<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perayaan Natal &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/perayaan-natal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Dec 2022 05:40:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Perayaan Natal &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Ini Ketentuan Perayaan Natal Tahun 2022 Yang Di Terbitkan Pemerintah</title>
		<link>https://koranindopos.com/ini-ketentuan-perayaan-natal-tahun-2022-yang-di-terbitkan-pemerintah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/ini-ketentuan-perayaan-natal-tahun-2022-yang-di-terbitkan-pemerintah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2022 05:40:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=25347</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran Nomor SE. 15 Tahun 2022 tentang Perayaan Natal Tahun 2022 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Surat Edaran yang diterbitkan pada tanggal 19 Desember 2022 tersebut memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyelenggarakan Perayaan Natal Tahun 2022 serta untuk mencegah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan <a href="https://cdn.kemenag.go.id/storage/archives/1671468443.pdf" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=https://cdn.kemenag.go.id/storage/archives/1671468443.pdf&amp;source=gmail&amp;ust=1671715057951000&amp;usg=AOvVaw2DYajT8akk8JuSvropoCmH" rel="nofollow noopener" target="_blank">Surat Edaran Nomor SE. 15 Tahun 2022 tentang Perayaan Natal Tahun 2022 pada Masa Pandemi <em>Corona Virus Disease 2019</em><strong>.</strong></a> Surat Edaran yang diterbitkan pada tanggal 19 Desember 2022 tersebut memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyelenggarakan Perayaan Natal Tahun 2022 serta untuk mencegah, menanggulangi, dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.</p>
<p>“Edaran ini sebagai bagian dan <em>concern</em> Pak Menteri Agama agar hak-hak beribadah umat Kristiani tetap terpenuhi dan proses ibadah Natal bisa berjalan aman dan nyaman,” ujar Plt. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono, dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (21/12/2022).</p>
<p>Sementara itu Juru Bicara Kemenag Anna Hasbie mengungkapkan, edaran ini antara lain mengatur bahwa pelaksanaan ibadah Natal secara luring bisa dihadiri jemaah, maksimal 100 persen dari kapasitas ruangan gereja.</p>
<p>“Jumlah jemaah yang mengikuti kegiatan ibadah dalam Perayaan Natal Tahun 2022 secara luring maksimal 100 persen dari kapasitas ruangan. Pelaksanaannya tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Anna.<span id="more-264592"></span></p>
<p>Jika jemaah melebihi kapasitas maksimal, lanjut Anna, panitia bisa menambah kapasitas ruangan ibadah/jumlah jemaah dengan memanfaatkan ruang permanen yang telah ada di luar bangunan utama gereja tapi berada di dalam kompleks gereja. Sedangkan penambahan kapasitas ruangan ibadah/jumlah jemaah dengan menggunakan perlengkapan tambahan/tidak permanen berupa tenda atau bentuk lain disesuaikan dengan batas maksimal area yang ditempati dan berada di dalam kompleks gereja.</p>
<p>“Penambahan kapasitas ruangan ibadah/jumlah jemaah di luar kompleks gereja dapat dilakukan setelah mendapat izin dari kepolisian wilayah setempat dan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat,” kata Anna.</p>
<p>Berikut ketentuan Perayaan Natal pada masa Pandemi COVID-19 berdasarkan SE 15 Tahun 2022:<br />
1. Melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di gereja/tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah dengan memberlakukan kebijakan sesuai dengan pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.</p>
<p>2. Gereja membentuk Satuan Tugas Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19 yang berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 setempat.</p>
<p>3. Perayaan Natal dan pelaksanaan ibadah:<br />
a. hendaknya dilakukan secara sederhana dan bersahaja;<br />
b. dilaksanakan di gereja secara luring, daring, atau hibrid;<br />
c. jumlah jemaah yang mengikuti kegiatan ibadah dalam Perayaan Natal Tahun 2022 secara luring maksimal 100 persen dari kapasitas ruangan dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;<br />
d. penambahan kapasitas ruangan ibadah/jumlah jemaah agar memanfaatkan ruang permanen yang telah ada di luar bangunan utama gereja yang berada di dalam kompleks gereja;<br />
e. penambahan kapasitas ruangan ibadah/jumlah jemaah dengan menggunakan perlengkapan tambahan/tidak permanen berupa tenda atau bentuk lain disesuaikan dengan batas maksimal area yang ditempati dan berada di dalam kompleks gereja; dan<br />
f. penambahan kapasitas ruangan ibadah/jumlah jemaah di luar kompleks gereja dapat dilakukan setelah mendapat izin dari kepolisian wilayah setempat dan berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 setempat.</p>
<p>4. Dalam pelaksanaan ibadah pada Perayaan Natal Tahun 2022, pengurus dan pengelola gereja wajib untuk:<br />
a. menyediakan petugas untuk menginformasikan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan 5M;<br />
b. menyediakan alat pengecekan suhu di pintu masuk bagi seluruh pengguna gereja;<br />
c. melakukan pemeriksaan suhu tubuh untuk setiap jemaah menggunakan alat pengukur suhu tubuh (<em>thermogun</em>);<br />
d. menyediakan <em>hand sanitizer</em> dan sarana mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir di pintu masuk dan pintu keluar gereja;<br />
e. melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area gereja;<br />
f. mengatur arus mobilitas jemaah dan pintu masuk (<em>entrance</em>) dan pintu keluar (<em>exit</em>) gereja guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;<br />
g. melakukan pengaturan jumlah jemaah gereja yang berkumpul dalam waktu bersamaan, untuk memudahkan pembatasan jaga jarak;<br />
h. menyediakan cadangan masker;<br />
i. melarang jemaah dengan kondisi tidak sehat mengikuti pelaksanaan kegiatan peribadatan;<br />
j. menyarankan kepada jemaah yang berusia 60 tahun ke atas dan ibu hamil/menyusui untuk mengikuti peribadatan secara daring;<br />
k. menyarankan agar kantong kolekte ditempatkan pada tempat tertentu dan tidak diedarkan;<br />
l. memastikan tidak ada kerumunan sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan peribadatan dengan mengatur akses keluar dan masuk jemaah;<br />
m. memastikan gereja atau tempat pelaksanaan ibadah memiliki sirkulasi udara yang baik dan sinar matahari dapat masuk serta apabila menggunakan <em>air conditioner</em> (AC) wajib dibersihkan secara berkala;<br />
n. memastikan pelaksanaan khotbah memenuhi ketentuan:<br />
1) pendeta, pastor, atau rohaniwan memakai masker dengan baik dan benar; dan<br />
2) pendeta, pastor, atau rohaniwan mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p>5. Peserta Perayaan Natal Tahun 2022 wajib:<br />
a. menggunakan masker dengan baik dan benar;<br />
b. menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan menggunakan air mengalir atau menggunakan <em>hand sanitizer</em>;<br />
c. dalam kondisi sehat (suhu badan di bawah 37 derajat celsius);<br />
d. tidak sedang menjalani isolasi mandiri;<br />
e. membawa perlengkapan peribadatan masing- masing; dan<br />
f. menghindari kontak fisik atau bersalaman.</p>
<p>6. Diimbau untuk tidak melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka Perayaan Natal Tahun 2022.</p>
<p>7. Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama pada Kemenag melakukan:<br />
a. sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan;<br />
b. pemantauan Perayaan Natal Tahun 2022 di tingkat pusat;<br />
c. koordinasi dengan pimpinan kementerian/lembaga, pimpinan TNI/Polri, pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Satgas Penanganan COVID-19 serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di tingkat pusat; dan<br />
d. pelaporan hasil pemantauan kepada Menteri Agama melalui Sekretaris Jenderal Kemenag secara berkala/sewaktu-waktu.</p>
<p>8. Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Kristen dan Katolik, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Satuan Pendidikan Keagamaan Negeri Kristen dan Katolik, dan Penyuluh Agama Kristen dan Katolik untuk melakukan:<br />
a. sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan;<br />
b. pemantauan Perayaan Natal Tahun 2022 pada instansi pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa serta Badan Usaha Milik Daerah atau Desa;<br />
c. koordinasi dengan gubernur, bupati/wali kota, camat, lurah/kepala desa, pimpinan TNI/Polri setempat, pimpinan Badan Usaha Milik Daerah atau Desa, Satgas Penanganan COVID-19 serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di tingkat daerah;<br />
d. pelaporan hasil pemantauan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi secara berkala/sewaktu-waktu dan berjenjang; dan<br />
e. pelaporan hasil pemantauan oleh Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Kristen dan Katolik serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi kepada Menteri Agama melalui Sekretaris Jenderal Kementerian Agama secara berkala/sewaktu-waktu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/ini-ketentuan-perayaan-natal-tahun-2022-yang-di-terbitkan-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25347</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perayaan Natal Kominfo, Menteri Johnny Ajak Umat Kristiani Kuat Hadapi Pandemi</title>
		<link>https://koranindopos.com/perayaan-natal-kominfo-menteri-johnny-ajak-umat-kristiani-kuat-hadapi-pandemi/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/perayaan-natal-kominfo-menteri-johnny-ajak-umat-kristiani-kuat-hadapi-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 22:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Natal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=5242</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, koranindopos.com &#8211; Momentum perayaan Natal dan tahun baru selama dua tahun terakhir, Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19. Di tengah kondisi itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak umat Kristiani seluruh Indonesia, khususnya di lingkungan Kementerian Kominfo tidak menyerah dan tetap kuat menghadapi pandemi. “Dalam situasi dan kondisi seperti ini kita umat Kristiani, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="675" height="450" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/1700837759p.jpg" alt="1700837759p - Perayaan Natal Kominfo, Menteri Johnny Ajak Umat Kristiani Kuat Hadapi Pandemi" class="wp-image-5243" title="Perayaan Natal Kominfo, Menteri Johnny Ajak Umat Kristiani Kuat Hadapi Pandemi 1" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/1700837759p.jpg 675w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2022/01/1700837759p-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 675px) 100vw, 675px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, <em>koranindopos.com</em></strong> &#8211; Momentum perayaan Natal dan tahun baru selama dua tahun terakhir, Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19. Di tengah kondisi itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak umat Kristiani seluruh Indonesia, khususnya di lingkungan Kementerian Kominfo tidak menyerah dan tetap kuat menghadapi pandemi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dalam situasi dan kondisi seperti ini kita umat Kristiani, apalagi umat Kristiani di Kementerian Kominfo dituntut untuk tidak boleh menyerah tapi musti dan harus menjadi pribadi yang kuat,” ujarnya dalam Perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo RI yang berlangsung secara hibrida, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (11/01/2022).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Menteri Johnny, meskipun perayaan Natal berlangsung di tengah pandemi Covid-19, dalam dua terakhir Indonesia mengalami berbagai perubahan di segala bidang kehidupan, terlebih di sektor teknologi informasi dan komunikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Umat manusia di lingkungan global, lingkungan nasional sampai di lingkungan terkecil di keluarga didorong untuk melakukan migrasi besar-besaran dari aktifitas fisik ke aktifitas virtual, dari physical space ke virtual space,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menkominfo menjelaskan perayaan Natal dalam situasi pandemi juga menuntun umat Kristiani pada suatu jalan Iman bahwa kebesaran Tuhan senantiasa hadir diantara umat manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena itu, rekan-rekan keluarga besar Kominfo kita patut bersyukur kepada Tuhan bahwa berkat kerja keras Pemerintah bersama keterlibatan berbagai pemangku kepentingan nasional pusat dan daerah, berpartisipasi seluruh komponen masyarakat, keseluruhan pentahelix nasional kita dalam semangat persaudaraan yang kokoh, kita berada dalam keadaan yang jauh lebih baik dibandingkan beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kendalikan Pandemi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip data statistik bulan Juli 2021 lalu, Menteri Johnny menyatakan