<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pilpres &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/pilpres/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Apr 2024 06:12:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>pilpres &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Artificial Intelligence Bangun Keterlibatan Kaum Muda di Pilpres Indonesia 2024</title>
		<link>https://koranindopos.com/artificial-intelligence-bangun-keterlibatan-kaum-muda-di-pilpres-indonesia-2024/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/artificial-intelligence-bangun-keterlibatan-kaum-muda-di-pilpres-indonesia-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 06:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=59325</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Penggunaan teknologi sebagai salah satu kunci utama untuk membangkitkan semangat partisipasi pemilih terlihat dalam penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2024. Di tengah maraknya penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye, Presiden Terpilih Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto mendorong penerapan inovasi teknologi canggih seraya menggugah kesadaran publik lewat strategi komunikasi berbasis kecerdasan buatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Penggunaan teknologi sebagai salah satu kunci utama untuk membangkitkan semangat partisipasi pemilih terlihat dalam penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2024. Di tengah maraknya penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye, Presiden Terpilih Jenderal TNI (HOR) (Purn) Prabowo Subianto mendorong penerapan inovasi teknologi canggih seraya menggugah kesadaran publik lewat strategi komunikasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).</p>
<p>Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih, terutama generasi digital native yang terbiasa beraktivitas di ruang maya dan media sosial. Penting diketahui bahwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pemilih Generasi Z dan kaum milenial yang berusia 17-26 tahun adalah pemilik suara terbanyak dengan jumlah lebih dari 60 juta jiwa atau 56 persen daftar pemilih tetap.</p>
<p>Penerapan teknologi kecerdasan buatan ini tercermin dalam aplikasi foto AI, FotoBer2.ai. Aplikasi berbasis web yang dikembangkan WIR Group melalui anak perusahaannya AR&amp;Co ini memungkinkan pengguna untuk membuat swafoto bersama pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto &#8211; Gibran Rakabuming Raka dalam berbagai tema yang menarik, memvisualisasikan kedekatan keduanya dengan masyarakat.</p>
<p>Kampanye ini mendulang 2,5 juta interaksi dalam 40 hari dalam masa kampanye, khususnya pada kelompok demografis Generasi Z, pengguna mayoritas media sosial, serta telah mendapatkan lebih dari 55 juta views di berbagai platform. FotoBer2.ai berhasil merevolusi metode kampanye dalam kaitannya menjangkau lebih banyak pemilih.</p>
<p>Untuk mendapatkan swafoto, pengguna perlu mengakses situs FotoBer2.ai. Akurasi hasil foto dapat ditingkatkan dengan terlebih dahulu mendeskripsikan diri pengguna melalui pilihan-pilihan yang telah disediakan, misalnya jenis kelamin dan usia.</p>
<p>Pengguna kemudian dapat memilih berbagai tema swafoto yang mengesankan dan terpersonalisasi, misalnya sambil berkuda, memancing, atau dengan latar belakang Istana Kepresidenan di Ibu Kota Negara (IKN) berdesain burung garuda yang sedang mengepakkan sayap karya dari Nyoman Nuarta.</p>
<p>Aplikasi ini hanya mendeteksi satu wajah, dan untuk mendapatkan hasil terbaik, pengguna disarankan menggunakan kamera utama jarak dekat sehingga wajah tampak jelas dengan pencahayaan baik dan merata.</p>
<p>Pengembang aplikasi FotoBer2.ai, AR&amp;Co, dengan dukungan teknologi yang adiluhung, yaitu melalui integrasi AR, VR, dan AI, memberikan solusi inovatif dan terdepan dalam membawa pengalaman pemilu yang lebih imersif serta partisipatif bagi masyarakat. AR&amp;Co memandang berbagai inovasi teknologi tersebut bermanfaat untuk memperkaya proses demokrasi.</p>
<p>Hal ini memperkaya pengalaman kampanye dengan memungkinkan kandidat untuk terlibat secara lebih personal dan interaktif dengan pemilih, tanpa terbatas oleh geografis. Dengan dorongan inovatif dari AR&amp;Co, masa depan kampanye pemilihan di Indonesia tidak lagi terbatas oleh metode konvensional. Ini adalah langkah maju yang menjanjikan, menuju proses demokrasi yang lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern.</p>
