koranindopos.com – Jakarta. Para traveler yang merencanakan liburan akhir tahun perlu lebih waspada dalam memilih tempat menginap, terutama terkait dengan kondisi bangunan dan infrastruktur vila yang disewa. Peristiwa mengerikan terjadi pada Senin (30/12/2024) malam, saat sebuah vila yang terletak di RT02/RW03, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk. Kejadian ini memicu perhatian banyak orang, karena bangunan vila tersebut roboh secara mendadak setelah plengsengan penahan tanahnya longsor akibat hujan lebat.
Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut. Curah hujan yang deras menyebabkan debit air meningkat secara signifikan, sehingga menggerus plengsengan penahan yang ada di sekitar vila. Kondisi ini menyebabkan tanah yang mendukung bangunan vila longsor, mengakibatkan struktur vila tidak mampu lagi menahan beban dan akhirnya ambruk.
Saat kejadian, beruntung tidak ada korban jiwa, namun dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup besar. Pemilik vila dan pihak berwenang segera mengevakuasi area tersebut untuk memastikan keamanan warga dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi. Meskipun demikian, peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi para wisatawan yang tengah merencanakan liburan akhir tahun.
Peristiwa ambruknya vila di Batu ini mengingatkan kita betapa pentingnya memperhatikan kondisi dan keamanan bangunan saat memilih tempat menginap, terutama yang terletak di daerah pegunungan atau wilayah rawan bencana alam seperti longsor. Sebelum memesan vila atau akomodasi lainnya, traveler sebaiknya memastikan bahwa bangunan tersebut memiliki struktur yang kuat, serta memperhatikan potensi bahaya alam yang bisa terjadi selama musim hujan.
Pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi plengsengan, saluran air, dan faktor-faktor yang dapat memengaruhi stabilitas bangunan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa. Selain itu, pastikan vila atau penginapan yang dipilih telah memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan oleh pihak berwenang.
Traveler juga disarankan untuk selalu memeriksa ulasan dan pengalaman pengunjung sebelumnya, serta mengutamakan akomodasi yang telah memiliki reputasi baik. Jika bepergian ke daerah yang rawan bencana alam, penting untuk mengikuti panduan dari pihak terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum memulai perjalanan.
Dengan memperhatikan faktor keselamatan dan kondisi bangunan, kita dapat meminimalisir risiko yang tidak diinginkan selama liburan akhir tahun. Jangan biarkan momen berharga berubah menjadi pengalaman yang menakutkan hanya karena kelalaian dalam memilih tempat menginap.(dhil)








