<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PNM &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/pnm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2026 23:04:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>PNM &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik di Tujuh Wilayah</title>
		<link>https://koranindopos.com/pnm-tanam-5-850-bibit-pohon-endemik-di-tujuh-wilayah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pnm-tanam-5-850-bibit-pohon-endemik-di-tujuh-wilayah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Memoarto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2026 23:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=131758</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com JAKARTA &#8211; PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Peduli melakukan penanaman 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah, yaitu Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, dan Subang. Kegiatan tersebut merupakan program Green Impact yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memulihkan vegetasi lokal. Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya PNM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> JAKARTA &#8211; PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Peduli melakukan penanaman 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah, yaitu Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, dan Subang. Kegiatan tersebut merupakan program Green Impact yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memulihkan vegetasi lokal.</p>
<p>Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya PNM menjaga kelestarian lingkungan bersama masyarakat. Baginya, keberhasilan penghijauan diukur dari pertumbuhan tanaman dan manfaatnya bagi lingkungan, bukan dari jumlah bibit yang ditanam. “Penghijauan baru berhasil bila tanaman tumbuh dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, kami memilih jenis tanaman endemik untuk menjaga keberagaman vegetasi lokal, bekerja bersama komunitas, pengelola kawasan, dan pemerintah desa, serta melakukan monitoring secara berkala,” ujar Kindaris.</p>
<p>Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, lanjut Kindaris, penanaman pohon itu menjadi bagian dari rangkaian Green Impact 7 Summit Attack PNM 2026. Dalam rangkaian tersebut, Insan PNM menaklukkan sejumlah puncak tertinggi di Indonesia dan menanam bibit pohon di lereng gunung yang didaki. Selain mendaki, kegiatan ini diwujudkan dalam aksi pelestarian lingkungan di setiap lokasi.</p>
<p>Di Banyuwangi, penanaman dilakukan di lereng Gunung Raung setinggi 3.344 mdpl, tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Jawa Timur. PNM menanam 1.000 bibit pohon, terdiri dari 500 bibit cemara, 200 bibit durian, dan 300 bibit alpukat. Penanaman ini diharapkan membantu menjaga sumber air alami, mendukung fungsi kawasan resapan air, dan mempertahankan keseimbangan ekosistem serta habitat flora dan fauna endemik. Pohon durian dan alpukat juga diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar bila dikelola secara berkelanjutan.</p>
<p>Di Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik untuk ditanam di kawasan Gunung Prau melalui Ceremonial Penanaman Pohon di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon, Kamis (22/10). Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjarnegara Herrina Indri Hastuti, menyebut pohon yang ditanam berperan menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, menyerap emisi karbon, dan menyediakan oksigen. Menurutnya, dampak penanaman baru terlihat dalam beberapa tahun ke depan, sehingga perawatan dan pemantauan menjadi bagian penting. Sementara itu, Resya menyampaikan penyaluran 500 bibit tersebut menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan PNM menjaga lingkungan. <strong>(rls/why/mmr)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pnm-tanam-5-850-bibit-pohon-endemik-di-tujuh-wilayah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131758</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Amanah 23 Juta Nasabah, PNM Sabet Penghargaan Indonesia Most Trusted Companies</title>
		<link>https://koranindopos.com/jaga-amanah-23-juta-nasabah-pnm-sabet-penghargaan-indonesia-most-trusted-companies/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/jaga-amanah-23-juta-nasabah-pnm-sabet-penghargaan-indonesia-most-trusted-companies/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 05:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[CGPI Award 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Good Corporate Governance]]></category>
		<category><![CDATA[nasabah Mekaar]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan prasejahtera]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[Sunar Basuki]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola perusahaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121968</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, ​Jakarta – Komitmen kuat dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) kembali membuahkan hasil positif bagi PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Langkah konsisten perusahaan dalam menjaga transparansi dari hulu hingga hilir sukses membawa PNM meraih penghargaan bergengsi dalam ajang The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan oleh SWA Media. ​Dalam ajang penghargaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, ​Jakarta</strong> – Komitmen kuat dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) kembali membuahkan hasil positif bagi PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Langkah konsisten perusahaan dalam menjaga transparansi dari hulu hingga hilir sukses membawa PNM meraih penghargaan bergengsi dalam ajang The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan oleh SWA Media.</p>
<p>​Dalam ajang penghargaan tingkat nasional tersebut, PNM berhasil dinobatkan untuk kategori Indonesia Most Trusted Companies. Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa tata kelola perusahaan yang bersih bukan sekadar kebijakan di atas kertas, melainkan telah melekat menjadi budaya kerja sehari-hari di seluruh lini operasional.</p>
<p>​Skala pelayanan PNM saat ini memang terhitung sangat masif karena sudah menjangkau hingga 23,3 juta perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia. Menghadapi cakupan wilayah yang begitu luas, manajemen PNM menyadari betul bahwa penegakan budaya kepatuhan adalah fondasi utama agar setiap program pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan sehat, terpercaya, dan berkelanjutan.<br />
​<br />
​Bagi lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah, menjaga integritas adalah harga mati. Kepatuhan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan aturan, tetapi juga cara perusahaan menjaga proses bisnis tetap transparan, akuntabel, dan berpihak pada prinsip tata kelola yang baik.</p>