<p>FotoBer2.ai menyukseskan kampanye Prabowo-Gibran dengan memvisualisasikan kedekatan keduanya dengan masyarakat Indonesia. Ini adalah terobosan revolusioner dan telah menetapkan standar penggunaan AI untuk kampanye politik, membuat para kandidat terjangkau bagi sebanyak mungkin pendukung.</p>
<p>Inovasi ini juga menghasilkan gambaran baru akan teknologi yang dapat ditindaklanjuti demi mendorong kemajuan menuju terwujudnya smart society. Dengan demikian, penggunaan teknologi, khususnya AI dalam politik, dapat membuka pintu bagi partisipasi yang lebih luas dan inklusif dari masyarakat. Hal ini juga menunjukkan potensi besar teknologi untuk mengubah cara kampanye politik dilakukan di masa depan. (ris)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/artificial-intelligence-bangun-keterlibatan-kaum-muda-di-pilpres-indonesia-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59325</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Once Mekel : Kita Dukung Pemilu Yang Jujur, Adil dan Tertib</title>
		<link>https://koranindopos.com/once-mekel-kita-dukung-pemilu-yang-jujur-adil-dan-tertib/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/once-mekel-kita-dukung-pemilu-yang-jujur-adil-dan-tertib/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2023 13:55:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Once mekel]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=48182</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; Jakarta. Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dan segenap elemen bangsa bersama-sama mendeklarasikan ruang politik sehat untuk pemilu 2024. Pertemuan ini diinisiasi oleh Ketua Umum ILUNI UI Didit Ratam untuk mendorong terciptanya ruang politik yang mengedepankan asas keadilan dankebebasan berpendapat dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Melalui gerakan ini, ILUNI UI turut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com &#8211; Jakarta.</strong> Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dan segenap elemen bangsa bersama-sama mendeklarasikan ruang politik sehat untuk pemilu 2024. Pertemuan ini diinisiasi oleh Ketua Umum ILUNI UI Didit Ratam untuk mendorong terciptanya ruang politik yang mengedepankan asas keadilan dankebebasan berpendapat dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.</p>
<p>Melalui gerakan ini, ILUNI UI turut mengundang Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, timses dari ketiga pasangan Capres, ILUNI Fakultas/Wilayah/Chapter, Jejaring Alumni UI lintas partai politik, dan organisasi nonpartisan yang memiliki perhatian pada demokrasi dan kepemimpinan.</p>
<p>“Kami berharap seluruh elemen bangsa menjadi penggerak terbangunnya ruang sosial politik yang sehat, yang berkeadilan dan menghargai kebebasan berpendapat. Pemilu 2024 hanya satu babak dari perjalanan bangsa Indonesia yang panjang, dimana kita terus menerus terbukti mampu menjaga kerukunan,” kata Didit saat Konferensi Pers ILUNI UI bersama Elemen Bangsa untuk Pemilu Sehat yang dilaksanakan secara luring dan daring, di Sekretariat ILUNI UI, Kamis (16/11).</p>
<p>“Demokrasi yang maju membangun ruang yang luas terhadap inklusivitas yang membawa semangat persatuan. Juga upaya pemanfaatan kemajuan teknologi seperti artifisial intelejen (AI) dan media sosial dapat meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya generasi muda, contohnya seperti yang digagas oleh Sabrang “Noe” dari Pemimpintar yang juga berpartisipasi dan hadir dalam acara ini,” sambungnya.</p>
<p>Sekretaris Jenderal ILUNI UI Ahmad Fitrianto menekankan, esensi dari pemilu adalah adu gagasan dan kemampuan eksekusi yang diselenggarakan dengan menjunjung asas free dan fair, menghindari kecurangan, menolak politik uang, tanpa adanya intimidasi kepada semua elemen, menghargai hak asasi manusia, mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.</p>
<p>Ahmad juga menyoroti berbagai kasus yang berpotensi mencederai proses demokrasi ke depan, salah satunya yang menimpa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI belakangan ini.</p>
<p>“Upaya pelemahan demokrasi seperti intimidasi terhadap pendapat kritis masyarakat; yang akhir-akhir ini dialami oleh Ketua BEM UI Melki Sedek Huang harus kita tolak. Negara harus mampu menjamin keselamatan segenap bangsa Indonesia dalam kondisi apapun,” ucapnya.</p>
