<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perampasan &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/perampasan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 19:27:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>perampasan &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi Ungkap Motif Perampasan Harta Korban Mutilasi di Depok, Pelaku Jual Motor dan Ponsel Milik Korban</title>
		<link>https://koranindopos.com/polisi-ungkap-motif-perampasan-harta-korban-mutilasi-di-depok-pelaku-jual-motor-dan-ponsel-milik-korban/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/polisi-ungkap-motif-perampasan-harta-korban-mutilasi-di-depok-pelaku-jual-motor-dan-ponsel-milik-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 02:57:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[korban mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=124801</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) yang jasadnya ditemukan di Jalan Raya Kavling, Pancoran Mas, Kota Depok. Pelaku berinisial Saepul (26) diduga tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga membawa kabur sepeda motor dan telepon genggam milik korban sebelum menjualnya. Katimsus 2 Resmob Polda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos..com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>JAKARTA</strong> – Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap <strong>Kunaefi (51)</strong> yang jasadnya ditemukan di Jalan Raya Kavling, Pancoran Mas, Kota Depok. Pelaku berinisial <strong>Saepul (26)</strong> diduga tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga membawa kabur sepeda motor dan telepon genggam milik korban sebelum menjualnya.</p>
<p>Katimsus 2 Resmob Polda Metro Jaya, <strong>Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono</strong>, mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.</p>
<p>&#8220;Barang bukti yang sudah kami amankan salah satunya adalah handphone milik korban, kemudian uang hasil penjualan handphone dan motor milik korban,&#8221; ujar Breggy dalam keterangan video, Rabu (5/8/2026).</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan, sepeda motor dan ponsel milik korban dijual oleh pelaku di wilayah <strong>Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten</strong>.</p>
<p>Lokasi tersebut juga menjadi tempat pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian pada Rabu pagi setelah dilakukan serangkaian penyelidikan.</p>
<p>Menurut Breggy, keberadaan Saepul berhasil diketahui setelah tim penyidik menelusuri laporan orang hilang yang masuk ke kepolisian serta menghimpun keterangan dari sejumlah saksi.</p>
<p>Polisi mengungkapkan bahwa Kunaefi dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sehari setelah diduga menjadi korban pembunuhan.</p>
<p>Untuk mengidentifikasi korban, penyidik berkoordinasi dengan Polsek dan Polres di wilayah Depok guna mencocokkan data laporan kehilangan dengan temuan jasad.</p>
<p>&#8220;Kami berkoordinasi dengan pihak Polsek dan Polres di Depok untuk menemukan siapa korban yang sedang hilang karena kami perlu mengidentifikasi identitas korban,&#8221; jelas Breggy.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa pada 24 Juli 2026 polisi menerima laporan kehilangan seseorang berinisial <strong>K</strong>, yang kemudian menjadi titik awal pengungkapan kasus tersebut.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan saksi, diketahui korban terakhir kali terlihat bersama Saepul sebelum akhirnya menghilang.</p>
<p>Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan pelacakan hingga berhasil menangkap pelaku di Kabupaten Pandeglang.</p>
<p>Kasus ini terungkap setelah warga menemukan jasad korban yang terbungkus plastik hitam dan karung beras di kawasan Jalan Raya Kavling, Pancoran Mas, Selasa (4/8/2026).</p>
<p>Menurut keterangan warga, karung tersebut telah berada di lokasi selama sekitar dua pekan dan sempat dikira sebagai tumpukan sampah.</p>
<p>Karung kemudian dibakar oleh seorang warga yang bermaksud membersihkan lingkungan. Saat sebagian karung meleleh akibat api, terlihat potongan tubuh manusia di dalamnya sehingga warga segera melaporkan temuan tersebut kepada kepolisian.</p>
<p>Setelah menerima laporan, polisi mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan proses identifikasi dan pemeriksaan forensik.</p>
<p>Penyidik kemudian melakukan serangkaian penyelidikan yang mengarah kepada Saepul sebagai terduga pelaku.</p>
<p>Pelaku kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap secara menyeluruh motif, kronologi, serta seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban.</p>
<p>Kepolisian menyatakan penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi alat bukti dan mendalami seluruh aspek kasus, termasuk proses penjualan barang milik korban setelah peristiwa pembunuhan terjadi.</p>
<p>Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait perkara tersebut agar segera menyampaikannya kepada penyidik guna membantu proses penegakan hukum.(dhil/kmps)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/polisi-ungkap-motif-perampasan-harta-korban-mutilasi-di-depok-pelaku-jual-motor-dan-ponsel-milik-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan oleh Kelompok Diduga Debt Collector</title>
		<link>https://koranindopos.com/pria-di-bekasi-jadi-korban-pengeroyokan-oleh-kelompok-diduga-debt-collector/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pria-di-bekasi-jadi-korban-pengeroyokan-oleh-kelompok-diduga-debt-collector/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2025 07:58:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=96335</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Seorang pria berinisial T (37) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai debt collector di Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tak hanya mengalami kekerasan fisik, kendaraan milik korban juga dibawa kabur oleh para pelaku. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 6 Mei 2025, saat korban bersama seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" data-start="215" data-end="523"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a> </strong>&#8211; <strong>Jakarta</strong>. Seorang pria berinisial <strong data-start="265" data-end="270">T</strong> (37) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai <strong data-start="347" data-end="365">debt collector</strong> di Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tak hanya mengalami kekerasan fisik, kendaraan milik korban juga dibawa kabur oleh para pelaku.</p>
<p class="" data-start="525" data-end="850">Peristiwa ini terjadi pada <strong data-start="552" data-end="574">Selasa, 6 Mei 2025</strong>, saat korban bersama seorang saksi sedang beristirahat di rest area. Tanpa peringatan, sejumlah orang menghampiri mereka dan mengklaim sebagai penagih utang. Kelompok tersebut langsung melakukan penyerangan terhadap T, mengakibatkan luka lecet pada jari manis tangan kirinya.</p>
<p class="" data-start="852" data-end="1214"><strong data-start="852" data-end="928">Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi</strong> menjelaskan kronologi awal kejadian. &#8220;Saat korban dan saksi turun dari mobil bermaksud untuk istirahat di rest area, tiba-tiba datang pelaku mengaku dari debt collector yang menarik tangan korban hingga jari manis tangan kiri luka lecet,&#8221; ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (13/5).</p>
<p class="" data-start="1216" data-end="1540">Tidak berhenti pada aksi kekerasan fisik, para pelaku juga disebut membawa kabur mobil milik korban. Belum diketahui secara pasti motif dan legalitas tindakan kelompok tersebut, namun pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengejar identitas para pelaku dan keberadaan kendaraan yang dirampas.</p>
<p class="" data-start="1542" data-end="1792">Kasus ini menambah deretan kekhawatiran masyarakat terhadap aksi kekerasan yang mengatasnamakan penagihan utang. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengalami intimidasi atau kekerasan oleh oknum yang mengaku sebagai debt collector.</p>
<p class="" data-start="1794" data-end="2052">Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa proses penagihan utang tidak boleh dilakukan dengan cara-cara kekerasan atau di luar hukum. “Kami akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana dengan dalih penagihan utang,” tegas Kompol Binsar.</p>
<p class="" data-start="2054" data-end="2245">Hingga saat ini, korban masih menjalani pemulihan dan pemeriksaan lanjutan, sementara polisi terus menghimpun bukti serta keterangan dari saksi-saksi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pria-di-bekasi-jadi-korban-pengeroyokan-oleh-kelompok-diduga-debt-collector/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
