<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menag &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/menag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Aug 2026 18:21:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Menag &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Menag: Bangsa Besar Dibangun dengan Kekuatan Doa, Akhlak, dan Kerukunan</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-bangsa-besar-dibangun-dengan-kekuatan-doa-akhlak-dan-kerukunan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-bangsa-besar-dibangun-dengan-kekuatan-doa-akhlak-dan-kerukunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 02:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124487</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi, teknologi, maupun politik, tetapi juga oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kerukunan antarumat beragama. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Dalam sambutannya, Nasaruddin mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; Jakarta</strong> – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi, teknologi, maupun politik, tetapi juga oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kerukunan antarumat beragama. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri <strong>Zikir dan Doa Kebangsaan</strong> di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).</p>
<p>Dalam sambutannya, Nasaruddin mengatakan Indonesia memerlukan keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan spiritual agar mampu terus melangkah menjadi bangsa yang maju dan berkarakter.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami meyakini bahwa bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh kekuatan ekonomi, kemajuan teknologi, atau ketangguhan politik. Bangsa yang besar juga dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antar sesama,&#8221; ujar Nasaruddin.</p></blockquote>
<p>Menag menjelaskan, penyelenggaraan Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan bentuk ikhtiar batin yang diharapkan mampu memperkuat langkah nyata dalam membangun Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, zikir dan doa bukan hanya menjadi aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa membutuhkan keseimbangan antara spiritualitas dan kerja nyata.</p>
<blockquote><p>&#8220;Pelaksanaan zikir dan doa kebangsaan malam ini kita jadikan ikhtiar batin untuk menguatkan langkah-langkah lahir. Dengan zikir, kita meneguhkan hati, dengan doa, kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian, kita membangun bumi,&#8221; katanya.</p></blockquote>
<p>Nasaruddin mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar <strong>100.000 peserta</strong> yang datang dari berbagai daerah dengan latar belakang agama dan keyakinan yang beragam.</p>
<p>Ia mengapresiasi kehadiran seluruh peserta yang bersama-sama memanjatkan doa bagi persatuan, kedamaian, dan kemajuan Indonesia.</p>
<p>Menurutnya, kebersamaan masyarakat dari berbagai unsur tersebut menjadi bukti bahwa semangat persatuan tetap terjaga di tengah keberagaman bangsa.</p>
<p>Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama menjadi penanda dimulainya rangkaian <strong>Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia</strong>. Acara berlangsung di Lapangan Monas mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.30 WIB dengan diisi berbagai kegiatan keagamaan dan kebangsaan.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa rangkaian acara meliputi zikir bersama, khataman Al-Qur&#8217;an, salat Magrib berjamaah, penampilan hadrah, hingga Shalawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.</p>
<p>Selain itu, kegiatan juga menghadirkan pembacaan ayat suci Al-Qur&#8217;an oleh Muhammad Zian Fahrezi serta doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh tokoh-tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.</p>
<p>Menurut Kamaruddin, doa lintas agama tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kerukunan sebagai modal utama pembangunan nasional.</p>
<p>Untuk mendukung kelancaran acara, panitia menyiapkan berbagai fasilitas bagi para peserta yang memadati kawasan Monas.</p>
<p>Kementerian Agama menyediakan ratusan unit toilet serta area wudu dengan sekitar <strong>1.000 hingga 1.500 keran</strong>, sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan Zikir dan Doa Kebangsaan, pemerintah berharap semangat religius, persatuan, dan gotong royong semakin menguat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada aspek material, tetapi juga membutuhkan fondasi spiritual, akhlak yang luhur, dan kerukunan antarumat sebagai kekuatan utama menuju Indonesia yang maju dan harmonis.(dhil/kmps)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-bangsa-besar-dibangun-dengan-kekuatan-doa-akhlak-dan-kerukunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124487</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menag: Menikah Bukan Sekadar Menyatukan Dua Insan, tetapi Membangun Fondasi Peradaban</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-menikah-bukan-sekadar-menyatukan-dua-insan-tetapi-membangun-fondasi-peradaban/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-menikah-bukan-sekadar-menyatukan-dua-insan-tetapi-membangun-fondasi-peradaban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 01:20:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121999</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa pernikahan tidak boleh dipandang hanya sebagai penyatuan dua individu, melainkan sebagai langkah membangun fondasi peradaban melalui tanggung jawab, kasih sayang, dan saling menghormati. Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin saat menghadiri ajang taaruf &#8220;Golek Garwo&#8221; yang menjadi bagian dari rangkaian Nikah Fest dan Islamic Wedding [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="relative basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) pb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:28px] grow flex" data-voice-floating-orb-focus-background="">
<div class="flex flex-col text-sm">
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:996fba28-4c4d-467c-9761-a97a700bf91b-5" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:996fba28-4c4d-467c-9761-a97a700bf91b-5" data-turn-id-container="request-WEB:996fba28-4c4d-467c-9761-a97a700bf91b-5" data-testid="conversation-turn-12" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="e6ff641e-2485-4d36-84bf-f603cbe13aed" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="89" data-end="357"><strong data-start="89" data-end="100"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa pernikahan tidak boleh dipandang hanya sebagai penyatuan dua individu, melainkan sebagai langkah membangun fondasi peradaban melalui tanggung jawab, kasih sayang, dan saling menghormati.</p>
<p data-start="359" data-end="579">Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin saat menghadiri ajang taaruf <strong data-start="426" data-end="443">&#8220;Golek Garwo&#8221;</strong> yang menjadi bagian dari rangkaian <strong data-start="479" data-end="523">Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo 2026</strong> di SMESCO Exhibition Hall, Jakarta, Minggu (28/6/2026).</p>
<p data-start="581" data-end="869">Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa keluarga merupakan elemen utama dalam membangun masyarakat yang berkualitas. Oleh karena itu, setiap pasangan perlu mempersiapkan pernikahan dengan matang, bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga kesiapan mental, emosional, dan spiritual.</p>
<blockquote data-start="871" data-end="1082">
<p data-start="873" data-end="1082">&#8220;Saudara-saudara sekalian, menikah bukan sekadar menyatukan dua insan. Mereka juga membangun fondasi peradaban melalui tanggung jawab saling menghormati dan rasa kasih sayang sepanjang hayat,&#8221; ujar Nasaruddin.</p>
</blockquote>
<p data-start="1139" data-end="1324">Menurut Nasaruddin, kegiatan &#8220;Golek Garwo&#8221; menjadi wadah yang tepat bagi generasi muda untuk mengenal calon pasangan sekaligus mempersiapkan kehidupan rumah tangga secara lebih terarah.</p>
<p data-start="1326" data-end="1493">Ia menilai konsep taaruf yang dikemas secara santai namun tetap mengedepankan nilai-nilai keagamaan dapat membantu peserta memahami makna pernikahan yang sesungguhnya.</p>
<blockquote data-start="1495" data-end="1655">
<p data-start="1496" data-end="1655">&#8220;Ini merupakan momen yang amat tepat untuk mempersiapkan pernikahan secara konsep maupun persiapan dengan cara yang rileks, berkah, dan menyenangkan,&#8221; katanya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1657" data-end="1910">Menag berharap kegiatan tersebut dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membangun rumah tangga yang berlandaskan ajaran Islam sehingga mampu melahirkan keluarga yang harmonis, sakinah, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.</p>
<blockquote data-start="1912" data-end="2092">
<p data-start="1913" data-end="2092">&#8220;Saya sangat berharap kegiatan ini mampu mengedukasi masyarakat dan meningkatkan pesan-pesan Islami sehingga makin banyak melahirkan keluarga sakinah dan juga maslahat,&#8221; tuturnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2135" data-end="2447">Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa Kemenag siap memfasilitasi pelaksanaan nikah massal apabila peserta yang mengikuti program taaruf berhasil menemukan pasangan dan sepakat melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan.</p>
<p data-start="2449" data-end="2570">Menurut Abu, skema tersebut bukan hal baru karena sebelumnya Kementerian Agama juga pernah memfasilitasi kegiatan serupa.</p>
<blockquote data-start="2572" data-end="2735">
<p data-start="2573" data-end="2735">&#8220;Kalau memungkinkan dan mereka berharap sebagaimana yang sudah kami lakukan sebelumnya, apalagi yang ini berada dalam forum yang kita temukan taarufnya,&#8221; ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2737" data-end="2887">Ia menambahkan bahwa apabila telah tercapai kesepakatan di antara para peserta, Kemenag siap membantu proses penyelenggaraan akad nikah secara massal.</p>
<blockquote data-start="2889" data-end="3034">
<p data-start="2890" data-end="3034">&#8220;Insyaallah kalau nanti ada kesepakatan di antara mereka, kami akan ikut membantu melaksanakan kegiatan nikah secara massal,&#8221; jelas Abu Rokhmad.</p>
</blockquote>
