<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Monash University &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/monash-university/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jun 2026 19:39:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Monash University &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land Gelar NextGen Digital Impact Competition 2026</title>
		<link>https://koranindopos.com/monash-university-indonesia-dan-sinar-mas-land-gelar-nextgen-digital-impact-competition-2026/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/monash-university-indonesia-dan-sinar-mas-land-gelar-nextgen-digital-impact-competition-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 01:44:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukatif & Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Monash University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121690</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Monash University Indonesia bersama Sinar Mas Land sukses menyelenggarakan NextGen Digital Impact Competition 2026, sebuah kompetisi nasional yang dirancang untuk mendorong generasi muda mengembangkan kemampuan analitis, berpikir kritis, dan berbasis riset dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang bisnis digital dan teknologi informasi. Kompetisi ini menjadi bagian dari komitmen Monash University Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-WEB:82028ab2-0528-4d08-9b61-9edeb69e7cb2-9" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-WEB:82028ab2-0528-4d08-9b61-9edeb69e7cb2-9" data-turn-id-container="request-WEB:82028ab2-0528-4d08-9b61-9edeb69e7cb2-9" data-testid="conversation-turn-20" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" tabindex="0" data-message-author-role="assistant" data-message-id="b03dbb8f-b95a-475e-b048-a444eac099fa" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full dark markdown-new-styling">
<p data-start="135" data-end="528"><strong data-start="135" data-end="146"><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – <span class="" data-state="closed"><a class="decorated-link" href="https://www.monash.edu/indonesia?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noopener nofollow">Monash University Indonesia</a></span> bersama <span class="" data-state="closed"><a class="decorated-link" href="https://www.sinarmasland.com?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noopener nofollow">Sinar Mas Land</a></span> sukses menyelenggarakan <strong data-start="257" data-end="300">NextGen Digital Impact Competition 2026</strong>, sebuah kompetisi nasional yang dirancang untuk mendorong generasi muda mengembangkan kemampuan analitis, berpikir kritis, dan berbasis riset dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang bisnis digital dan teknologi informasi.</p>
<p data-start="530" data-end="785">Kompetisi ini menjadi bagian dari komitmen Monash University Indonesia dalam mempersiapkan talenta digital yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga mampu memahami persoalan sosial dan bisnis yang muncul di tengah pesatnya transformasi digital.</p>
<p data-start="787" data-end="1084">Melalui kompetisi tersebut, peserta diajak untuk mengidentifikasi berbagai tantangan nyata yang dihadapi masyarakat maupun dunia usaha, kemudian menganalisis akar permasalahan, mengukur dampaknya terhadap berbagai pemangku kepentingan, serta merumuskan solusi berdasarkan penelitian yang mendalam.</p>
<p data-start="1141" data-end="1376">Vice President of Education Monash University Indonesia, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Yessy Arnold Perangin Angin</span></span>, mengatakan bahwa kompetisi ini bertujuan membentuk pola pikir kritis generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara lebih bermakna.</p>
<p data-start="1378" data-end="1822">“NextGen Digital Impact Competition merupakan upaya Monash untuk mendorong generasi muda melihat teknologi tidak hanya sebagai alat, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami dan menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Melalui pendekatan berbasis riset dan analisis, kami ingin membekali peserta dengan kemampuan berpikir kritis yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional maupun perkembangan industri di masa depan,” ujarnya.</p>
<p data-start="1824" data-end="2004">Menurutnya, kemampuan analisis yang kuat akan menjadi salah satu kompetensi utama yang dibutuhkan di era digital, di mana perubahan teknologi berlangsung sangat cepat dan kompleks.</p>
<p data-start="2057" data-end="2224">NextGen Digital Impact Competition diselenggarakan melalui beberapa tahapan seleksi yang menuntut peserta menunjukkan kualitas pemikiran dan kemampuan analitis mereka.</p>
<p data-start="2226" data-end="2436">Kompetisi diawali dengan pengumpulan <strong data-start="2263" data-end="2290">Problem Statement Essay</strong>, kemudian dilanjutkan proses seleksi oleh dewan juri hingga sesi presentasi final yang mempertemukan para peserta terbaik dari seluruh Indonesia.</p>
<p data-start="2438" data-end="2688">Pada setiap tahap, peserta diminta menyusun kajian komprehensif terhadap isu yang mereka pilih, mulai dari identifikasi akar masalah, analisis dampak terhadap masyarakat dan industri, hingga penyampaian rekomendasi yang didukung data dan hasil riset.</p>
<p data-start="2690" data-end="3006">Puncak kompetisi berlangsung melalui sesi presentasi final di hadapan panel juri yang terdiri dari kalangan akademisi dan praktisi industri. Penilaian difokuskan pada kedalaman analisis, relevansi isu yang diangkat, kualitas argumentasi, serta kemampuan peserta dalam menyampaikan hasil penelitian secara sistematis.</p>
<p data-start="3043" data-end="3233">Sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas penelitian yang ditampilkan peserta, Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land menetapkan dua pemenang utama pada kategori yang diperlombakan.</p>
<p data-start="3235" data-end="3376">Pada kategori <strong data-start="3249" data-end="3269">Digital Business</strong>, penghargaan diraih oleh <strong data-start="3295" data-end="3312">Clara Sutanto</strong> melalui riset berjudul <em data-start="3336" data-end="3375">“Caring for the Forgotten Generation”</em>.</p>
<p data-start="3378" data-end="3590">Sementara itu, kategori <strong data-start="3402" data-end="3428">Information Technology</strong> dimenangkan oleh <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Darlene Jovela Rachmat</span></span> dengan penelitian berjudul <em data-start="3511" data-end="3589">“The Digital Divide in Healthcare: How Accessible is AI in Rural Indonesia?”</em>.</p>
<p data-start="3592" data-end="3804">Kedua karya tersebut dinilai berhasil mengangkat isu sosial dan teknologi yang relevan dengan kondisi Indonesia saat ini, sekaligus menawarkan perspektif analitis mengenai potensi solusi berbasis inovasi digital.</p>
<p data-start="3845" data-end="4064">CEO Digital Tech Ecosystem &amp; Development Sinar Mas Land, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Irawan Harahap</span></span>, menegaskan bahwa investasi pada generasi muda merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan bangsa di masa depan.</p>
<p data-start="4066" data-end="4317">Menurutnya, dukungan terhadap Program Beasiswa NextGen Undergraduate di Monash University Indonesia menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bertaraf internasional sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang kompetitif secara global.</p>
<p data-start="4319" data-end="4590">“Sebagai Township of World-Class Education, BSD City terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan, inovasi, dan teknologi terdepan dengan menghadirkan institusi pendidikan bertaraf internasional, mitra industri, serta ekosistem pembelajaran yang dinamis,” ujarnya.</p>
<p data-start="4592" data-end="4816">Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan pemimpin masa depan yang dapat memberikan dampak nyata bagi Indonesia sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p data-start="4866" data-end="5153">Penyelenggaraan NextGen Digital Impact Competition berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan Indonesia terhadap talenta digital yang tidak hanya mahir dalam teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan pemahaman terhadap konteks bisnis serta sosial.</p>
<p data-start="5155" data-end="5336">Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan dunia industri dalam menciptakan ruang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.</p>
<p data-start="5338" data-end="5589">Melalui inisiatif tersebut, Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan mampu menghasilkan pemikiran yang berdampak bagi kemajuan ekosistem digital nasional.</p>
<p data-start="5591" data-end="5865" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Dengan semakin berkembangnya ekonomi digital Indonesia, kehadiran program seperti NextGen Digital Impact Competition diharapkan dapat menjadi wadah bagi lahirnya talenta-talenta baru yang siap berkontribusi dalam menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital.(dhil)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/monash-university-indonesia-dan-sinar-mas-land-gelar-nextgen-digital-impact-competition-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riset Monash University Ungkap Pendekatan Baru untuk Memahami Tanda-Tanda Awal Demensia</title>
		<link>https://koranindopos.com/riset-monash-university-ungkap-pendekatan-baru-untuk-memahami-tanda-tanda-awal-demensia/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/riset-monash-university-ungkap-pendekatan-baru-untuk-memahami-tanda-tanda-awal-demensia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 07:54:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Monash University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=108437</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, JAKARTA &#8211; Melalui penelitian lintas disiplin yang menggabungkan teknologi mutakhir dan pendekatan humanis, Monash University memperkuat komitmennya dalam mendukung deteksi dini, pencegahan, dan perawatan demensia secara global, termasuk di Indonesia. Temuan terbaru ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali tanda-tanda awal demensia dan mengambil langkah pencegahan yang optimal. Demensia merupakan gangguan otak progresif yang secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, JAKARTA &#8211; </strong>Melalui penelitian lintas disiplin yang menggabungkan teknologi mutakhir dan pendekatan humanis, Monash University memperkuat komitmennya dalam mendukung deteksi dini, pencegahan, dan perawatan demensia secara global, termasuk di Indonesia. Temuan terbaru ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali tanda-tanda awal demensia dan mengambil langkah pencegahan yang optimal.</p>
<p>Demensia merupakan gangguan otak progresif yang secara bertahap menurunkan kemampuan kognitif, mulai dari daya ingat dan kemampuan berpikir hingga keterampilan berkomunikasi. Secara global, penyakit <em>Alzheimer’s </em>menjadi penyebab paling umum, mencakup sekitar 60–80 persen dari seluruh kasus demensia.</p>
<p>Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 50 juta orang di seluruh dunia saat ini hidup dengan demensia, dan jumlah tersebut diperkirakan melonjak menjadi 152 juta pada tahun 2050. Sementara itu, hampir 10 juta kasus baru demensia teridentifikasi setiap tahunnya, termasuk sekitar 6 juta kasus di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Indonesia, data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian dilakukan di Jawa dan Bali yang memiliki prevalensi tinggi melebihi 20 persen. Secara nasional, demensia akibat Alzheimer menyumbang sekitar 27,9 persen dari seluruh kasus, dengan lebih dari 4,2 juta orang Indonesia saat ini hidup dengan kondisi tersebut.</p>
<p>Selain berdampak pada individu dan masyarakat, demensia juga menimbulkan beban ekonomi yang sangat besar. Setiap tahun, biaya yang mencakup pengeluaran untuk perawatan langsung dan kerugian produktivitas diperkirakan mencapai lebih dari 1,3 triliun dolar AS.</p>
<p>Kehadiran keluarga berperan penting dalam merawat penyandang demensia, terlihat dari tingginya keterlibatan mereka dalam jaringan dukungan, yaitu kelompok atau komunitas yang memberikan bantuan, informasi, dan dukungan emosional bagi pendamping dan keluarga. Dalam sebuah <em>focus discussion group </em>(FGD) bersama Alzheimer Indonesia (ALZI), 54 persen peserta tercatat sebagai pendamping utama dari anggota keluarga yang hidup dengan demensia. Temuan ini menegaskan besarnya kontribusi keluarga sekaligus mengungkap tantangan yang dihadapi pendamping muda, yang harus membagi waktu antara merawat, bekerja, atau menempuh pendidikan.</p>
<p><strong>Faktor risiko dan pencegahan demensia</strong></p>
<p>Penelitian terbaru Monash University yang dipublikasikan di Monash Lens dengan judul &#8220;<em>The Hunt for Dementia’s Hidden Clues</em>&#8221; mengungkap pendekatan baru untuk memahami tanda-tanda awal demensia yang sering kali luput dari perhatian .</p>
<p>Meski banyak menyerang orang-orang berusia 60 tahun ke atas, demensia tidak selalu disebabkan oleh proses penuaan alami. Penelitian yang dipimpin oleh <strong>Professor Matthew Pase</strong> dari <strong>Ageing and Neurodegeneration Research Program, School of Psychological Sciences Monash University</strong>, menunjukkan bahwa hingga 50 persen kasus demensia dapat dicegah melalui pengelolaan faktor risiko utama sejak dini.</p>