<p>​Penerapan prinsip GCG ini dirasa semakin penting bagi perusahaan yang memiliki interaksi harian yang intensif dengan warga. Pasalnya, setiap keputusan bisnis yang diambil perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi menghindari risiko yang merugikan masyarakat maupun korporasi.</p>
<p>​Guna memastikan prinsip tersebut berjalan optimal, PNM menerapkan pengawasan yang ketat di setiap level organisasi. Kedisiplinan ini dibangun mulai dari jajaran Direksi, manajemen, unit kerja, hingga para Account Officer yang bertindak sebagai garda terdepan dalam mendampingi nasabah Mekaar di lapangan.<br />
​<br />
​Merespons pencapaian gemilang ini, pihak manajemen menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan tata kelola yang bersih merupakan buah dari kerja keras kolektif. Semua elemen di dalam perusahaan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga nama baik institusi.</p>
<p>​Wakil Direktur Utama PNM, Sunar Basuki, menyampaikan bahwa budaya kepatuhan merupakan bagian penting dari cara PNM menjaga amanah dalam melayani masyarakat.</p>
<p>​“Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan hanya soal aturan yang harus dipenuhi, tetapi tentang menjaga kepercayaan. Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, memiliki peran untuk memastikan proses bisnis berjalan dengan benar, transparan, dan membawa manfaat bagi nasabah. Karena pelayanan yang baik harus dimulai dari cara kerja yang bertanggung jawab,” ujar Sunar.<br />
​<br />
​Melalui dasar tata kelola yang kuat, PNM dapat terus menelurkan berbagai inovasi program pendampingan yang berorientasi pada kemajuan ekonomi jangka panjang. Penghargaan tepercaya ini sekaligus menjadi bahan bakar baru bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanannya.</p>
<p>​Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa tahun lalu bertajuk #CariTauLangkahBaru demi memperluas dampak dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang.</p>
<p>​Melalui langkah yang terukur dan pengelolaan yang akuntabel, PNM optimistis dapat terus memperluas sayap pemberdayaan perempuan prasejahtera sekaligus mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan paling tepercaya di Indonesia. (BRG/Hend)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/jaga-amanah-23-juta-nasabah-pnm-sabet-penghargaan-indonesia-most-trusted-companies/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121968</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asa Baru Difabel Brebes: Mandiri dan Tembus Dunia Kerja Lewat Vokasi Menjahit Sepatu</title>
		<link>https://koranindopos.com/asa-baru-difabel-brebes-mandiri-dan-tembus-dunia-kerja-lewat-vokasi-menjahit-sepatu/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/asa-baru-difabel-brebes-mandiri-dan-tembus-dunia-kerja-lewat-vokasi-menjahit-sepatu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 05:02:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Difabel Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Karir Difabel]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan Kerja Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri Taspen]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Menjahit]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[Program Vokasi Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Amal Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121906</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; ​Tantangan besar masih membayangi para penyandang disabilitas di Indonesia untuk bisa hidup mandiri dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Padahal, jika diberikan ruang dan kesempatan, kelompok difabel ini mempunyai potensi yang sama besar untuk tumbuh, berkarya, serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Kondisi di lapangan yang terekam dalam data Badan Pusat Statistik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta</strong> &#8211; ​Tantangan besar masih membayangi para penyandang disabilitas di Indonesia untuk bisa hidup mandiri dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Padahal, jika diberikan ruang dan kesempatan, kelompok difabel ini mempunyai potensi yang sama besar untuk tumbuh, berkarya, serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Kondisi di lapangan yang terekam dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih tergolong rendah. Faktor utama yang memicu persoalan kemandirian ekonomi tersebut tidak lain adalah keterbatasan akses terhadap pelatihan kerja yang ramah disabilitas serta minimnya peluang karir.</p>
<p>​Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, berbagai inisiatif pemberdayaan mulai gencar digerakkan guna membuka akses yang jauh lebih setara dan adil. Semangat kesetaraan inilah yang mendasari pelaksanaan Program Vokasi Disabilitas yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Brebes baru-baru ini. Sinergi mulia ini diinisiasi oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang berkolaborasi dengan Mandiri Taspen. Melalui langkah konkret ini, kedua lembaga berkomitmen memperluas kesempatan bagi kelompok rentan agar menguasai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.</p>
<p>​Aktivitas yang berlangsung di pusat kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 30 peserta yang berasal dari komunitas difabel di Kabupaten Brebes dan wilayah di sekitarnya. Mereka secara intensif mengikuti program pelatihan keterampilan menjahit dengan menggunakan skema khusus, yaitu Operator Jahit Sepatu. Guna memastikan kualitas materi pembelajaran, agenda ini difasilitasi langsung oleh lembaga Ruang Amal Indonesia. Selama lima hari berturut-turut, seluruh peserta dibekali kemampuan teknis mendalam yang telah disesuaikan dengan standarisasi serta kebutuhan industri manufaktur modern.</p>
<p>​Dampak dari program ini dipastikan tidak berhenti pada ruang kelas pelatihan saja, melainkan berlanjut hingga ke dunia kerja nyata. Setelah para peserta dinyatakan lulus dan menyelesaikan seluruh rangkaian pembekalan teknis tersebut, mereka akan mendapatkan kesempatan emas yang sangat berharga. Mereka memiliki peluang besar untuk langsung mengikuti proses penempatan kerja secara resmi. Lokasi penempatannya berada di sejumlah perusahaan industri sepatu terkemuka yang saat ini sedang beroperasi aktif di wilayah Kabupaten Brebes.</p>
<p>​Langkah taktis yang diambil ini sangat sejalan dengan misi besar pemberdayaan yang selama ini konsisten dijalankan oleh pihak PNM dalam mengawal masyarakat prasejahtera. Selama ini, masyarakat luas mengenal PNM lewat kontribusi aktifnya dalam mengelola berbagai program pemberdayaan perempuan serta kelompok pelaku usaha ultra mikro. Namun, pada momentum kali ini, cakupan kebermanfaatan tersebut sengaja diperluas secara signifikan. PNM memberikan akses peningkatan kapasitas bagi kelompok disabilitas agar mereka memperoleh kesempatan yang setara untuk mandiri secara finansial.</p>
<p>​Bagi puluhan penyandang disabilitas yang berkumpul di Islamic Center, agenda pelatihan ini membawa makna yang sangat mendalam dan berharga. Kegiatan tersebut bukan hanya dipandang sebagai tempat untuk menyerap ilmu dan keterampilan baru, melainkan menjadi simbol lahirnya harapan baru yang cerah demi menyongsong masa depan. Kehadiran program vokasi ini memberikan dorongan moral serta keyakinan baru yang sangat kuat bagi para peserta bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir dari segalanya.</p>
<p>​“Selama ini kami sering merasa kesempatan kerja itu terbatas. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya. Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga,” ujar salah satu peserta Program Vokasi Disabilitas.</p>
<p>​Pihak manajemen menegaskan bahwa keberlanjutan program pemberdayaan seperti ini harus menyentuh seluruh elemen tanpa terkecuali, utamanya kelompok yang paling membutuhkan dukungan. Hal ini dikarenakan hambatan yang dihadapi oleh rekan-rekan difabel dalam menembus ekosistem kerja profesional masih tergolong sangat tinggi dan berlapis. Oleh sebab itu, penyediaan fasilitas pelatihan yang terintegrasi dengan penyaluran kerja menjadi solusi konkret yang dinilai paling efektif saat ini.</p>
<p>​Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bahwa pemberdayaan yang berkelanjutan perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas yang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses dunia kerja.</p>
<p>​“Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat. Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya. Kami percaya pemberdayaan yang inklusif akan menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Kindaris.</p>
<p>​Melalui kemitraan strategis ini, PNM bersama Mandiri Taspen terus berupaya menciptakan pola pemberdayaan inklusif yang memegang teguh prinsip tidak meninggalkan siapa pun di belakang. Kunci utama dari keberhasilan ini terletak pada pembukaan akses seluas-luasnya, karena di balik keterbatasan fisik pasti ada potensi luar biasa yang siap berkembang.</p>
<p>Program vokasi yang sukses digelar di Brebes ini menjadi langkah awal yang nyata dalam menuntun para peserta menuju gerbang kehidupan yang mandiri, produktif, serta berdaya. Agenda ini sendiri merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa tahun lalu bertajuk #CariTauLangkahBaru demi memperluas dampak dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang. (BRG/Hend)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/asa-baru-difabel-brebes-mandiri-dan-tembus-dunia-kerja-lewat-vokasi-menjahit-sepatu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tembus 23,1 Juta Nasabah, Sinergi PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan</title>
		<link>https://koranindopos.com/tembus-231-juta-nasabah-sinergi-pnm-dan-danantara-perkuat-pemberdayaan-perempuan/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/tembus-231-juta-nasabah-sinergi-pnm-dan-danantara-perkuat-pemberdayaan-perempuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 01:03:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[bumn]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusi Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah 3T]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=121709</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com, Jakarta &#8211; Inklusi Keuangan di Wilayah Rural ​Langkah strategis PT Permodalan Nasional Madani (PNM) setelah bersinergi secara intensif dengan Danantara terus menunjukkan grafik penguatan kinerja dan tata kelola perusahaan yang luar biasa masif. Perubahan kelembagaan yang positif ini tidak sekadar terlihat pada tatanan administrasi internal saja, melainkan juga dibuktikan lewat semakin luasnya cakupan manfaat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a>, Jakarta &#8211; Inklusi Keuangan di Wilayah Rural ​Langkah strategis PT Permodalan Nasional Madani (PNM) setelah bersinergi secara intensif dengan Danantara terus menunjukkan grafik penguatan kinerja dan tata kelola perusahaan yang luar biasa masif. Perubahan kelembagaan yang positif ini tidak sekadar terlihat pada tatanan administrasi internal saja, melainkan juga dibuktikan lewat semakin luasnya cakupan manfaat konkret yang berhasil dihadirkan secara langsung bagi masyarakat prasejahtera di tanah air. Sektor ekonomi kerakyatan kini menjadi motor penggerak utama dalam program pengentasan kemiskinan nasional.</p>
<p dir="ltr">​Hingga periode saat ini, PNM tercatat telah berhasil melayani dan mendampingi sebanyak 23,1 juta nasabah aktif yang tersebar di seluruh wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Angka fantastis tersebut secara otomatis mengukuhkan posisi strategis dari perusahaan pembiayaan milik negara ini sebagai lembaga pemberdayaan sekaligus penyedia akses permodalan bagi kaum perempuan prasejahtera dengan skala terbesar di dunia, mengungguli berbagai lembaga keuangan sejenis di mancanegara.</p>
<p dir="ltr">​Melalui kolaborasi yang solid bersama Danantara, seluruh sajian informasi operasional kini diperkuat berdasarkan integrasi data yang valid, kompilasi fakta akurat, serta kondisi riil di lapangan. Pembenahan transparansi ini ditujukan agar pencatatan kinerja korporasi menjadi jauh lebih baik, akuntabel, dan mencerminkan kondisi riil perusahaan secara tepat. Penguatan tata kelola ini menjadi fondasi penting agar setiap kebijakan bisnis mampu berjalan lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek sosial.<br />
​<br />
​Di sisi lain, selain memperluas volume penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor mikro, tingkat kualitas layanan yang diberikan oleh insan PNM juga terus dijaga secara ketat. Manajemen berkomitmen memastikan distribusi modal tersebut semakin tepat sasaran, terukur, dan benar-benar mampu mendukung keberlanjutan usaha yang dirintis oleh para nasabah. Proses pengawasan yang ketat dilakukan demi meminimalkan risiko bisnis di tingkat terbawah.</p>
<p dir="ltr">​Hal positif ini menjadi bagian dari rangkaian transformasi besar yang memberikan ruang gerak lebih luas bagi PNM untuk menebar manfaat sosial ekonomi secara optimal. Rangkaian program komprehensif tersebut dimulai dari peningkatan kapasitas usaha secara berkala, pendampingan kelompok mandiri yang intensif, hingga membangun rasa percaya diri kaum perempuan prasejahtera agar mampu terus bertumbuh, berinovasi, dan berdaya secara finansial bersama dengan seluruh anggota keluarganya.</p>
<p dir="ltr">​Apresiasi tinggi pun datang dari COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria yang memuji peningkatan performa luar biasa BUMN termasuk di dalamnya PNM yang dinilai sukses melampaui target berkala perusahaan. Menurut pandangannya, lonjakan kinerja yang sangat impresif tersebut berjalan selaras dengan semangat transparansi informasi publik yang terus ditekankan oleh Danantara serta BP BUMN. Di tengah momentum keberhasilan tersebut, Direktur Utama PNM, Kindaris, menguraikan esensi utama dari visi pemberdayaan yang mereka usung.</p>
