<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/petugas-penyelenggara-ibadah-haji-ppih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Apr 2024 09:06:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Bidang Kesehatan Resmi Ditutup</title>
		<link>https://koranindopos.com/pelatihan-petugas-penyelenggara-ibadah-haji-bidang-kesehatan-resmi-ditutup/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pelatihan-petugas-penyelenggara-ibadah-haji-bidang-kesehatan-resmi-ditutup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Apr 2024 09:06:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=60772</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jawa Barat. Sebanyak 252 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan menyelesaikan telah pelatihan sebagai salah satu persiapan pelayanan jemaah haji di tanah suci tahun ini. Kegiatan pelatihan PPIH bidang kesehatan diselenggarakan dua tahap, yakni kelas daring pada 1-4 April 2024 dan kelas klasikal di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto, Jawa Barat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jawa Barat</strong>. Sebanyak 252 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan menyelesaikan telah pelatihan sebagai salah satu persiapan pelayanan jemaah haji di tanah suci tahun ini. Kegiatan pelatihan PPIH bidang kesehatan diselenggarakan dua tahap, yakni kelas daring pada 1-4 April 2024 dan kelas klasikal di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto, Jawa Barat, pada 16-20 April 2024.</p>
<p>Penutupan kegiatan pelatihan PPIH bidang kesehatan ini dilakukan pada Jumat (19/4) lalu. Kegiatan penutupan pelatihan PPIH bidang kesehatan ini dihadiri oleh Kepala BBPK Ciloto, perwakilan dari Pusat Kesehatan Haji, perwakilan dari Direktorat Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan, dan fasilitator pada pelatihan PPIH Bidang Kesehatan.</p>
<p>Dalam laporannya, Ketua Tim Kerja Pelatihan Teknis Program Kesehatan BBPK Ciloto Ani Anisah SKM,MKM, mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan PPIH bidang kesehatan tahun 2024 sebanyak 253 orang yang terbagi dalam sembilan kelas. Namun, satu peserta dari tim kuratif preventif dokter tidak dapat hadir pada kelas klasikal karena terkendala administrasi penugasan sehingga peserta yang menuntaskan kelas daring dan klasikal sebanyak 252 orang.</p>
<p>Kepala Pusat Kesehatan Haji Liliek Marhaendro Susilo, yang diwakili Ketua Tim Kerja Pemeriksaan Kesehatan Haji dr Muhamad Imran MKM, berharap proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024 lebih baik dari tahun sebelumnya. Ia menambahkan, bagi peserta pelatihan, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memberikan pelayanan di tanah suci.</p>
<p>Materi pelatihan yang diperoleh, baik melalui daring maupun klasikal, merupakan bekal awal yang dapat dikembangkan oleh PPIH bidang kesehatan. Pengembangan diperlukan karena pengalaman fasilitator yang diberikan selama pelatihan dapat berbeda dengan kondisi di lapangan saat musim haji tahun ini.</p>
<p>dr. Muhamad Imran MKM mengatakan, segala hal yang diniatkan di tanah air akan dibuktikan ketika para petugas sampai di Arab Saudi. “Paling penting, apa yang diniatkan sejak mendaftar sampai mengikuti proses pembekalan di Asrama Haji Pondok Gede dan BBPK Ciloto akan diuji di Arab Saudi, apakah dalam memberikan pelayanan dilakukan secara profesional kepada jamaah haji,” kata dia.</p>
<p>Kepala BBPK Ciloto Sjamsul Ariffin, SKM.,M. Epid, dalam arahan sekaligus menutup acara tersebut, mengingatkan para peserta mengenai materi berbagi pengalaman oleh para fasilitator. Ia berharap para peserta yang akan menjadi petugas haji menjadikan pengalaman para fasilitator sebagai referensi baik referensi pengetahuan maupun referensi keterampilan. “Tetapi, jangan lupa kita harus berani, berani menanggalkan, apabila situasinya berbeda dengan apa yang diceritakan sebelumnya,” kata dia.</p>
