<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lifebuoy &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/lifebuoy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Aug 2024 05:39:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Lifebuoy &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Susi Susanti: Dukungan Orang Tua Lindungi Anak Meraih Mimpi</title>
		<link>https://koranindopos.com/susi-susanti-dukungan-orang-tua-lindungi-anak-meraih-mimpi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/susi-susanti-dukungan-orang-tua-lindungi-anak-meraih-mimpi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2024 05:39:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Lifebuoy]]></category>
		<category><![CDATA[Susi Susanti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=71170</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta. Selama sembilan dekade, Lifebuoy telah menjadi mitra setia keluarga Indonesia dalam menjaga kesehatan anak-anak. Dengan komitmen yang tidak pernah pudar, Lifebuoy terus berinovasi dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyakit, sehingga mereka bisa fokus mewujudkan impian mereka. Dalam rangka merayakan 90 tahun perjalanannya, Lifebuoy meluncurkan sebuah film pendek bertajuk &#8217;90 Tahun Lindungi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com &#8211; Jakarta.</strong> Selama sembilan dekade, Lifebuoy telah menjadi mitra setia keluarga Indonesia dalam menjaga kesehatan anak-anak. Dengan komitmen yang tidak pernah pudar, Lifebuoy terus berinovasi dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyakit, sehingga mereka bisa fokus mewujudkan impian mereka.</p>
<p>Dalam rangka merayakan 90 tahun perjalanannya, Lifebuoy meluncurkan sebuah film pendek bertajuk &#8217;90 Tahun Lindungi Anak Indonesia Meraih Mimpi&#8217;, yang menampilkan kisah inspiratif dari sosok-sosok pahlawan nasional seperti Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, dan Nicky Clara, seorang Disability Womenpreneur yang aktif memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-71171" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006.jpg" alt="IMG 20240818 WA0006 - Susi Susanti: Dukungan Orang Tua Lindungi Anak Meraih Mimpi" width="1280" height="853" title="Susi Susanti: Dukungan Orang Tua Lindungi Anak Meraih Mimpi 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006.jpg 1280w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006-300x200.jpg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006-1024x682.jpg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006-768x512.jpg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006-150x100.jpg 150w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006-750x500.jpg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG-20240818-WA0006-1140x760.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Selain peluncuran film pendek ini, Lifebuoy juga memperkuat edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui Program Sekolah SIAGA, sebuah inisiatif yang telah berhasil menjangkau 15 juta anak di seluruh Indonesia sejak 2015. Program ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada para pelajar, yang diharapkan dapat menjadi pahlawan kesehatan di masa depan.</p>
<p>Menurut Erfan Hidayat, Head of Skin Cleansing Unilever Indonesia, 90 tahun bukanlah perjalanan singkat. Lifebuoy berkomitmen untuk terus melindungi kesehatan anak-anak Indonesia agar mereka dapat tumbuh dengan optimal dan meraih mimpi mereka.</p>
<p>&#8220;Perjalanan panjang yang penuh makna ini menjadi landasan kuat bagi kami untuk terus membantu melindungi kesehatan anak-anak Indonesia agar mereka dapat terus meraih mimpi hingga berhasil merealisasikannya,” ujar Erfan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2024).</p>
<p>Kesehatan merupakan pondasi penting bagi anak-anak untuk dapat bermimpi dan berinovasi. Namun, menurut Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M. TropPaed., kesehatan anak-anak Indonesia masih menjadi tantangan besar. Sebanyak 27,84% anak usia sekolah di Indonesia mengalami keluhan kesehatan seperti diare atau pneumonia yang dapat menghambat mereka dalam mencapai potensi maksimal.</p>
<p>&#8220;Peran orang tua sangat besar dalam mencegah kedua penyakit tersebut dengan membiasakan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, utamanya kebiasaan CTPS sebagai langkah pertama melindungi diri dari ancaman penyakit infeksi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam film pendek &#8217;90 Tahun Lindungi Anak Indonesia Meraih Mimpi&#8217;, Lifebuoy memberikan penghargaan kepada peran orang tua dalam mendukung dan melindungi kesehatan anak-anak mereka. Kisah inspiratif dari Susy Susanti dan Nicky Clara menjadi bukti nyata bahwa dukungan keluarga adalah kunci sukses dalam meraih mimpi.</p>
<p>Susy Susanti mengenang bagaimana dukungan ibunya menjadi motivasi terbesar dalam kariernya sebagai atlet.<br />
“Saya percaya dukungan orang tua adalah modal penting yang membuat seorang anak berani bermimpi dan mewujudkannya,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Suatu kali ketika kalah bertanding, ibu saya berpesan, ‘Jatuh bangun itu wajar, proses ini yang akan kamu ingat selamanya’. Kata-kata ini yang mengobarkan semangat saya untuk giat berlatih, disiplin dan pantang menyerah agar bisa menjadi juara,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Melalui program ini, Lifebuoy berharap dapat terus bermitra dengan para orang tua dalam melindungi anak-anak Indonesia dari ancaman penyakit, sehingga mereka dapat tumbuh dengan sehat dan kuat, serta meraih mimpi-mimpi besar mereka di masa depan.</p>
<p>Sebagai langkah awal, Lifebuoy mengajak seluruh orang tua dan anak-anak untuk memulai kebiasaan sehat dengan mencuci tangan pakai sabun, agar generasi penerus bangsa ini dapat terus melangkah maju dengan penuh percaya diri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/susi-susanti-dukungan-orang-tua-lindungi-anak-meraih-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>90 Tahun Lifebuoy Dampingi Orang Tua Lindungi Anak dari Kuman Penyakit</title>
		<link>https://koranindopos.com/90-tahun-lifebuoy-dampingi-orang-tua-lindungi-anak-dari-kuman-penyakit/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/90-tahun-lifebuoy-dampingi-orang-tua-lindungi-anak-dari-kuman-penyakit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2024 05:11:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifebuoy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=71000</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Selama 90 tahun, Lifebuoy dipercaya keluarga Indonesia untuk mendampingi para orang tua dalam melindungi kesehatan anak sehingga mereka mampu mewujudkan mimpinya. Sebagai bentuk apresiasi, Lifebuoy meluncurkan film pendek bertajuk “90 Tahun Lindungi Anak Indonesia Meraih Mimpi”; menghadirkan sosok-sosok pahlawan kebanggaan seperti Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 dan Nicky Clara, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong> </a>&#8211; <strong>Jakarta</strong>. Selama 90 tahun, Lifebuoy dipercaya keluarga Indonesia untuk mendampingi para orang tua dalam melindungi kesehatan anak sehingga mereka mampu mewujudkan mimpinya. Sebagai bentuk apresiasi, Lifebuoy meluncurkan film pendek bertajuk “90 Tahun Lindungi Anak Indonesia Meraih Mimpi”; menghadirkan sosok-sosok pahlawan kebanggaan seperti Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 dan Nicky Clara, Disability Womenpreneur yang aktif dalam menyuarakan keadilan bagi penyandang disabilitas.</p>
<p>Sejalan dengan peluncuran film pendek, edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui Program Sekolah SIAGA Lifebuoy juga semakin digiatkan untuk memupuk mimpi para Dokter kecil menjadi pahlawan kesehatan di masa depan.</p>
<p>Erfan Hidayat, Head of Skin Cleansing Unilever Indonesia menyampaikan, “90 tahun bukanlah perjalanan yang singkat bagi Lifebuoy untuk terus merealisasikan purpose-nya: menjadi sahabat keluarga Indonesia dalam memberikan perlindungan dari kuman dan menjaga agar anak tidak mudah jatuh sakit.</p>