<p dir="ltr">​“Bagi kami, pertumbuhan bukan semata tentang angka, tetapi tentang semakin banyak perempuan prasejahtera yang memiliki kesempatan untukbangkit, berusaha, dan memperbaiki kehidupan keluarganya,&#8221; kata Dony Oskaria dalam keterangan resminya.</p>
<p dir="ltr">​Melalui gelora semangat gerakan #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, harapan baru bagi kelompok masyarakat subsisten ini kian nyata dirasakan oleh masyarakat luas di wilayah rural. Perluasan jaringan pelayanan hingga menjangkau daerah pelosok Indonesia, termasuk kawasan yang masuk dalam kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), menjadi bukti otentik dari komitmen nyata PNM bersama Danantara dalam merangkul kaum perempuan yang selama ini kesulitan mendapatkan kesempatan berkembang akibat keterbatasan akses perbankan konvensional.</p>
<p dir="ltr">​Langkah ekspansif ini tidak hanya menutup celah ketimpangan ekonomi antara kota dan desa, tetapi juga memberikan proteksi finansial yang aman bagi pelaku usaha mikro dari jeratan rentenir. Standardisasi tata kelola yang bersih menjadi garansi mutlak bahwa program pemberdayaan nasional ini akan memberikan efek domino jangka panjang bagi perekonomian domestik. Sebagai penutup dari pemaparannya terkait masa depan inklusi keuangan nasional, Kindaris Direktur Utama PNM memberikan pernyataan penegas.</p>
<p dir="ltr">​&#8221;Bersama Danantara, PNM ingin memastikan manfaat pemberdayaan hadir dengan tata kelola yang lebih baik, penyaluran yang lebih berkualitas, dan semangat yang tetapdekat dengan masyarakat. Agar tidak ada lagi gap akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi mereka yang tinggal di perkotaan maupun di ujung Indonesia,” tandas Kindaris.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/tembus-231-juta-nasabah-sinergi-pnm-dan-danantara-perkuat-pemberdayaan-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121709</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa</title>
		<link>https://koranindopos.com/membangun-benteng-mental-anak-dari-keluarga-sinergi-pnm-dan-kpppa-berdayakan-perempuan-bajawa/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/membangun-benteng-mental-anak-dari-keluarga-sinergi-pnm-dan-kpppa-berdayakan-perempuan-bajawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 11:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bajawa NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Keluarga.]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mental Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kpppa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[pola asuh anak]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=120992</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; Kondisi kesehatan mental anak di Indonesia kini berada dalam situasi yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), tercatat sebanyak 116 kasus pengakhiran hidup pada anak dalam rentang usia 10 hingga 18 tahun sepanjang tahun 2023 hingga 2025. Fenomena tragis ini didominasi oleh remaja pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> Kondisi kesehatan mental anak di Indonesia kini berada dalam situasi yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), tercatat sebanyak 116 kasus pengakhiran hidup pada anak dalam rentang usia 10 hingga 18 tahun sepanjang tahun 2023 hingga 2025. Fenomena tragis ini didominasi oleh remaja pada kelompok usia 13 hingga 17 tahun, yang merupakan masa-masa krusial dalam perkembangan emosional mereka.</p>
<p>Angka yang memprihatinkan tersebut menjadi alarm keras bagi lingkungan terdekat anak, terutama keluarga, untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis buah hati. Anak-anak dan remaja membutuhkan ruang yang aman untuk didengar dan dipahami, terutama saat mereka menghadapi fase transisi sekolah, mulai dari tingkat SD ke SMP hingga SMP ke SMA. Dukungan emosional yang hangat dari orang tua serta lingkungan yang bersih dari perundungan menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas mental mereka.</p>
<p>Menyikapi urgensi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia menggelar program pemberdayaan di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah nyata ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam bagi orang tua mengenai pentingnya kehadiran mereka dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara sehat dan empatis.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Bajawa ini menjadi wadah pertemuan bagi masyarakat lokal, khususnya para ibu, untuk mendalami peran strategis orang tua dalam menjaga kesehatan mental anak. Selain fokus pada pengasuhan, agenda ini juga menyentuh aspek kesehatan fisik melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Bagi anak-anak, tersedia aktivitas belajar informal yang menyenangkan untuk memastikan manfaat kegiatan ini dapat dirasakan oleh seluruh anggota keluarga.</p>
<p>Keterlibatan para ibu dalam kegiatan ini dipandang sangat penting, mengingat peran mereka sebagai pilar utama dalam keluarga. Dengan memberikan pemahaman yang tepat mengenai pola pengasuhan, diharapkan para ibu mampu menciptakan suasana rumah yang nyaman bagi kesehatan mental anak. Pendidikan karakter dan pendampingan psikologis sejak dini menjadi fokus utama agar anak-anak di NTT memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi tekanan sosial.</p>
<p>Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa pemberdayaan yang menyasar kaum perempuan memiliki dampak ganda, yakni pada aspek ekonomi dan kualitas pengasuhan anak. Menurutnya, ibu yang memiliki pengetahuan luas dan dukungan yang stabil akan mampu menjadi pelindung utama bagi perkembangan mental anak-anaknya di rumah.</p>
<p>“PNM percaya, perempuan yang berdaya dapat membawa perubahan baik di rumah maupun lingkungan sekitarnya. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung para ibu agar semakin mandiri, sekaligus lebih memahami pentingnya pola asuh yang penuh perhatian,” ujar Kindaris.</p>
<p>Tak hanya berhenti pada urusan sosial, program kolaboratif ini juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan prasejahtera di wilayah Bajawa. Salah satu langkah strategi yang dilakukan adalah mendorong pengembangan klaster usaha buah pala. Potensi komoditas lokal ini dioptimalkan agar dapat menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat melalui skema usaha ultra mikro.</p>
<p>PNM memberikan pendampingan yang komprehensif, mulai dari akses pembiayaan hingga pelatihan keterampilan usaha. Dengan adanya dukungan modal dan pengetahuan bisnis, kaum perempuan di Kabupaten Ngada kini memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan unit usaha mereka. Hal ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan dan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.</p>
<p>Integrasi antara kesejahteraan ekonomi dan penguatan pola asuh ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan keluarga yang ideal. Ketika beban ekonomi berkurang dan pengetahuan meningkat, orang tua dapat lebih fokus pada perhatian emosional kepada anak-anak mereka. Upaya holistik ini menjadi kunci dalam menekan angka kasus gangguan kesehatan mental pada anak di masa depan.<br />