<p>Sjamsul mengatakan, PPIH harus memiliki kemampuan untuk menyesuaikan dengan situasi kondisi yang ditemui di lapangan. Sebab, komunitas yang dilayani berbeda dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya sehingga tantangannya dapat berbeda.</p>
<p>Menurut Sjamsul, peserta yang mengikuti pelatihan PPIH merupakan para profesional yang mempunyai otoritas untuk melakukan tindakan sesuai dengan profesinya. Ia berharap PPIH bidang kesehatan menggunakan otoritasnya saat di lapangan, dengan menyesuaikan pada kondisi perbekalan alat medis dan kondisi lingkungan.</p>
<p>Sjamsul menambahkan, penyesuaian kepada kedua kondisi itu akan membuat PPIH menjadi lebih rendah hati dalam melayani jemaah sebagai manusia seutuhnya, dan bukan sekadar melayani karena penugasan.</p>
<p>“Kegiatan di sana penuh ketidakpastian, kemampuan untuk belajar, untuk learn, unlearn, dan relearn itu harus mulai diasah dari sekarang. Bagaimana belajar dari pengalaman mulai mengasah menyisihkan waktu untuk merenungi, untuk mengambil makna pembelajaran atas apa yang terjadi dalam keseharian agar ketika sampai penugasan di Arab Saudi sudah terampil menggunakan kompetensi untuk learn, unlearn, dan relearn,” kata dia. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pelatihan-petugas-penyelenggara-ibadah-haji-bidang-kesehatan-resmi-ditutup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60772</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Khusus Petugas Haji, Ini Tugas Penting Yang Tak Boleh Diabaikan!</title>
		<link>https://koranindopos.com/khusus-petugas-haji-ini-tugas-penting-yang-tak-boleh-diabaikan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/khusus-petugas-haji-ini-tugas-penting-yang-tak-boleh-diabaikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2023 10:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=36221</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com – Madinah. Jumlah jemaah lansia pada penyelenggaraan haji tahun ini mencapai 67.000 orang. Jumlah itu sekitar 30 persen dari kuota jemaah haji Indonesia pada tahun ini. Tingginya jumlah jemaah lansia membuat Kemenag mengusung tagline khusus yaitu Haji Ramah Lansia. Para petugas haji dituntut secara optimal memberikan layanan kepada jemaah haji lansia. Koordinator Pengendali Teknis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com – Madinah." rel="nofollow"><strong>Koranindopos.com – Madinah.</strong></a> Jumlah jemaah lansia pada penyelenggaraan haji tahun ini mencapai 67.000 orang. Jumlah itu sekitar 30 persen dari kuota jemaah haji Indonesia pada tahun ini.</p>
<p>Tingginya jumlah jemaah lansia membuat Kemenag mengusung tagline khusus yaitu Haji Ramah Lansia. Para petugas haji dituntut secara optimal memberikan layanan kepada jemaah haji lansia.</p>
<p>Koordinator Pengendali Teknis Pelayanan Jemaah Lansia, Hasan Basri Sagala mengatakan, ada dua hal yang harus dilakukan petugas untuk dapat memaksimalkan pelayanan kepada jemaah haji termasuk lansia.</p>
<p>Yaitu kolaborasi. Sebanyak 4.300 petugas haji yang disiapkan tahun ini perlu berkolaborasi untuk memberikan layanan kepada jemaah lansia. Lalu membangun kepedulian antar jemaah haji.</p>
<p>”Jemaah yang kuat fisiknya diharap membantu jemaah lansia di sekitarnya,” tegas Hasan Sagala saat memimpin rakor penguatan petugas Daker Madinah seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Minggu (11/6).</p>
<p>Menurut Sagala, dua hal itu akan terus dingatkan kepada petugas dan seluruh jemaah sehingga terwujud haji ramah lansia. Termasuk petugas haji yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH).</p>
<p>”Fungsi MCH bukan hanya membuat berita, tapi dapat juga memiliki sikap yang sama dalam pelayanan lansia. Sikap yang diharapkan adalah memiliki semangat dalam memberikan pelayanan kepada jemaah lansia,” jelas Sagala.</p>