<p>“Penelitian kami menunjukkan bahwa kesehatan dan gaya hidup dapat memengaruhi kesehatan otak seseorang hingga usia 40 tahun ke atas. Karena belum ada obat untuk demensia, penelitian tentang faktor risiko dan pelindung menjadi sangat penting,” ujar <strong>Profesor Pase</strong>.</p>
<p>Berdasarkan laporan The Lancet Commission (2024) tentang Pencegahan, Intervensi, dan Perawatan Demensia, terdapat 14 faktor risiko demensia yang dapat dimodifikasi. Dari segi kondisi kesehatan, faktor risikonya mencakup kemungkinan cedera otak, gangguan pendengaran, hipertensi, diabetes, gangguan penglihatan yang tidak diobati, dan kadar kolesterol tinggi. Sedangkan dari sisi gaya hidup, faktor risiko demensia bisa berasal dari kualitas pendidikan yang rendah di masa kecil, isolasi sosial, polusi udara, kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebih, serta stres berlebih.</p>
<p>Untuk menjaga kesehatan otak sebagai upaya mencegah demensia, tidur yang berkualitas bisa menjadi salah satu solusi terbaik. Menurut hasil riset Professor Pase, penurunan fase tidur dalam (<em>deep sleep</em>) sebesar satu persen per tahun pada lansia, dapat meningkatkan risiko demensia hingga 27 persen. Fase tidur ini sangatlah penting karena membantu otak membersihkan limbah metabolik, termasuk membuang protein yang menumpuk pada penyakit Alzheimer.</p>
<p>Data dari riset penting ASPREE-XT yang dipimpin para peneliti di Monash School of Public Health and Preventive Medicine menunjukkan bahwa indikator fisik seperti kecepatan berjalan dan kekuatan genggaman tangan dapat menjadi tanda awal risiko demensia, bahkan sebelum gejala kognitif muncul. Salah satu pemimpin riset, <strong>Professor Joanne Ryan, Heads of Biological Neuropsychiatry and Dementia Research Unit, School of Public Health and Preventive Medicine (SPHPM) Monash University,</strong> menunjukkan bahwa aktivitas mental seperti menulis jurnal, mengikuti kelas pelatihan, dan mengerjakan teka-teki dapat menurunkan risiko demensia sekitar 9–11 persen, sementara aktivitas yang melibatkan kreativitas seperti merajut atau membuat kerajinan dapat menurunkan risiko hingga 7 persen.</p>
<p><strong>Terobosan teknologi untuk pencegahan dini demensia</strong></p>
<p>Untuk mengurangi dampak demensia secara global, Monash University berkomitmen mempercepat upaya pendeteksian dan pencegahan dengan menggabungkan pendekatan multidisipliner dan inovasi dalam riset mutakhir.</p>
<p>Dalam sebuah riset internasional yang dipimpin oleh <strong>Professor Adeel Razi, Head of Computational Neuroscience Laboratory, Monash University</strong>, teknologi <em>functional MRI</em> (fMRI) terbukti mampu memantau perubahan pada jaringan otak yang dikenal sebagai <em>default mode network</em> (<em>DMN</em>). Temuan ini memungkinkan prediksi risiko demensia hingga sembilan tahun sebelum diagnosis, dengan tingkat akurasi lebih dari 80 persen.</p>
<p>Sementara itu, <strong>Dr. Taya Collyer, <em>biostatistician </em>di National Centre for Healthy Ageing, Monash University,</strong> sedang mengembangkan metode kecerdasan buatan (AI) yang memanfaatkan pendekatan <em>Natural Language Processing</em> (NLP). Teknologi ini memungkinkan <strong>penghitungan jumlah kasus demensia</strong> secara lebih akurat untuk keperluan epidemiologi. Langkah ini sangat penting bagi otoritas kesehatan agar dapat memahami skala krisis secara tepat dan<strong> merencanakan layanan dukungan serta alokasi sumber daya di masa depan secara efektif</strong>.</p>
<p>Melalui penelitian lintas disiplin ini, Monash University bertujuan memperluas pemahaman global tentang demensia, mulai dari mengidentifikasi faktor risiko dan mengungkap mekanisme biologis hingga mengembangkan strategi intervensi yang efektif.</p>
<p>Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang komitmen Monash University dalam mengembangkan deteksi dini demensia dan berbagai inisiatif riset multidisiplin terkait lainnya. (rls/sh)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/riset-monash-university-ungkap-pendekatan-baru-untuk-memahami-tanda-tanda-awal-demensia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Brantas Abipraya Jalin Kerjasama dengan Monash University guna Dorong Kompetensi SDM</title>
		<link>https://koranindopos.com/brantas-abipraya-jalin-kerjasama-dengan-monash-university-guna-dorong-kompetensi-sdm/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/brantas-abipraya-jalin-kerjasama-dengan-monash-university-guna-dorong-kompetensi-sdm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 13:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Brantas Abipraya]]></category>
		<category><![CDATA[Monash University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=49836</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Dalam kurun waktu empat tahun era Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan posisi unggulnya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa konstruksi, dengan terus bertransformasi di segala aspek, berkembang pesat, berinovasi untuk mencapai keunggulan kompetitif. Tak hanya itu, BUMN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com &#8211;</strong></a> <strong>Jakarta</strong>. Dalam kurun waktu empat tahun era Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan posisi unggulnya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa konstruksi, dengan terus bertransformasi di segala aspek, berkembang pesat, berinovasi untuk mencapai keunggulan kompetitif.</p>
<p>Tak hanya itu, BUMN ini juga senantiasa melakukan optimalisasi untuk mencapai hasil terbaik dengan didorong kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang kuat, salah satunya dengan menggandeng perguruan tinggi luar negeri, Monash University Indonesia.</p>
<p>“Sebagai upaya dalam peningkatan kompetensi SDM Perusahaan, Brantas Abipraya bersama Monash University telah menandatangani kerja sama atau nota kesepahaman (MoU). Semoga dengan adanya kerja sama ini diharapkan kompetensi Insan Abipraya meningkat secara signifikan sebagai penggerak kesuksesan Perusahaan,” ujar Tumpang Muhammad, Direktur SDM dan Umum Brantas Abipraya.</p>
<p>Dengan adanya MoU ini, Brantas Abipraya menunjukkan semangatnya berkolaborasi dalam beberapa program seperti program pendidikan dan pelatihan; penelitian dan kajian terapan; pengabdian masyarakat. Program-program inipun diyakini dapat membawa kinerja Perusahaan terus kian menjadi lebih baik.</p>
<p>Ditambahkan Tumpang, kerja sama ini juga dapat membuka akses Brantas Abipraya dalam percepatan menjadi the Living Company. Hal ini juga membuktikan BUMN yang tak henti membangun negeri lewat karya konstruksinya yang unggul ini mengutamakan pengembangan human capital-nya sebagai penggerak Perusahaan secara sustainable.</p>
<p>Transformasi SDM ini juga merupakan salah satu implementasi arahan Menteri BUMN, Erick Thohir untuk terus bebenah dan meningkatkan kompetensi SDM dengan tentunya mengacu pada core value AKHLAK.</p>
<p>“Dengan menggandeng Monash, saya percaya program-program kolaborasi ini dapat meningkatkan kompetensi dan kapasitas Insan Abipraya dengan gesit, serta dapat membawa Brantas Abipraya berkompetitif sehat di industri kontruksi nasional, bahkan mengglobal,” tutup Tumpang. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/brantas-abipraya-jalin-kerjasama-dengan-monash-university-guna-dorong-kompetensi-sdm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinar Mas Land Hadirkan Monash University &#038; Institusi Lain dalam DNA Edu Connect</title>
		<link>https://koranindopos.com/sinar-mas-land-hadirkan-monash-university-institusi-lain-dalam-dna-edu-connect/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/sinar-mas-land-hadirkan-monash-university-institusi-lain-dalam-dna-edu-connect/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 00:19:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Monash University]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Mas Land]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=42217</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Tangerang. Dalam rangka mendukung program Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) yakni digitalisasi dalam dunia pendidikan di Indonesia, Sinar Mas Land secara proaktif terus mendukung perkembangan institusi pendidikan di dalam ekosistem Digital Hub. Sinar Mas Land menggandeng sejumlah institusi pendidikan yang berada di ekosistem Digital Hub dalam acara DNA Edu Connect. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Tangerang</strong>. Dalam rangka mendukung program Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) yakni digitalisasi dalam dunia pendidikan di Indonesia, Sinar Mas Land secara proaktif terus mendukung perkembangan institusi pendidikan di dalam ekosistem Digital Hub. Sinar Mas Land menggandeng sejumlah institusi pendidikan yang berada di ekosistem Digital Hub dalam acara DNA Edu Connect.</p>
<p>Dengan mengusung tema bertajuk “Connecting Minds, Shaping Future”, acara tersebut berlangsung pada sabtu (26/8) di Marketing Office Sinar Mas Land, BSD City. DNA Edu Connect dibuka dengan kata sambutan dari A. Zaki Iskandar (Bupati Tangerang) dan Irawan Harahap (CEO Digital Tech Ecosystem &amp; Development Sinar Mas Land).</p>
<p>Keberadaan Digital Hub di BSD City dengan fasilitas pendidikan yang lengkap mendorong aktivitas urban yang semakin tinggi. Institusi pendidikan formal dan informal, hingga pendidikan vokasional berstandar nasional maupun internasional yang berada di BSD City juga meningkatkan daya tarik bagi keluarga yang mempertimbangkan pendidikan berkualitas.</p>
<p>Kelengkapan institusi pendidikan ini juga menjadi magnet bagi banyak perusahaan teknologi digital untuk berkantor di BSD City sehingga meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah ini. Pada akhirnya, pertumbuhan ini akan berpotensi meningkatkan nilai investasi untuk hunian maupun kawasan BSD City.</p>
<p>Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengatakan, “Saya sangat bangga dan mengapresiasi langkah Sinar Mas Land yang sudah menginisiasi acara DNA Edu Connect hari ini.</p>
<p>Program tersebut dapat menjadi ajang promosi terkait sistem pendidikan yang dipersiapkan untuk generasi-generasi muda sesuai dengan perkembangan zaman teknologi digital saat ini. Atas nama Pemerintah Daerah tentunya saya juga mendukung penuh program pendidikan di bidang tersebut.</p>
<p>Apalagi kegiatan ini juga dapat menjadi ajang kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan pihak swasta, lembaga pendidikan/akademik, maupun elemen masyarakat. Semoga acara DNA Edu Connect bisa dijalankan secara berkelanjutan sehingga dapat terus mensosialisasikan kemajuan teknologi digital di Indonesia dan melahirkan SDM unggul menuju Indonesia Emas pada 2045.”</p>
<p>CEO Digital Tech Ecosystem &amp; Development – Sinar Mas Land, Irawan Harahap menjelaskan, “Program DNA Edu Connect merupakan bukti nyata dukungan perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi digital. Sarana dan prasarana untuk bidang pendidikan, industri kreatif, industri digital, dan teknologi telah kami fasilitasi di BSD City yang merupakan integrated smart digital creative city.</p>
<p>Kini, kami pun melengkapinya dengan lokakarya interaktif dan sesi yang mendalam sehingga para digital talent bisa mendapatkan insight secara langsung dari perusahaan-perusahaan top of mind di industri ini.”</p>
<p>Digital Hub Next Action (DNA) merupakan sebuah kampanye yang secara konsisten dilaksanakan Sinar Mas Land melalui Digital Hub. Di dalamnya terdapat berbagai program penjajakan ke masyarakat dengan menggandeng institusi pendidikan dan perusahaan digital kelas dunia hingga program akselerasi bagi startup karya anak bangsa.</p>
<p>DNA Edu Connect sendiri merupakan kegiatan pameran pendidikan yang ditujukan bagi publik untuk menjadi rujukan dalam mencari informasi mengenai pusat pendidikan di ekosistem digital Sinar Mas Land. Rangkaian acaranya meliputi sharing session terkait karir masa depan, data analytics, dan artificial intelligence yang akan dibawakan oleh narasumber dari Binus University, Apple Developer Academy @BINUS, Binar Academy, DANA Indonesia, Hacktiv8, Glints, Social Bread, dan Monash University, Indonesia.</p>
<p>Selain itu, ada pula workshop terkait VR, web development, data analytics, data science dan cara berpikir kreatif yang dibawakan oleh narasumber dari Apple Developer Academy @BINUS, Binar Academy, Hacktiv8, Social Bread, dan Monash University, Indonesia.</p>
<p>Sebagai informasi, BSD City saat ini telah dilengkapi dengan ratusan institusi pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), SD, SMP, SMA, hingga Universitas. Adapun institusi pendidikan yang telah hadir di BSD City di antaranya Sinarmas World Academy, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School (JNY), Sampoerna Academy, Deutsche Schule Jakarta (DSJ), Binus School Serpong, Al-Azhar BSD, Stella Maris BSD, Saint John’s Catholic School, Santa Ursula BSD, hingga Monash University, Indonesia, Universitas Atma Jaya, Universitas Prasetiya Mulya, serta Binus University yang telah hadir bersama Apple Developer Academy.</p>
<p>Selain kelengkapan institusi pendidikan, BSD City juga dilengkapi dengan kemudahan akses yang mumpuni mulai dari akses ke gerbang Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A, Tol Jakarta-Merak (Tol Kebon Jeruk), dan Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol Kunciran-Serpong, JORR 2, Tol Bandara Soekarno-Hatta, dan Tol Jagorawi.</p>
<p>Mobilitas masyarakat pun juga didukung dengan beragam pilihan transportasi umum mulai dari free shuttle bus BSD Link, feeder bus BSD City, hingga kereta Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/sinar-mas-land-hadirkan-monash-university-institusi-lain-dalam-dna-edu-connect/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