Kindaris kembali menegaskan komitmen PNM dalam mengawal isu kesehatan mental ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan demi masa depan generasi muda Indonesia yang lebih baik.</p>
<p>“Kesehatan mental anak adalah tanggung jawab bersama, dan setiap anak berhak tumbuh dalam ruang yang aman, sehat, dan penuh empati,” tandas Kindaris. (RIS/Hend)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/membangun-benteng-mental-anak-dari-keluarga-sinergi-pnm-dan-kpppa-berdayakan-perempuan-bajawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>​Siasat Jitu PNM Ubah Ketakutan Ibu-Ibu Prasejahtera Jadi Modal Sukses Mandiri Finansial</title>
		<link>https://koranindopos.com/siasat-jitu-pnm-ubah-ketakutan-ibu-ibu-prasejahtera-jadi-modal-sukses-mandiri-finansial/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/siasat-jitu-pnm-ubah-ketakutan-ibu-ibu-prasejahtera-jadi-modal-sukses-mandiri-finansial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 14:44:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=119271</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; ​Langkah konkret dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia terus bergerak secara masif melalui sektor permodalan di tingkat akar rumput. Bagi sebagian besar kaum perempuan dari keluarga prasejahtera, menyentuh dunia perbankan atau memulai sebuah usaha kecil baru sering kali menjadi hal yang menakutkan dan membingungkan. Faktor birokrasi yang rumit dan ketiadaan jaminan aset kerap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> ​Langkah konkret dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia terus bergerak secara masif melalui sektor permodalan di tingkat akar rumput. Bagi sebagian besar kaum perempuan dari keluarga prasejahtera, menyentuh dunia perbankan atau memulai sebuah usaha kecil baru sering kali menjadi hal yang menakutkan dan membingungkan.</p>
<p>Faktor birokrasi yang rumit dan ketiadaan jaminan aset kerap kali menyurutkan niat mereka untuk maju. Kondisi inilah yang menjadi titik balik bagi sebuah transformasi finansial yang inklusif.</p>
<p>​Melihat tantangan nyata tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) hadir membawa solusi strategis yang memecahkan kebuntuan ekonomi masyarakat kecil. Lembaga ini tidak sekadar memberikan bantuan dana tunai tanpa agunan bagi para perempuan, melainkan juga mendirikan wadah edukasi kolektif. Melalui program pemberdayaan yang terstruktur, para ibu prasejahtera dibimbing secara berkala agar mampu mengelola modal dengan bijak dan menjalankan usaha ultra mikro secara berkelanjutan.</p>
<p>​Dedikasi Puluhan Ribu Pasukan Lapangan di Akar Rumput<br />
​Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran krusial para garda terdepan yang bergerak aktif saban pekan di berbagai penjuru wilayah. Puluhan ribu petugas lapangan atau Account Officer (AO) PNM secara konsisten mendatangi pemukiman warga, mulai dari pelataran rumah hingga balai pertemuan di perkampungan.</p>
<p>Peran mereka melampaui fungsi administrasi keuangan biasa, karena bertindak sebagai mentor yang membangkitkan rasa percaya diri serta kedisiplinan berwirausaha bagi kaum perempuan.</p>
<p>​Melalui wadah pertemuan kelompok yang digelar secara rutin, para nasabah dibekali dengan berbagai pemahaman dasar tentang manajemen keuangan domestik dan dunia usaha. Ruang interaksi ini dimanfaatkan untuk saling bertukar pikiran serta mengikis rasa cemas dalam mengelola operasional usaha mikro. Perlahan namun pasti, aktivitas ini berhasil mencetak fondasi ekonomi keluarga yang tangguh guna menopang kebutuhan finansial sehari-hari.</p>
<p>​Jangkauan Masif dan Penguatan Dampak Sosial Ekonomi<br />
​Komitmen pemberdayaan ini terus diperluas guna menjangkau kantong-kantong prasejahtera di seluruh wilayah nusantara dari Sabang sampai Merauke. Hingga saat ini, PT Permodalan Nasional Madani telah mengoperasikan sebanyak 3.655 kantor layanan yang tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Jaringan yang sangat luas ini sukses merangkul sekaligus memberikan layanan pendampingan intensif bagi sekitar 22,9 juta pelaku usaha ultra mikro.</p>
<p>​“Pendampingan yang dilakukan PNM dijalankan secara langsung oleh puluhan ribu Account Officer (AO) yang setiap minggu hadir menemui nasabah di teras rumah, balai warga, hingga lingkungan perkampungan. Kehadiran mereka bukan sekadar menyalurkan modal usaha, tetapi juga mendampingi proses tumbuhnya keberanian, disiplin dalam menjalankan usaha, hingga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi keluarga,” ujar L. Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM.</p>
<p>​Kehadiran fisik para petugas di lapangan menegaskan bahwa menyalurkan dana modal saja tidaklah cukup untuk menjamin keberhasilan usaha segmen masyarakat prasejahtera. Oleh sebab itu, alokasi biaya operasional layanan lembaga ini sengaja didesain untuk mencakup proses pembinaan berkelanjutan secara tatap muka. Pendekatan bimbingan intensif ini mencakup aktivitas edukasi sederhana terkait pengelolaan manajemen usaha serta penguatan kelompok usaha perempuan yang bertanggung jawab.</p>
<p>​Bagi jutaan nasabah di berbagai daerah, keberadaan para pendamping lapangan ini bukan sekadar representasi dari institusi keuangan formal. Mereka telah dianggap sebagai sahabat karib tempat bertukar pikiran, yang selalu bersedia mendengarkan kendala operasional sekaligus menyuntikkan motivasi moral di tengah keterbatasan. Hubungan emosional yang sehat ini membuat proses pembiayaan berjalan jauh lebih aman, produktif, dan tepat sasaran.</p>
<p>​Langkah konsisten yang ditunjukkan oleh lembaga permodalan nasional ini membuktikan bahwa pemberdayaan sosial mampu berjalan beriringan dengan penyediaan akses keuangan formal.</p>
<p>Model interaksi langsung dengan menyentuh sendi-sendi ekonomi masyarakat bawah terbukti menciptakan dampak sosial yang nyata dalam memajukan kesejahteraan keluarga. Fokus utama yang dibangun bukan sekadar perputaran uang, melainkan menciptakan ruang tumbuh yang setara bagi kaum ibu prasejahtera. (RIS/Hend)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>​</p>
<p>​</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/siasat-jitu-pnm-ubah-ketakutan-ibu-ibu-prasejahtera-jadi-modal-sukses-mandiri-finansial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119271</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT</title>
		<link>https://koranindopos.com/sinergi-pnm-dan-kpppa-mengubah-pala-ngada-menjadi-motor-ekonomi-perempuan-ntt/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/sinergi-pnm-dan-kpppa-mengubah-pala-ngada-menjadi-motor-ekonomi-perempuan-ntt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kpppa]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=119103</guid>