<p data-start="3068" data-end="3246">Program &#8220;Golek Garwo&#8221; merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), dan Komunitas Golek Garwo.</p>
<p data-start="3248" data-end="3450">Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan diikuti sekitar <strong data-start="3305" data-end="3320">400 peserta</strong> dari berbagai daerah yang datang dengan tujuan mencari pasangan hidup melalui proses taaruf yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.</p>
<p data-start="3452" data-end="3655">Abu Rokhmad menjelaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan bagi masyarakat yang belum menikah agar dapat saling mengenal secara lebih terarah dengan pendampingan dari penyelenggara.</p>
<p data-start="3657" data-end="3913">&#8220;Kami berharap kegiatan hari ini bisa memberikan manfaat yang besar, terutama bagi para peserta yang memang belum menemukan jodohnya. Semoga mereka dapat menemukan pasangan hidup dan nantinya merencanakan pernikahan sesuai kesiapan masing-masing,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="3915" data-end="4297" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui kegiatan seperti &#8220;Golek Garwo&#8221;, Kementerian Agama berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membangun keluarga yang berkualitas semakin meningkat. Pernikahan tidak hanya dipandang sebagai ikatan antara dua individu, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak, harmonis, dan mampu menjadi fondasi bagi kemajuan bangsa di masa depan.(dhil/kmps)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-menikah-bukan-sekadar-menyatukan-dua-insan-tetapi-membangun-fondasi-peradaban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121999</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menag Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Oase Kemanusiaan bagi Pemudik</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-dorong-masjid-di-jalur-mudik-jadi-oase-kemanusiaan-bagi-pemudik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-dorong-masjid-di-jalur-mudik-jadi-oase-kemanusiaan-bagi-pemudik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 04:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=113474</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta jajarannya untuk mengoptimalkan peran rumah ibadah, khususnya masjid yang berada di jalur mudik, agar menjadi oase kemanusiaan bagi para pemudik. Masjid diharapkan mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan ramah bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan. “Kami mengimbau daerah-daerah yang dilalui para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:70539698-9000-4bc9-a142-26c3679e7135-2" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="3104362a-42d0-4b6f-8a70-707320b131aa" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="160" data-end="493"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta jajarannya untuk mengoptimalkan peran rumah ibadah, khususnya masjid yang berada di jalur mudik, agar menjadi oase kemanusiaan bagi para pemudik. Masjid diharapkan mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan ramah bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.</p>
<p data-start="495" data-end="738">“Kami mengimbau daerah-daerah yang dilalui para pemudik. Ada sekitar 6 ribu masjid di seluruh Indonesia itu agar pada hari-hari tertentu, baik mudik nasional maupun mudik keagamaan, masjid-masjid tersebut dibuka,” ujar Menag, Senin (9/2/2026).</p>
<p data-start="740" data-end="1042">Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai momentum penguatan ibadah yang sejalan dengan peningkatan empati dan solidaritas sosial. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan.</p>
<p data-start="1044" data-end="1199">Ia bahkan mendorong pengurus masjid untuk menyediakan fasilitas tambahan, seperti tempat istirahat hingga hidangan berbuka puasa bagi pemudik yang singgah.</p>
<p data-start="1201" data-end="1379">“Kalau perlu, pada mudik Lebaran nanti, pengurus masjid itu bukan hanya membuka pintunya, tetapi juga memberikan buka puasa kepada jamaah atau pemudik yang mampir,” terang Menag.</p>
<p data-start="1381" data-end="1598">Lebih lanjut, Menag mengingatkan bahwa esensi utama ajaran agama adalah mencintai sesama manusia. Prinsip kemanusiaan universal harus menjadi fondasi dalam setiap bentuk bantuan sosial, terutama di bulan suci Ramadan.</p>
<p data-start="1600" data-end="1808">“Jangan melihat agamanya orang yang kehausan dan kelaparan. Siapapun dia, apapun agamanya, etniknya, atau warna kulitnya, jika lapar dan haus, beri bantuan. Allah memuliakan seluruh anak cucu Adam,” tegasnya.</p>
<p data-start="1810" data-end="2106">Selain peran masjid, Menag juga mengajak seluruh umat beragama untuk saling menghargai ruang publik. Ia turut mengimbau pengelola pusat perbelanjaan dan fasilitas umum agar menyediakan sarana ibadah yang layak serta menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.</p>
<p data-start="2108" data-end="2334">“Saya mohon kepada pimpinan umat beragama, mari kita terus menyosialisasikan hal-hal positif. Jadikan agama sebagai motivasi untuk mencintai sesama, meskipun berbeda-beda. Itulah makna keberagamaan yang sejati,” pungkas Menag.</p>