<p>Turut hadir dalam konferensi pers sekaligus Deklarasi Ruang Politik Sehat ILUNI UI bersama Elemen Bangsa di antaranya perwakilan KPU dan Bawaslu, perwakilan dari timses Anies-Cak Imin, timses Prabowo-Gibran, dan timses Ganjar-Mahfud MD.</p>
<p>Selain itu hadir juga para alumni UI dari berbagai partai politik seperti Herzaky Mahendra Putra dari Partai Demokrat, Faldo Maldini dari PSI, serta para public figure yang juga bakal calon anggota legislatif seperti Once Mekel. Tak ketinggalan perwakilan organisasi nonpartisan yang juga tokoh masyarakat seperti Sabrang “Noe” dari Pemimpintar dan Habib Ja’far.</p>
<p>“Saya sangat mendukung acara ini. Kita semua sepakat untuk penyelenggaraan pilpres dan pemilu yang jujur, adil, tertib, akuntable dan transparan serta menjunjung nilai moral dan etika ,” kata Once.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/once-mekel-kita-dukung-pemilu-yang-jujur-adil-dan-tertib/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">48182</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diusung Nasdem, Anies Bergeming Tuntaskan Tugas</title>
		<link>https://koranindopos.com/diusung-nasdem-anies-bergeming-tuntaskan-tugas/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/diusung-nasdem-anies-bergeming-tuntaskan-tugas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hairul]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 10:25:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[parpol]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=19928</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, JAKARTA – Gubernur DKI Anies Baswedan belum mau komentar banyak soal Pilpres 2024. Meski Partai Nasional Demokrat (Nasdem) telah resmi mengusung dirinya, Anies mengaku masih ingin fokus menuntaskan tugas sebagai gubernur. Hal itu disampaikan Anies saat meresmikan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (3/10/2022). ”Jadi tadi saya sampaikan kepada teman-teman Nasdem terima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank"><strong>Koranindopos.com</strong></a>, <strong>JAKARTA</strong> – Gubernur DKI Anies Baswedan belum mau komentar banyak soal Pilpres 2024. Meski Partai Nasional Demokrat (Nasdem) telah resmi mengusung dirinya, Anies mengaku masih ingin fokus menuntaskan tugas sebagai gubernur. Hal itu disampaikan Anies saat meresmikan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (3/10/2022).</p>
<p>”Jadi tadi saya sampaikan kepada teman-teman Nasdem terima kasih atas kehormatannya. Dan izinkan kami menuntaskan Jakarta sampai 16 Oktober. Sehingga sampai 16 Oktober, saya masih tetap akan fokus pada urusan Jakarta,&#8221; kata Anies.</p>
<p>Setelah merampungkan tugasnya menjadi gubernur, Anies menyebutkan akan fokus terhadap hal -hal lainnya. ”Setelah itu, baru nanti fokus yang lain. Sekarang masih fokus Jakarta, dan kita juga tadi (setelah resmi diusung) sudah langsung ketemuan, rapat dengan teman-teman semua para asisten, sekda, juga untuk membahas langkah-langkah kita di Jakarta,” tambahnya.</p>
<p>Anies menyambut baik pencalonan yang sudah dinyatakan oleh Partai Nasdem. Namun, dia menyebutkan akan memastikan mandat memimpin Jakarta dirampungkan hingga selesai dan membantah fokusnya memimpin Jakarta akan terbagi sebagai calon presiden. ”Nggak (kebagi),&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Begitu juga saat ditanyakan calon wapres yang diinginkan dan juga rencana untuk masuk menjadi anggota partai Nasdem, Anies enggan menjelaskannya saat ini. ”Belum, ini kita masih Jakarta dulu. Sesudah 16 Oktober baru nanti kita bahas itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, pasangan duetnya, Ahmad Riza Patria masih akan mendampinginya hingga 16 Oktober 2022. Setelah itu, Riza menyebutkan akan kembali fokus dengan Partai Gerindra. ”Setelah 16 Oktober, karena ketua partai Gerindra DKI, saya fokus pada Pemilu 2024. Mulai dari pileg hingga pilpres,’’ katanya.</p>
<p>Menurut Riza, pada kontestasi 2024, ada dua tugas yang akan dijalankannya sebagai pimpinan Gerindra di Jakarta. Yakni, menambah kursi di DPRD DKI yang saat ini berada di peringkat kedua dengan 19 kursi serta memenangkan Prabowo sebagai calon presiden (capres) 2024. ”Itu dulu, ya. Kalau bicara pilkada, masih 27 November 2024,’’ tuturnya.</p>
