<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>polda metrojaya &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/polda-metrojaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Dec 2021 04:58:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>polda metrojaya &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Jadi Tersangka</title>
		<link>https://koranindopos.com/pengeroyok-polisi-di-pondok-indah-jadi-tersangka/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pengeroyok-polisi-di-pondok-indah-jadi-tersangka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2021 02:56:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[polda metrojaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=3820</guid>

					<description><![CDATA[KOTA TANGSEL, koranindopos.com-Enam pelaku pengeroyokan anggota Sabhara Polres Tangerang Selatan Brigadir Irawan Lombu ditetapkan sebagai tersangka. Inisial mereka adalah FP, JW, N, FA, BB, dan A. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di kawasan Bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Selasa (7/12). Korban menjadi sasaran tindak kekerasan karena berupaya membubarkan aksi balap liar. “Para tersangka ini merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/Unknown-5-3.jpeg" alt="Unknown 5 3 - Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Jadi Tersangka" class="wp-image-3821" title="Pengeroyok Polisi di Pondok Indah Jadi Tersangka 1" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/Unknown-5-3.jpeg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/Unknown-5-3-300x169.jpeg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/12/Unknown-5-3-768x432.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>IST<br>UNGKAP KASUS: Jajaran Polda Metro Jaya memperlihatkan barang bukti alat kejahatan enam tersangka pengeroyokan anggota Sabhara Polres Tangerang Selatan Brigadir Irawan Lombu.</figcaption></figure>



<p></p>



<p><strong>KOTA TANGSEL</strong>, <strong><em>koranindopos.com</em></strong>-Enam pelaku pengeroyokan anggota Sabhara Polres Tangerang Selatan Brigadir Irawan Lombu ditetapkan sebagai tersangka. Inisial mereka adalah FP, JW, N, FA, BB, dan A. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di kawasan Bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Selasa (7/12). Korban menjadi sasaran tindak kekerasan karena berupaya membubarkan aksi balap liar.</p>



<p>“Para tersangka ini merupakan satu kelompok yang kerap menggelar aksi balap liar,&#8221; kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan pada Rabu (9/12).</p>



<p>Zulpan menjelaskan, aksi kekerasan itu bermula dari terganggunya arus lalu lintas di Jalan Raya Pondok Indah karena aksi dari kelompok pelaku yang menutup jalan. Mereka menggunakan ruas jalan untuk balapan liar.</p>



<p>Saat itu, korban bersama istrinya kebetulan sedang melintas sekitar pukul 03.00. Melihat kondisi tersebut, korban langsung turun dan membubarkan aksi balap liar tersebut.</p>



<p>Namun, tindakan korban tersebut justru direspons anarkistis oleh para pelaku. Sebagain pelaku berteriak-teriak untuk memprovokasi. Salah satunya meneriaki korban sebagai polisi gadungan. Situasi kian tak terkendali, para pelaku lantas mengeroyok korban. (fri/brg)</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pengeroyok-polisi-di-pondok-indah-jadi-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Jakbar Ciduk 1 WNA Penipu Dollar Palsu</title>
		<link>https://koranindopos.com/polres-jakbar-ciduk-1-wna-penipu-dollar-palsu/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/polres-jakbar-ciduk-1-wna-penipu-dollar-palsu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 22:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[polda metrojaya]]></category>
		<category><![CDATA[Uang Palsu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=2589</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, koranindopos.com – Satreskrim Polres Jakarta Barat menangkap pelaku penipuan dengan modus uang palsu atau black dollar. Seorang pelaku diketahui merupakan warga negara asing (WNA). “Benar anggota kami telah mengamankan beberapa pelaku penipuan dengan modus black dollar yang telah merugikan warga,” ungkap Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (4/11/2021). Kasatreskrim Polres Jakarta Barat Kompol Joko Dwi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="620" height="413" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/11/polres-jakbar-ciduk-1-wna-penipu-dollar-palsu-cww.jpg" alt="polres jakbar ciduk 1 wna penipu dollar palsu cww - Polres Jakbar Ciduk 1 WNA Penipu Dollar Palsu" class="wp-image-2590" title="Polres Jakbar Ciduk 1 WNA Penipu Dollar Palsu 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/11/polres-jakbar-ciduk-1-wna-penipu-dollar-palsu-cww.jpg 620w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2021/11/polres-jakbar-ciduk-1-wna-penipu-dollar-palsu-cww-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /><figcaption>Dok :  <a href="https://humas.polri.go.id/author/oprspitpoldametro/" rel="nofollow noopener" target="_blank">POLDA METRO JAYA</a></figcaption></figure>



<p></p>



<p><strong>JAKARTA</strong>, <strong><em>koranindopos.com</em></strong> – Satreskrim<strong> <a href="https://www.sindonews.com/topic/1621/polres-jakarta-barat" rel="nofollow noopener" target="_blank">Polres Jakarta Barat</a> </strong>menangkap pelaku penipuan dengan modus <strong><a href="https://www.sindonews.com/topic/1196/uang-palsu" rel="nofollow noopener" target="_blank">uang palsu</a> </strong>atau black dollar. Seorang pelaku diketahui merupakan warga negara asing (WNA).</p>



<p>“Benar anggota kami telah mengamankan beberapa pelaku penipuan dengan modus black dollar yang telah merugikan warga,” ungkap Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (4/11/2021).</p>



<p>Kasatreskrim Polres Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menuturkan, pelaku menawarkan diri kepada korban untuk jadi investor peternakan ayam. Dengan keuntungan berlipat ganda yang akan diterima oleh korban dalam bentuk mata uang dollar.</p>



<p>“Kasusnya penipuan, pelaku menawarkan untuk jadi investor usaha ternak ayam,” tuturnya.</p>



<p>Seiring berjalannya waktu, uang dollar yang diserahkan korban ke pelaku tak kunjung balik. “Duit yang dijanjikan ternyata palsu dan duit korban juga dibawa,” kata Joko.</p>



<p>Atas kejadian itu korban melapor ke Polrestro Jakarta Barat. Dari laporan itu polisi bergerak dan pelaku berhasil diamankan. Saat ditanya jumlah kerugian dari korban dan pelaku lainnya, Avril belum dapat menjelaskan secara rinci.</p>



<p>“Dua pelaku sudah dibawa ke Mapolres untuk diperiksa, kami akan mengembangkan kasus dan nanti secepatnya akan kami rilis,” ucap Avril. (dni)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/polres-jakbar-ciduk-1-wna-penipu-dollar-palsu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curi Kode OTP, Kuras Saldo 14 Nasabah Rp 2 M</title>
		<link>https://koranindopos.com/curi-kode-otp-kuras-saldo-14-nasabah-rp-2-m/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/curi-kode-otp-kuras-saldo-14-nasabah-rp-2-m/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2021 03:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[tidak kategori]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[pembobol rekening]]></category>
		<category><![CDATA[polda metrojaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=1435</guid>

					<description><![CDATA[KEBAYORAN BARU, koranindopos.com – Jangan sembarang memberikan kode OTP atau One-Time Password kepada orang lain. Kasus yang menimpa 14 nasabah bank swasta ini cukup menjadi pelajaran. Sindikat pembobol rekening berhasil menguras isi saldo mereka cukup dengan mencuri kode rahasia tersebut. Setidaknya, para tersangka telah mengumpulkan Rp 2 miliar dari belasan korban itu. &#160; Kasus itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>KEBAYORAN BARU,<em> koranindopos.com</em> – Jangan sembarang memberikan kode OTP atau <em>One-Time Password</em> kepada orang lain. Kasus yang menimpa 14 nasabah bank swasta ini cukup menjadi pelajaran. Sindikat pembobol rekening berhasil menguras isi saldo mereka cukup dengan mencuri kode rahasia tersebut. Setidaknya, para tersangka telah mengumpulkan Rp 2 miliar dari belasan korban itu. &nbsp;</p>



<p>Kasus itu diungkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (13/10/2021).&nbsp;</p>



<p>Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari adanya pengaduan sejumlah nasabah ke kantor bank swasta bahwa uang di rekening mereka terkuras habis, padahal tidak merasa menarik. Aduan tersebut terjadi pada Juni 2021. ”Pengungkapan kasus akses ilegal korban 14 nasabah bank yang merasa tidak pernah melakukan transaksi, tapi isi rekeningnya dipindah ke para tersangka,’’ kata Yusri.</p>



<p>Setelah menyelidiki, polisi menangkap dua tersangka berinisial O dan D. Dua orang lagi masih berada dalam pengejaran. Modus pengalihan akun tersebut dilakukan dengan cara menelepon para korban. Tersangka mengaku sebagai staf salah satu produk digital milik bank swasta tersebut.</p>



<p>’’Kepada penyidik, pelaku mengaku sebagai staf BTPN Jenius. Korban mengikuti petunjuk pelaku dengan mengirimkan <em>login</em> atau daftar di Jenius. <em>Login</em> dalam <em>link</em> tersebut harus diisi dengan data nasabah dan kode OTP,’’ terangnya.</p>



<p>Setelah berhasil menguasai identitas dan akun nasabah, tersangka mengambil alih semua saldo di rekening mereka. ’’Saat OTP sudah keluar, otomatis data nasabah tersebut diambil alih oleh pelaku. Kemudian, dia menguras habis saldo para korbannya. Dari 14 korban, kerugian sekitar Rp 2 miliar,’’ terangnya.</p>



<p>Yusri menerangkan, polisi juga mendapati dua senjata api dan barang bukti lainnya dari tangan kedua pelaku. ’’Saat digeledah, banyak bukti yang kami amankan di tempat pelaku. Di antaranya, kartu-kartu ATM, <em>handphone</em>, dan senjata,’’ jelasnya.</p>



<p>Kedua pelaku ditangkap pada akhir Oktober di daerah Sumatera Selatan. ’’Kami juga mendalami dari mana senjata api itu didapat,’’ paparnya.</p>



<p>Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal berlapis, yakni pasal 30 <em>juncto</em> 46 dan pasal 32 <em>juncto</em> pasal 40 tentang tindak pidana ITE. Kemudian, Undang-Undang Darurat Nomor 15 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api. Keduanya terancam 12 tahun penjara atas kepemilikan senjata api tersebut. (fri/brg)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/curi-kode-otp-kuras-saldo-14-nasabah-rp-2-m/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