<p>Kami menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan para orang tua, perjalanan panjang yang penuh makna ini menjadi landasan kuat bagi kami untuk terus membantu melindungi kesehatan anak-anak Indonesia agar mereka dapat terus meraih mimpi hingga berhasil merealisasikannya.”</p>
<p>Ada harapan besar bagi generasi penerus agar mereka berani bermimpi dan berinovasi demi mewujudkan masa depan yang lebih baik. Namun, keberanian anak untuk memulai dan merawat mimpinya tentu harus diawali dari tubuh yang sehat. Prof. Dr. dr. Hinky Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M. TropPaed., menjelaskan, “Jika kesehatan tidak terjaga, anak lebih rentan terhadap penyakit sehingga tidak dapat bertumbuh kembang secara optimal dan terkendala dalam meraih mimpi.</p>
<p>Tercatat sebanyak 27,84% anak usia sekolah mengalami keluhan kesehatan contohnya diare atau pneumonia  yang mengganggu keseharian mereka, termasuk untuk bersekolah . Jika tidak dicegah atau ditangani, maka ada banyak mimpi anak Indonesia yang terancam sirna karena terpaksa seringkali absen dari sekolah.”</p>
<p>“Peran orang tua sangat besar dalam mencegah kedua penyakit tersebut dengan membiasakan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, utamanya kebiasaan CTPS sebagai langkah pertama melindungi diri dari ancaman penyakit infeksi, setelah vaksin.</p>
<p>Sayangnya, hanya 46% anak usia sekolah yang sudah menerapkan perilaku CTPS . Padahal, data CDC terbaru menunjukkan kebiasaan CTPS dapat menekan risiko diare sebesar 23-40%, dan mencegah penyakit pernapasan seperti pneumonia sebesar 16-21% ” lanjut Prof. Hinky.</p>
<p>Erfan menanggapi, “Melihat fakta tersebut, selain menghadirkan ragam inovasi produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Indonesia, Lifebuoy secara konsisten memberikan edukasi CTPS di 5 Momen Penting melalui Program Sekolah SIAGA Lifebuoy yang sejak 2015 telah memberi manfaat ke 15 juta anak di berbagai wilayah Indonesia. Tahun ini kami memiliki target menjangkau 1 juta anak, dengan harapan bahwa tangan yang lebih bersih dan terlindungi akan membantu melindungi kesehatan anak agar mereka dapat meraih mimpi-mimpinya.”</p>
<p>Bicara tentang mimpi, dukungan penuh dari orang tua memegang peranan yang sangat besar. Oleh karena itu, memperingati usia yang ke-90, Lifebuoy memberikan apresiasi atas kehebatan dan kekuatan para orang tua dalam melindungi kesehatan dan mimpi anak mereka melalui tayangan film pendek bertajuk ‘90 Tahun Lindungi Anak Indonesia Meraih Mimpi’. Film ini mengangkat kisah sosok pahlawan seperti Susy Susanti, Nicky Clara dan Ellyas Pical yang mampu meraih mimpi berkat peranan orang tua tercinta.</p>
<p>Susy Susanti bercerita, “Saya percaya dukungan orang tua adalah modal penting yang membuat seorang anak berani bermimpi dan mewujudkannya. Suatu kali ketika kalah bertanding, ibu saya berpesan, ‘Jatuh bangun itu wajar, proses ini yang akan kamu ingat selamanya’. Kata-kata ini yang mengobarkan semangat saya untuk giat berlatih, disiplin dan pantang menyerah agar bisa menjadi juara.</p>
<p>Tidak cuma itu, sejak kecil beliau juga selalu rewel mengingatkan saya untuk menjaga kesehatan. Semoga film ini dapat memberikan inspirasi tentang pentingnya peranan orang tua dalam mendorong anak untuk terus berani bermimpi dan berjuang mewujudkannya.”</p>
<p>Nicky Clara ikut berbagi, “Sejak kecil, aku punya mimpi membantu semua orang dan bisa masuk televisi untuk dapat menginspirasi lebih banyak orang. Mimpi yang sederhana, tapi membutuhkan perjuangan yang luar biasa.</p>
<p>Aku yakin bahwa keterbatasan tidak seharusnya menjadi hambatan meraih cita-cita, apalagi ibuku adalah sosok yang terus mendorong aku agar tidak menutupi kekurangan dan justru membuktikan kelebihan dengan selalu berkarya. Lewat film ini, aku dan Lifebuoy mendorong anak Indonesia agar berani bermimpi walaupun memiliki keterbatasan, dan mengajak mereka selalu disiplin menjaga kesehatan agar tak terkendala dalam perjalanan mewujudkan mimpi.”</p>
