Senin, 19 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Gala Premiere Film Beautiful Pain: Berani Pergi dari Hubungan Toxic Bukan Berarti Kalah

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
15 Oktober 2026
in Film dan Musik
A A
0
Gala Premiere Film Beautiful Pain: Berani Pergi dari Hubungan Toxic Bukan Berarti Kalah

Foto: dok. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta — Karpet merah Gala Premiere film Beautiful Pain di Epicentrum XXI malam itu terasa berbeda. Lebih dari sekadar selebrasi sinema dan glamornya dunia hiburan, ajang ini menjelma menjadi ruang aman yang mengamplifikasi jeritan para penyintas kekerasan seksual, korban rumah tangga toxic, serta perjuangan para ibu tunggal (single mother) dalam merebut kembali harga diri mereka.

Malam peluncuran ini menjadi panggung empati sekaligus bentuk perlawanan sosial yang sunyi namun tegas. Di balik sorot lampu kamera, hadir ruang pengakuan kolektif bagi perempuan-perempuan yang pernah dipaksa menelan pahitnya bertahan dalam pernikahan beracun, dihakimi saat memilih bercerai, hingga bertarung sendirian ketika menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual di tengah lingkungan yang kerap melakukan victim blaming.

Film garapan rumah produksi Dapur Film ini mempertemukan produser berpengalaman Hanung Bramantyo dengan debut Executive Producer Nikita Mirzani. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran kreator utama, seperti Dmaz Brodjonegoro (Sutradara) dan Titien Wattimena (Penulis Skenario), serta deretan pemeran ternama: Raihaanun (Niken), Baim Wong (Dirga), Tarra Budiman (Randy), Anantya Kirana (Naia), Evano Zyan (Dio), Jajang C. Noer (Rahmania), Dimas Aditya (Gerry), Siti Fauziah (Sekarsari), Berlliana Lovel (Diana), dan Anastasia Herzigova (Jane).

Film Beautiful Pain mengurai pergulatan batin karakter Niken (Raihaanun) sebagai cerminan realitas pahit yang dihadapi banyak perempuan di Indonesia. Niken mengambil keputusan paling berisiko dalam hidupnya: memutus rantai hubungan toxic bersama suaminya, Dirga (Baim Wong), demi menyelamatkan kesehatan mental serta masa depan kedua buah hatinya.

Artikel Terkait

Spider-Man: Brand New Day hingga Doraemon, Ini Daftar Tontonan CATCHPLAY+ Oktober 2026

Rhoma Irama Tak Menyangka Diajak Tampil di Konser Guns N’ Roses

Psychic Fever Gabungkan R&B hingga Afrobeats dalam Album Different

Ia rela melepaskan seluruh kenyamanan materi, membuang gengsi untuk kembali ke rumah sang ibu, dan memungut kembali serpihan hidupnya dari titik nol. Namun, ujian pasca-perceraian ternyata jauh lebih kejam. Saat berjuang mencari nafkah mandiri dan memperjuangkan hak asuh anak-anaknya, Niken justru dihadapkan pada teror pelecehan seksual dan fitnah keji.

Bukannya mendapat perlindungan, lingkungan sekitar justru kerap memojokkan, meragukan integritasnya, dan menuntutnya untuk bungkam demi menjaga “nama baik”. Di titik nadir inilah Niken menolak untuk terus menjadi korban. Ia memilih jalan tersulit: memecah keheningan, bersuara lantang (speak up), dan bertarung melawan stigma demi mempertahankan martabat diri serta hak anak-anaknya.

“Setiap orang, setiap wanita, pasti pernah merasakan jatuh dan terjebak dalam jurang yang paling dalam. Niken adalah gambaran nyata wanita-wanita di luar sana yang kuat dan mampu melepaskan masa lalunya yang toxic,” ujar Raihaanun penuh haru.

“Tapi yang paling menyakitkan adalah ketika seorang perempuan sudah berusaha bangkit, ia malah kembali diuji dengan pelecehan dan fitnah di saat orang sekitar justru menyalahkannya. Menjadi ibu tunggal yang berani bicara dan melawan demi anak itu butuh keberanian yang luar biasa berdarah-darah. Aku harap kalian yang sedang mengalami apa yang dialami Niken bisa melihat film ini dan menyadari bahwa kalian tidak sendiri, kalian tidak salah, dan kalian sangat pantas untuk mendapatkan ketenangan serta kebahagiaan.”

Langkah berani mengangkat topik tabu seperti pelecehan dan stigma perceraian ini menandai debut penyutradaraan layar lebar bagi Dmaz Brodjonegoro. Bersama Titien Wattimena, Dmaz menegaskan bahwa sinema harus berpihak pada korban dan menjadi pematik diskusi publik.

  • Dmaz Brodjonegoro (Sutradara):

    “Dari awal saya sangat ingin film ini tidak hanya menjadi sekadar tontonan hiburan, namun dapat memantik perbincangan-perbincangan penting yang selama ini dibungkam di masyarakat kita… Saya harap kita semua bisa berusaha untuk menjadi orang yang lebih berempati dan lebih baik setelah menonton Beautiful Pain.”

  • Hanung Bramantyo (Produser):

    “Saat saya mengembangkan cerita ini bersama Dmaz dan Mba Titin Wattimena, saya sudah bisa melihat kalau Dmaz adalah seorang sutradara yang punya visi kemanusiaan yang kuat, dan saya sangat bangga bisa mendukung visinya tersebut.”

  • Nikita Mirzani (Executive Producer):

    “Ini bukan film tentang Nikita Mirzani, tapi ini adalah film tentang semua wanita Indonesia, yang berani berjuang, berani mengambil risiko, berani melangkah lebih jauh lagi ke depan.”

Kekuatan emosional Gala Premiere kian terasa nyata lewat instalasi puluhan kertas berbentuk kupu-kupu yang menghiasi lobi Epicentrum XXI. Instalasi ini bukan sekadar dekorasi estetis, melainkan ruang katarsis yang memuat curahan hati anonim publik:

  • Kisah trauma akibat perselingkuhan

  • Perihnya menjadi korban kekerasan yang malah disalahkan lingkungan

  • Rasa bersalah dan pergulatan batin seorang ibu tunggal

  • Kalimat-kalimat afirmasi keberanian untuk sembuh

Instalasi tersebut menjadi simbol metamorfosis sempurna: dari kepompong rasa sakit dan trauma yang paling gelap sekalipun, keberanian untuk bersuara mampu melahirkan sayap ketangguhan (Every pain has a beautiful side).

Mari bersama menyuarakan keberanian, memutus rantai hubungan toxic, dan saling menguatkan sesama perempuan.(dhil)

Instant win games deliver a result immediately with no spinning reels or dealt cards. Scratch cards, crash games and quick draw titles all share that structure, appealing to players who want short sessions rather than extended play at a single game.

Games That Resolve Immediately

Return percentages on instant titles often sit below those of mainstream slots, though the format makes stakes and outcomes unusually transparent. Players comparing what is available across operators can Slotlair casino and review return figures by category. Crash games in particular reward a predetermined exit point, since the decision to cash out belongs entirely to the player.

Game TypeSession Length
Scratch cardSeconds
CrashUnder a minute
Quick draw1 to 2 minutes
  • Check published return percentages before playing
  • Decide a cash out point in advance on crash titles

Because each round takes seconds, the number of rounds in a session climbs faster than most players notice. Counting rounds is therefore more useful than watching a balance. Keep the session short, which is what the format is actually designed for.

Topik: beautiful paingala premiere

TerkaitBerita

Spider-Man: Brand New Day hingga Doraemon, Ini Daftar Tontonan CATCHPLAY+ Oktober 2026
Film dan Musik

Spider-Man: Brand New Day hingga Doraemon, Ini Daftar Tontonan CATCHPLAY+ Oktober 2026

oleh Editor : Akula
18 Oktober 2026
Rhoma Irama Tak Menyangka Diajak Tampil di Konser Guns N’ Roses
Film dan Musik

Rhoma Irama Tak Menyangka Diajak Tampil di Konser Guns N’ Roses

oleh Editor : Akula
18 Oktober 2026
Psychic Fever Gabungkan R&B hingga Afrobeats dalam Album Different
Film dan Musik

Psychic Fever Gabungkan R&B hingga Afrobeats dalam Album Different

oleh Editor : Akula
16 Oktober 2026
Michelle Ziudith Kembali Dihantui Misteri Alas Roban
Film dan Musik

Michelle Ziudith Kembali Dihantui Misteri Alas Roban

oleh Editor : Akula
16 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya