung penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik, sekaligus mendukung transformasi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan. (hai)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/indonesia-siap-bangun-ekosistem-kendaraan-listrik-dengan-mulai-beroperasinya-pabrik-industri-baterai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menhub: Ekosistem Kendaraan Listrik Butuh Kolaborasi</title>
		<link>https://koranindopos.com/menhub-ekosistem-kendaraan-listrik-butuh-kolaborasi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menhub-ekosistem-kendaraan-listrik-butuh-kolaborasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 01:37:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Perhubungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=61438</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan pengembangan ekosistem kendaraan listrik butuh kolaborasi antar pemangku kepentingan. Hal ini disampaikan Menhub saat menghadiri acara Periklindo Electric Vehicle Show 2024, Selasa (30/4). &#8220;Kita tidak mungkin melakukan pengembangan ekosistem kendaraan listrik ini sendiri. Diperlukan kerjasama, sinergitas dan kolaborasi yang optimal antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, praktisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan pengembangan ekosistem kendaraan listrik butuh kolaborasi antar pemangku kepentingan. Hal ini disampaikan Menhub saat menghadiri acara Periklindo Electric Vehicle Show 2024, Selasa (30/4).</p>
<p>&#8220;Kita tidak mungkin melakukan pengembangan ekosistem kendaraan listrik ini sendiri. Diperlukan kerjasama, sinergitas dan kolaborasi yang optimal antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, praktisi dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia,&#8221; tutur Menhub.</p>
<p>Menhub pun berharap edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan kendaraan listrik terus dilakukan sehingga perkembangan kendaraan listrik dapat meningkat. &#8220;Saya mengapresiasi Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) yang telah menyelenggarakan acara rutin yang baik ini untuk meningkatkan pemahaman bersama terkait perkembangan Kendaraan Listrik di Indonesia. Saya berharap edukasi ke masyarakat ini bisa semakin banyak diadakan,&#8221; ujar Menhub.</p>
<p>Menhub mengatakan pemerintah telah menerbitkan berbagai regulasi dan kebijakan insentif guna mendukung percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan. Dukungan Kementerian Perhubungan yakni melalui pemberian kebijakan insentif fiskal untuk tarif uji tipe dan tarif Sertifikat Uji Tipe, baik untuk KBLBB baru maupun kendaraan hasil konversi.</p>
<p>&#8220;Hingga 3 April 2024, jumlah KBLBB berdasarkan jumlah SRUT yang terbit yaitu 133.225 unit. Kami bertanggung jawab dalam memastikan kendaraan bermotor yang dioperasikan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sehingga aman dan berkeselamatan,&#8221; kata Menhub.</p>
<p>Kemenhub juga melaksanakan pengujian tipe kendaraan bermotor secara sistem dengan melakukan 18 item pengujian berdasarkan standar nasional maupun internasional. Selain itu, pada tahun 2025, Indonesia akan memiliki fasilitas pengujian tipe kendaraan bermotor terbesar se-Asia Tenggara yaitu Proving Ground di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi yang dilaksanakan melalui proyek KPBU.</p>
<p>Sektor transportasi merupakan bagian dari sektor energi yang fokus pada penerapan konservasi energi serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan dalam pengendalian emisi. Manfaat dari peralihan menuju kendaraan listrik ini adalah penurunan emisi serta penghematan energi dan biaya energi.</p>
<p>&#8220;Masa depan tanpa emisi dapat diwujudkan salah satunya melalui implementasi kendaraan listrik yang merupakan peluang besar untuk transisi energi bersih dan ramah lingkungan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi,&#8221; sebut Menhub.</p>
<p>Berdasarkan data Kementerian ESDM, diproyeksikan pada tahun 2030 jumlah kebutuhan energi pada sektor transportasi mengalami penghematan sebesar 0,4 juta TOE atau terjadi penghematan biaya energi sebesar Rp 4,2 Triliun. Ini terjadi dengan estimasi penurunan emisi sebesar 358 Juta ton CO2. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menhub-ekosistem-kendaraan-listrik-butuh-kolaborasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