					<description><![CDATA[​Koranindopos.com, Jakarta – Kabupaten Ngada di Nusa Tenggara Timur kini tengah bersiap memperkuat posisi ekonominya melalui optimalisasi harta karun hijau mereka, yakni komoditas pala. Menyadari potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil langkah strategis dengan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera melalui program klasterisasi usaha berbasis potensi lokal di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>​Koranindopos.com, Jakarta –</strong> Kabupaten Ngada di Nusa Tenggara Timur kini tengah bersiap memperkuat posisi ekonominya melalui optimalisasi harta karun hijau mereka, yakni komoditas pala. Menyadari potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil langkah strategis dengan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera melalui program klasterisasi usaha berbasis potensi lokal di wilayah tersebut.</p>
<p>​Program ini merupakan buah sinergi antara PNM dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk membantu perempuan desa meningkatkan nilai ekonomi dari sumber daya alam di daerahnya. Pendekatan klasterisasi yang diusung tidak hanya sekadar mendorong masyarakat untuk menghasilkan produk, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang menyeluruh dan berkelanjutan, mulai dari tahap budidaya, pengolahan, hingga strategi pemasaran yang lebih luas.</p>
<p>​Kondisi di lapangan selama ini menunjukkan bahwa komoditas pala di Ngada memiliki peluang pasar yang sangat besar namun belum dikelola secara optimal. Sebagian besar hasil panen masyarakat masih sering dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif terbatas, padahal pala memiliki potensi nilai tambah yang tinggi apabila melalui proses pengolahan dan peningkatan kualitas produk yang mumpuni.</p>
<p>​Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa fokus utama perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah pedesaan adalah melalui pemberdayaan kaum perempuan. Semangat ini sejalan dengan kampanye #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM yang terus digalakkan oleh institusi tersebut di berbagai penjuru tanah air.</p>
<p>​“Perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan komunitas. Kami ingin mendorong perempuan di daerah memiliki kesempatan lebih luas untuk berkembang dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki, termasuk komoditas pala di Ngada,” ujarnya melalui siaran persnya.</p>
<p>​Melalui inisiatif ini, para perempuan pengusaha ultra mikro, terutama yang merupakan nasabah PNM Mekaar, diberikan pendampingan yang komprehensif. Pelatihan yang diberikan mencakup penguatan kapasitas usaha, teknik pengolahan hasil pala yang modern, standarisasi pengemasan produk, hingga pembukaan akses pasar yang lebih kompetitif guna memastikan keberlanjutan usaha mereka.</p>
<p>​Pengembangan klasterisasi pala ini juga menjadi sarana pemberdayaan sosial bagi perempuan desa sekaligus mendukung program pemerintah melalui konsep One Village One Product (OVOP). Konsep ini menitikberatkan pada pengembangan ekonomi desa yang berbasis pada potensi unggulan lokal yang memiliki nilai tambah serta daya saing kuat di pasar nasional maupun internasional.</p>
<p>​Harapan besar digantungkan pada pengembangan klaster usaha seperti pala di Ngada ini, di mana setiap daerah diharapkan mampu mengoptimalkan kekayaan alamnya menjadi produk unggulan. Langkah ini dipandang sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan di wilayah-wilayah yang memiliki potensi alam melimpah.</p>
<p>​Kolaborasi yang apik antara PNM dan KPPPA ini sekaligus menjadi bukti nyata upaya negara dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan Indonesia. Dengan tetap memanfaatkan kekayaan alam dan kearifan lokal, para perempuan di daerah diharapkan tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama dalam roda ekonomi daerah masing-masing.</p>
<p>​Kindaris kembali menegaskan optimisme perusahaan terhadap keberhasilan program ini dalam jangka panjang bagi masyarakat NTT. Ia percaya bahwa pendampingan yang konsisten akan melahirkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat tapak.</p>
<p>​“Melalui berbagai program pendampingan dan pengembangan klaster usaha, kami berharap potensi lokal di berbagai daerah dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tandas Kindaris. (RIS /Hend)</p>
<p>:</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/sinergi-pnm-dan-kpppa-mengubah-pala-ngada-menjadi-motor-ekonomi-perempuan-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi PNM dan MES, Program &#8216;Mba Maya&#8217; Perkuat Ekonomi Ibu Prasejahtera Melalui Jalur Syariah</title>
		<link>https://koranindopos.com/kolaborasi-pnm-dan-mes-program-mba-maya-perkuat-ekonomi-ibu-prasejahtera-melalui-jalur-syariah/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kolaborasi-pnm-dan-mes-program-mba-maya-perkuat-ekonomi-ibu-prasejahtera-melalui-jalur-syariah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 13:33:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mes]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=118725</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; ​PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan taringnya dalam pemberdayaan ekonomi akar rumput. Berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), PNM resmi meluncurkan program Mba Maya (Membina dan Memberdaya). Inisiatif strategis ini dirancang khusus untuk menyasar nasabah perempuan, terutama kalangan ibu-ibu prasejahtera, guna meningkatkan taraf hidup keluarga melalui ekosistem usaha yang lebih terstruktur. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta</strong> &#8211; ​PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan taringnya dalam pemberdayaan ekonomi akar rumput. Berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), PNM resmi meluncurkan program Mba Maya (Membina dan Memberdaya). Inisiatif strategis ini dirancang khusus untuk menyasar nasabah perempuan, terutama kalangan ibu-ibu prasejahtera, guna meningkatkan taraf hidup keluarga melalui ekosistem usaha yang lebih terstruktur.</p>
<p>​Program yang mengusung tema &#8220;Usaha Berkah Dalam Bingkai Ekonomi Syariah&#8221; ini menjadi bukti nyata komitmen PNM dalam mendukung kemandirian finansial perempuan. Fokus utama dari Mba Maya adalah memberikan bekal keterampilan serta pendampingan berkelanjutan agar usaha yang dijalankan para nasabah tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas dengan prinsip-prinsip syariah yang kuat.</p>
<p>​Direktur Utama PNM, Bapak Arief Mulyadi, menegaskan bahwa transformasi ke arah syariah merupakan pilar utama perusahaan saat ini. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa skema pembiayaan yang diberikan sejalan dengan nilai-nilai masyarakat Indonesia, sekaligus memberikan rasa aman dan keberkahan bagi para pelaku usaha mikro dalam mengembangkan unit bisnis mereka dari skala rumah tangga.</p>
<p>​&#8221;Kami (PNM) berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, terutama melalui ekosistem syariah. Saat ini, 73% pembiayaan PNM sudah berbasis syariah, dan kami juga telah memfasilitasi lebih dari 2.300 sertifikasi halal bagi usaha nasabah kami. Ini adalah langkah nyata kami untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia.&#8221; ujar Bapak Arief Mulyadi.</p>
<p>​Peluncuran program ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. Menteri Koperasi RI sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat MES, Bapak Ferry Juliantono, hadir langsung untuk memberikan apresiasi. Beliau menilai langkah PNM dalam membina ibu-ibu di pelosok negeri merupakan fondasi penting bagi stabilitas ekonomi nasional yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga dan desa.</p>
<p>​&#8221;Program ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo, yakni membangun dari desa dan dari bawah, untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>​Tak hanya menyoroti sisi pemberdayaan manusia, Menteri Koperasi juga memuji infrastruktur teknologi yang dimiliki oleh PNM. Keberadaan sistem pemantauan data yang canggih dinilai mampu memberikan gambaran riil mengenai kondisi ekonomi di lapangan, yang mana hal ini sangat krusial bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran dan solutif.</p>
<p>​&#8221;LPDB juga perlu mencontoh PNM yang memiliki Command Center yang menampilkan dashboard data yang bagus, sehingga bisa dicontoh Command Centernya karena penyajian data nya mampu merubah data yang statis menjadi sangat dinamis dan diperlukan untuk bahan pertimbangan pengambilan kebijakan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>​Antusiasme terhadap program Mba Maya terlihat dari partisipasi massal para nasabah. Tercatat lebih dari 30.000 peserta mengikuti rangkaian acara secara hybrid, baik hadir secara fisik maupun melalui kanal digital. Kehadiran tokoh penting seperti Direktur Pembiayaan Syariah LPDB, Bapak Ari Permana, serta Pengurus MES, Ibu Siti Ma&#8217;rifah, menambah bobot edukasi dalam sesi diskusi yang digelar.</p>
<p>​Sebagai kelanjutan dari inisiatif tahun lalu yang bertajuk #CariTauLangkahBaru, program Mba Maya diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi UMKM perempuan. Melalui sinergi antara PNM dan MES, penguatan ekonomi syariah kini tidak lagi sekadar wacana, melainkan aksi konkret yang menyentuh langsung dapur para ibu prasejahtera di seluruh penjuru Indonesia agar semakin berkembang dan mandiri. (RIS/Hend)</p>
<p>​</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kolaborasi-pnm-dan-mes-program-mba-maya-perkuat-ekonomi-ibu-prasejahtera-melalui-jalur-syariah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118725</post-id>	</item>
		<item>
		<title>​Dorong Ekonomi Pesisir, Menteri UMKM dan PNM Berdayakan Ibu-Ibu di Pulau Rinca</title>
		<link>https://koranindopos.com/dorong-ekonomi-pesisir-menteri-umkm-dan-pnm-berdayakan-ibu-ibu-di-pulau-rinca/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dorong-ekonomi-pesisir-menteri-umkm-dan-pnm-berdayakan-ibu-ibu-di-pulau-rinca/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 02:16:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri UMKM Maman Abdurrahman]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=118343</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; ​Potensi ekonomi di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur kini tengah menjadi sorotan utama pemerintah. Desa Pasir Panjang yang terletak di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, memiliki karakteristik unik dengan 70 persen penduduknya yang menggantungkan hidup sebagai nelayan. Selain sektor perikanan, desa ini menyimpan potensi pariwisata yang sangat besar untuk dikembangkan demi meningkatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> ​Potensi ekonomi di wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur kini tengah menjadi sorotan utama pemerintah. Desa Pasir Panjang yang terletak di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, memiliki karakteristik unik dengan 70 persen penduduknya yang menggantungkan hidup sebagai nelayan. Selain sektor perikanan, desa ini menyimpan potensi pariwisata yang sangat besar untuk dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal melalui jalur usaha mikro.</p>
<p>​Melihat peluang tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman melakukan kunjungan kerja langsung ke Pulau Rinca pada Rabu, 26 April 2026. Kehadiran Menteri Maman bertujuan untuk meninjau efektivitas program pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan berdialog dengan pelaku usaha ultra mikro. Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM di wilayah yang aksesnya tergolong menantang seperti kepulauan di NTT.</p>
<p>​Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi motor penggerak dalam pendampingan masyarakat prasejahtera di pulau ini, khususnya kelompok perempuan. Melalui program PNM Mekaar, lembaga ini memberikan akses permodalan sekaligus edukasi berkelanjutan. Langkah ini diambil agar ibu-ibu di Desa Pasir Panjang tidak hanya mampu bertahan hidup, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi yang kuat untuk mendukung stabilitas keuangan keluarga mereka sehari-hari.</p>
<p>​Dalam agenda tersebut, PNM bersama pemerintah daerah menyelenggarakan Pelatihan Mba Maya (Membina dan Memberdaya) bagi nasabah Mekaar. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan serta memperbaiki kualitas produksi usaha mereka. Pengelolaan usaha yang profesional menjadi kunci agar produk hasil olahan pesisir atau jasa pariwisata di Pulau Rinca mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan menarik minat wisatawan.</p>
<p>​Tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, PNM juga menunjukkan kepedulian terhadap kualitas sumber daya manusia dengan menghadirkan Ruang Pintar PNM. Berkolaborasi dengan Pojok Baca Rinca, fasilitas ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana pendidikan dan peningkatan kapasitas menjadi fondasi utama bagi masyarakat untuk naik kelas.</p>
<p>​Selain edukasi, akses kesehatan turut menjadi poin penting dalam kunjungan kerja kali ini. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis disediakan bagi masyarakat pesisir untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap prima dalam menjalankan usaha. Integrasi antara bantuan modal, pendidikan, dan kesehatan ini merupakan strategi komprehensif untuk mengangkat taraf hidup warga di daerah terpencil agar mampu keluar dari jeratan kemiskinan ekstrem.</p>
<p>​Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan PNM. Menurutnya, sinergi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program-program bantuan pemerintah tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat bawah. Dialog langsung dengan para ibu nasabah binaan di Desa Pasir Panjang memperkuat fakta bahwa dukungan modal mikro sangat krusial bagi mereka.</p>
