<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majalah CIA &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/majalah-cia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2026 03:35:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Majalah CIA &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Majalah CIA Dukung “Mudik Asyik Baca Buku”, Hadirkan 1.000 Bacaan Anak di Perjalanan</title>
		<link>https://koranindopos.com/majalah-cia-dukung-mudik-asyik-baca-buku-hadirkan-1-000-bacaan-anak-di-perjalanan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/majalah-cia-dukung-mudik-asyik-baca-buku-hadirkan-1-000-bacaan-anak-di-perjalanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 03:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukatif & Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah CIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=115787</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Momentum mudik Lebaran tidak hanya menjadi tradisi pulang ke kampung halaman, tetapi juga ruang strategis untuk menanamkan kebiasaan membaca pada anak. Majalah CIA mengambil peran aktif dalam mendukung program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026 yang diinisiasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sebagai mitra resmi Kemendikdasmen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> &#8211; Momentum mudik Lebaran tidak hanya menjadi tradisi pulang ke kampung halaman, tetapi juga ruang strategis untuk menanamkan kebiasaan membaca pada anak. Majalah CIA mengambil peran aktif dalam mendukung program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026 yang diinisiasi Badan<br />
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).<br />
Sebagai mitra resmi Kemendikdasmen sejak 2024, Majalah CIA bersama Majalah ISO memperkuat implementasi program tersebut dengan membagikan 1.000 eksemplar majalah anak secara gratis di berbagai titik keberangkatan mudik pada periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata media anak dalam memperluas akses literasi di ruang-ruang publik.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-115789 aligncenter" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/03/2baede4f-ccb9-481d-ab24-57ff02d0fc6c-300x173.jpg" alt="2baede4f ccb9 481d ab24 57ff02d0fc6c - Majalah CIA Dukung “Mudik Asyik Baca Buku”, Hadirkan 1.000 Bacaan Anak di Perjalanan" width="473" height="273" title="Majalah CIA Dukung “Mudik Asyik Baca Buku”, Hadirkan 1.000 Bacaan Anak di Perjalanan 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/03/2baede4f-ccb9-481d-ab24-57ff02d0fc6c-300x173.jpg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/03/2baede4f-ccb9-481d-ab24-57ff02d0fc6c.jpg 637w" sizes="(max-width: 473px) 100vw, 473px" /></p>
<p>Distribusi Majalah CIA dan ISO dilakukan di berbagai titik, antara lain:<br />
HokBen Stasiun Gambir<br />
HokBen Stasiun Senen<br />
Pelni – Pelabuhan Tanjung Priok<br />
Terminal Kramat Jati – Lebak Bulus<br />
PO Bus Rosalia Indah – Grogol<br />
PO Bus Harapan Jaya – Grogol<br />
PO Bus Agra Mas – Grogol<br />
PO Bus Haryanto – Grogol<br />
PO Bus Lorena – Simatupang<br />
PO Bus Rosalia Indah – Ciputat<br />
PO Bus Sinar Jaya – Roxy<br />
PO Bus Budiman (Jakarta – Tasikmalaya, Bandung, Yogyakarta)<br />
PO Bus Best Premium (Jakarta – Malang, Surabaya)<br />
PO Bus Putra Belitang (Jakarta – Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)<br />
PO Bus Abdi Prabujaya Siliwangi<br />
(Jakarta – Purbalingga, Wonosobo, Medan)<br />
PO Bus Narendra (Jakarta – Jawa Timur)</p>
<p>Dengan demikian, anak-anak yang melakukan perjalanan mudik melalui moda transportasi kapal, kereta, dan bus bisa mendapatkan media anak yang menarik, menyenangkan, dan sesuai usia.</p>
<p>Pendiri Majalah CIA, Stefanie Augustin, menegaskan bahwa keterlibatan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperjuangkan Hak Baca Anak di Indonesia. “Bagi kami, membaca bukan sekadar aktivitas, tetapi hak dasar setiap anak. Kami ingin memastikan bahwa buku hadir di mana pun anak berada. Ketika akses dipermudah, maka kebiasaan membaca akan tumbuh dengan sendirinya.</p>