<p>Sejalan dengan peluncuran film pendek, Program Sekolah SIAGA Lifebuoy juga menjadi bentuk dukungan untuk mewujudkan mimpi anak Indonesia menjadi pahlawan di masa depan. Salah satunya untuk menjadi Dokter – profesi yang memiliki value sejalan dengan Lifebuoy untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyakit.</p>
<p>Guna mendorong regenerasi Dokter di masa depan, program ini melibatkan peranan Dokter Kecil di seluruh penjuru negeri. Lifebuoy ingin memupuk mimpi mereka mulai dari peranan penting sebagai agen perubahan yang menyebarluaskan edukasi CTPS kepada teman-teman sebayanya agar terlindungi dari penyakit sehingga dapat selalu hadir dan belajar di sekolah.</p>
<p>“Lifebuoy menyadari bahwa perjalanan dalam memerangi kuman penyakit tentunya masih panjang, kami berharap dapat terus bermitra dengan para orang tua dalam melindungi anak-anak kita dan mimpi-mimpi besar mereka,” tutup Erfan. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/90-tahun-lifebuoy-dampingi-orang-tua-lindungi-anak-dari-kuman-penyakit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampanye Sentuhan Sehat Lifebuoy Dukung Para Orangtua dalam Perawatan Kesehatan Anak</title>
		<link>https://koranindopos.com/kampanye-sentuhan-sehat-lifebuoy-dukung-para-orangtua-dalam-perawatan-kesehatan-anak/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kampanye-sentuhan-sehat-lifebuoy-dukung-para-orangtua-dalam-perawatan-kesehatan-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 03:19:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifebuoy]]></category>
		<category><![CDATA[PT UNI LEVER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=59299</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Lifebuoy—merek sabun anti-kuman no. 1 di dunia —bekerja sama dengan layanan telekesehatan Halodoc dan Politeknik Kesehatan Bandung untuk meluncurkan kampanye Sentuhan Sehat. Kampanye ini bertujuan untuk membekali para orang tua di Indonesia dengan solusi kesehatan yang inovatif sebagai langkah preventif pencegahan penyakit. Melalui Sentuhan Sehat, Lifebuoy memberikan termometer berbentuk stiker yang ringkas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Lifebuoy—merek sabun anti-kuman no. 1 di dunia —bekerja sama dengan layanan telekesehatan Halodoc dan Politeknik Kesehatan Bandung untuk meluncurkan kampanye Sentuhan Sehat. Kampanye ini bertujuan untuk membekali para orang tua di Indonesia dengan solusi kesehatan yang inovatif sebagai langkah preventif pencegahan penyakit. Melalui Sentuhan Sehat, Lifebuoy memberikan termometer berbentuk stiker yang ringkas dengan akses mudah ke layanan konsultasi jarak jauh sebagai upaya deteksi dini demam dan penyakit umum lainnya yang bergejala suhu badan tinggi seperti diare.</p>
<p>Kampanye Sentuhan Sehat dari Lifebuoy hadir di daerah Bandung and Subang, Jawa Barat dengan membagikan sabun batang Lifebuoy khusus yang diperuntukkan bagi para orang tua agar bisa digunakan untuk anak dan keluarga di rumah. Setiap kemasan khusus sabun batang Lifebuoy dilengkapi dengan termometer dan kode QR untuk konsultasi kesehatan gratis dengan para dokter dari Halodoc. Hingga hari ini, Sentuhan Sehat telah menjangkau lebih dari 6.000 orang dan terus bertambah.</p>
<p>Selama musim hujan, masyarakat Indonesia, terutama anak-anak, lebih rentan terkena diare. Data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 menunjukkan bahwa diare adalah penyebab kematian kedua tertinggi pada bayi usia 29 hari – 11 bulan sebesar 9,8% dan pada kelompok balita usia 12-59 bulan, yang mencapai 4,5% dari total kematian. Gejala umum dari diare adalah demam, yang biasanya meningkat saat anak-anak semakin sakit. Di Jawa Barat, telah tercatat ribuan kasus diare dalam setahun terakhir.</p>