<p data-start="2336" data-end="2534" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan ajakan tersebut, pemerintah berharap momentum Ramadan dan musim mudik dapat menjadi sarana memperkuat nilai toleransi, solidaritas, dan kemanusiaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.(dhil)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-dorong-masjid-di-jalur-mudik-jadi-oase-kemanusiaan-bagi-pemudik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menag Nasaruddin Umar Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Halal, Tindaklanjuti Isu Nampan</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-nasaruddin-umar-pastikan-program-makan-bergizi-gratis-halal-tindaklanjuti-isu-nampan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-nasaruddin-umar-pastikan-program-makan-bergizi-gratis-halal-tindaklanjuti-isu-nampan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 05:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[makan bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[nasaruddin umar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=103741</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai prinsip kehalalan. Pernyataan ini disampaikan menyusul isu bahwa nampan atau food tray yang digunakan dalam program tersebut diduga mengandung minyak babi. Menag menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera melakukan langkah perbaikan jika dugaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="139" data-end="441"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> </strong>&#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama (<strong data-start="154" data-end="163">Menag</strong>) <strong data-start="165" data-end="184">Nasaruddin Umar</strong> menegaskan komitmennya untuk memastikan program <strong data-start="233" data-end="263">Makan Bergizi Gratis (MBG)</strong> berjalan sesuai prinsip kehalalan. Pernyataan ini disampaikan menyusul isu bahwa <strong data-start="345" data-end="370">nampan atau food tray</strong> yang digunakan dalam program tersebut diduga mengandung minyak babi.</p>
<p data-start="443" data-end="567">Menag menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera melakukan langkah perbaikan jika dugaan itu terbukti.</p>
<p data-start="571" data-end="748">&#8220;Kalau memang ada temuan itu, segera kita akan perbaiki,&#8221; kata Nasaruddin saat ditemui di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).</p>
<p data-start="787" data-end="1119">Nasaruddin menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Oleh karena itu, aspek <strong data-start="967" data-end="988">halal dan thayyib</strong> menjadi perhatian penting agar masyarakat, terutama umat Muslim, merasa aman dan tenang dalam menerima manfaat program tersebut.</p>
<p data-start="1121" data-end="1362">Kementerian Agama juga berencana menggandeng lembaga terkait, termasuk <strong data-start="1192" data-end="1244">Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)</strong>, untuk memastikan seluruh perlengkapan maupun bahan makanan dalam program MBG bebas dari unsur yang dilarang agama.</p>
<p data-start="1403" data-end="1635">Isu nampan yang diduga mengandung minyak babi sempat memicu keresahan di tengah masyarakat. Menag menilai, langkah cepat dalam melakukan klarifikasi dan investigasi diperlukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas.</p>
<p data-start="1637" data-end="1741">Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.</p>
<p data-start="1776" data-end="2096">Dengan adanya tindak lanjut ini, Kementerian Agama berharap kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga. Menag Nasaruddin menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat dari sisi gizi, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai keagamaan.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-nasaruddin-umar-pastikan-program-makan-bergizi-gratis-halal-tindaklanjuti-isu-nampan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menag Nasaruddin Umar: Jaga Kesehatan, Jangan Paksakan Salat Arbain di Awal Kedatangan di Madinah</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-nasaruddin-umar-jaga-kesehatan-jangan-paksakan-salat-arbain-di-awal-kedatangan-di-madinah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-nasaruddin-umar-jaga-kesehatan-jangan-paksakan-salat-arbain-di-awal-kedatangan-di-madinah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 04:42:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[salat arbain]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=95402</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengimbau para jemaah haji Indonesia agar menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri melaksanakan salat arbain setibanya di Madinah. Imbauan ini disampaikan saat melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG) menuju Tanah Suci, Kamis (1/5/2025), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Arbain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="185" data-end="585"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengimbau para jemaah haji Indonesia agar menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri melaksanakan salat <em data-start="352" data-end="360">arbain</em> setibanya di Madinah. Imbauan ini disampaikan saat melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG) menuju Tanah Suci, Kamis (1/5/2025), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.</p>
<p class="" data-start="587" data-end="875"><em data-start="587" data-end="595">Arbain</em> merupakan amalan salat berjamaah sebanyak 40 waktu tanpa terputus di Masjid Nabawi, yang memiliki nilai keutamaan tinggi dalam tradisi ibadah umat Islam. Meski demikian, Menag mengingatkan agar jemaah tidak menjadikan arbain sebagai prioritas utama jika kondisi tubuh belum siap.</p>
<p class="" data-start="877" data-end="1112">“Bapak-Ibu termasuk dalam kloter pertama. Jangan sampai energi terkuras di awal. Tujuan utama kita adalah berhaji, bukan sekadar berziarah,” tegas Menag di hadapan para jemaah dan petugas haji yang turut hadir dalam pelepasan tersebut.</p>
<p class="" data-start="1114" data-end="1424">Menag Nasaruddin menekankan pentingnya menjaga stamina sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Menurutnya, banyak kasus pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan jemaah kelelahan atau jatuh sakit karena terlalu memaksakan diri di hari-hari awal kedatangan.</p>
<p class="" data-start="1426" data-end="1575">Ia pun mengajak jemaah untuk menyeimbangkan semangat ibadah dengan kesiapan fisik, serta mengikuti arahan para pembimbing dan petugas kesehatan haji.</p>
<p class="" data-start="1577" data-end="1713">“Kesehatan adalah modal utama dalam berhaji. Ibadah yang paling utama adalah yang dikerjakan dengan ikhlas dan penuh kesiapan,” ujarnya.</p>
<p class="" data-start="1715" data-end="1942">Kementerian Agama juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penyuluhan kesehatan, pembinaan manasik haji, hingga layanan medis yang tersebar di titik-titik strategis selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.</p>
<p class="" data-start="1944" data-end="2172">Pelepasan kloter pertama ini menandai dimulainya rangkaian pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1446H/2025M. Ribuan jemaah dari berbagai daerah akan diberangkatkan secara bertahap melalui 14 embarkasi di seluruh Indonesia.(Dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-nasaruddin-umar-jaga-kesehatan-jangan-paksakan-salat-arbain-di-awal-kedatangan-di-madinah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95402</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menag Nasarudin Umar Tegaskan Pentingnya Toleransi dalam Beragama</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-nasarudin-umar-tegaskan-pentingnya-toleransi-dalam-beragama/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-nasarudin-umar-tegaskan-pentingnya-toleransi-dalam-beragama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 05:24:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukatif & Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi dalam beragama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=88997</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasarudin Umar menghadiri acara Sarasehan Ulama di The Sultan Hotel, Jakarta, pada Selasa (4/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia bertindak sebagai pembicara kunci dan menekankan pentingnya toleransi dalam beragama bagi masyarakat Indonesia. Dalam pemaparannya, Menag menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai toleransi harus dimulai sejak dini, khususnya melalui lembaga pendidikan. Ia mengingatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama (Menag) Nasarudin Umar menghadiri acara Sarasehan Ulama di The Sultan Hotel, Jakarta, pada Selasa (4/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia bertindak sebagai pembicara kunci dan menekankan pentingnya toleransi dalam beragama bagi masyarakat Indonesia.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Menag menegaskan bahwa penguatan nilai-nilai toleransi harus dimulai sejak dini, khususnya melalui lembaga pendidikan. Ia mengingatkan bahwa doktrinasi terhadap perbedaan dan kebencian dapat melahirkan sikap intoleransi di kemudian hari.</p>
<p>&#8220;Apa jadinya anak-anak kita kalau sejak dini didoktrin sebuah perbedaan, sebuah kebencian, maka yang terjadi adalah toleransi semu,&#8221; ujar Menag.</p>
<p>Menag juga memperkenalkan konsep &#8220;Kurikulum Cinta&#8221; sebagai strategi untuk menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Menurutnya, pendidikan berbasis cinta dan penghormatan terhadap perbedaan menjadi kunci dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat yang beragam.</p>
<p>Selain itu, ia menekankan bahwa keberagaman di Indonesia harus menjadi kekuatan, bukan pemicu perpecahan. Dengan pendekatan yang lebih humanis dan berbasis kasih sayang, masyarakat dapat lebih memahami esensi dari kehidupan beragama yang damai dan seimbang.</p>
<p>Acara Sarasehan Ulama ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama, akademisi, serta perwakilan organisasi keagamaan. Mereka menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Menag dan sepakat bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membangun karakter toleran bagi generasi mendatang.</p>
<p>Menag juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga harmoni antarumat beragama di Indonesia. Ia menegaskan bahwa sikap saling menghormati dan memahami merupakan bagian dari upaya menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada.</p>