<p>Di situlah gerakan Hak Baca Anak menemukan maknanya, bahwa setiap anak berhak terhubung dengan pengetahuan,” ujar Stefanie. Majalah CIA juga memperluas dampak gerakan literasi melalui kampanye partisipatif selama libur Lebaran 2026. Ayah Bunda diajak untuk membagikan momen membaca bersama melalui media<br />
sosial. Kampanye ini mengajak orang tua dan keluarga untuk ambil peran saling menginspirasi dan mencontohkan bagaimana membaca adalah aktivitas yang seru, menyenangkan, dan bisa dilakukan untuk memperkuat ikatan dengan anak dimana saja, kapan saja. Kampanye dilakukan melalui kanal media sosial instagram @hakbacaanak, @majalahcia, dan @majalahiso untuk mengajak semakin banyak keluarga dan anak Bawa Buku Kemana Saja dan Baca Buku Dimana Saja. (rls/sh)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/majalah-cia-dukung-mudik-asyik-baca-buku-hadirkan-1-000-bacaan-anak-di-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menulis Tangan Kembali Jadi Sorotan: 81% Siswa SD Alami Peningkatan Literasi Dasar Lewat Aktivitas Menulis di Atas Kertas</title>
		<link>https://koranindopos.com/menulis-tangan-kembali-jadi-sorotan-81-siswa-sd-alami-peningkatan-literasi-dasar-lewat-aktivitas-menulis-di-atas-kertas/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menulis-tangan-kembali-jadi-sorotan-81-siswa-sd-alami-peningkatan-literasi-dasar-lewat-aktivitas-menulis-di-atas-kertas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 12:47:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah CIA]]></category>
		<category><![CDATA[MENULIS TANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[SIDU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=107564</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, JAKARTA — Di tengah era digital dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian memengaruhi cara belajar generasi muda, kegiatan menulis tangan di atas kertas kembali mendapat perhatian serius. Aktivitas yang sempat terpinggirkan ini kini terbukti memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan literasi dasar anak-anak Indonesia. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara (20/10/2025), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="129" data-end="497"><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> — Di tengah era digital dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang kian memengaruhi cara belajar generasi muda, kegiatan <strong data-start="288" data-end="321">menulis tangan di atas kertas</strong> kembali mendapat perhatian serius. Aktivitas yang sempat terpinggirkan ini kini terbukti memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan literasi dasar anak-anak Indonesia.</p>
<p data-start="499" data-end="910">Dalam <strong data-start="505" data-end="563">Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara (20/10/2025)</strong>, Presiden <strong data-start="574" data-end="594">Prabowo Subianto</strong> menyoroti menurunnya kebiasaan menulis tangan di kalangan pelajar. Beliau menegaskan perlunya mengembalikan pelajaran menulis tangan di sekolah, sekaligus mendorong penyediaan buku tulis gratis bagi siswa. “Pelajaran menulis adalah hal mendasar yang membantu anak berpikir kritis dan berimajinasi,” ujar Presiden.</p>
<p data-start="912" data-end="1482">Menindaklanjuti perhatian tersebut, <strong data-start="948" data-end="991">Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya</strong>, <strong data-start="993" data-end="1015">SiDU (Sinar Dunia)</strong>, dan <strong data-start="1021" data-end="1060">Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA)</strong> melakukan penelitian bertajuk <em data-start="1091" data-end="1193">“Pengaruh Aktivitas Menulis di atas Kertas terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar.”</em> Studi ini melibatkan <strong data-start="1215" data-end="1273">2.293 siswa kelas 4 dan 5 SD di Jakarta dan sekitarnya</strong>, dan hasilnya mencengangkan — <strong data-start="1304" data-end="1385">81% peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dasar</strong> setelah mengikuti kegiatan menulis tangan menggunakan modul dari <strong data-start="1451" data-end="1479">Akademi Ayo Menulis SiDU</strong>.</p>
