koranindopos.com – Jakarta. Kabel bawah laut telah menjadi tulang punggung infrastruktur komunikasi global yang tak terhitung penting. Namun, keberadaannya yang krusial juga menjadikannya titik rawan bagi tindakan sabotase, salah satunya yang diduga melibatkan “armada bayangan” Rusia. Kabel-kabel bawah laut ini menghubungkan berbagai benua dan negara, menyokong transfer data internet, telekomunikasi, hingga energi listrik. Meskipun pentingnya infrastruktur ini, kenyataannya, kabel-kabel tersebut tidak sepenuhnya terlindungi dari ancaman yang bisa merusak kestabilan dunia digital.
Kabel bawah laut yang paling vital mencakup kabel transmisi arus searah tegangan tinggi (HVDC). Kabel HVDC ini berfungsi untuk mengalirkan energi listrik jarak jauh, misalnya, menghubungkan pulau-pulau terpencil atau bahkan antarnegara. Tak hanya itu, kabel HVDC juga memainkan peran besar dalam menghubungkan turbin angin lepas pantai dengan daratan, mendukung infrastruktur energi terbarukan yang semakin berkembang.
Namun, di balik fungsi vital ini, kabel bawah laut juga menjadi jalur utama untuk telekomunikasi global. Kabel serat optik yang berada di dasar laut mengalirkan sekitar 95 persen lalu lintas data dunia, termasuk komunikasi telepon, video konferensi, transaksi keuangan, hingga layanan internet. Seiring meningkatnya ketergantungan kita pada dunia digital, kerentanannya pun semakin nyata. Jika kabel-kabel ini terganggu atau diputus, dampaknya akan langsung dirasakan di seluruh dunia.
Tindakan sabotase terhadap kabel bawah laut, seperti yang dilaporkan terkait “armada bayangan” Rusia, memunculkan kekhawatiran besar terhadap keamanan global. Sabotase semacam ini bisa merusak komunikasi antarnegara dan mengganggu stabilitas ekonomi global, mengingat pentingnya kabel bawah laut dalam mendukung sektor-sektor vital seperti teknologi, keuangan, dan energi. Para ahli pun menyatakan bahwa meskipun kabel-kabel bawah laut memiliki lapisan pelindung, infrastruktur ini masih sangat rentan terhadap ancaman, baik dari serangan fisik maupun dari tindakan yang lebih canggih dan tersembunyi.
Keamanan dan perlindungan terhadap kabel bawah laut semakin menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan organisasi internasional. Upaya untuk meningkatkan pengawasan dan mengidentifikasi potensi ancaman terhadap kabel-kabel ini akan menjadi langkah penting untuk menjaga kelangsungan dunia digital yang semakin terhubung.(dhil)








