Koranindopos.com, Jakarta – Web series Yang Penting Ada Cinta hadir sebagai tontonan drama romantis dengan pendekatan realitas kehidupan realitas anak muda urban. Serial ini mengangkat kisah keseharian sederhana yang dibalut konflik relevan seputar mimpi, cinta, dan pencarian jati diri.
Disutradarai oleh Annisa Meutia, web series ini dibintangi Marsha Aruan, Irzan Faiq, Arif Brata, dan Fajar Sadboy. Yang Penting Ada Cinta dijadwalkan tayang perdana mulai 19 Januari 2026 melalui kanal YouTube SMARTFREN dan MNC Pictures.
Cerita berpusat pada tiga penghuni rumah kost, Andre, Arif, dan Fajar, yang sama-sama berada di fase hidup penuh ketidakpastian. Masing-masing karakter memiliki mimpi sederhana dan persoalan cinta yang berkembang seiring perjalanan hidup mereka di kota besar.
Andre digambarkan sebagai pemuda dengan impian membangun toko donat seperti janji kepada mendiang ibunya. Kehidupannya berubah ketika ia diminta menjemput Renata, putri pemilik kost, Pak Roni, yang kemudian menjadi awal tumbuhnya benih cinta.
Sukaca Purwokardjono selaku Chief Marketing Officer SMARTFREN menilai tontonan digital kini telah menjadi konsumsi utama berbagai kalangan. Ia melihat web series ini sebagai refleksi optimisme generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
“Web series ini menceritakan bagaimana semangat anak muda untuk meraih cita-cita, bahkan meraih cinta. Tidak ada yang tidak mungkin buat anak muda, apalagi di era digital,” kata Sukaca kepada awak media.
“Sahabat itu seperti vitamin dan obat. Kalau dosisnya pas, membuat kita segar dan sehat. Suka duka bersama pada akhirnya bisa menghasilkan kesuksesan luar biasa,” tambahnya.
Marsha Aruan yang memerankan Renata mengungkapkan sisi emosional dari karakter yang ia mainkan. Renata harus berhadapan dengan ayahnya yang berpemikiran kolot dan membatasi ruang gerak perempuan dalam meraih pendidikan dan karier.

“Babenya (Bapaknya) tuh masih sangat kolot, yang mengatakan kalau perempuan itu memang harus di dapur, enggak usah cari karier atau ilmu setinggi-tingginya. Tapi Renata enggak pengin mengalami hal itu,” bebernya.
“Dia lebih percaya dan jujur sama dirinya sendiri bahwa cewek juga bisa, enggak kayak yang Babe omongin,” tambah Marsha. (Brg/Kul)