<p data-start="1484" data-end="1715">Temuan tersebut memperlihatkan bahwa menulis tangan bukan sekadar kegiatan motorik, tetapi juga proses kognitif yang penting untuk memperkuat daya ingat, memahami bacaan, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif.</p>
<p data-start="1717" data-end="2015"><img decoding="async" class="wp-image-107566 aligncenter" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-243x300.jpg" alt="14c46ab5 ab81 4967 ba93 fba0df605a42 - Menulis Tangan Kembali Jadi Sorotan: 81% Siswa SD Alami Peningkatan Literasi Dasar Lewat Aktivitas Menulis di Atas Kertas" width="321" height="396" title="Menulis Tangan Kembali Jadi Sorotan: 81% Siswa SD Alami Peningkatan Literasi Dasar Lewat Aktivitas Menulis di Atas Kertas 4" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-243x300.jpg 243w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-831x1024.jpg 831w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-768x946.jpg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-1247x1536.jpg 1247w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-750x924.jpg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42-1140x1405.jpg 1140w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/14c46ab5-ab81-4967-ba93-fba0df605a42.jpg 1275w" sizes="(max-width: 321px) 100vw, 321px" /></p>
<p data-start="1717" data-end="2015">Ketua Tim Peneliti, <strong data-start="1737" data-end="1769">Dr. Murniati Agustian, M.Pd.</strong>, menegaskan pentingnya ruang bagi kegiatan menulis manual di sekolah. “Hasil penelitian ini diharapkan menjadi refleksi bersama agar kemajuan digital tidak menghapus keterampilan dasar yang membentuk konsentrasi dan kreativitas anak,” ujarnya.</p>
<p data-start="2017" data-end="2435" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Kolaborasi antara dunia akademik dan industri ini menjadi contoh nyata sinergi dalam memperkuat <strong data-start="2113" data-end="2141">budaya literasi nasional</strong>. Sebagai merek buku tulis dari <strong data-start="2173" data-end="2186">APP Group</strong>, <strong data-start="2188" data-end="2210">SiDU (Sinar Dunia)</strong> terus berkomitmen mendukung pendidikan Indonesia melalui berbagai inisiatif yang mendorong anak-anak untuk tetap menulis, berpikir, dan berimajinasi — tidak hanya lewat layar, tetapi juga melalui coretan pena di atas kertas. (sh)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menulis-tangan-kembali-jadi-sorotan-81-siswa-sd-alami-peningkatan-literasi-dasar-lewat-aktivitas-menulis-di-atas-kertas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluncuran Akademi Ayo Menulis SiDU: Upaya Penguatan Budaya Literasi di Sekolah Dasar</title>
		<link>https://koranindopos.com/peluncuran-akademi-ayo-menulis-sidu-upaya-penguatan-budaya-literasi-di-sekolah-dasar/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/peluncuran-akademi-ayo-menulis-sidu-upaya-penguatan-budaya-literasi-di-sekolah-dasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 09:49:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ayo Menulis SiDU]]></category>
		<category><![CDATA[Majalah CIA]]></category>