<p>Meski belum memutuskan nama calon kepala daerah di Jakarta, dia menyebutkan, sebagai kader partai, dirinya siap menjalankan arahan dari pimpinannya untuk mengikuti kontestasi Pilgub Jakarta 2024. Menurut Riza, calon yang akan dipilih pimpinan partainya merupakan yang terbaik. ”Semua pimpinan partai yang nanti mempertimbangkan di setiap daerah, tidak hanya di Jakarta, siapa kader-kader terbaik yang akan diusung sebagai kepala daerah atau wakil gubernur, bupati, dan wali kota. Sekarang kami fokus dulu meningkatkan peran partai serta menyiapkan struktur, saksi, dan bappilu (badan pemenangan pemilu). Di Jakarta, itu tugas saya,’’ imbuhnya.</p>
<p>Saat ditanya soal langkah koalisi partai yang sudah dijalankan Gerindra, Riza tidak menyebutkan nama partainya secara detail. Namun, dia mengatakan bahwa koalisi akan dijalankan partai untuk pemilihan presiden. Yakni, menentukan nama calon presiden dan calon wakil presiden. ”Nanti Pilkada 2024 juga sama. Partai yang berkoalisi akan menyatakan siapa yang jadi cagub dan cawagub. Begitu juga wali kota dan bupati. Makanya, teman-teman, masih lama,’’ katanya. (wyu/mmr)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/diusung-nasdem-anies-bergeming-tuntaskan-tugas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cari Pemimpin Berkualitas dan Berintegritas</title>
		<link>https://koranindopos.com/12375/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/12375/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Anggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 May 2022 16:47:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Bakal Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Emrus Sihombing]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pilpres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=12375</guid>

					<description><![CDATA[Usul Agar BRIN dan Kompas Buat Kajian Oleh: Dr. Emrus Sihombing  (Komunikolog Indonesia) SEBAGAI seorang komunikolog, saya mengikuti betul wacana di ruang publik. Saat ini sedang bermunculan, sekalipun nama yang disebut belum secara eksplisit menyatakan dirinya bersedia menjadi kandidat bakal calon presiden (Balonpres) 2024. Berbagai pesan komunikasi politik tentang usung-mengusung dan dukung mendukung dari para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Usul Agar BRIN dan Kompas Buat Kajian</p>
<p style="text-align: center;">Oleh: Dr. Emrus Sihombing  (Komunikolog Indonesia)</p>
<p><a href="https://koranindopos.com/"><strong>SEBAGAI</strong></a> seorang komunikolog, saya mengikuti betul wacana di ruang publik. Saat ini sedang bermunculan, sekalipun nama yang disebut belum secara eksplisit menyatakan dirinya bersedia menjadi kandidat bakal calon presiden (Balonpres) 2024. Berbagai pesan komunikasi politik tentang usung-mengusung dan dukung mendukung dari para aktor politik (bisa individu dan atau kelompok sosial), yang disebut oleh beberapa kalangan sebagai relawan. Sekalipun menurut saya, sebutan relawan kepada mereka kurang tepat.</p>
<p>Saya cenderung menyebutnya sebagai politisi lapangan prakmatis (polatis). Sebab, sejatinya relawan itu harus taat aturan. UU menyebutkan pasangan calon presiden 2024 (Paslon 2024) hanya diusung oleh partai politik, bukan kekuatan politik lainnya. Jadi, setelah partai politik mengusung Paslon Capres-Cawapres 2024, mereka yang sungguh-sungguh relawan baru bisa bergerak/bekerja mendukung kandidat tersebut. Bukan seolah-olah “mendikte” patai politik sebagai salah satu pilar utama dalam tatanan sebuah negara demokrasi, Indonesia misalnya. Jika para Polatis ingin mengusung Paslon Pilpres ke depan, mereka bentuk saja partai politik, atau berjuang agar  UU membolehkan Paslon Pilpres tidak hanya dari partai politik.</p>
<p>Jika kita lihat wacana mereka, para Polatis tersebut seolah “penentu” menyodorkan dan mengusung kandidat tertentu sebagai sosok yang paling tepat menjadi Balonpres 2024 dengan berbagai alasan, antara lain bahwa kandiat yang disodorkan tersebut, berdasarkan beberapa hasil survei berada pada popularitas-elektabilitas tertentu dari responden dan kuesioner yang mereka tetapkan dan susun dengan pola tertentu pula. Sayangnya, survei tersebut tidak pernah dibongkar sebagai bagian dari strategi komunikasi politik panggung belakang yang dikonstruksi oleh kekuatan kepentingan politik tertentu untuk membangun dan mendongkrak popularitas-elektabilitas sosok yang didukung.</p>