tingkat penularan Covid-19 di Indonesia lebih dari 56 ribu orang. Menurut perkiraan dan analisis para ahli epidemi dan pandemi, Menkomifo menyebutkan situasi itu memungkinkan penularan bahkan bisa sampai di angka 300 s.d. 400 ribu per hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dan apabila itu terjadi saat itu maka seluruh sistem kesehatan dan sistem bernegara kita kolaps. Tapi berkat kerja kolaborasi, iman, doa dan keyakinan yang teguh, koordinasi dan kegotongroyongan kita secara nasional dibawah leadership Presiden Bapak Joko Widodo, hari ini kita menjadi salah satu bangsa yang sangat sedikit di dunia yang mampu mengendalikan pandemi Covid-19. Terlepas dari munculnya varian baru Omicron yang juga saat ini menjadi perhatian serius kita,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Johnny menegaskan tugas bersama seluruh komponen anak bangsa, terutama umat Kristiani agar bersama-sama mengambil bagian untuk mengatasi masalah kesehatan akibat pandemi Covid-19. Dengan harapan segera masuk ke fase endemi, dan pemulihan ekonomi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita menjadi bangsa yang cukup cerdas, cukup cepat, adaptif, egaliti-nya tinggi menghadapi pandemi Covid-19. Dengan apa? di tengah tekanan yang luar biasa di dunia ini, Indonesia berhasil mencapai capaian-capaian yang kita tidak perkirakan sebelumnya,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menkominfo mengakui, dalam situasi yang begitu berat, akan muncul pesismisme dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun dalam tataran makro, berbagai capaian nasional, khususnya di sektor perekonomian memberikan catatan yang luar biasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perekonomian kita terjadi, ekspor, impor, devisa negara, neraca perdagangan, neraca pembayaran bahkan penerimaan fiskal kita jauh lebih baik sebelum pandemi. Kalau kemampuan ini kita pertahankan dan kegotongroyongan kehidupan kebangsaan kita bisa kita pertahankan terus. Atas berkat Tuhan, niscaya bangsa ini akan kembali tegak berdiri dan maju dalam lompatan-lompatan yang luar biasa,” tandasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cinta Kasih</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Menteri Johnny menyampaikan arti penting memancarkan cahaya keteladanan dan menggemakan bahasa penuh kesejukan, damai, keadilan dan cinta kasih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya hadir disini sudah tiga orang yang ngomong cinta kasih. Pak Pendeta ngomong cinta kasih, Romo ngomong cinta kasih, di teks saya juga ngomong tentang cinta kasih. Itulah pertautan dan pertemuan nilai-nilai Kristianitas,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Menkominfo, dalam cinta kasih, bahasa yang menyapa dalam semangat persaudaraan sejati diantara umat manusia, tidak berbicara tentang agama Kristen, agama Katolik, maupun agama dan sekte atau kelompok denominasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Persaudaraan sejati diantara umat manusia seperti yang disampaikan Pak Pendeta, keseluruhan ciptaan yang disebut umat manusia sebagai anak-anak Allah di bumi. Karena itu, momentum Natal selalu disambut dengan penuh iman dan dirayakan dengan penuh rasa syukur atas kehadiran sang juru selamat Imanuel Yesus Kristus di tengah umat manusia. Kelahiran Yesus Kristus adalah wujud keberpihakan dan kebesaran cinta Allah kepada umat manusia, kepada anak-anak Allah dalam ungkapan Immanuel beserta kita,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perayaan Natal bersama Kementerian Kominfo, turut hadir Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Anang Latif; Juru Bicara Dedy Permadi; Staf Khusus Rosarita Niken Widiastuti dan Philip Gobang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Ibadah Natal, Khotbah disampaikan oleh Pendeta Poltak YP Sibarani dan Pesan Natal oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Wali Gereja Indonesia; Romo Stevan Lalu Pr. Menteri Johnny juga memberikan santunan kepada perwakilan Panti Asuhan Bhakti Kasih Mandiri, serta petugas kebersihan dan petugas keamanan di lingkungan Kementerian Kominfo. (mgm)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/perayaan-natal-kominfo-menteri-johnny-ajak-umat-kristiani-kuat-hadapi-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5242</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