		<category><![CDATA[SIDU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=95202</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Sejak tahun 2017, Sinar Dunia (SiDU) secara konsisten menghidupkan kembali minat anak-anak terhadap aktivitas menulis tangan melalui program Ayo Menulis. Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa keterampilan menulis tangan tidak hanya mendukung peningkatan literasi, tetapi juga memperkuat pemahaman konsep serta kemampuan berpikir analitis. Aktivitas ini terbukti mengaktifkan area otak yang berkaitan dengan pembelajaran, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="269" data-end="914"><strong data-start="269" data-end="295"><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta. </strong>Sejak tahun 2017, Sinar Dunia (SiDU) secara konsisten menghidupkan kembali minat anak-anak terhadap aktivitas menulis tangan melalui program <strong data-start="439" data-end="454">Ayo Menulis</strong>. Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa keterampilan menulis tangan tidak hanya mendukung peningkatan literasi, tetapi juga memperkuat pemahaman konsep serta kemampuan berpikir analitis. Aktivitas ini terbukti mengaktifkan area otak yang berkaitan dengan pembelajaran, memori, dan pemrosesan informasi. SiDU meyakini bahwa penguatan keterampilan menulis tangan merupakan fondasi penting dalam mendukung visi Pemerintah mewujudkan <strong data-start="891" data-end="913">Generasi Emas 2045</strong>.</p>
<p class="" data-start="916" data-end="1352">Sebagai kelanjutan dari inisiatif tersebut, SiDU secara resmi meluncurkan <strong data-start="990" data-end="1013">Akademi Ayo Menulis</strong> dalam sebuah acara yang digelar di Ruang Graha Utama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta. Peluncuran ini dihadiri oleh 200 Kepala Sekolah Dasar dari wilayah DKI Jakarta secara luring, serta 200 Kepala Sekolah dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, yang mengikuti secara daring.</p>
<p data-start="1354" data-end="1946"><img decoding="async" class="wp-image-95203 aligncenter" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/04/4d21a901-d8ce-477a-91dd-d3e5d3b643f3.jpg" alt="SIDU" width="533" height="365" title="Peluncuran Akademi Ayo Menulis SiDU: Upaya Penguatan Budaya Literasi di Sekolah Dasar 7" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/04/4d21a901-d8ce-477a-91dd-d3e5d3b643f3.jpg 634w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/04/4d21a901-d8ce-477a-91dd-d3e5d3b643f3-300x205.jpg 300w" sizes="(max-width: 533px) 100vw, 533px" /></p>
<p class="" data-start="1354" data-end="1946"><strong data-start="1354" data-end="1377">Akademi Ayo Menulis</strong>, yang dapat diakses melalui laman <a class="" href="http://www.ayomenulis.id" target="_new" rel="noopener nofollow" data-start="1412" data-end="1457">www.ayomenulis.id</a>, hadir sebagai platform pembelajaran praktis bagi para pendidik untuk mengembangkan keterampilan literasi siswa melalui metode pembelajaran menulis tangan yang menarik dan efektif. Terdapat enam modul pembelajaran serta lembar kerja siswa yang tersedia secara gratis dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh tenaga pendidik di Indonesia. Kehadiran platform ini diharapkan menjadi ruang belajar berkelanjutan bagi guru dalam meningkatkan kualitas fasilitasi literasi di satuan pendidikan dasar.</p>
<p class="" data-start="1948" data-end="2449">Sebagai bagian dari peluncuran platform ini, digelar pula diskusi bertajuk <strong data-start="2023" data-end="2085">&#8220;Menulis Tangan untuk Peningkatan Literasi dan Kompetensi&#8221;</strong>. Diskusi ini menyoroti pentingnya keterampilan menulis tangan dalam membangun kapasitas literasi, berpikir kritis, serta kemampuan memecahkan masalah pada siswa sekolah dasar. Para narasumber sepakat bahwa menulis tangan tidak hanya berdampak pada penguatan kognitif, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui proses berpikir yang lebih reflektif dan mendalam.</p>
<p class="" data-start="2451" data-end="2920"><strong data-start="2451" data-end="2485">Yohan Rubiyantoro, M.A., Ph.D.</strong>, Widyaprada Ahli Muda sekaligus Ketua Subtim Kerja Penilaian Direktorat SD Kemendikdasmen, menyampaikan bahwa manfaat menulis tangan bersifat nyata dan mendalam, serta berdampak jangka panjang terhadap pendidikan, pekerjaan, hingga karier peserta didik. “Saat ini, menulis tangan sedang dikaji sebagai bagian dari enam program prioritas Kemendikdasmen yang tengah didesain untuk diterapkan mulai dari tingkat Sekolah Dasar,” jelasnya.</p>
<p class="" data-start="2922" data-end="3293">Pernyataan tersebut diperkuat oleh <strong data-start="2957" data-end="2982">Astin Julaikha, M.Pd.</strong>, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SD Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa kemampuan menulis tangan sudah berada pada titik kritis dan perlu segera dibangkitkan kembali. “Pemda akan segera menggencarkan gerakan ini sebagai bagian dari upaya penguatan fondasi literasi,” ujarnya.</p>
<p class="" data-start="3295" data-end="3681">Sementara itu, <strong data-start="3310" data-end="3328">Nining Sukamah</strong>, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1, turut berbagi pengalaman dalam mengimplementasikan modul Akademi Ayo Menulis di sekolahnya. Ia mencatat adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi siswa sejak diterapkannya modul-modul tersebut. Dalam pesannya, ia menyampaikan, <em data-start="3604" data-end="3681">“Jika ingin mengenal dunia, bacalah. Jika ingin dikenal dunia, menulislah.”</em></p>
<p data-start="3295" data-end="3681"><img decoding="async" class="wp-image-95204 aligncenter" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/04/e36e64e7-4562-48e9-a148-adac12b60c48.jpg" alt="SIDU" width="599" height="387" title="Peluncuran Akademi Ayo Menulis SiDU: Upaya Penguatan Budaya Literasi di Sekolah Dasar 8" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/04/e36e64e7-4562-48e9-a148-adac12b60c48.jpg 686w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/04/e36e64e7-4562-48e9-a148-adac12b60c48-300x194.jpg 300w" sizes="(max-width: 599px) 100vw, 599px" /></p>
<p class="" data-start="3683" data-end="4071"><strong data-start="3683" data-end="3707">Galih Sulistyaningra</strong>, seorang edukator literasi dan figur publik, menekankan pentingnya peran keluarga dan orang tua dalam menanamkan kebiasaan menulis tangan. Ia menyatakan bahwa pendekatan ini sejalan dengan konsep <em data-start="3904" data-end="3919">Deep Learning</em> yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen. “Menulis tangan membuat anak lebih sadar dan reflektif, sehingga membantu mereka menemukan jati diri,” ungkapnya.</p>
<p class="" data-start="4073" data-end="4497"><strong data-start="4073" data-end="4090">Arif Darmawan</strong>, Head of Marketing Domestic Business Stationery APP Group, menegaskan kembali komitmen SiDU dalam mendukung penguatan literasi nasional. “Sejak 2017, SiDU menginisiasi program Ayo Menulis. Di tahun 2025, kami meluncurkan Pelatihan Menulis Cerita Fiksi untuk siswa SD di 300 sekolah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan target menjangkau 40.000 siswa hingga akhir Triwulan III 2025,” paparnya.</p>
<p class="" data-start="4499" data-end="5005">Dalam pelaksanaan program ini, SiDU bekerja sama dengan <strong data-start="4555" data-end="4594">Majalah Cahaya Inspirasi Anak (CIA)</strong>. Pendiri Majalah CIA, <strong data-start="4617" data-end="4638">Stefanie Augustin</strong>, menyatakan bahwa literasi merupakan tanggung jawab kolektif. “Sebagai satu-satunya media anak yang secara konsisten mengedepankan literasi dan karakter, serta salah satu yang terbesar di Indonesia, Majalah CIA berkomitmen bersama Kemendikdasmen dan SiDU untuk terus menghadirkan program-program inovatif demi peningkatan literasi di tingkat sekolah dasar,” ujarnya.</p>
<p class="" data-start="5007" data-end="5251">Peluncuran Akademi Ayo Menulis ini menandai langkah nyata kolaboratif antara dunia pendidikan, industri, serta media dalam memperkuat budaya literasi sejak dini — sebagai bekal membentuk generasi masa depan yang cerdas, kritis, dan berkarakter. (sh)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/peluncuran-akademi-ayo-menulis-sidu-upaya-penguatan-budaya-literasi-di-sekolah-dasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