<p>Dengan adanya &#8220;Kurikulum Cinta&#8221; yang diusulkan oleh Menag, diharapkan nilai-nilai toleransi dapat semakin tertanam dalam kehidupan beragama di Indonesia, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-nasarudin-umar-tegaskan-pentingnya-toleransi-dalam-beragama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88997</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menag RI Nasaruddin Umar Bahas Peningkatan Layanan Haji Indonesia di Arab Saudi</title>
		<link>https://koranindopos.com/menag-ri-nasaruddin-umar-bahas-peningkatan-layanan-haji-indonesia-di-arab-saudi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menag-ri-nasaruddin-umar-bahas-peningkatan-layanan-haji-indonesia-di-arab-saudi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 08:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=86916</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan mengadakan pertemuan penting dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah. Pertemuan yang berlangsung di Jeddah ini difokuskan pada upaya untuk meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia. Ada tiga poin utama yang menjadi sorotan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan mengadakan pertemuan penting dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah. Pertemuan yang berlangsung di Jeddah ini difokuskan pada upaya untuk meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia. Ada tiga poin utama yang menjadi sorotan dalam pembicaraan tersebut, yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan lebih bagi jemaah haji, khususnya yang berusia lanjut.</p>
<ol>
<li><strong>Penambahan Kuota Petugas Haji</strong><br />
Menag Nasaruddin Umar mengusulkan agar kuota petugas haji Indonesia ditambah. Saat ini, jumlah petugas haji Indonesia hanya sebanyak 2.210 orang, sedangkan jumlah jemaah yang terus meningkat, terutama di kalangan jemaah lanjut usia (lansia), memerlukan perhatian khusus. Menurut data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), lebih dari 42.000 jemaah haji berusia 65 tahun ke atas, dengan 10.000 kuota prioritas untuk lansia. Menag menyebutkan bahwa dengan jumlah petugas yang terbatas, sangat sulit bagi satu petugas untuk menangani sejumlah besar jemaah dalam satu kelompok terbang.</li>
<li><strong>Pembebasan Biaya Masuk Masyair bagi Petugas</strong><br />
Menag juga mengusulkan agar petugas haji dibebaskan dari biaya masuk ke Masyair (Arafah, Muzdalifah, Mina). Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya yang harus ditanggung oleh petugas yang mendampingi jemaah. Rencananya, kebijakan ini akan diberlakukan oleh Pemerintah Saudi pada musim haji 1446 H. Menag berharap agar kebijakan tersebut dapat membantu meringankan petugas yang bekerja keras dalam mendampingi jemaah haji Indonesia.</li>
<li><strong>Penerapan Skema Tanazul untuk Mengurangi Kepadatan di Mina</strong><br />
Menag memperkenalkan skema tanazul, yang memungkinkan jemaah haji yang tinggal di sekitar Jamarat untuk kembali ke hotel selama fase Mabit di Mina. Dengan skema ini, jemaah akan menjalankan kewajiban Mabit di sekitar Jamarat sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat. Menurut Menag, penerapan skema ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di Mina, yang selama ini menjadi salah satu tantangan besar dalam pelaksanaan ibadah haji.</li>
</ol>
<p>Selain membahas tiga poin utama di atas, Menag Nasaruddin Umar juga menyampaikan apresiasi atas dukungan besar Pemerintah Arab Saudi terhadap pelaksanaan ibadah haji Indonesia. Indonesia dikenal memiliki sistem manajemen haji yang baik, dan banyak negara lain yang mengakui keberhasilan sistem haji Indonesia dan bahkan belajar dari pengalaman Indonesia dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji.</p>
<p>Selain bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Menag juga melanjutkan pertemuan dengan pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam penyediaan layanan haji, guna memastikan kesiapan fasilitas dan layanan bagi jemaah Indonesia pada musim haji yang akan datang.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menag-ri-nasaruddin-umar-bahas-peningkatan-layanan-haji-indonesia-di-arab-saudi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>37 Pejabat Badan Pengelola Masjid Istiqlal Dilantik, Menag Tekankan Tanggung Jawab Besar</title>
		<link>https://koranindopos.com/37-pejabat-badan-pengelola-masjid-istiqlal-dilantik-menag-tekankan-tanggung-jawab-besar/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/37-pejabat-badan-pengelola-masjid-istiqlal-dilantik-menag-tekankan-tanggung-jawab-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2025 04:59:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=85622</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Sebanyak 37 pejabat Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) resmi dilantik oleh Menteri Agama Republik Indonesia, sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. Proses pelantikan ini berlangsung pada Selasa, 31 Desember 2024, di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan salah satu masjid terbesar dan paling ikonik di Indonesia. Dalam acara pelantikan tersebut, Menag Nasaruddin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> </strong>&#8211; <strong>Jakarta</strong>. Sebanyak 37 pejabat Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) resmi dilantik oleh Menteri Agama Republik Indonesia, sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. Proses pelantikan ini berlangsung pada Selasa, 31 Desember 2024, di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan salah satu masjid terbesar dan paling ikonik di Indonesia.</p>