<p>Padahal, strategi komunikasi politik panggung belakang inilah antara lain merancang, memproduksi berbagai kemasan dan kreatif pesan, lalu mewacanakannya secara masif di ruang publik dengan mengomptimalkan  berbagai sumberdaya proses komunikasi, seperti memanfaatkan sejumlah dari berbagai macam sosial media, termasuk grup-grup WA. Strategi semacam ini dipastkan mampu memanipulasi dan membius peta kognisi individu maupun kolektivitas di tengah masyarakat. Saya sebut sebagai <em>the power of social media</em>. Kemudian, bisa saja dilanjutkan  survei dengan menyebarkan kuesioner disusun dengan pola tertentu yang hampir dapat diduga, sosok yang bersangkutan berada pada popularitas-elektabilitas tertentu, yang membuat <em>“happy”</em> kandidat yang disurvei.</p>
<p>Jika presiden kita ke depan atas dasar popularitas-elektabilitas, maka akan cenderung membuat kebijakan, program dan tindakan populer asalkan masyarakat “nyaman”. Janji kampanye sebagian  berpotensi tidak direalisasikan optimal. Ia pun tidak mempunyai strategi penyelesaian persoalan secara substansi dan holistik, sehingga memunculkan kembali persoalan-persoalan yang relatif sama pada berbagai bidang kehidupan sosial. Tidak pernah  menuntaskan akar masalah.</p>
<p>Misalnya, membangun atas dasar pinjaman dari berbagai negara dan atau perusahaan swasta dari luar negeri. Gaya kepemimpinan semacam ini akan membuat bangsa kita tidak mampu bersaing dengan negara tetangga sekalipun. Dengan demikian, bangsa ini akan terus bergantung bahkan dikendalikan. Langsung atau tidak langsung oleh pemberi pinjaman. Ini masalah yang terus menerus berulang di negeri ini. Pola kepemimpinan semacam ini dilahirkan dari sistem komunikasi politik yang berorientasi pada popularitas-elektabilitas. Untuk itu, menurut hemat saya, negeri ini harus terhindar dari berbagai permainan komunikasi politik seperti itu.</p>
<p>Bahkan ruang publik kita terjebak dan tercemar oleh ide yang memunculkan sosok popularitas-eleketabilitas semata. Sampai saat ini, sebagai seorang komunikolog, saya melihat ruang publik kita masih jauh dari wacana Balonpres 2024 dari perspektif kualitas-integritas yang dimiliki oleh seorang kandidat. Tidak heran korupsi ada dimana-mana, dari dulu hingga sekarang. Padahal, sungguh banyak tokoh-tokoh di republik ini yang memiliki kualitas-integritas luar biasa dari berbagai aspek, kepemimpinan, dan integritas misalnya. Sehingga mampu memimpin bangsa ini lebih baik per-lima tahun ke depan, apalagi dua periode, tetapi tidak menunda pemilu dan tidak perlu jabatan presiden tiga periode. Pemimpin atas dasar popularitas-elektabilitas sangat terbuka kemungkinan membuat kebijakan, program, dan tindakan sekedar “menyenangkan” saja dalam jangka pendek, sehingga tetap di bawah kendali kekuatan pemodal dari dalam mapun luar negeri.</p>
<p>Untuk itu, negeri ini harus bergeser dari mencari pemimpin atas dasar popularitas-eketabilitas ke wacana pemimpin Balonpres 2024 dari perpektif kualitas.-integritas. Lembaga-lembaga penelitian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dari pemerintah dan Lembaga Penelitian dan Pemgembangan (Litbang) Kompas dari swasta, misalnya. Lebih aktif menawarkan hasil riset tentang sosok pemimpin yang berkualitas-berintegritas. Sebab, lembaga survei yang melakukan penelitian popularitas-elektabiltas sulit diharapkan, karena salah satu di antaranya, kemungkinan mereka kelak bisa jadi berperan langsung atau tidak langsung sebagai konsultan kemenangan dari kandidat atas dasar popularitas-elektabiltas sosok yang bersangkutan.</p>
<p>Jika BRIN dan Litbang Kompas melakukan banyak penelitian sosok Balonpres 2024 atas dasar kualitas-integritas dan semua hasilnya terus diwacanakan/sosialisasikan secara masif di ruang publik, maka masyarakat akan rindu tokoh Balonpres 2024 yang berkualtas-berintegritas.  Dengan demikian, keinginan proklamator kita, Presiden Soekarno, yaitu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dipastikan dapat terwujud tahap demi tahap per lima tahunan, karena Presiden dan Wakil Presiden berkualitas-berintegritas kukuh, tidak  prakmatis dan transaksional sebagai konsekuensi pemimpin popularitas-elektabilitas.</p>
<p>Sebagai tawaran untuk dikaji lebih jauh oleh BRIN dan Kompas, sosok pemimpin berkualitas-berintegritas dari partai politik seperti Surya Paloh, Puan Maharani, dan Airlangga Hartarto. Sedangkan dari luar partai politik yaitu Rizal Ramli, Nasaruddin Umar, dan Franz Magnis Suseno. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/12375/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12375</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