<p>Sagala menuturkan, puncak haji masih lama, para petugas harus kerja ekstra keras. Jangan sampai ada jemaah lansia yang membutuhkan bantuan tapi tidak dilayani dengan baik. ”Penekanan ini harus sampai ke tingkat petugas kloter,” tandas dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/khusus-petugas-haji-ini-tugas-penting-yang-tak-boleh-diabaikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPIH Lakukan Gladi Rencana Operasi Cegah Kematian Jemaah Haji</title>
		<link>https://koranindopos.com/ppih-lakukan-gladi-rencana-operasi-cegah-kematian-jemaah-haji/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/ppih-lakukan-gladi-rencana-operasi-cegah-kematian-jemaah-haji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Mar 2023 03:17:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=31695</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan melakukan gladi rencana operasi kesehatan haji pada Senin (27/3). Gladi ini bertujuan untuk melayani kesehatan jemaah haji secara efektif dan efisien. Gladi rencana operasi kesehatan haji menutup rangkaian Pelatihan Kompetensi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan Tahun 2023. PPIH Arab Saudi bidang kesehatan dibagi menjadi 7 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan melakukan gladi rencana operasi kesehatan haji pada Senin (27/3). Gladi ini bertujuan untuk melayani kesehatan jemaah haji secara efektif dan efisien.</p>
<p>Gladi rencana operasi kesehatan haji menutup rangkaian Pelatihan Kompetensi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan Tahun 2023.</p>
<p>PPIH Arab Saudi bidang kesehatan dibagi menjadi 7 tim yang terdiri dari Tim Promosi Kesehatan, Tim Kegawatdaruratan Medis Sektor, Tim Kuratif dan Rehabilitatif, Tim Obat dan Perbekalan Kesehatan, Tim Sanitasi dan Pengawasan Makanan, Tim Surveilans, Tim Siskohatkes, dan Tim Pendukung Kesehatan.</p>
<p>Pada gladi rencana operasi, PPIH terpilih melaksanakan simulasi pelaksanaan tugas mulai dari jemaah berangkat dari embarkasi hingga pemulangan ke tanah air. Setiap tim telah diberikan tugas dan tanggung jawab dan dituntut untuk membangun kolaborasi dengan tim lainnya supaya pelayanan kesehatan haji dapat berjalan dengan optimal.</p>
<p>Beberapa kasus kegawatdaruratan juga disimulasikan sesuai tahapan dalam penyelenggaraan haji sehingga PPIH mendapatkan gambaran dalam pelaksanaan tugas nantinya. Selain itu PPIH harus meningkatkan komunikasi efektif dengan tim kesehatan lainnya dan tenaga pembimbing haji.</p>
<p>“Salah satu tujuan pelatihan ini adalah untuk memperluas persaudaraan sesama PPIH. Harapannya terbentuk satu keluarga besar yang memiliki satu visi dan misi sebagai PPIH,” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Liliek Marhaendro Susilo, Ak M.M dalam penutupan, Senin (27/3).</p>
<p>Manfaat dari pelatihan ini adalah PPIH dapat termotivasi untuk meningkatkan kemampuan cara bertindak yang efektif dan efisien dalam mengatasi permasalahan selama mengemban tugas di Arab Saudi.</p>
<p>Liliek berpesan kepada seluruh petugas agar bekerja dengan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji Indonesia sehingga mampu menurunkan angka kematian jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.</p>
<p>“Saya titipkan amanah ini untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh pada saat bertugas nanti. Semoga ikhtiar kita bersama dimudahkan oleh Allah SWT, dan semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas liliek</p>
<p>Pelatihan kompetensi ini merupakan proses seleksi untuk menjadi petugas haji, sehingga masih dimungkinkan kepada peserta tidak lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya di pelatihan integrasi. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/ppih-lakukan-gladi-rencana-operasi-cegah-kematian-jemaah-haji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31695</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