<p>Bekerja sama dengan Politeknik Kesehatan Bandung sebagai mitra distribusi, Lifebuoy memperkenalkan reusable termometer kepada para keluarga di berbagai lokasi di Jawa Barat seperti Cibiru, Sukajadi, Kiaracondong, Batununggal, Kasomalang dan Cibeunying di mana demam yang terkait dengan diare sering terjadi dan intervensi medis dini sangatlah penting.</p>
<p>Erfan Hidayat selaku Head of Skin Cleansing Unilever Indonesia menyampaikan bahwa, “Kampanye Sentuhan Sehat sangat sejalan dengan komitmen Lifebuoy untuk melindungi keluarga Indonesia agar tidak mudah jatuh sakit. Lewat kolaborasi Lifebuoy dan Halodoc, beserta Politeknik Kesehatan Bandung selaku mitra distribusi, kami ingin mengedukasi orang tua agar semakin peduli terhadap kesehatan anak dan keluarga, dan tidak ragu berkonsultasi dengan dokter.</p>
<p>Kemudahan layanan telehealth dipercaya mampu menjawab kecemasan orang tua yang tinggi terkait kesehatan anak, yang akhirnya mendorong perilaku swamedikasi. Semoga kolaborasi tersebut dapat menyadarkan masyarakat bahwa pencegahan penyakit tidak kalah penting dengan mengobati dan membuka akses bagi lebih banyak masyarakat untuk mendapatkan informasi dan perawatan kesehatan yang tepat.”</p>
<p>Veronica Utami selaku Chief Operating Officer Halodoc menyampaikan, “Melalui penyediaan layanan konsultasi dokter di Halodoc secara gratis, kami harap orang tua menjadi lebih sigap apabila si kecil mengalami demam. Terlebih, demam merupakan salah satu penyakit yang sering dikeluhkan dan menjadi gejala awal dari berbagai penyakit seperti demam berdarah ataupun infeksi lainnya.</p>
<p>Oleh karena itu, kami menyambut positif kolaborasi dengan Lifebuoy yang telah berjalan dengan sangat baik selama ini. Di Halodoc, kami pun secara aktif menghadirkan berbagai inisiatif yang mengedukasi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mendukung keluarga Indonesia apabila mengalami demam, seperti penyediaan layanan Home Lab untuk pemeriksaan demam hingga vaksinasi Demam Berdarah Dengue.”</p>
<p>Yonan Heriyanto, M. Kes., Ketua Jurusan Kesehatan Gigi dari Politeknik Kesehatan Bandung menambahkan, “Kami ingin menggarisbawahi pentingnya menjangkau para orang tua yang kurang mendapatkan akses pada layanan kesehatan serta berbagi pengetahuan tentang prinsip kebersihan yang baik—termasuk cara menjaga bayi serta anak kecil agar terhindar dari penyakit yang bisa dicegah. Diharapkan hal ini dapat membantu mereka menghindari risiko kondisi yang semakin memburuk.”</p>
<p>Sentuhan Sehat ini merupakan salah satu bentuk upaya Lifebuoy terhadap usaha bersama mencapai visi kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua generasi di Indonesia. Lifebuoy juga berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah yang bertujuan menurunkan angka kematian akibat diare pada anak-anak di bawah usia lima tahun, sesuai dengan yang digariskan oleh Kementerian Kesehatan dalam Rencana Aksi Nasional periode 2023–2030.</p>
<p>Terbukti sejak tahun 2022 hingga awal tahun 2024, layanan konsultasi kesehatan gratis Lifebuoy telah bekerja sama dengan Halodoc dan telah berhasil menghadirkan sekitar 185.000 sesi konsultasi kepada keluarga-keluarga di Indonesia. Lifebuoy bertekad untuk terus memberikan dampak yang lebih besar di masa depan dengan mempromosikan kebiasaan mencuci tangan yang lebih baik, meningkatkan kebersihan, memberikan perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah, dan membantu mengurangi angka kejadian penyakit pada anak-anak.</p>
<p>“Kami berharap kampanye Sentuhan Sehat dapat mendukung para orang tua untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang bisa dicegah, seperti diare, dan turut berperan dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak Indonesia,&#8221; tutup Erfan. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kampanye-sentuhan-sehat-lifebuoy-dukung-para-orangtua-dalam-perawatan-kesehatan-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Cuci Tangan Sedunia,Lifebuoy Ajak Anak Indonesia JuaraCuciTangan 5 Momen Penting</title>
		<link>https://koranindopos.com/hari-cuci-tangan-sedunialifebuoy-ajak-anak-indonesia-juaracucitangan-5-momen-penting/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/hari-cuci-tangan-sedunialifebuoy-ajak-anak-indonesia-juaracucitangan-5-momen-penting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 09:58:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Cuci Tangan Sedunia 2022]]></category>
		<category><![CDATA[JuaraCuciTangan 5 Momen Penting]]></category>
		<category><![CDATA[Lifebuoy]]></category>
		<category><![CDATA[PT Unilever Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=20823</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia 2022 sekaligus menyambut Piala Dunia FIFA 2022, Lifebuoy meluncurkan kampanye #JuaraCuciTangan untuk menggalakkan edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di 5 Momen Penting melalui medium yang digemari oleh jutaan anak Indonesia, yaitu olah raga sepak bola. Dalam kampanye ini, Lifebuoy merangkul sejumlah pelatih dan pemain sepak bola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong> Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia 2022 sekaligus menyambut Piala Dunia FIFA 2022, Lifebuoy meluncurkan kampanye #JuaraCuciTangan untuk menggalakkan edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di 5 Momen Penting melalui medium yang digemari oleh jutaan anak Indonesia, yaitu olah raga sepak bola. Dalam kampanye ini, Lifebuoy merangkul sejumlah pelatih dan pemain sepak bola nasional dan ribuan siswa/i Sekolah Dasar di Jabodetabek untuk menyiapkan anak Indonesia menjadi agen perubahan yang dapat menyebarluaskan pentingnya CTPS di lingkungan mereka masing-masing.</p>
<p>Saat ini kesadaran untuk mematuhi pedoman CTPS masih harus ditingkatkan. Data BPS 2021 menunjukkan bahwa bahkan di tengah pandemi, hanya 75,38% masyarakat yang menunjukkan kesadaran untuk mematuhi pedoman CTPS , artinya masih diperlukan edukasi berkelanjutan untuk menjadikan CTPS sebagai prioritas dalam kebiasaan sehari-hari.</p>
<p>Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia berpesan, “Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia adalah momen yang sangat tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun sebagai salah satu modal utama dalam menunjang kesehatan.</p>
<p>Terlebih di tengah pandemi COVID-19, kebiasaan CTPS telah terbukti menjadi perilaku sederhana yang memiliki dampak luar biasa dalam pencegahan penyakit menular. Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk menyebarluaskan edukasi CTPS sebagai salah satu pilar penting di dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Untuk itu, kami mengapresiasi Unilever Indonesia yang konsisten menggelar berbagai program edukasi kebiasaan CTPS sejak dini secara berkelanjutan. Mari kita wujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan membudayakan CTPS.”</p>
<p>Erfan Hidayat, Head of Skin Cleansing PT Unilever Indonesia, Tbk. menanggapi, “Lifebuoy memiliki purpose menjadi sahabat keluarga dalam memberikan perlindungan dari kuman dan menjaga agar anak tidak mudah jatuh sakit. Untuk itu, sejak 2004 Lifebuoy telah memberikan rangkaian edukasi berkelanjutan dan fasilitas CTPS yang memadai, dimana salah satu agenda yang rutin kami lakukan adalah menyebarluaskan edukasi pentingnya CTPS di 5 Momen Penting melalui peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia yang kami rayakan setiap tahunnya.”</p>
<p>Dengan kembalinya anak-anak beraktivitas di luar rumah seperti ke sekolah atau bermain, mereka menjadi rentan untuk terkena penyakit. Melalui penanaman kebiasaan CTPS, maka orang tua telah memberikan modal penting bagi anak untuk tidak hanya melindungi kesehatannya sendiri, namun juga orang-orang di sekitarnya.</p>
<p>Prof. Dr. Zubairi Djoerban, SpPD KHOM, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan, “Dengan menanamkan CTPS, kita bisa mencegah penularan COVID-19 yang saat ini masih terjadi, meskipun angka kematian sudah sangat menurun.</p>
<p>Selain itu, CTPS juga dapat membantu mencegah penyakit-penyakit menular yang lain. Adapun 5 Momen Penting untuk CTPS adalah: sebelum makan, setelah bermain, setelah batuk atau bersin, setelah dari toilet, dan ketika pulang ke rumah . Mari budayakan kebiasaan ini, terutama untuk anak-anak.”</p>
