Jumat, 23 Januari 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional Peristiwa

Tersesat 4 Hari di Hutan Gunung Cikuray, Remaja Karawang Ini Ungkap Kisah Menegangkan dan Kiat Bertahan Hidup

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
19 Mei 2025
in Peristiwa
0
cikuray
309
BAGIKAN
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Hutan Gunung Cikuray menyimpan kisah menegangkan dari seorang remaja asal Karawang, Elang Guntur Pratama (17), yang nyaris empat hari menghilang setelah terpisah dari rombongan pendakian. Dalam kondisi lemas dan menggigil, Elang akhirnya ditemukan di sebuah lembah asing yang sunyi dan dingin—jauh dari jalur pendakian utama.

Peristiwa tersebut bermula pada Senin, 12 Mei 2025, saat Elang mendaki Gunung Cikuray bersama dua temannya. Setelah menikmati keindahan puncak, mereka sepakat untuk turun pada keesokan harinya. Namun, pagi di hari Selasa itu justru menjadi awal dari petualangan hidup dan mati bagi Elang.

Karena merasa kelelahan, Elang memutuskan untuk beristirahat sejenak di tengah perjalanan turun, sementara dua temannya lebih dahulu melanjutkan perjalanan menuju pos. “Saya bilang ke mereka, saya nyusul nanti. Tapi setelah itu saya tertidur sebentar… pas bangun, saya malah kehilangan arah,” tutur Elang saat ditemui di Puskesmas setempat.

Related articles

Menaker Yassierli Mendapat Penghargaan Sebagai Tokoh Inspiratif

Sengketa Data ITE di Sleman, Eks Karyawan PT IJA Ajukan Perlindungan ke LPSK

Setelah tersadar telah tertinggal, Elang berusaha mengikuti jejak atau tanda jalur, namun justru semakin masuk ke dalam hutan. “Hutan itu sunyi sekali. Saya mencoba naik ke tempat tinggi untuk melihat jalur, tapi kabut tebal, saya nggak bisa lihat apa-apa,” ungkapnya.

Ia menghabiskan hampir empat hari tanpa makanan dan hanya mengandalkan air dari daun dan embun untuk bertahan hidup. “Saya minum air dari daun dan batang pohon. Untungnya malam tidak hujan, tapi dinginnya menusuk,” ujarnya. Selama itu pula, Elang tidur di balik semak dan pepohonan untuk menghindari angin malam.

Tim SAR bersama relawan dan masyarakat yang melakukan pencarian akhirnya menemukan Elang pada Jumat pagi (16/5) di sebuah lembah yang jauh dari jalur pendakian resmi. Saat ditemukan, ia dalam kondisi sangat lemah, dehidrasi, dan mengalami luka ringan di kaki akibat duri dan bebatuan tajam.

“Alhamdulillah, dia bisa selamat meski kondisinya sangat lemas. Ini mukjizat,” ujar salah satu anggota tim SAR. Setelah dievakuasi, Elang langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan dan observasi.

Dari pengalamannya, Elang berbagi beberapa kiat bertahan hidup di hutan:

  • Jangan panik: “Panik cuma bikin tambah tersesat. Lebih baik duduk, tenangin diri, lalu pikirkan langkah selanjutnya.”

  • Cari sumber air alami: Embun, air dari daun, atau batang pohon bisa menjadi penyelamat.

  • Hemat tenaga: “Saya banyak istirahat dan nggak terlalu banyak gerak biar nggak cepat lemas.”

  • Kenali arah matahari dan suara alam: Suara air atau suara kendaraan kadang bisa membantu menemukan arah.

Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pendaki, terutama pemula, agar tidak mendaki sendirian dan selalu mematuhi prosedur pendakian yang aman. Membawa perlengkapan darurat seperti peluit, senter, dan cadangan makanan juga sangat disarankan.

Meski lelah dan masih dalam masa pemulihan, Elang menyatakan tak kapok mendaki. “Tapi lain kali harus lebih siap dan hati-hati,” katanya sambil tersenyum.(dhil)

Topik: gunung cikuraytersesat di gunung
Sebelumnya

Laporan Kaspersky :  Biometrik Dan Sistem Otomasi Gedung Adalah Sektor Teknologi Operasional Paling Banyak Diserang Pada Awal Tahun 2025

Selanjutnya

Waktunya Liburan Sekolah! Intip 4 Akomodasi Pilihan untuk Liburan Seru di Danau Toba dan Samosir

TerkaitBerita

Menaker Yassierli Mendapat Penghargaan Sebagai Tokoh Inspiratif
Peristiwa

Menaker Yassierli Mendapat Penghargaan Sebagai Tokoh Inspiratif

18 Januari 2026
Sengketa Data ITE di Sleman, Eks Karyawan PT IJA Ajukan Perlindungan ke LPSK
Nasional

Sengketa Data ITE di Sleman, Eks Karyawan PT IJA Ajukan Perlindungan ke LPSK

29 Desember 2025
PETAKA WISATA: Mar Martinez Ortuno (kanan) bersama putrinya, Ortuno Andrea, mencari kabar pencarian suami dan anak-anaknya yang lain di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Minggu (28/12/2025) pagi. (Foto: Dok/KSOP Kelas III Labuan Bajo)
Nasional

Pelatih LaLiga Valencia dan Tiga Anaknya Jadi Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

28 Desember 2025
Garda Oto
Nasional

Puncak Arus Mudik Nataru Terjadi Hari Ini, Garda Siaga Siap Membantu 24 Jam

29 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Recommended

Mendagri: ASN Tak Boleh Ikut Campur dalam Urusan Politik Praktis

Mendagri: ASN Tak Boleh Ikut Campur dalam Urusan Politik Praktis

22 September 2022
Sasar Pengguna TikTok, Penjual Sambel Ini Manfaatkan Fitur Live

Sasar Pengguna TikTok, Penjual Sambel Ini Manfaatkan Fitur Live

18 Maret 2024

Popular Post

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    2317 shares
    Share 927 Tweet 579
  • PT Panca Tobacco Indonesia Luncurkan 22 Varian Rokok: Usung Konsep “Rokok Sultan Harga Rakyat”

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • SPMB Tahap 2 dan Program PAPS Berjalan Bersamaan di SMK Negeri 4 Kota Bogor

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Toyota Kijang LGX 2026 Resmi Meluncur, Hadir dengan Teknologi Hybrid Pertama

    462 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Viral! Bule Perempuan Bugil di Gianyar, Polisi Langsung Selidiki

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Edukatif & Inspiratif
  • More
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Opini
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Badminton
    • Sepak Bola
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya