<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Sounds Project &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/the-sounds-project/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 14:20:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>The Sounds Project &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>The Sounds Project Kecam Challenge Al-Qur&#8217;an Berhadiah Miras, Sponsor Diminta Bertanggung Jawab</title>
		<link>https://koranindopos.com/the-sounds-project-kecam-challenge-al-quran-berhadiah-miras-sponsor-diminta-bertanggung-jawab/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/the-sounds-project-kecam-challenge-al-quran-berhadiah-miras-sponsor-diminta-bertanggung-jawab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 02:39:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[The Sounds Project]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125253</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com &#8211; JAKARTA – Manajemen The Sounds Project menyatakan marah dan kecewa atas aksi tantangan melafalkan Al-Qur&#8217;an dengan imbalan minuman keras yang berlangsung di booth Newport dalam festival musik tersebut. Pernyataan itu disampaikan manajemen The Sounds Project setelah video aksi tersebut viral di media sosial. Pihak penyelenggara menegaskan tidak membenarkan tindakan yang menjadikan agama sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://Koranindopos.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">Koranindopos.com</a> &#8211; JAKARTA</strong> – Manajemen <strong>The Sounds Project</strong> menyatakan marah dan kecewa atas aksi tantangan melafalkan Al-Qur&#8217;an dengan imbalan minuman keras yang berlangsung di booth Newport dalam festival musik tersebut.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan manajemen The Sounds Project setelah video aksi tersebut viral di media sosial. Pihak penyelenggara menegaskan tidak membenarkan tindakan yang menjadikan agama sebagai bagian dari tantangan maupun sarana promosi produk.</p>
<p>“Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut,” tulis manajemen The Sounds Project melalui akun Instagram @thesoundsproject.</p>
<p>Manajemen menegaskan bahwa penggunaan agama sebagai materi <em>challenge</em> ataupun promosi produk bukan bagian dari konsep acara yang mereka setujui.</p>
<p>“Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” lanjut pernyataan tersebut.</p>
<p>The Sounds Project juga menjelaskan bahwa aktivitas tersebut tidak pernah diarahkan maupun mendapatkan persetujuan dari pihak penyelenggara.</p>
<p>Namun, manajemen menyebut kejadian tersebut melibatkan sejumlah pihak. Karena itu, pihak penyelenggara memilih memastikan terlebih dahulu fakta dan pihak-pihak yang terlibat sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.</p>
<p>“Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan,” tulis manajemen.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kasus tidak hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, tetapi juga berdasarkan hasil penelusuran terhadap kejadian di lokasi.</p>
<p>Atas insiden tersebut, manajemen The Sounds Project menyatakan telah memberikan teguran kepada pihak sponsor terkait.</p>
<p>Sponsor juga diminta untuk menyelesaikan persoalan tersebut hingga tuntas, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung dalam aksi tersebut.</p>
<p>“Kami telah menegur pihak sponsor terkait dan meminta mereka untuk menyelesaikan kasus ini hingga tuntas,” tulis manajemen.</p>
<p>The Sounds Project mengatakan akan melakukan pengawasan terhadap proses tersebut agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.</p>
<p>“Kami melakukan pengawasan ketat agar pihak sponsor segera mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat langsung pada insiden tersebut untuk dapat dipertanggungjawabkan secara penuh,” lanjut pernyataan tersebut.</p>
<p>Selain meminta pihak sponsor mengambil tanggung jawab, manajemen The Sounds Project juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal.</p>
<p>Evaluasi tersebut ditujukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi dalam penyelenggaraan acara mendatang.</p>
<p>Manajemen menegaskan bahwa penghormatan terhadap agama dan keyakinan seluruh penonton merupakan salah satu nilai yang mereka pegang dalam setiap penyelenggaraan The Sounds Project.</p>
<p>Pihak penyelenggara pun memastikan insiden tersebut menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti melalui proses evaluasi serta penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat.(dhil/kmps)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/the-sounds-project-kecam-challenge-al-quran-berhadiah-miras-sponsor-diminta-bertanggung-jawab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pernyataan Resmi Newport Usai Video Viral Pengunjung Baca Al-Qur&#8217;an di Festival Musik</title>