<p>​“Alhamdulillah rangkaian kegiatan kami di NTT bersama Pak Gubernur NTT dan PNM berjalan baik, termasuk mendorong peningkatan alokasi dana KUR untuk masyarakat. Kami juga berkunjung ke Desa Pasir Panjang, Kepulauan Rinca, untuk berdialog langsung dengan ibu-ibu nasabah binaan PNM. Mereka menyampaikan bahwa program Mekaar sangat membantu perekonomian dan kebutuhan sehari-hari, dan ke depan diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari PNM,” kata Menteri UMKM, Maman Abdurrahman.</p>
<p>​Melalui inisiatif ini, PNM optimistis bahwa pemberdayaan perempuan pesisir akan membuka pintu peluang usaha yang lebih luas, terutama yang berbasis pada keunggulan lokal dan pariwisata bahari. Keberlanjutan program menjadi fokus utama agar kemandirian ekonomi tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi identitas baru bagi masyarakat Pulau Rinca. PNM berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memperluas akses pemberdayaan ke pelosok negeri lainnya.</p>
<p>​Program ini juga merupakan kelanjutan dari inisiatif tahun lalu yang bertajuk #CariTauLangkahBaru, guna memperluas dampak positif bagi nasabah unggulan. Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur dapat melaju lebih pesat. Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat, potensi lokal di daerah pesisir mampu menjadi tulang punggung ekonomi nasional. (RIS/Hend)</p>
<p>​</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dorong-ekonomi-pesisir-menteri-umkm-dan-pnm-berdayakan-ibu-ibu-di-pulau-rinca/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Spirit Kartini dari Pesisir Pati: Kisah Ibu Eko Purwanti Berdayakan Perempuan Lewat Olahan Laut</title>
		<link>https://koranindopos.com/spirit-kartini-dari-pesisir-pati-kisah-ibu-eko-purwanti-berdayakan-perempuan-lewat-olahan-laut/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/spirit-kartini-dari-pesisir-pati-kisah-ibu-eko-purwanti-berdayakan-perempuan-lewat-olahan-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 03:49:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukatif & Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Eko Purwanti]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=117760</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; ​Peringatan Hari Kartini di era modern kini telah bertransformasi, tidak lagi sekadar simbol emansipasi yang dirayakan setahun sekali. Lebih dari itu, momen ini menjadi cermin refleksi atas ketangguhan, keberanian berpikir terbuka, dan semangat pantang menyerah yang membara di tengah keterbatasan. Nilai-nilai luhur tersebut kini nyata hidup dalam derap langkah perempuan-perempuan tangguh di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> ​Peringatan Hari Kartini di era modern kini telah bertransformasi, tidak lagi sekadar simbol emansipasi yang dirayakan setahun sekali. Lebih dari itu, momen ini menjadi cermin refleksi atas ketangguhan, keberanian berpikir terbuka, dan semangat pantang menyerah yang membara di tengah keterbatasan. Nilai-nilai luhur tersebut kini nyata hidup dalam derap langkah perempuan-perempuan tangguh di wilayah pesisir yang terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.</p>
<p>​Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Ibu Eko Purwanti, seorang nasabah inspiratif dari PNM Cabang Pati. Di tangannya, hasil kekayaan laut pesisir disulap menjadi usaha rengginang olahan laut dan katering yang menjanjikan. Namun, apa yang dilakukan Ibu Eko jauh melampaui sekadar mencari keuntungan pribadi; ia membawa misi kemanusiaan dan ekonomi kerakyatan ke dalam setiap paket rengginang yang ia produksi.</p>
<p>​Melalui usaha yang dirintisnya, Ibu Eko tidak hanya berfokus pada keberlangsungan ekonomi keluarganya sendiri. Ia menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan aktif berkontribusi dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Program ini menyasar anak-anak yang memerlukan perhatian khusus terkait asupan gizi, sebuah langkah nyata dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat dari garis pantai.</p>
<p>​Ketangguhan Ibu Eko juga terlihat dari caranya merangkul lingkungan sekitar. Ia mengajak ibu-ibu di wilayah pesisir untuk tidak hanya diam, melainkan bergerak bersama memproduksi rengginang olahan laut. Pendekatan klasterisasi ini menjadi kunci bagaimana sebuah usaha mikro dapat memberikan dampak kolektif bagi komunitas perempuan di wilayah tersebut agar memiliki kemandirian finansial.</p>
<p>​Ibu Eko Purwanti mengungkapkan harapan besar dibalik kerja keras yang ia jalani setiap harinya bersama warga sekitar.</p>
<p>​“Saya berharap usaha ini bisa terus berjalan. Bukan hanya untuk menghidupi keluarga saya, tapi juga supaya ibu-ibu di sekitar saya bisa ikut merasakan punya penghasilan, pelan-pelan kita saling menguatkan, semangat bersama dalam klasterisasi hasil olahan laut dan mau maju bersama,&#8221; ujar Ibu Eko dalam keterangan resminya.</p>
<p>​Langkah yang diambil Ibu Eko adalah representasi dari nilai Kartini masa kini. Di tengah berbagai keterbatasan geografis dan ekonomi, ia tetap melangkah maju dan membuka pintu peluang bagi perempuan lain untuk tumbuh bersama.</p>
<p>Bagi masyarakat di sekelilingnya, sosoknya bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan motor penggerak perubahan yang menghadirkan keharmonisan melalui pendekatan klasterisasi usaha yang sangat solid.</p>
<p>​Keberhasilan Ibu Eko tentu tidak lepas dari dukungan sistematis yang diberikan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis tiga modal utama—yakni modal intelektual lewat pelatihan, modal finansial melalui akses pembiayaan, serta modal sosial lewat penguatan kelompok—PNM memastikan para perempuan prasejahtera dapat berkembang secara berkelanjutan di seluruh pelosok Indonesia.</p>
<p>​Hingga saat ini, komitmen PNM dalam mendampingi kaum hawa telah menjangkau angka yang fantastis, yakni lebih dari 22,9 juta nasabah perempuan di tanah air. Kehadiran PNM di wilayah pesisir seperti di Pati merupakan bukti nyata bahwa setiap perempuan, apa pun latar belakangnya, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses permodalan dan pembinaan yang mumpuni.</p>
<p>​Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh perjuangan ibu-ibu di wilayah pesisir agar mampu berdiri tegak secara ekonomi.</p>
<p>​“Kami hadir mendampingi ibu-ibu di pesisir untuk tumbuh dan berdaya. Melalui hasil olahan laut, mereka tidak hanya berdaya secara ekonomi, namun juga memberdayakan sesama dan tumbuh bersama,” ujar Dodot.</p>
<p>​Pada akhirnya, kisah inspiratif dari Ibu Eko Purwanti memberikan pesan kuat bahwa semangat Kartini tidak akan pernah padam oleh waktu. Semangat itu terus berdenyut dalam setiap langkah perempuan yang berani mencoba hal baru, berani berbagi ilmu, dan saling menguatkan satu sama lain. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar setiap usaha kecil dapat mekar menjadi dampak besar bagi bangsa. (RIS/Hend)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/spirit-kartini-dari-pesisir-pati-kisah-ibu-eko-purwanti-berdayakan-perempuan-lewat-olahan-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117760</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