<p>Menyadari bahwa menanamkan kebiasaan baik pada anak harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan, setiap tahunnya Lifebuoy merayakan Hari Cuci Tangan Sedunia melalui tema-tema yang menarik dan relevan bagi anak. Melanjutkan kampanye &#8220;C untuk Cuci Tangan&#8221; yang diangkat tahun lalu, tahun ini Lifebuoy menghadirkan kampanye #JuaraCuciTangan untuk terus memperkuat pesan CTPS di 5 Momen Penting melalui sepak bola; olah raga yang digemari 77% masyarakat Indonesia dari berbagai usia, termasuk anak-anak .</p>
<p>Kegemaran anak Indonesia terhadap sepak bola antara lain terlihat dari fakta bahwa setidaknya ada 1.978 Sekolah Sepak Bola yang tersebar di 33 provinsi , dan jumlahnya dipercaya akan terus meningkat. “Lifebuoy melihat bahwa edukasi CTPS melalui sepak bola sangat tepat dilakukan. Melalui kegemaran terhadap sepak bola, anak-anak dapat mempelajari nilai-nilai yang dapat membantu mereka lebih mudah memahami dan mempraktekkan pentingnya kebiasaan CTPS di 5 Momen Penting,” jelas Erfan.</p>
<p>Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., Psikolog Klinis sekaligus Pengurus Pusat Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia menanggapi, “Melalui sepak bola, anak belajar untuk disiplin dan konsisten berlatih agar bisa menjadi juara. Jika dihubungkan dengan kebiasaan CTPS, anak jadi terbiasa untuk lebih disiplin dan konsisten membersihkan diri sebagai ritual yang tidak terlepaskan dari bermain sepak bola.</p>
<p>Selain itu, sepak bola juga mengajarkan anak tentang pentingnya teamwork untuk mencapai tujuan. Terkait kebiasaan CTPS, anak jadi memahami pentingnya kerja sama dalam saling mengingatkan teman atau anggota keluarga agar rutin mencuci tangan sehingga tujuan bersama dapat tercapai, yaitu untuk terhindar dari penyakit.”</p>
<p>Untuk menyebarluaskan kampanye ini, Lifebuoy menggelar rangkaian kegiatan secara online maupun offline. Sebagai langkah awal, Lifebuoy menciptakan yel-yel CTPS ala sepak bola yang disebarluaskan oleh 5 KOL anak yang mewakilkan figur #JuaraCuciTangan, yaitu: Arjuna Zayan Sugiono, Ryshaka Dharma Situmeang, Shabira Alula Adnan, Dia Sekala Bumi, dan Kenji Zizou Bachdim.</p>
<p>Melanjutkan semangat mereka, Lifebuoy mengajak ribuan siswa/i Sekolah Dasar di Jabodetabek untuk mengirimkan video tentang cara kreatif menerapkan CTPS di 5 Momen Penting.</p>
<p>Mereka yang mengirimkan video paling kreatif berhak mendapatkan coaching clinic dari pelatih Tim Nasional U-17 Bima Sakti dan salah satu atlet sepak bola terbaik tanah air yang dikenal sebagai figur ayah yang menyayangi keluarga, yaitu Kim Kurniawan. Di dalam coaching clinic ini, anak-anak tidak hanya diajarkan teknik dan taktik bermain bola, namun juga keutamaan CTPS di 5 Momen Penting yang diharapkan dapat mereka sebarluaskan ke orang-orang terdekat.</p>
<p>Anna Surti Ariani berpendapat, “Ada beberapa hal yang bisa dicapai melalui coaching clinic ini. Pertama adalah peer to peer learning, dimana anak-anak bisa saling belajar atau mengajarkan satu sama lain dalam lingkungan dan situasi yang mereka sukai. Selanjutnya, berbekal pengalaman yang menyenangkan ini akhirnya anak-anak bisa menjadi agent of change untuk menyebarluaskan apa yang mereka pelajari ke orang-orang di sekitar mereka, termasuk tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.”</p>
<p>Rangkaian kegiatan coaching clinic ini akan direplikasi ke 5 kota lainnya (Bandung, Solo, Semarang, Bali, dan Medan) hingga 2023 mendatang. “Semoga seluruh rangkaian kampanye ini akan mampu menginspirasi sebanyak mungkin anak Indonesia untuk menjadi #JuaraCuciTangan di 5 Momen Penting dan bertindak sebagai agen perubahan bagi lingkungan di sekitar mereka,” tutup Erfan. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/hari-cuci-tangan-sedunialifebuoy-ajak-anak-indonesia-juaracucitangan-5-momen-penting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
