<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Vaksin &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/vaksin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Feb 2025 07:15:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Vaksin &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Aturan Baru Wajib Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umrah Mulai Februari 2025</title>
		<link>https://koranindopos.com/aturan-baru-wajib-vaksin-meningitis-untuk-jemaah-umrah-mulai-februari-2025/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/aturan-baru-wajib-vaksin-meningitis-untuk-jemaah-umrah-mulai-februari-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 07:15:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[umrah]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=88559</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Mulai Februari 2025, Otoritas Kesehatan Arab Saudi mewajibkan semua jemaah umrah dari berbagai negara untuk mendapatkan vaksin meningitis. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari pedoman kesehatan terbaru yang ditujukan untuk menjaga keselamatan para pelaku ibadah di tanah suci. Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengharuskan semua jemaah umrah untuk melakukan vaksin meningitis setidaknya 10 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Mulai Februari 2025, Otoritas Kesehatan Arab Saudi mewajibkan semua jemaah umrah dari berbagai negara untuk mendapatkan vaksin meningitis. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari pedoman kesehatan terbaru yang ditujukan untuk menjaga keselamatan para pelaku ibadah di tanah suci.</p>
<p>Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengharuskan semua jemaah umrah untuk melakukan vaksin meningitis setidaknya 10 hari sebelum keberangkatan menuju Arab Saudi. Vaksinasi ini berlaku untuk seluruh jemaah yang berusia satu tahun ke atas, tanpa memandang negara asal.</p>
<p>Jenis vaksin yang wajib diterima oleh para jemaah adalah vaksin Meningococcal ACYWX (konjugat polisakarida) atau vaksin polisakarida Meningokokus quadrivalent (ACYW-135). Sertifikat vaksinasi, yang mencantumkan nama, jenis vaksin, dan tanggal pemberian, harus diperoleh oleh setiap jemaah dan berlaku selama tiga tahun.</p>
<p>Meningitis adalah peradangan pada jaringan yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang, yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasit. Meningitis bakteri merupakan bentuk yang paling berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, vaksinasi ini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit tersebut, terutama di tempat-tempat dengan konsentrasi orang banyak, seperti di Masjidil Haram.</p>
<p>Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengimbau agar Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) memastikan bahwa setiap jemaah umrah yang mereka fasilitasi telah menerima vaksinasi meningitis dan memiliki buku kuning sebagai bukti vaksinasi.</p>
<p>Penting bagi para jemaah untuk mematuhi aturan ini agar perjalanan ibadah umrah mereka berjalan dengan aman dan nyaman, tanpa terhambat oleh masalah kesehatan yang dapat membahayakan diri mereka atau orang lain.</p>
<p>Dengan kebijakan baru ini, Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan keselamatan semua jemaah yang datang untuk melaksanakan ibadah umrah, serta mengurangi potensi penyebaran penyakit menular.(dhil)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/aturan-baru-wajib-vaksin-meningitis-untuk-jemaah-umrah-mulai-februari-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88559</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arab Saudi Wajibkan Vaksin Meningitis bagi Jemaah Umrah Mulai 1 Februari 2025</title>
		<link>https://koranindopos.com/arab-saudi-wajibkan-vaksin-meningitis-bagi-jemaah-umrah-mulai-1-februari-2025/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/arab-saudi-wajibkan-vaksin-meningitis-bagi-jemaah-umrah-mulai-1-februari-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Affandy]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 04:29:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Umroh]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=86637</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Otoritas Penerbangan Arab Saudi (The General Authority of Civil Aviation / GACA) telah mengeluarkan aturan baru terkait syarat vaksinasi bagi jemaah umrah atau mereka yang melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Berdasarkan edaran yang diterbitkan pada 7 Januari 2025, pemerintah Arab Saudi mewajibkan semua pemegang visa—tanpa memandang jenis visa—untuk memiliki sertifikat vaksin meningitis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex-shrink-0 flex flex-col relative items-end">
<div>
<div class="pt-0">
<div class="gizmo-bot-avatar flex h-8 w-8 items-center justify-center overflow-hidden rounded-full">
