<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Verona films &#8211; Indopos</title>
	<atom:link href="https://koranindopos.com/tag/verona-films/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<description>Indopos Portal Berita yang menyajikan Berita-berita Aktual dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Nov 2025 04:54:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2026/06/cropped-b543b1ee-68df-4e38-b9c6-65b57c328bea-1-32x32.jpg</url>
	<title>Verona films &#8211; Indopos</title>
	<link>https://koranindopos.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230925932</site>	<item>
		<title>Pernah Terjebak Kredit, Wafda Saifan Bintangi Film yang Bongkar Bahaya Riba</title>
		<link>https://koranindopos.com/pernah-terjebak-kredit-wafda-saifan-bintangi-film-yang-bongkar-bahaya-riba/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/pernah-terjebak-kredit-wafda-saifan-bintangi-film-yang-bongkar-bahaya-riba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 04:54:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film dan Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Riba]]></category>
		<category><![CDATA[Verona films]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=107943</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; Rumah produksi Verona Films merilis poster dan trailer film perdananya berjudul RIBA. Film garapan sutradara Adhe Dharmastriya dan penulis naskah Titien Wattimena itu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025. Produksi ini menjadi langkah berani Verona Films yang langsung debut lewat film bergenre horor dengan tema yang tak biasa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> Rumah produksi Verona Films merilis poster dan trailer film perdananya berjudul RIBA. Film garapan sutradara Adhe Dharmastriya dan penulis naskah Titien Wattimena itu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025. Produksi ini menjadi langkah berani Verona Films yang langsung debut lewat film bergenre horor dengan tema yang tak biasa.</p>
<p>Film RIBA menampilkan deretan aktor kenamaan seperti Ibrahim Risyad, Wafda Saifan, Fanny Ghassani, Jajang C. Noer, Emilat Morshedi, Kevin Danu, dan Pritt Timothy. Masing-masing memerankan karakter yang saling terkait dalam kisah kelam tentang jeratan hutang, tekanan hidup, dan pilihan moral yang berujung pada teror tak kasat mata.</p>
<p>Cerita film ini diadaptasi dari thread viral berjudul Getih Anak yang diunggah akun @mitologue di platform X. Kisah tersebut sempat menggemparkan dunia maya dengan 3,9 juta pembaca dan lebih dari 20 ribu tanda suka. Popularitas cerita ini menjadi alasan kuat Verona Films untuk membawanya ke layar lebar, namun dengan pendekatan yang lebih dalam dan penuh makna.</p>
<p>Berbeda dari film horor konvensional, RIBA mengusung teror psikologis yang membedah sisi gelap manusia ketika dihadapkan pada tekanan ekonomi. Adhe Dharmastriya menggambarkan ketakutan bukan dari sosok makhluk gaib, melainkan dari keputusan manusia yang memetik akibatnya sendiri. Film ini juga memotret isu sosial yang dekat dengan masyarakat modern, tentang riba, utang, dan godaan jalan pintas menuju kemapanan.</p>
<p>Produser RIBA, Titin Suryani, menjelaskan bahwa film ini bukan hanya menghadirkan rasa takut, tetapi juga refleksi moral. “Kami ingin menghadirkan cerita yang menegangkan sekaligus menggugah agar penonton tidak hanya takut, tapi juga bisa merenung setelah keluar dari bioskop,” ungkap Titin Suryani.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-107944" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025.jpg" alt="IMG 20251105 WA0025 - Pernah Terjebak Kredit, Wafda Saifan Bintangi Film yang Bongkar Bahaya Riba" width="1280" height="960" title="Pernah Terjebak Kredit, Wafda Saifan Bintangi Film yang Bongkar Bahaya Riba 2" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025.jpg 1280w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025-300x225.jpg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025-1024x768.jpg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025-768x576.jpg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025-750x563.jpg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251105-WA0025-1140x855.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Dalam konferensi pers di Senayan Park, Jakarta Pusat, aktor Wafda Saifan mengungkap pengalaman pribadinya yang sempat bersinggungan dengan praktik riba. Ia tampak berhati-hati menceritakan kisah itu, namun mengakuinya sebagai pelajaran penting dalam hidup.</p>
<p>“Eh&#8230; pernah bagi saya. Tapi, aduh, pokoknya jangan deh ya. Jangan deh, jangan, serem,” ujar Wafda Saifan.</p>
<p>Wafda menambahkan bahwa dirinya sempat merasa kekurangan meski secara finansial memiliki penghasilan yang stabil. Pengalaman itu membuatnya lebih memahami makna dari cerita yang ia bintangi.</p>
<p>“Maksudnya aku pernah ada kredit lah. (Utangnya) nggak, nggak besar gitu,” katanya.</p>
<p>Trailer resmi RIBA menampilkan keseharian hangat keluarga kecil Sugi (Ibrahim Risyad) yang perlahan berubah menjadi mimpi buruk setelah terjerat hutang riba. Cuplikan trailer memperlihatkan perubahan perilaku, kejadian mistis, dan teror berdarah yang menghantui setiap sudut rumah. Ketegangan semakin meningkat ketika ritual pesugihan “Getih Anak” mulai menuntut tumbal.</p>
<p>Film ini berkisah tentang Sugi, seorang ayah muda yang berjuang menyelamatkan keluarganya dari jeratan utang. Dalam keputusasaan, ia menerima tawaran pesugihan dari sahabat lamanya, Muji (Wafda Saifan). Namun, kekayaan yang dijanjikan berubah menjadi kutukan mengerikan yang mengancam nyawa seluruh keluarga. (Brg/Hrnd)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/pernah-terjebak-kredit-wafda-saifan-bintangi-film-yang-bongkar-bahaya-riba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Judul Film Berubah, Pesan Tetap Mencekam: Verona Films Resmi Ganti Getih Anak Jadi Riba</title>
		<link>https://koranindopos.com/judul-film-berubah-pesan-tetap-mencekam-verona-films-resmi-ganti-getih-anak-jadi-riba/</link>
					<comments>https://koranindopos.com/judul-film-berubah-pesan-tetap-mencekam-verona-films-resmi-ganti-getih-anak-jadi-riba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor : Akula]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 00:31:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film dan Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Getih Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Riba]]></category>
		<category><![CDATA[Verona films]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://koranindopos.com/?p=106591</guid>

					<description><![CDATA[Koranindopos.com, Jakarta &#8211; Film terbaru besutan Verona Films siap mengguncang layar lebar Indonesia dengan kisah horor yang berbeda dari biasanya. Setelah melalui berbagai pertimbangan, rumah produksi tersebut mengumumkan perubahan judul film perdananya dari Getih Anak menjadi Riba. Pergantian ini bukan sekadar kosmetik, melainkan langkah strategis untuk menegaskan pesan sosial yang lebih dalam di balik kisahnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koranindopos.com, Jakarta &#8211;</strong> Film terbaru besutan Verona Films siap mengguncang layar lebar Indonesia dengan kisah horor yang berbeda dari biasanya. Setelah melalui berbagai pertimbangan, rumah produksi tersebut mengumumkan perubahan judul film perdananya dari Getih Anak menjadi Riba. Pergantian ini bukan sekadar kosmetik, melainkan langkah strategis untuk menegaskan pesan sosial yang lebih dalam di balik kisahnya.</p>
<p>Riba digarap oleh produser kawakan Titin Suryani bersama sutradara muda berbakat Adhe Dharmastriya. Keduanya memadukan pengalaman dan visi segar untuk menghadirkan horor yang sarat makna. Film ini diadaptasi dari kisah nyata yang sempat viral di media sosial X, lewat thread berjudul Getih Anak karya akun @mitologue. Hingga kini, thread tersebut telah dibaca lebih dari 3,9 juta kali dan mendapat lebih dari 20 ribu tanda suka, menunjukkan betapa besarnya antusiasme publik terhadap kisah ini.</p>
<p>Keputusan mengganti judul dari Getih Anak menjadi Riba dilatarbelakangi keinginan Verona Films untuk menampilkan sisi lain dari ketakutan. Jika Getih Anak terasa terlalu menonjolkan unsur darah dan kengerian fisik, maka Riba menekankan pada teror psikologis akibat kesalahan moral. Menurut Verona Films, judul baru ini lebih mencerminkan isi cerita yang sarat kritik sosial, khususnya tentang praktik ekonomi haram yang membawa malapetaka bagi banyak keluarga.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-106592" src="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004.jpg" alt="IMG 20251016 WA0004 - Judul Film Berubah, Pesan Tetap Mencekam: Verona Films Resmi Ganti Getih Anak Jadi Riba" width="1280" height="720" title="Judul Film Berubah, Pesan Tetap Mencekam: Verona Films Resmi Ganti Getih Anak Jadi Riba 4" srcset="https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004.jpg 1280w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004-300x169.jpg 300w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004-1024x576.jpg 1024w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004-768x432.jpg 768w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004-750x422.jpg 750w, https://koranindopos.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251016-WA0004-1140x641.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Berbeda dari film horor kebanyakan, Riba tidak bergantung pada sosok hantu atau efek kejutan yang menegangkan. Film ini justru menyoroti rasa bersalah dan penyesalan yang menghantui seseorang setelah mengambil keputusan fatal.</p>
<p>Dalam keterangan resminya, produser Titin Suryani menjelaskan, “Kami ingin penonton film Indonesia merasakan horor yang tidak hanya datang dari sosok makhluk gaib, tetapi juga dari dosa dan karma yang tak terhindarkan.”</p>
<p>Tema besar yang diangkat dalam Riba mengandung pesan moral kuat tentang bahaya riba dan hutang. Melalui alur yang mencekam, film ini mengingatkan bahwa keserakahan dan keputusan yang salah dapat menghancurkan keluarga, bahkan mengundang bencana spiritual. Ceritanya mengajak penonton untuk merenungkan kembali nilai moral dalam kehidupan modern yang kian terobsesi pada materi.</p>
<p>Verona Films menegaskan bahwa Riba bukan hanya film horor, tetapi juga bentuk refleksi terhadap fenomena sosial yang nyata. Film ini ingin membuka mata penonton tentang dampak destruktif dari praktik ekonomi yang dilarang agama. Dengan penyutradaraan yang matang dan naskah yang kuat, Riba diharapkan bisa menjadi karya yang menggugah sekaligus menegangkan.</p>
<p>Film Riba dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025. Momen ini menjadi debut penting bagi Verona Films di dunia layar lebar, setelah sukses besar di industri televisi dan serial web.</p>
<p>Titin Suryani, yang dikenal sebagai CEO sekaligus produser Verona Films dan Verona Pictures, telah lama berkecimpung di dunia sinematografi. Selama 15 tahun terakhir, ia telah melahirkan ratusan judul sinetron serta ribuan episode serial yang digemari penonton Indonesia. Pada 2024, perusahaannya bahkan resmi melantai di bursa saham sebagai PT Verona Indah Pictures Tbk.</p>
<p>Sementara itu, sutradara Adhe Dharmastriya bukan nama baru di dunia perfilman. Ia telah menorehkan jejak lewat karya seperti Modus (2016), Nikah Yuk (2020), Iblis dalam Kandungan (2022), Almarhum (2024), dan Bangsal Isolasi (2024). Kolaborasinya dengan Verona Films dalam Riba diharapkan membawa nafas baru bagi film horor Indonesia.</p>
<p>Verona Films berkomitmen menjadi wadah bagi para sineas muda untuk berkembang. Melalui Riba, mereka ingin membuktikan bahwa film horor dapat menjadi medium reflektif yang menggugah kesadaran moral, bukan sekadar tontonan yang menakutkan. Film ini menjanjikan teror yang lebih nyata bukan dari hantu, tapi dari dosa manusia itu sendiri. (Brg/Hend)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://koranindopos.com/judul-film-berubah-pesan-tetap-mencekam-verona-films-resmi-ganti-getih-anak-jadi-riba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106591</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
