<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketahanan Kesehatan &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/ketahanan-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2026 06:35:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Ketahanan Kesehatan &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi</title>
		<link>https://koranindopos.com/perkuat-sistem-ketahanan-nasional-siera-anugerahkan-gelar-kehormatan-fihra-untuk-56-tokoh-dan-akademisi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/perkuat-sistem-ketahanan-nasional-siera-anugerahkan-gelar-kehormatan-fihra-untuk-56-tokoh-dan-akademisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2026 06:35:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Andriani Ratna Dewi]]></category>
		<category><![CDATA[FIHRA]]></category>
		<category><![CDATA[KARHUTLA]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[SIERA]]></category>
		<category><![CDATA[STHM]]></category>
		<category><![CDATA[Syamsul Jahidin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=131011</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta — Organisasi Symposium Of Indonesian Health Resilience Association (SIERA) secara resmi menganugerahkan gelar kehormatan Fellow of Indonesia Health Resilience Association (FIHRA) kepada 56 orang penerima terpilih. Agenda penganugerahan bergengsi ini diselenggarakan di Hotel Aston Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat, 23 Oktober 2026. Penetapan serta penyerahan gelar kehormatan tersebut menjadi langkah konkret dan strategis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta —</strong> Organisasi Symposium Of Indonesian Health Resilience Association (SIERA) secara resmi menganugerahkan gelar kehormatan Fellow of Indonesia Health Resilience Association (FIHRA) kepada 56 orang penerima terpilih. Agenda penganugerahan bergengsi ini diselenggarakan di Hotel Aston Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat, 23 Oktober 2026.</p>
<p>Penetapan serta penyerahan gelar kehormatan tersebut menjadi langkah konkret dan strategis dari kalangan praktisi medis maupun akademisi dalam upaya membangun serta memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional secara menyeluruh di Indonesia. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen berkelanjutan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap mengantisipasi berbagai tantangan krisis kesehatan di masa depan.</p>
<p>Dua Jalur Utama Penganugerahan dan Proses Seleksi Ketat<br />
Ketua Umum SIERA, Mayjen TNI (Purn) Dr. Dr. Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, menerangkan secara terperinci mengenai mekanisme pemberian anugerah tersebut. Ia menjelaskan bahwa penganugerahan gelar kehormatan FIHRA ini pada dasarnya terbagi ke dalam dua jalur utama yang berkesinambungan.</p>
<p>Jalur pertama merupakan bentuk penghargaan khusus (honoris causa) yang diberikan secara langsung kepada figur serta tokoh-tokoh nasional yang telah mendedikasikan sepanjang hidupnya demi memajukan ketahanan kesehatan bangsa. Sementara itu, jalur kedua dibuka sebagai sarana pengabdian serta pelatihan intensif bagi para profesional kesehatan yang memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi aktif di bidang tersebut.</p>
<p>Seleluruh peraih anugerah dari jalur pelatihan telah melewati tahapan kurasi serta penggodokan materi yang terstruktur. Proses seleksi dan pelatihan ketat yang berlangsung selama kurun waktu 3 hingga 4 bulan sejak Juni 2026 tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang profesional, mulai dari dokter spesialis, jenjang doktor, hingga tingkatan profesor.</p>
<p>&#8220;Teman-teman yang saat ini mendapatkan gelar itu sudah melalui pendidikan dan pelatihan yang kita lakukan berhari-hari sejak bulan Juni. Ada pre-test, post-test, hingga workshop offline. Setelah itu dilakukan ujian yang harus memenuhi kriteria kelulusan. Jadi gelar ini bukan sekadar pemberian, tetapi atas usaha dari para penerima,&#8221; papar Mayjen dr. Dian saat ditemui di Hotel Aston Kemayoran, Jakarta, Pusat, Jumat (23/10/2026).</p>
<p>Integrasi dengan Isu Lingkungan dan Mitigasi Karhutla<br />
Selain menerima penganugerahan gelar resmi, para akademisi dan praktisi kesehatan penerima FIHRA tersebut juga turut dilibatkan langsung dalam gelaran acara Climate Resilience and Adaptation (CRA-3). Pelibatan ini dirancang khusus agar para peraih gelar dapat memantau serta mempelajari secara dekat perkembangan inovasi terkini dalam mengatasi berbagai ancaman penyakit, termasuk penanganan dampak kesehatan masyarakat akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>
<p>Ketua Umum SIERA menegaskan kembali bahwa pilar kesehatan masyarakat memegang peranan kunci terhadap tolok ukur kekuatan suatu negara. Ia berharap para peraih gelar dapat menerapkan pendekatan medis yang komprehensif, mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Negara itu akan kuat kalau kesehatannya kuat. Kita berupaya bagaimana masyarakat menjadi sehat mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Kami berharap setelah mendapatkan gelar ini, mereka benar-benar mengabdikan diri melalui berbagai inovasi dan kreasi,&#8221; jelas Dian.</p>
<p>Apresiasi dan Komitmen Pengabdian Generasi Muda<br />
Inisiasi strategis yang dijalankan oleh SIERA ini mendapatkan respons positif dari jajaran akademisi yang menjadi penerima anugerah. Salah satu penerima gelar FIHRA sekaligus mahasiswa bimbingan Mayjen dr. Dian di Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM), Syamsul Jahidin, menyampaikan apresiasinya terhadap perumusan program ketahanan kesehatan yang diusung oleh sang dosen.</p>
<p>Menurut Syamsul, keberadaan program pelatihan dan penetapan penganugerahan ini menjadi wujud nyata keterlibatan aktif generasi muda dan civitas akademika dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya dalam mengantisipasi dan memitigasi dampak dari krisis kesehatan serta bencana lingkungan di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Beliau ini dosen kami yang menggagas program-program ini, termasuk bagaimana menjaga stabilitas resiliensi ketahanan kesehatan masyarakat yang terdampak karhutla. Ini salah satu bentuk pengabdian nyata untuk Republik Indonesia,&#8221; tandas Syamsul. (RIS/Hend)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/perkuat-sistem-ketahanan-nasional-siera-anugerahkan-gelar-kehormatan-fihra-untuk-56-tokoh-dan-akademisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131011</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