<div class="relative p-1 rounded-sm flex items-center justify-center bg-token-main-surface-primary text-token-text-primary h-8 w-8"><strong><a href="http://koranindopos.com">koranindopos.com</a></strong> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Otoritas Penerbangan Arab Saudi (The General Authority of Civil Aviation / GACA) telah mengeluarkan aturan baru terkait syarat vaksinasi bagi jemaah umrah atau mereka yang melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Berdasarkan edaran yang diterbitkan pada 7 Januari 2025, pemerintah Arab Saudi mewajibkan semua pemegang visa—tanpa memandang jenis visa—untuk memiliki sertifikat vaksin meningitis sebelum memasuki wilayah negara tersebut.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn">
<div class="flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex max-w-full flex-col flex-grow">
<div class="min-h-8 text-message flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="e3b94875-22f5-4f8d-8aee-f80caa7d575f" data-message-model-slug="gpt-4o-mini">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<p>Aturan ini berlaku efektif mulai 1 Februari 2025, dan seluruh maskapai penerbangan yang beroperasi di Arab Saudi diwajibkan untuk mematuhi ketentuan tersebut. Dengan demikian, jemaah umrah yang hendak berangkat ke Tanah Suci mulai bulan depan wajib menunjukkan bukti vaksinasi <em>meningitis quadrivalent</em> sebagai salah satu syarat perjalanan.</p>
<p>Seperti yang dilaporkan oleh media lokal Inside the Haramain, peraturan ini berlaku untuk semua pemegang visa yang hendak berkunjung ke Arab Saudi, baik itu visa umrah, haji, atau visa kunjungan lainnya. Vaksin yang diwajibkan adalah vaksin meningitis jenis quadrivalent, yang dapat memberikan perlindungan terhadap empat jenis bakteri penyebab meningitis, yakni Neisseria meningitidis kelompok A, C, W, dan Y.</p>
<p>Kewajiban vaksinasi ini diambil oleh pemerintah Arab Saudi untuk melindungi kesehatan jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia, mengingat padatnya jumlah orang yang berkumpul di lokasi-lokasi suci seperti Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.</p>
<p>Bagi jemaah yang hendak menjalankan ibadah umrah mulai 1 Februari 2025, aturan ini menjadi hal baru yang perlu diperhatikan. Mereka wajib mendapatkan vaksinasi meningitis dan menyertakan sertifikat vaksinasi yang sah sebagai bagian dari persyaratan administrasi perjalanan. Ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan umat yang melakukan ibadah di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh banyak orang dari berbagai negara.</p>
<p>Aturan vaksin meningitis ini memberikan jaminan bahwa kesehatan para jemaah umrah lebih terjaga, sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit meningitis yang bisa terjadi dalam kerumunan orang dalam kegiatan ibadah.(dhil)</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/arab-saudi-wajibkan-vaksin-meningitis-bagi-jemaah-umrah-mulai-1-februari-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86637</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Bio Farma Raih Sertifikasi WHO, PLN Suplai Listrik Andal untuk Tingkatkan Produksi Vaksin</title>
		<link>https://koranindopos.com/dukung-bio-farma-raih-sertifikasi-who-pln-suplai-listrik-andal-untuk-tingkatkan-produksi-vaksin/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dukung-bio-farma-raih-sertifikasi-who-pln-suplai-listrik-andal-untuk-tingkatkan-produksi-vaksin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2025 08:43:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Bio Farma]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN (Persero)]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=86177</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Bandung. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) berhasil meningkatkan daya listrik pabrik vaksin milik PT Bio Farma (Persero) dari 15 ribu kiloVolt Ampere (kVA) menjadi lebih dari 27 ribu kVA, pada Jumat (27/12). Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung Bio Farma meningkatkan kapasitas produksinya sekaligus mempercepat upaya meraih sertifikasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Bandung</strong>. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Jawa Barat (UID Jabar) berhasil meningkatkan daya listrik pabrik vaksin milik PT Bio Farma (Persero) dari 15 ribu kiloVolt Ampere (kVA) menjadi lebih dari 27 ribu kVA, pada Jumat (27/12). Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung Bio Farma meningkatkan kapasitas produksinya sekaligus mempercepat upaya meraih sertifikasi World Health Organization (WHO).</p>
<p>Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto, menyatakan bahwa suplai listrik andal dari PLN sangat membantu perusahaan untuk memenuhi standar internasional dan memperkuat posisi di pasar global.</p>
<p>“Untuk meningkatkan kapasitas produksi kami, tentunya memerlukan dukungan energi listrik yang mumpuni. Selain itu, energi listrik yang andal sangat penting bagi kami untuk memenuhi standar internasional dan mendukung target sertifikasi WHO,” kata Bambang.</p>
<p>Bambang melanjutkan, dengan penambahan daya ini Bio Farma dapat menambah mesin produksi vaksin sehingga meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas kegiatan penelitian dan pengembangan vaksin.</p>
<p>“Dengan penambahan daya ini, ketersediaan vaksin semakin terjamin dan Bio Farma dapat semakin berkontribusi dalam industri farmasi nasional maupun global,” tambahnya.</p>
<p>Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Nayusrizal N, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan komitmen PLN dalam menyuplai listrik andal untuk industri vital seperti farmasi, yang berkontribusi pada ketahanan sektor kesehatan nasional maupun internasional.</p>
<p>“PLN memastikan pasokan energi listrik yang andal guna mendukung kebutuhan operasional industri farmasi, dalam hal ini Bio Farma, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di kancah internasional,” ujar Nayusrizal.</p>
<p>Selaras dengan itu, General Manager PLN UID Jabar, Agung Murdifi menyampaikan bahwa langkah ini adalah wujud nyata dukungan PLN terhadap kebutuhan energi yang terus berkembang, terutama di sektor vital seperti farmasi.</p>
<p>“Kami siap untuk terus menjadi motor penggerak perekonomian nasional khususnya Jawa Barat dengan memenuhi berbagai kebutuhan listrik dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” ujarnya.</p>
<p>Agung mengungkapkan bahwa proses penambahan daya untuk pabrik Bio Farma berjalan cepat dan lancar. Dari permohonan, proses komunikasi, hingga pelaksanaannya berjalan lebih cepat dari target yang ditetapkan.</p>
<p>“PLN siap bekerja sama, berkolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama industri. Termasuk mendukung sektor-sektor strategis seperti farmasi untuk menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Agung. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dukung-bio-farma-raih-sertifikasi-who-pln-suplai-listrik-andal-untuk-tingkatkan-produksi-vaksin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menkes &#038; Bill Melinda Gates Foundation Kunjungi Biofarma Cek Produksi Vaksin Polio</title>
		<link>https://koranindopos.com/menkes-bill-melinda-gates-foundation-kunjungi-biofarma-cek-produksi-vaksin-polio/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/menkes-bill-melinda-gates-foundation-kunjungi-biofarma-cek-produksi-vaksin-polio/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 06:57:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bill Melinda Gates Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[BioFarma]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=81672</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Bandung. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama President of the Global Development Division Christopher Elias melakukan kunjungan ke fasilitas produksi vaksin Biofarma di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/11). Kunjungan ini bertujuan memantau langsung proses produksi vaksin yang sangat penting bagi kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya vaksin polio. Dalam kesempatan ini, Menkes Budi Gunadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Bandung</strong>. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama President of the Global Development Division Christopher Elias melakukan kunjungan ke fasilitas produksi vaksin Biofarma di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/11). Kunjungan ini bertujuan memantau langsung proses produksi vaksin yang sangat penting bagi kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya vaksin polio.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan luar biasa dari Bill &amp; Melinda Gates Foundation yang telah membantu Biofarma dalam pengembangan dan produksi vaksin polio.</p>
<p>“BMGF telah membantu Biofarma sekitar 100.000.000 dolar Amerika Serikat untuk mengembangkan infrastruktur yang dibutuhkan dalam memproduksi vaksin polio dan untuk memasok vaksin polio ke seluruh dunia,” ucap Menkes.</p>
<p>Menkes menekankan bahwa kerja sama dengan BMGF sangat berarti bagi Indonesia, terutama dalam upaya memastikan ketersediaan vaksin polio yang aman dan berkualitas tinggi untuk melindungi anak-anak Indonesia dari risiko kecacatan dan kematian akibat polio.</p>
<p>“Terima kasih untuk kontribusi yang telah diberikan untuk Indonesia dan Biofarma,” kata Menkes.</p>
<p>Lebih lanjut, Menkes menjelaskan, dukungan dari BMGF tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan global terkait eradikasi polio dan penyakit-penyakit lainnya.</p>
<p>Christopher Elias turut menyampaikan rasa bangganya atas kerja sama yang terjalin antara BMGF dan Pemerintah Indonesia melalui Biofarma, terutama dalam pengembangan dan produksi vaksin polio. Menurutnya, Indonesia telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam pengembangan vaksin, termasuk vaksin polio.</p>
<p>“The Gates Foundation sangat bangga dengan kerja sama ini, saat ini saya memimpin Global Polio Eradication Initiative, dalam upaya kami untuk memberantas polio di seluruh dunia, kita sangat tergantung dengan vaksin yang dibuat oleh Biofarma,” katanya.</p>
<p>Elias juga menjelaskan, sejak vaksin polio produksi Biofarma disetujui penggunannya oleh WHO pada tahun 2000 dan dinyatakan memenuhi standar internasional, sebanyak 1 miliar dosis telah dikirimkan ke lebih dari 35 negara di dunia.</p>
<p>“Ini adalah vaksin yang telah membantu kami dalam eradikasi polio di dunia,” ujarnya.</p>
<p>Hal tersebut menunjukkan bahwa Biofarma telah memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan global terkait eradikasi polio dan penyakit-penyakit lainnya.</p>
<p>Elias menambahkan, Biofarma juga telah menjadi mitra strategis dalam penyediaan vaksin di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya.</p>
<p>Kunjungan ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas dari penyakit menular. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/menkes-bill-melinda-gates-foundation-kunjungi-biofarma-cek-produksi-vaksin-polio/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81672</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KemenKes Luncurkan SATUSEHAT Logistik untuk Pantau Ketersediaan Vaksin Secara Efisien</title>
		<link>https://koranindopos.com/kemenkes-luncurkan-satusehat-logistik-untuk-pantau-ketersediaan-vaksin-secara-efisien/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/kemenkes-luncurkan-satusehat-logistik-untuk-pantau-ketersediaan-vaksin-secara-efisien/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 05:18:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Satusehat]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=76597</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi meluncurkan SATUSEHAT Logistik, bagian dari aplikasi SATUSEHAT, pada Rabu (16/10/2024). Aplikasi ini dirancang untuk memantau ketersediaan vaksin di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Indonesia secara lebih mudah dan efisien. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, berharap aplikasi ini tidak hanya terbatas pada vaksin, tetapi juga dikembangkan untuk memantau ketersediaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi meluncurkan <strong>SATUSEHAT Logistik</strong>, bagian dari aplikasi SATUSEHAT, pada Rabu (16/10/2024). Aplikasi ini dirancang untuk memantau ketersediaan vaksin di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Indonesia secara lebih mudah dan efisien. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, berharap aplikasi ini tidak hanya terbatas pada vaksin, tetapi juga dikembangkan untuk memantau ketersediaan obat-obatan.</p>
<p>&#8220;Saya ingin ini tidak terbatas pada vaksin saja. Saya ingin ini dikembangkan untuk pemantauan obat-obatan,&#8221; ungkap Menkes Budi.</p>
<p>Menkes juga menjelaskan bahwa ada tiga fokus utama dalam pengembangan platform <strong>SATUSEHAT</strong>, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>Digitalisasi</strong>: Penggunaan teknologi untuk mempermudah proses pengelolaan data dan informasi di bidang kesehatan.</li>
<li><strong>Integrasi Platform</strong>: SATUSEHAT Logistik akan diintegrasikan dengan sistem lain untuk memastikan data yang akurat dan terkoordinasi antar fasilitas kesehatan.</li>
<li><strong>Orientasi Pasien</strong>: Fokus utama dari pengembangan layanan ini adalah kenyamanan dan manfaat langsung bagi pasien dalam mengakses layanan kesehatan.</li>
</ol>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya cakupan pengguna dalam penilaian keberhasilan sebuah aplikasi. Menurutnya, aplikasi yang baik harus digunakan oleh setidaknya satu juta pengguna dalam setahun, mengingat populasi Indonesia yang mencapai sekitar 280 juta jiwa.</p>
<p>“Apapun aplikasinya, jika dalam setahun digunakan kurang dari satu juta pengguna, maka itu bukan aplikasi yang bagus. Target minimalnya adalah satu juta pengguna. PeduliLindungi, misalnya, telah digunakan oleh lebih dari seratus juta orang,&#8221; ujar Menkes.</p>
<p>Dengan peluncuran SATUSEHAT Logistik, Kemenkes berharap sistem pemantauan vaksin dan obat-obatan di Indonesia dapat menjadi lebih efektif, membantu fasilitas kesehatan dalam memastikan ketersediaan yang tepat waktu, serta meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. (hai)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/kemenkes-luncurkan-satusehat-logistik-untuk-pantau-ketersediaan-vaksin-secara-efisien/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76597</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bagian Program Regulasi Vaksin di Kawasan Asia Pasifik</title>
		<link>https://koranindopos.com/indonesia-bagian-program-regulasi-vaksin-di-kawasan-asia-pasifik/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/indonesia-bagian-program-regulasi-vaksin-di-kawasan-asia-pasifik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 00:32:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=53702</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut terlibat dalam program regulasi vaksin Asian Development Bank (ADB Vaccine Regulation Project) di Kawasan Asia Pasifik. Program regulasi vaksin ini bertujuan untuk mendapatkan akses produk vaksin yang aman, berkhasiat, dan berkualitas. ADB Vaccine Regulation Project diinisiasi oleh Duke-NUS Center of Regulatory Excellence (CoRE) yang berkolaborasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com &#8211;</strong></a> <strong>Jakarta</strong>. Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut terlibat dalam program regulasi vaksin Asian Development Bank (ADB Vaccine Regulation Project) di Kawasan Asia Pasifik. Program regulasi vaksin ini bertujuan untuk mendapatkan akses produk vaksin yang aman, berkhasiat, dan berkualitas.</p>
<p>ADB Vaccine Regulation Project diinisiasi oleh Duke-NUS Center of Regulatory Excellence (CoRE) yang berkolaborasi dengan Health Sector Group dari Asian Development Bank (ADB). Program ini fokus pada penguatan sistem regulasi dan faktor regulasi dalam pembuatan vaksin yang dilakukan melalui serangkaian kegiatan ilmiah serta kebijakan yang diterapkan sepanjang siklus produk.</p>
<p>Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan sistem regulasi farmasi memainkan peran penting dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada masyarakat. Penilaian, perizinan, pengendalian, dan pengawasan obat-obatan merupakan tantangan besar bagi tata kelola nasional. Sebab, pesatnya perkembangan industri farmasi berimbas pada peningkatan jumlah produk baru, permasalahan kualitas yang kompleks, dan permasalahan teknis baru.</p>
<p>“Kita harus mengambil langkah terobosan untuk mencapai ketahanan vaksin, termasuk berkolaborasi, menghubungkan, mengintegrasikan, dan meningkatkan seluruh sumber daya dalam pengembangan, produksi, dan kapasitas pengiriman vaksin,” ujar Menkes Budi pada pertemuan stakeholders produsen vaksin Indonesia dengan Duke-NUS di Hotel Westin, Jakarta, Jumat (26/1/2024).</p>
<p>Executive Director of the Centre of Regulatory Excellence (CoRE) at the Duke-National University of Singapore Medical School (Duke-NUS) Prof. John CW Lim mengapresiasi upaya Indonesia menjamin keberlanjutan ekosistem vaksin melalui Volare.</p>
<p>“Kami kembali untuk bertemu dengan pemangku kepentingan di bidang manufaktur vaksin di Indonesia untuk lebih memahami peluang dan tantangan dalam pengembangan manufaktur vaksin dan penguatan sistem regulasi di Indonesia,” katanya.</p>
<p>Misi CoRE adalah secara aktif mempromosikan keunggulan regulasi melalui peningkatan kapasitas regulasi dan inovasi kebijakan produk kesehatan dan sistem kesehatan di Asia Pasifik dan di tingkat global.</p>
<p>“Saya ingin menegaskan kembali betapa senangnya kami bisa kembali berada di Jakarta untuk membangun kemitraan yang sudah ada dan menjajaki kolaborasi baru untuk memperkuat sistem peraturan tingkat lanjut dan untuk mempromosikan inovasi kebijakan kesehatan,” katanya.</p>
<p>Lim menilai sangat penting untuk membentuk cara-cara yang berkelanjutan dan praktis dalam memajukan strategi dan kebijakan sistem kesehatan. Hal ini baik untuk mempersiapkan diri menghadapi krisis kesehatan di masa depan.</p>
<p>Director Human and Social Development Sector Office Sectors Group (SG) Asian Development Bank Dr. Patrick L. Osewe mengatakan dalam produksi terkait vaksin, pihaknya harus fokus pada penguatan regulasi agar mencapai tingkat kemandirian. Karena itu, ADB berinvestasi membentuk kelompok penasihat vaksin regional, yang terdiri dari 12 regulator.</p>
<p>“Kami menyadari bahwa inilah keadaan perekonomian kami saat ini. Kami tidak ingin mengalami apa yang kami alami sebelumnya pada saat pandemi COVID-19, dan kami di sini untuk bekerja sama dengan Indonesia,” ucap Dr. Patrick. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/indonesia-bagian-program-regulasi-vaksin-di-kawasan-asia-pasifik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>10 Peneliti Negara OKI Ikuti Pelatihan Bio Farma-Unpad Soal Vaksin</title>
		<link>https://koranindopos.com/10-peneliti-negara-oki-ikuti-pelatihan-bio-farma-unpad-soal-vaksin/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/10-peneliti-negara-oki-ikuti-pelatihan-bio-farma-unpad-soal-vaksin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 02:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Padjadjaran (Unpad)]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=43856</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jawa Barat. Bio Farma bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi penerima 10 peneliti dari delapan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) atau “Organisation of Islamic Cooperation” (OIC) untuk belajar mengenai teknologi pembuatan vaksin. “Pelatihan ini adalah serangkaian yang diselenggarakan oleh kita untuk membawa negara-negara OKI agar mereka mempunyai kemampuan atau kapasitas dalam memproduksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jawa Barat</strong>. Bio Farma bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi penerima 10 peneliti dari delapan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) atau “Organisation of Islamic Cooperation” (OIC) untuk belajar mengenai teknologi pembuatan vaksin.</p>
<p>“Pelatihan ini adalah serangkaian yang diselenggarakan oleh kita untuk membawa negara-negara OKI agar mereka mempunyai kemampuan atau kapasitas dalam memproduksi vaksin,” kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin.</p>
<p>Adapun peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari negara anggota OKI. Mereka terdiri atas satu orang asal Iran, satu orang asal Malaysia, tiga orang Pakistan, satu orang dari Uganda, satu orang dari Kazakhstan, satu orang dari Bangladesh, satu orang dari Mesir, dan satu orang dari Yordania.</p>
<p>Ia menjelaskan melalui program COMSTECH OIC Fellowship Programme Center of Excellence for Halal Vaccine and Biotechnology peserta magang dari berbagai negara tersebut akan diberikan ilmu mengenai pembuatan vaksin.</p>
<p>Menurut dia 10 peneliti tersebut akan melakukan pelatihan sejak 18 September hingga 2 Oktober 2023 di Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.</p>
<p>“Nah nanti dua pekan ke depan mereka akan belajar di Unpad, ini merupakan sarana yang bagus juga untuk memasarkan produk-produk kita ke negara-negara tersebut,” kata Lucia Rizk.</p>
<p>Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan PT Bio Farma Sri Harsi Teteki mengatakan sebelum mengikuti pelatihan di Unpad, ke-10 peneliti tersebut telah mengikuti terlebih dahulu pelatihan mengenai pembuatan vaksin di Laboratorium Bio Farma selama dua pekan.</p>
<p>Ia mengatakan dalam kurun waktu dua pekan tersebut, ke-10 telah diberi pembelajaran mengenai beberapa materi diantaranya, penelitian Virologi, pengembangan virus, perkembangan Biotechnology produk, pembuatan vaksin halal, pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk distribusi vaksin dan membuat vaksin terbaru dengan platform teknologi mRNA.</p>
<p>“Jadi pesertanya kalau di Biofarma belajar mengenai teknologi vaksin mulai dari awal pembuatan, produksi, pengujian mutu (Quality Control), jaminan mutu (Quality Assurance) sampai ke teknologi baru mRNA. Karena sebagian besar peserta itu basic nya memang dari dunia vaksin,” katanya.</p>
<p>Pihaknya erharap pelatihan yang diberikan oleh Biofarma maupun Unpad di masa mendatang para peniliti tersebut bisa mempunyai pabrik vaksin di negara mereka masing-masing.</p>
<p>“Diharapkan sebetulnya tujuan akhirnya untuk negara-negara tersebut di masa mendatang akan mempunyai pabrik vaksin juga,” kata  Sri Harsi Teteki.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Unpad, Prof Hendarmawan berharap program ini akan bermanfaat dan menghadirkan pengalaman baru dalam semangat kebersamaan.</p>
<p>Kolaborasi ini, kata dia,  diharapkan akan menciptakan komunitas peneliti level tinggi untuk kesehatan dunia.</p>
<p>“Ini adalah bagian penting dari strategi pada upaya untuk meningkatkan kesehatan dunia,” jelas Hendarmawan. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/10-peneliti-negara-oki-ikuti-pelatihan-bio-farma-unpad-soal-vaksin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Bisa Gunakan Jenis Vaksin COVID Manapun untuk Lengkapi Dosis</title>
		<link>https://koranindopos.com/masyarakat-bisa-gunakan-jenis-vaksin-covid-manapun-untuk-lengkapi-dosis/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/masyarakat-bisa-gunakan-jenis-vaksin-covid-manapun-untuk-lengkapi-dosis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 May 2023 12:37:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan (Kemenkes)]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=35183</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan masyarakat segera melengkapi dosis vaksinasi COVID-19. Kini masyarakat bisa mendapatkan jenis vaksin COVID apapun yang tersedia. Kondisinya saat ini virus COVID-19 masih bermutasi dan menyerang manusia. Kemenkes melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit meminta kepada seluruh kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, kepala dan direktur rumah sakit, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a> &#8211; <strong>Jakarta</strong>. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan masyarakat segera melengkapi dosis vaksinasi COVID-19. Kini masyarakat bisa mendapatkan jenis vaksin COVID apapun yang tersedia.</p>