<p>Dalam acara pelantikan tersebut, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kolaborasi dan tanggung jawab besar yang diemban oleh pejabat-pejabat yang baru dilantik. Ia menyatakan bahwa Masjid Istiqlal bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga merupakan simbol negara yang harus dikelola dengan integritas dan profesionalisme tinggi.</p>
<p>Menag Nasaruddin dalam sambutannya menegaskan bahwa Masjid Istiqlal adalah masjid negara yang memiliki peran strategis bagi umat Islam dan bagi Indonesia secara keseluruhan. Sebagai simbol kebesaran agama dan negara, masjid ini harus dikelola dengan cara yang layaknya sebuah lembaga negara.</p>
<p>&#8220;Masjid Istiqlal adalah masjid negara. Semua pejabat dan lembaga di sini harus berfungsi layaknya pejabat dan lembaga negara dengan tanggung jawab yang besar,&#8221; kata Nasaruddin Umar. Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi antar pejabat BPMI dan lembaga terkait untuk menjadikan Masjid Istiqlal lebih maju dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p>Melalui pelantikan ini, Menag berharap para pejabat BPMI yang baru dilantik dapat bekerja sama dalam meningkatkan fungsi masjid, baik dari sisi pelayanan, kegiatan keagamaan, maupun sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Islam. Beliau juga menekankan pentingnya inovasi untuk memastikan bahwa Masjid Istiqlal tetap relevan dan memberikan manfaat maksimal bagi umat.</p>
<p>Masjid Istiqlal, yang berdiri kokoh di jantung Jakarta, memiliki peran penting tidak hanya dalam kehidupan beragama, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, sosial, hingga budaya. Oleh karena itu, keberhasilan pengelolaan Masjid Istiqlal akan sangat bergantung pada kerjasama antara pejabat yang terlibat dan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas di masjid tersebut.</p>
<p>Dengan adanya pelantikan pejabat baru ini, diharapkan Masjid Istiqlal dapat semakin maju dan memberi manfaat bagi umat Islam di Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa masjid ini adalah tempat yang representatif untuk kegiatan keagamaan yang mendukung harmoni sosial dan kebhinekaan Indonesia.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/37-pejabat-badan-pengelola-masjid-istiqlal-dilantik-menag-tekankan-tanggung-jawab-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lembaga PKUMI Wisuda 38 Lulusan Pertama, Menag Bangga dengan Pencapaian Ini</title>
		<link>https://koranindopos.com/lembaga-pkumi-wisuda-38-lulusan-pertama-menag-bangga-dengan-pencapaian-ini/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/lembaga-pkumi-wisuda-38-lulusan-pertama-menag-bangga-dengan-pencapaian-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 05:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukatif & Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[pkumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=83560</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Lembaga Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) secara resmi menggelar yudisium dan wisuda bagi 38 lulusannya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal dan Rektor PKUMI. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Lembaga Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) secara resmi menggelar yudisium dan wisuda bagi 38 lulusannya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk <strong>Menteri Agama Republik Indonesia</strong> Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang juga menjabat sebagai <strong>Imam Besar Masjid Istiqlal</strong> dan <strong>Rektor PKUMI</strong>.</p>
<p>Acara wisuda ini menjadi momen bersejarah bagi pendidikan ulama di Indonesia, mengingat PKUMI merupakan lembaga pendidikan yang memiliki misi untuk mencetak kader ulama yang kompeten, terampil, dan siap memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Dengan kelulusan 38 mahasiswa angkatan pertama, PKUMI semakin mempertegas eksistensinya dalam dunia pendidikan agama di Indonesia.</p>
<p>Dalam sambutannya, Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan rasa bangga dan harapan besar terhadap para lulusan PKUMI. Menurutnya, mereka adalah <strong>&#8220;Sarjana Ulama Pertama Indonesia&#8221;</strong>, yang bukan hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki pemahaman yang luas tentang tantangan sosial dan keagamaan di era modern.</p>