		<link>https://koranindopos.com/pernyataan-resmi-newport-usai-video-viral-pengunjung-baca-al-quran-di-festival-musik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pernyataan-resmi-newport-usai-video-viral-pengunjung-baca-al-quran-di-festival-musik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 11:38:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film dan Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Clarification]]></category>
		<category><![CDATA[Handoko Sasongko]]></category>
		<category><![CDATA[JAKARTA]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Newport]]></category>
		<category><![CDATA[The Sounds Project]]></category>
		<category><![CDATA[Video Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=125216</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; Gelaran festival musik The Sounds Project yang berlangsung di Jakarta pada Minggu (9/8/2026) mendadak menjadi sorotan publik. Sebuah video pendek yang merekam aktivitas di booth Newport mendadak tular di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang protes. Dalam tayangan berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang pengunjung sedang melantunkan hafalan Surah Ad-Duha. Narasi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> Gelaran festival musik The Sounds Project yang berlangsung di Jakarta pada Minggu (9/8/2026) mendadak menjadi sorotan publik. Sebuah video pendek yang merekam aktivitas di booth Newport mendadak tular di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang protes.</p>
<p>Dalam tayangan berdurasi singkat tersebut, terlihat seorang pengunjung sedang melantunkan hafalan Surah Ad-Duha. Narasi yang menyertai video itu mengklaim bahwa pengunjung yang berhasil menghafal surat Al-Qur&#8217;an akan mendapatkan hadiah berupa satu botol minuman keras secara cuma-cuma.</p>
<p>Sontak, rekaman tersebut memicu reaksi keras dari warganet di media sosial. Banyak pihak menyuarakan kekecewaan mendalam lantaran bentuk promosi tersebut dinilai sangat tidak pantas dan mencederai nilai-nilai keagamaan.</p>
<p>Menanggapi kegaduhan yang meluas, pihak manajemen Newport bergerak cepat dengan merilis pernyataan tertulis. Newport secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Muslim, tokoh agama, serta masyarakat Indonesia atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.<br />
Pihak perusahaan menegaskan bahwa aksi di panggung tersebut sama sekali bukan bagian dari agenda resmi. Manajemen menyebutkan bahwa kegiatan itu murni aksi mendadak tanpa ada perencanaan dari panitia.</p>
<p>&#8220;Newport perlu meluruskan bahwa aktivitas tersebut bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport. Aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi,&#8221; tulis Direktur Newport, Handoko Sasongko dalam keterangan resminya.</p>
<p>Selain memberikan klarifikasi, pihak manajemen juga mengakui adanya celah ketatnya kontrol di area acara. Mereka sangat menyayangkan kegagalan petugas dalam mengantisipasi aksi spontan yang berujung pada polemik keagamaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami menyesal adanya kelemahan dalam pengawasan terhadap pengunjung yang bisa mengambil alih mic dari MC di lapangan, sehingga tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, keyakinan, budaya serta adat istiadat yang dijunjung oleh masyarakat dapat terjadi,&#8221; tulisnya lagi.</p>
<p>Sebagai langkah konkret, pihak eksekutif perusahaan telah menjalankan investigasi internal untuk membenahi sistem kerja. Sanksi tegas telah dijatuhkan kepada pihak terkait guna memastikan kepatuhan standar kerja di area lapangan.</p>
<p>&#8220;Kejadian ini merupakan peringatan keras sekaligus bahan refleksi mendalam bagi kami untuk segera merumuskan standar operasional (strict guidelines) secara lebih ketat, dengan menempatkan aspek kehormatan terhadap nilai religi, adat istiadat, serta etika kemasyarakatan sebagai landasan. Manajemen Newport berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan pernah terulang kembali di masa mendatang,&#8221; jelas Handoko.</p>
<p>&#8220;Demikian pernyataan resmi ini, sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dengan penuh kerendahan hati,&#8221; tutup Handoko. (BRG/Hend)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pernyataan-resmi-newport-usai-video-viral-pengunjung-baca-al-quran-di-festival-musik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