<p>Kondisinya saat ini virus COVID-19 masih bermutasi dan menyerang manusia. Kemenkes melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit meminta kepada seluruh kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, kepala dan direktur rumah sakit, serta pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memfasilitasi pemberian vaksin COVID-19 di wilayahnya.</p>
<p>Juru Bicara (Jubir) Kemenkes dr. Mohammad Syahril menegaskan untuk melengkapi dosis primer dan booster, masyarakat bisa bisa menggunakan vaksin COVID jenis apapun yang tersedia.</p>
<p>“Intinya dosis 1, 2, 3, 4  bisa pakai vaksin apapun. Kalau booster tetap 6 bulan jaraknya,” ujar dr. Syahril.</p>
<p>Berdasarkan laporan hasil uji klinis dari berbagai platform vaksin COVID-19, secara umum titer antibodi (kekebalan/imunitas) individu setelah enam bulan dari imunisasi yang kedua akan menurun.</p>
<p>“Sehingga perlu diberikan penguat atau booster untuk meningkatkan titer antibodi guna proteksi jangka panjang,” ucap dr. Syahril.</p>
<p>Tak hanya itu, hingga saat ini masih cukup banyak masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis primer lengkap. Ada pula masyarakat yang telah mendapatkan dosis primer namun belum mendapatkan dosis booster.</p>
<p>“Penggunaan berbagai jenis vaksin COVID yang tersedia ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat melengkapi dosis vaksin COVID-19,” katanya.</p>
<p>Dikatakan dr. Syahril, pada prinsipnya vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia pada saat ini dan dapat diberikan menggunakan platform vaksin COVID-19 yang telah mendapat EUA atau NIE dari Badan POM.</p>
<p>“Untuk itu bagi masyarakat yang belum melengkapi dosis primer dan dosis lanjutan atau booster maka dapat diberikan vaksinasi COVID-19 dengan menggunakan vaksin yang tersedia,” ucap dr. Syahril.</p>
<p>Adapun pemberian vaksin lengkap dan booster kedua bisa didapatkan masyarakat di fasilitas pelayanan kesehatan maupun pos pelayanan vaksinasi terdekat di kota anda. (ris)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/masyarakat-bisa-gunakan-jenis-vaksin-covid-manapun-untuk-lengkapi-dosis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35183</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cakupan Vaksinasi Dosis Keempat di Jakarta Capai 14,67 Persen</title>
		<link>https://koranindopos.com/cakupan-vaksinasi-dosis-keempat-di-jakarta-capai-1467-persen/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/cakupan-vaksinasi-dosis-keempat-di-jakarta-capai-1467-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hanasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2022 06:08:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[JAKARTA]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=24477</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Pemprov DKI masih terus menjalankan program vaksinasi di Jakarta dalam mengendalikan kasus Covid-19. Bahkan, untuk meningkatan cakupan vaksinasi, Pemprov DKI sudah menyiapkan sentra vaksinasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Di antaranya, di Lapangan Banteng, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lain. Kepala Seksi Survei lans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menuturkan,  [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong> </a>&#8211; <strong>Jakarta</strong>. Pemprov DKI masih terus menjalankan program vaksinasi di Jakarta dalam mengendalikan kasus Covid-19. Bahkan, untuk meningkatan cakupan vaksinasi, Pemprov DKI sudah menyiapkan sentra vaksinasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Di antaranya, di Lapangan Banteng, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lain.</p>
<p>Kepala Seksi Survei lans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Ngabila Salama menuturkan,  capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua di Jakarta sudah sangat tinggi. Hingga 8 Desember 2022, untuk capaian dosis pertama sebanyak 12,69 juta atau sekitar 135 persen, dosis kedua sebanyak 10,90 atau 116,25 persen, dosis ketiga sebanyak 5,2 juta atau 71,05 persen, dan dosis keempat 128.131 orang atau 14,67 persen.</p>
<p>”Saat ini, ada sebanyak tiga jenis vaksin. Yakni, Vaksin Pfizer, Zifivax, dan Indovac. Ketiga jenis vaksin itu juga tersedia di Lapangan Banteng pada Senin – Minggu pukul 9.00 – 12.00. Itu berjalan hingga 31 Desember mendatang,” katanya pada Jumat (9/12/2022).</p>
<p>Ngabila juga menyampaikan, baru beberapa kategori yang di izinkan untuk vaksin booster atau dosis keempat di Jakarta saat ini. Yakni, tenaga kesehatan dan lansia. ”Dari 14,67 persen cakupan vaksinasi dosis keempat perinciannya 74.398 tenaga kesehatan atau 66,25 persen dan 53.733 lansia,” terangnya.</p>
<p>Untuk lansia, Ngabila merincikan bahwa cakupan dosis pertama dan kedua lansia di Jakarta sudah cukup baik. Yakni, dosis pertama 806.776 orang (105,98 persen) dan dosis kedua sebanyak  740.442 (97.27 persen).</p>
<p>”Sementara dosis ketiga atau booster itu sudah sebanyak 434.928 orang atau 57,14 persen. Kami terus berusaha mengajak para lansia di Jakarta mendatangi sentra vaksinasi untuk mendapatkan dosis booster pertama dan kedua,” terangnya.</p>
<p>Untuk lansia usia 60 tahun yang ingin mendapatkan booster kedua, syaratnya sangat mudah. Yakni, sudah mendapatkan booster pertama, minimal enam bulan sebelumnya. ”Lansia yang sudah vaksin booster pertama lebih dari enam bulan silahkan dating kelokasi vaksin terdekat untuk vaksinasi keempat. Walaupun tiket keempatnya belum terbit di Peduli Lindungi,” ulangnya. (wyu/mmr)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/cakupan-vaksinasi-dosis-keempat-di-jakarta-capai-1467-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DKI Dapat Kiriman 49.120 Dosis Vaksin Zifivax</title>
		<link>https://koranindopos.com/dki-dapat-kiriman-49-120-dosis-vaksin-zifivax/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/dki-dapat-kiriman-49-120-dosis-vaksin-zifivax/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Hana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2022 02:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[JAKARTA]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=23156</guid>

					<description><![CDATA[koranindopos.com &#8211; Jakarta. Pemprov DKI masih terus menjalankan program vaksinasi di Jakarta untuk mengendalikan kasus Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan vaksin di Jakarta, Pemprov DKI sebelumnya sudah memiliki stok vaksin Pfizer. Namun, jenis stok vaksin di Jakarta bertambah Senin (21/11/2022). Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Ngabila Salama menuturkan, ada sebanyak 49.120 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://koranindopos.com"><strong>koranindopos.com</strong></a><em> &#8211; </em><strong>Jakarta</strong><em>. </em>Pemprov DKI masih terus menjalankan program vaksinasi di Jakarta untuk mengendalikan kasus Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan vaksin di Jakarta, Pemprov DKI sebelumnya sudah memiliki stok vaksin Pfizer. Namun, jenis stok vaksin di Jakarta bertambah Senin (21/11/2022).</p>
<p>Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Ngabila Salama menuturkan, ada sebanyak 49.120 Zifivax yang diterima Pemprov DKI kemarin. Zifivax tersebut merupakan vaksin Covid-19 dengan <em>platform</em> protein subunit rekombinan antigen berasal dari <em>spike </em>Glikoprotein yang akan merangsang pembentukan antibodi terhadap Covid-19. ”Vaksin Zifivax ini sangat aman dan berkualitas,&#8221; terangnya.</p>
<p>Lantaran stok vaksin Sinovac ataupun Sinopharm kosong di Jakarta, Zifivax bisa digunakan sebagai penggantinya. ”Zifivax dapat diberikan sebagai suntikan ketiga atau booster pada orang yang vaksin 1 dan 2-nya dengan jenis Sinovac atau Sinopharm,&#8221; kata Ngabila.</p>
<p>Untuk mendapatkan Zifivax tersebut, dia mempersilahkan warga mendatangi langsung 44 Puskesmas yang ada di kecamatan DKI Jakarta ataupun di Taman Lapangan Banteng. ”Untuk Lokasi Taman Lapangan Banteng akan dibuka mulai Senin – Minggu pukul 09.00 – 12.00 sampai dengan 31 Desember 2022,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Namun, dia mengakui bahwa Zifivax tersebut masih dibatasi kategori usia penerimanya. Yakni, hanya usia 18 tahun ke atas untuk dosis 1,2,3. Lantaran baru untuk usia 18 tahun ke atas, dia mengakui vaksin usia 6 – 11 tahun masih belum dilanjutkan hingga saat ini. Hal itu karena kategori usia 6 – 11 tahun hanya bisa diberikan vaksin jenis Sinovac. ”Regulasinya memang untuk anak usia 6-11 tahun  harus Sinovac. Kami masih menunggu arahan dan logistic dari Kementerian Kesehatan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kekosongan vaksin Sinovac di Jakarta sudah berlangsung dalam satu hingga dua pekan terakhir. Oleh karena itu, dia tidak menampik bahwa sudah lama jajarannya belum melaksanakan vaksin bagi anak usia 6 – 11 tahun. ”Saat ini juga vaksin anak usia 6 – 11 tahun belum dilakukan lagi. Tapi anak usia diatas 12 tahun bisa digantikan Pfizer. Ini kami lakukan sambil menunggu kiriman Sinovac dari Kementerian Kesehatan ke Dinkes DKI,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Berdasar data <em>vaksin.kemekes.go.id</em> hingga 21 November 2022 pukul 08.00, estimasi ketersediaan stok vaksin di Jakarta ada sebanyak 29.579.047 dosis vaksin yang sudah disampaikan kepada DKI Jakarta. Dari jumlah itu, sudah terpakai 29.392.071 dosis. Stok yang tersisa itu sebanyak 186.976 dosis. Dengan rata-rata vaksinasi 5.556 pekan lalu, sisa stok vaksin tersebut diestimasikan cukup selama 33 hari mendatang. (wyu/mmr)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/dki-dapat-kiriman-49-120-dosis-vaksin-zifivax/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23156</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