<p>Prof. Nasaruddin juga menekankan pentingnya peran ulama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. &#8220;Para ulama harus mampu menjawab berbagai persoalan keagamaan, sosial, dan budaya dengan bijak. Mereka harus menjadi agen perubahan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga paham akan dinamika sosial yang ada,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ke-38 lulusan PKUMI ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan memperkuat nilai-nilai agama di tengah perubahan zaman. PKUMI juga memberikan perhatian khusus pada pengajaran keterampilan praktis, seperti manajemen masjid, dakwah yang efektif, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media sosial.</p>
<p>PKUMI telah menjadi pionir dalam menghadirkan pendidikan ulama yang lebih komprehensif dan modern. Selain mengajarkan ilmu agama secara mendalam, lembaga ini juga mengintegrasikan pendidikan umum dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, para lulusan PKUMI diharapkan dapat berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, bukan hanya dalam konteks ibadah, tetapi juga dalam bidang sosial, pendidikan, dan pembangunan umat.</p>
<p>Prof. Nasaruddin Umar berharap, wisuda ini akan menjadi tonggak awal bagi lulusan PKUMI untuk berkontribusi lebih besar dalam masyarakat. &#8220;Ini adalah langkah awal untuk memajukan pendidikan ulama di Indonesia. Kami berharap para lulusan ini dapat memberikan kontribusi yang luas, tidak hanya di lingkungan masjid tetapi juga di berbagai sektor kehidupan bermasyarakat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Acara wisuda ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi lainnya, serta keluarga dan kerabat para lulusan yang turut berbangga atas pencapaian besar ini. Mereka semua mengharapkan agar PKUMI terus berkembang dan mencetak lebih banyak lagi ulama yang tidak hanya ahli dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas yang relevan dengan perkembangan zaman.</p>
<p>Masyarakat pun menyambut baik kelulusan pertama dari PKUMI ini. Banyak yang berharap bahwa pendidikan yang diterima oleh para lulusan akan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Indonesia. Dengan semakin banyaknya ulama yang terdidik dan terlatih di lembaga ini, diharapkan akan muncul pemimpin-pemimpin agama yang mampu mengatasi tantangan global dan lokal.</p>
<p>Wisuda PKUMI menjadi bukti bahwa Indonesia terus berkomitmen untuk memperkuat pendidikan agama yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan zaman yang terus berubah. Ini adalah langkah besar menuju masa depan yang lebih baik bagi dunia pendidikan keagamaan di Indonesia.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/lembaga-pkumi-wisuda-38-lulusan-pertama-menag-bangga-dengan-pencapaian-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83560</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Agama Nasaruddin Umar Kunjungi Masjid Nabawi dan Berdoa di Raudhah</title>
		<link>https://koranindopos.com/menteri-agama-nasaruddin-umar-kunjungi-masjid-nabawi-dan-berdoa-di-raudhah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menteri-agama-nasaruddin-umar-kunjungi-masjid-nabawi-dan-berdoa-di-raudhah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 04:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kementrian agama]]></category>
		<category><![CDATA[masjid nabawi]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[raudhah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=81473</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi. Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah, serta berdoa di Raudhah, area yang sangat dihormati di dalam masjid tersebut. Raudhah, yang terletak di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex max-w-full flex-col flex-grow">
<div class="min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="19d2be0e-3ead-45a7-b4d6-fdfb3a072ca9" data-message-model-slug="gpt-4o-mini">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, saat ini sedang melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi. Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah, serta berdoa di Raudhah, area yang sangat dihormati di dalam masjid tersebut.</p>
<p>Raudhah, yang terletak di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar masjid, merupakan tempat yang dianggap sangat mustajab untuk berdoa. Banyak jamaah yang berusaha untuk berdoa di tempat ini, berharap doa mereka dikabulkan. Menteri Agama Nasaruddin Umar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melaksanakan doa bagi rakyat Indonesia dan para pemimpin negara.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa ia mendoakan kesejahteraan, perdamaian, dan kemajuan bagi Indonesia. Ia juga berdoa agar pemimpin bangsa diberi petunjuk dan kebijaksanaan dalam memimpin negara.</p>
<p>Kunjungan ini juga mencerminkan pentingnya hubungan Indonesia dengan Arab Saudi, serta peran Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Menag Nasaruddin Umar berharap, melalui kunjungan ini, dapat mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerjasama antara kedua negara dalam bidang keagamaan dan lainnya.</p>
<p>Selama berada di Arab Saudi, Menag juga akan menghadiri sejumlah agenda penting terkait hubungan bilateral, termasuk program-program haji dan umrah.(dhil)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menteri-agama-nasaruddin-umar-kunjungi-masjid-nabawi-dan-berdoa-di-raudhah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81473</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
