Koranindopos.com, Jakarta — Ramadan tahun ini dimanfaatkan penyanyi dangdut Nita Thalia untuk menjalankan dua agenda berbeda dalam satu hari. Di satu sisi, ia terlibat dalam kegiatan sosial bersama anak yatim. Di sisi lain, ia menjalani prosedur bedah plastik yang telah direncanakan jauh hari di Klinik Bedah Plastik Queen, Sunter, Jakarta Utara.
Kedatangan Nita ke klinik tersebut bukan tanpa persiapan. Sebelum tindakan medis dilakukan, manajemen klinik menggelar santunan bagi anak-anak dari Yayasan Al-Hadist. Kegiatan berlangsung di area klinik dengan suasana sederhana dan tertutup untuk umum.
“Alhamdulillah, di hari yang baik ini, kami bisa berbagi dengan anak yatim. Saya pribadi juga senang menghibur anak-anak dengan sejumlah lagu,” ujar Nita Thalia.
Sejumlah anak menerima bantuan secara langsung dan menyampaikan doa. Momen itu menjadi pembuka sebelum rangkaian tindakan medis dimulai. Pihak yayasan menyatakan apresiasi atas kepedulian yang diberikan.
“Semoga kebaikan dari Klinik Queen dan Ibu Nita mendapat berkah dari Allah SWT,” kata salah satu anak yatim.
Setelah agenda sosial rampung, fokus beralih pada tindakan medis. Nita memasuki tahap persiapan operasi yang sebelumnya telah dikonsultasikan dengan dr. Heri Noviana, Sp BP-RE, M.Ked Klin. Konsultasi tersebut dilakukan untuk menentukan prosedur yang dinilai sesuai dengan kondisi wajahnya saat ini.
“Setelah berkonsultasi saya sudah mantap untuk melakukan berbagai tindakan operasi bedah plastik di Queen,” kata Nita Thalia.
Dalam evaluasi medis, tim dokter menyarankan tiga prosedur dalam satu rangkaian operasi, yakni facelift, brow lift, dan operasi kantong mata atau blepharoplasty. Kombinasi tersebut ditujukan untuk memperbaiki area wajah bagian atas hingga bawah.
“Untuk hasil yang signifikan, saya akan melakukan tiga operasi sekaligus yakni FaceLift, Brow Lift, dan Operasi Kantong Mata,” papar Nita.
Secara teknis, facelift berfungsi mengencangkan jaringan wajah dan leher yang mengalami penurunan elastisitas. Brow lift difokuskan pada pengangkatan posisi alis serta pengurangan garis di dahi. Sementara blepharoplasty ditujukan untuk memperbaiki area bawah mata dengan mengurangi kelebihan kulit.
“Saya kan sudah gak muda lagi. Jadi, butuh sentuhan teknologi kedokteran untuk merawat kecantikan agar tampak lebih muda dan segar,” ujar Nita Thalia.
Dr. Heri Noviana menyebut tindakan dilakukan setelah analisis struktur wajah secara menyeluruh. Menurutnya, perencanaan operasi penting untuk mendapatkan hasil yang proporsional dan sesuai kebutuhan pasien.
“Saya bersama Tim Dokter Bedah Plastik Queen sudah melihat wajah Mbak Nita Thalia dengan seksama dan sudah mendapatkan pola untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujar dr Heri Noviana.
Klinik Bedah Plastik Queen sendiri telah beroperasi sejak 1993 di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara. Fasilitas ini menangani berbagai tindakan bedah plastik dengan dukungan tim dokter spesialis dan perangkat medis yang memadai.
Dalam satu hari yang sama, dua agenda berbeda itu dijalani Nita secara berurutan. Setelah santunan berakhir, ia langsung menjalani operasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pihak klinik menyatakan seluruh proses dilakukan mengikuti prosedur medis yang berlaku. (BRG/Kul)











